Connect with us

MEETING

UPH – READI Project Bekali Dosen Aktuaria Se-Indonesia dengan ‘Predictive Analytic’ Short course

Published

on

TANGERANG – Program Studi Matematika UPH sebagai bagian dari program pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang aktuaria dalam proyek READI (Risk Management, Economic Sustainability and Actuarial Science Development in Indonesia), kembali ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Short Course untuk dosen Aktuaria, yang berlangsung pada 1-5 Juli 2019 di UPH Kampus Lippo Village. Short Course ke-12 ini menghadirkan Prof. Emiliano A. Valdez, Ph.D., FSA – Professor Actuarial Science dari University of Connecticut, USA. Beliau juga adalah penulis buku “Actuarial Statistics with R”. Buku ini merupakan rujukan utama untuk beberapa mata ujian profesi Aktuaris dari Society of Actuary (SoA).

Usai dibuka oleh Rektor UPH Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., dilanjutkan sesi pelatihan yang diikuti oleh lebih dari 50 dosen berbagai universitas se-Indonesia seperti Indonesia, IPB, ITS, Universitas Prasetya Mulya, Universitas Gadjah Mada, dan lainnya.

Dipilihnya Predictive Analytics menjadi topik short course, dilatarbelakangi perkembangan tren big data dan perkembangan tren revolusi Industri saat ini yang sangat membutuhkan analisis data dalam mengukur sesuatu hingga penentuan keputusan. Melalui short course ini diharapankan para tenaga pengajar semakin terbekali dan mampu membagikan knowledge terbaru bagi para anak didik.

“Short course seperti ini dibuat untuk membekali dosen-dosen mitra yang memang sudah berlatar belakang Matematika dan statistik tapi belum banyak ilmu dan pengalaman tentang ilmu-ilmu spesifik aktuari. Salah satunya predictive analytic, pembahasan yang terhitung baru dan berkaitan erat dengan big data dan industri 4.0,” jelas William James Duggan, READI Project Field Director, Indonesia.
Dalam Short Course secara sederhana Prof. Emiliano mengawalinya dengan penjelasan arti dari Predictive Analytics.

“Predictive Analytics adalah cara mengelola data untuk memprediksi sesuatu. Untuk mengukur resiko, hasil, dampak, dan juga banyak diterapkan untuk melihat dampak dari aktivitas keuangan (financial impact). Dalam Short Course kali ini, kita membahas secara spesifik tools untuk melakukan predictive analytics. Dimulai dari teori yang sangat penting hingga implementasi analisis melalui kasus-kasus aktual. Bagaimana studi kasus tersebut kita analisis menggunakan ‘R’. R merupakan salah satu programming tools yang digunakan untuk menganalisis data,” jelas Prof. Emiliano.

Sejalan dengan William, Prof. Emiliano juga menjelaskan bahwa dengan berkembangnya era big data ini maka sangat penting memahami predictive analytics. Seorang aktuaris tidak hanya mampu mendapat data yang tepat untuk membuat keputusan; tapi juga harus mampu menggunakan data dan menyelesaikannya ke dalam bentuk statistik. Pengolahan data melalui statistik menjadi dasar dalam membuat keputusan yang lebih tepat. Sehingga jumlah data yang sangat besar (big data) dapat diolah menjadi sesuatu yang berarti. Dari data yang sangat besar diklasifikasi menjadi lebih kecil dan disesuaikan dengan keperluan.
Mereseponi short course, Dr. Helena Margaretha – Koordinator Peminatan Aktuaria dan Matematika Bisnis, Fakultas Sains dan Teknologi UPH melihat program ini merupakan hal positif bagi dosen.

“Short course seperti ini menjadi pembekalan bagi para pengajar aktuaria, agar kami selalu up-to-date dengan perkembangan jaman. Konsep big data, revolusi industri 4.0 itu baru berkembang sehingga perlu perlu dipahami betul oleh kami sebagai dosen. Sehingga kami tidak hanya memahami konsep keilmuan yang ada di tahun 90-an tapi terus diperluas dengan tren masa kini. Di UPH sendiri Predictive Analytics sudah diajarkan sebagai sisipan dalam beberapa mata kuliah. Namun kedepannya kami ingin menyusun satu mata kuliah terbaru yang fokus pada pembahasan Predictive Analytics. Saat ini telah ada tiga dosen UPH yang secara khusus menempuh studi lanjut di bidang Aktuaria di University of Waterloo, Kanada. Hal ini tentunya memperkuat kualitas pengajaran Ilmu Aktuaria dan Predictive Analytics di UPH,” tutur Dr. Helena.

