Connect with us

PERSONA

Bahrul Ulum: Pimpin Karang Taruna Kabupaten Serang

Published

on

SERANG – Temu Karya Daerah (TKD) sukses melakukan estafet kepemimpinan Karang Taruna Kabupaten Serang. Seluruh pemilik hak suara secara aklamasi memilih Bahrul Ulum menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Serang masa bakti 2019-2024.

Tokoh pemuda asal Kecamatan Carenang tersebut menyatakan siap mengemban amanah dan memajukan Karang Taruna Kabupaten Serang. “Sebelum mencalonkan diri, saya sudah melakukan komunikasi dan menyerap aspirasi dari pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan bahkan Karang Taruna tingkat Desa, Insya Allah, kami akan lebih memberdayakan pemuda di Kabupaten Serang,” ujar Ulum di Aula Tb Suwandi, Setda Pemkab Serang, Senin (13/5/2019).

Calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Serang terpilih ini menambahkan, Karang Taruna adalah organisasi sosial sekaligus tempat bernaung para pemuda untuk lebih berdaya dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. ”Ke depan, pemuda tidak menjadi objek, tetapi subjek pembangunan. Sinergi dengan pemerintah daerah pun harus dilakukan lebih baik lagi,” ujarnya.

Wakil Ketua Karang Taruna Provinsi Banten Pilar Saga Ichsan menyatakan, semua kader Karang Taruna harus mengikuti perkembangan, seiring dengan revolusi industri 4.0. “Organisasi ini sangat besar dan ke depan harus punya program yang berkualitas, serta melakukan akselerasi pembangunan di Kabupaten Serang,” ujarnya.

Ia pun meminta Karang Taruna bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menangani berbagai persoalan sosial di masyarakat. “Karang Taruna merupakan potensi kesejahteraan sosial. Hadir dari tingkat pusat sampai ke tingkat desa. Potensi ini harus punya peran strategis memajukan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyatakan, akan terus bersinergi dengan Karang Taruna Kabupaten Serang. Ia ingin, Karang Taruna menjadi garda terdepan dalam melakukan perubahan dan pemberdayaan masyarakat. “Sinergi harus dilakukan, kita fokus pada persoalan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Bahkan, Tatu meminta Karang Taruna Kabupaten Serang bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD). Yakni Dinas Pertanian, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Sosial serta Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa. “Pengangguran dan kemiskinan masih menjadi masalah signifikan di Kabupaten Serang. Karang Taruna merupakan ujung tombak pembangunan di tingkat desa, maka sinergi bersama sangat kami butuhkan,” ujarnya. (*/lusi/ygi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EVENT-EXHIBITION

Kemal: Bank Banten Berencana Perkuat Modal Inti

Published

on

SERANG – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Perseroan) berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) guna mendukung rangkaian aksi korporasi untuk memperkuat modal Perseroan. Penambahan modal melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) ini rencananya akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 2 Oktober 2020.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Peraturan No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum menegaskan peran penting permodalan sebagai bagian dari upaya penguatan struktur, ketahanan dan daya saing industri perbankan sehingga mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional, serta sebagai upaya untuk mendorong industri perbankan mencapai level yang lebih efisien menuju skala ekonomi yang lebih tinggi. Berdasarkan POJK tersebut, OJK mewajibkan kepada setiap Bank Umum untuk meningkatkan Modal Inti Minimum (MIM) yang dimiliki sebesar Rp3.000.000.000.000,00 (tiga triliun rupiah).

“Secara umum, pelaksanaan PMHMETD akan memberikan dampak secara langsung terhadap struktur permodalan dan likuiditas saham Perseroan. Dan tentunya hal tersebut penting dilakukan guna meningkatkan kinerja perseroan dan memberikan daya dobrak untuk melakukan pengembangan usaha sebagai Bank Pembangunan Daerah yang sehat,” jelas Direktur Bank Banten, Kemal Idris.

“Rangkaian aksi korporasi yang tengah berjalan saat ini adalah wujud nyata kemandirian Provinsi Banten. Semua dukungan dan kepercayaan yang diberikan telah membangun asa baru untuk Perseroan. Melihat kondisi ekonomi yang tidak menentu dalam waktu singkat ini, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Banten selaku Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) serta segenap pemangku kepentingan lainnya, kami optimis peraturan OJK untuk penambahan Modal Inti Minimum tersebut dapat dipenuhi,” tutup Kemal. (*/yogi)

Continue Reading

PERSONA

Daru Harti: Pakai ‘Kacamata Kuda’

Published

on

SERANG – Berkarir di sebuah perusahaan besar selama 21 tahun adalah hal yang tidak mudah, apalagi untuk perusahaan otomotif Internasional sekelas Mitsubishi.

Daru Harti (kiri) saat menggelar podcast peringatan 21 Tahun bekerja di Mitsubishi Banten, Rabu (9/9/2020).

Hal ini yang juga dirasakan oleh Daru Harti Business Manager PT. DIPO International Pahala Otomotif Serang diler Mitsubiahi area Banten yang mengawali karirnya dari seorang sales di PT. Mayangsari Berlian Motor di Kota Jember Jawa Timur di tahun 1999 lalu.

Berkat kegigihannya menjual produk Mitsubishi di seantero Jember dan Jawa Timur selama 11 tahun, wanita yang hobi bersepeda dan berkebun ini pun mendapat promosi menjadi Assistant Business Manager di Banten pada tahun 2010.