Dr. Helena juga melihat bahwa dengan menjadi tuan rumah short course, menjadi bukti bahwa UPH selalu mengikuti perkembangan jaman mengikuti kebaruan guna memastikan para mahasiswa mendapat ilmu yang sesuai jaman dan tren.

Di akhir acara seluruh peserta juga mendapat sertifkat dan tidak hanya itu, short course ini juga membantu dalam persiapan bagi peserta yang ingin mengikuti ujian Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). (*/haris/yogi)

EVENT-EXHIBITION

Tingkatkan Kemampuan Personel, Bidhumas Polda Banten Gelar Pelatihan Publik Speaking

Published

on

SERANG – Dalam rangka peningkatan kemampuan personel sesuai dengan Program prioritas Kapolri, Point satu yaitu Wujudkan SDM Unggul, Bidhumas Polda Banten mengadakan pelatihan teknis public speaking, bertempat di Ruang Aula Bidhumas Polda Banten, Senin (26/10/2020).

Kegiatan pelatihan ini dipandu oleh Tim dari Paranti FM Pandeglang, dan di ikuti Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, Kasubbid PID, Kasubbid Penmas, Kasubbag Renmin, dan seluruh personel Bidhumas Polda Banten.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan bahwa kehumasan kepolisian di jaman era digital informasi saat ini harus mampu menguasai manajemen media dan kelola tranding topic dan mampu memberi informasi kepada publik dengan cara komunikasi yang baik, dan publik speaking yang baik.

“Humas harus mampu menjadi Kingmaker yang artinya mampu menjadi pengelola informasi, dapat mempengaruhi isu penting yang diangkat di media massa, dan bisa ikut mempengaruhi opini publik serta citra Polri,” kata Edy Sumardi.

Edy menjelaskan, bahwa Humas Polri saat ini menjadi satker utama yang ke-6, pelatihan ini sesuai dengan prioritas kapolri Point 4 tentang pemantapan manajemen Media,

Lebih lanjut Edy menyampaikan kepada personel diharapkan dapat mengimplementasikan dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok, fungsi dan peran Humas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat secara Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter).

“Esensi dari pelatihan ini diantaranya, mengolah Peran Public Speaking di era globalisasi, membangun motivasi dan mental Percaya diri, meningkatkan kemampuan teknik menyusun dan penyampaian materi presentasi, menjadi reporter, teknik ekspresi, teknik komunikasi dan membuat press realse dan slide untuk presentasi,” ungkap Edy Sumardi.

Dalam pelatihan ini, Narasumber dari tim Radio Paranti Fm Pandeglang yaitu Haki pratama dan olga menjelaskan dan mempraktikkan bagaimana tentang Public Speaking

Pada sesi haki Pratama personel Bidhumas Polda Banten diajak mengenal materi tentang public speaking, harus bagaimana mengelola vokal dan supaya tidak nervous.

Selanjutnya olga mengajarkan bagaimana praktek langsung menjadi presenter berbicara didepan kamera, dan bagaimana teknik wawancara.

Sementara itu Bripda Sayyadah Nafisah salah satu personel yang mengikuti pelatihan public speaking sangat senang bisa mendapatkan ilmu yang luar biasa bagus untuk menunjang kinerja di kehumasan

“Kita sebagai personel Bidhumas Polda Banten selalu berhadapan dengan masyarakat, dengan rekan-rekan media, dengan belajar public speaking ini saya setidaknya bisa belajar di depan umum,” ujar Sayadah. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Pasar Modal, CMSE 2020 Digelar Virtual

Published

on

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), menyelenggarakan acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2020 secara virtual. Diselenggarakan pada Senin (19/10) hingga Sabtu (24/10), CMSE 2020 diadakan sebagai rangkaian dari peringatan 43 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia.

Sejalan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi serta inklusi masyarakat terhadap Pasar Modal Indonesia, CMSE 2020 dikemas dalam format serangkaian kegiatan seminar (Summit) dan pameran (Expo) Pasar Modal Indonesia, sebagai sarana untuk menampilkan peran dan fungsi dari seluruh lembaga, profesi, produk, dan layanan di Pasar Modal Indonesia kepada para stakeholders dan publik.

Acara ini dibuka dengan laporan kegiatan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, yang dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pada Opening Ceremony CMSE 2020.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada CMSE 2020 kali ini kegiatan pameran para stakeholders pasar modal, seminar, dan kegiatan edukasi serta sosialisasi pasar modal seluruhnya dilakukan dengan sistem daring alias virtual, selama 6 hari berturut-turut. Dalam CMSE 2020, setiap harinya akan dilaksanakan 2 sampai 3 sesi kegiatan seminar dan talk show menghadirkan narasumber di bidang pasar modal. Seiring dengan usaha meningkatkan literasi dan inklusi Pasar Modal Indonesia, penyelenggaraan CMSE 2020 bertujuan untuk menumbuhkan jumlah investor di Pasar Modal Indonesia.

Tujuan lain dari diadakannya CMSE 2020 ini adalah guna mendukung pencapaian target penambahan jumlah Perusahaan Tercatat baru maupun nilai penggalangan dana di Pasar Modal Indonesia. CMSE 2020 ini ditargetkan akan diikuti oleh 10.000 orang peserta yang terdiri dari calon investor, investor, Perusahaan Tercatat, dan calon Perusahaan Tercatat, serta menjadi ajang bertemunya seluruh stakeholders di pasar modal dan masyarakat umum secara virtual.

CMSE 2020 menggunakan aplikasi berbasis website, pada alamat cmse.id, yang dibangun khusus sesuai dengan kebutuhan pengunjung yang akan menghadiri acara ini. Pengunjung dapat mengakses booth/expo secara virtual dan menyaksikan seminar yang sedang berlangsung, melalui alamat website cmse.id tersebut.

Konsep Acara

CMSE 2020 kali ini menghadirkan beberapa kegiatan yang dapat diikuti oleh para pengunjung. Kegiatan pertama adalah seminar utama pada hari pertama yang akan mengambil tema “Perkembangan Ekonomi Terkini dan Ketahanan Sektor Keuangan”, dengan pembicara Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Dewan Komisioner OJK.

Sedangkan seminar utama pada hari kedua akan mengambil tema “Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional dan Ketahanan Sektor Riil” yang akan disampaikan oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Menteri Perindustrian.

Selain seminar utama, pada acara CMSE 2020 juga terdapat kegiatan seminar dan talk show lainnya terkait investasi di pasar modal. Seminar dan talk show CMSE 2020 menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang, antara lain tokoh dari Perusahaan Tercatat dan investor yang inspiratif, perencana keuangan, profesional, praktisi, dan/atau figur publik di industri pasar modal. Dalam CMSE 2020 juga terdapat pameran (expo) virtual dari para stakeholders di pasar modal seperti dari Perusahaan Sekuritas, Perusahaan Tercatat, Manajer Investasi, asosiasi, dan regulator. Pameran ini juga memudahkan para pengunjung untuk dapat membuka rekening saham dan reksa dana secara langsung.

Selain itu juga diadakan Workshop Go Public, yakni kegiatan sosialisasi pasar modal kepada calon-calon Perusahaan Tercatat. Workshop Go Public ini juga didukung oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Salah satu kegiatan CMSE 2020 lainnya adalah pemberian apresiasi dalam bentuk penghargaan kepada pihak-pihak yang berjasa dalam pengembangan Pasar Modal Indonesia. Beberapa pihak yang akan diberikan penghargaan pada CMSE 2020 ini adalah Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia, atas dukungannya yang konsisten dalam meningkatkan jumlah Perusahaan Tercatat di BEI. J

Selain itu diberikan juga & kepada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi terhadap terciptanya mekanisme Single Investor Identification (SID) dalam pendataan investor pasar modal sejak 2012 serta dukungannya atas upaya Simplifikasi Pembukaan Rekening Efek yang dilakukan oleh Perusahaan Efek Anggota Bursa. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Wakapolda Banten Hadiri Deklarasi Pembumian Pancasila di Bumi Banten

Published

on

SERANG – Wakapolda Banten menghadiri kegiatan deklrasi Pembumian Pancasila di Bumi Banten.

Kegiatan deklrasi Pembumian Pancasila tersebut dipimpin langsung Gubernur Banten Dr. H. Wahidin Halim M.Si di UIN Sultan Maulana Hasanudin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Wirdhan Denny M.M.,M.H dan Rektor UIN Prof. Dr. H. Fauzul Iman, M.A.

Saat ditemui, Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Wirdhan Denny M.M.,M.H mengatakan tujuan dari kegiatan deklarasi Pembumian Pancasila yaitu untuk menumbuhkan sikap perilaku yang mencermikan mental idelogi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hari ini saya menghadiri acara deklarasi Pembumian Pancasila di kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin,” ujar Wirdhan Denny. Kamis (15/10/2020).

“Dan kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap dan perilaku yang mencerminkan mental Pancasila bagi generasi penerus bangsa,” lanjut Wirdhan Denny.

Masih kata Wirdhan Denny, “Saya berharap melalui kegiatan deklarasi