“Alhamdulillah selama 11 tahun di Jember saya dipercaya hingga posisi supervisor dan mendapat promosi jabatan ke Banten. Ada sedihnya juga harus meninggalkan teman-teman di Jember. Tapi demi profesionalitas pekerjaan, masa depan dan menjawab tantangan yang diberikan saya berangkat ke Banten,” cerita wanita yang akrab disapa bunda Daru ini.

Di tahun 2010, lanjut Daru, ia pun dipercaya menjadi Assistant Business Manager di diler Mitsubishi Cilegon. Hingga akhirnya di tahun 2012 dia diangkat menjadi Business Managar PT. Setiakawan Menara Motor yang kini berubah menjadi PT. DIPO.

“Perjuangan belum berakhir, justru di Banten saya harus memulai beberapa hal dengan baru seperti mengenal wilayah dan karakter masyarakatnya. Dengan banyak belajar, akhirnya saya bisa sampai di titik seperti sekarang ini,” katanya lagi.

Ya, Daru Harti bagi kalangan otomotif di Banten baik ATPM, diler bahkan komunitas/klub otomotif dikenal sangat loyal dan profesional dengan pekerjaannya.

Dia tak segan untuk menghadiri banyak kegiatan dalam sehari mulai dari diler, pemerintahan, pihak swasta hingga turing bersama klub mobilnya.

“Menjalin silaturahmi selalu bersyukur dan berpikiran positif adalah salah satu kunci saya dalam menjalani keseharian. Dan juga tetap optimis,” ujarnya bersemangat.

Saat ditanya apakah mimpinya yang belum tercapai, mengingat semuanya sudah pernah diraih selama 21 tahun berkarir di Mitsubishi mulai dari award regional, nasional hingga pelesir ke berbagai negara setiap tahunnya.

“Mimpi saya yang belum tercapai adalah punya usaha sendiri. Saya mengaku sampai saat ini masih enjoy dan bersyukur masih jadi karyawan di Mitsubishi. Namun sebagai manusia, saya juga punya impian punya usaha sendiri yang bisa menunjang masa depan saya dan keluarga nantinya,” harapnya.

Kacamata Kuda
Satu lagi kunci kesuksesan Daru Harti dalam menjalani 21 tahun karir bisnisnya yaitu menerapkan prinsip Kacamata Kuda.

Fokus pada apa yang telah disiapkan, percaya diri dan yakin hingga bersikap masa bodo dengan segala omongan negatif orang di luar.

“Kerja dengan prinsip kacamata kuda maksudnya, kita harus fokus pada tujuan kita di depan jangan mudah terpengaruh dengan hal-hal yang bisa merusak semangat kita,” tegasnya. (yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Bank Banten Segera Laksanakan Rangkaian Aksi Korporasi

Published

on

SERANG – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) berencana melaksanakan penambahan modal melalui penerbitan saham baru, yang akan dikeluarkan melalui pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI & VII dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD).

Kegiatan Aksi Korporasi tersebut guna mengakomodir rencana penambahan modal Bank Banten oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui PT Banten Global Development berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 5 Tahun 2013 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Ke Dalam Modal Saham Perseroan Terbatas Banten Global Development untuk Pembentukan Bank Pembangunan Daerah Banten sebesar Rp1.551.000.000.000.-

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa

“Dengan dilakukannya aksi korporasi ini, dukungan yang telah diberikan oleh Pemprov Banten akan mampu meningkatkan kinerja Perseroan sebagai bentuk pertanggungjawaban manajemen dalam membangun Bank Banten sebagai simbol kemandirian Provinsi Banten,” terang Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa, Kamis (27/08/2020).

Perseroan akan menerbitkan saham baru dengan seri dan nominal yang berbeda yaitu saham Seri C dengan nominal Rp50,-. Jumlah saham baru yang rencananya akan diterbitkan melalui PMHMETD adalah sebanyak-banyaknya 60.820.296.033 saham Seri C dengan nilai nominal Rp50,- per lembar saham. Jumlah tersebut setara 90,46% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

“Penguatan modal yang berasal dari hasil dana PMHMETD tersebut akan kami gunakan untuk melakukan pengembangan bisnis Bank Banten terutama di sektor penyaluran kredit serta penguatan struktur keuangan Perseroan sesuai dengan ketentuan Perbankan,” ungkapnya.

Untuk mendukung kelancaran Aksi Korporasi tersebut dan memenuhi ketentuan Peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait minimum harga pelaksanaan saham tambahan dari rencana aksi korporasi PUT VI dan PUT VII PMHMETD, Perseroan berencana melakukan Penggabungan Nilai Saham Perseroan (Reverse Stock). Reverse Stock merupakan rangkaian dari rencana Penambahan Modal melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI & VII dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

“Reverse Stock akan dilakukan sebelum pelaksanaan PUT VI. Kami akan mengajukan persetujuan terlebih dahulu kepada RUPSLB untuk melakukan penggabungan nilai nominal saham Perseroan dengan rasio setiap 10 (sepuluh) saham lama menjadi 1 (satu) saham dengan nilai nominal baru. Kami harap dengan pelaksanaan Reverse Stock ini dapat memenuhi persyaratan peraturan perdagangan saham di BEI,” tutup Fahmi. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending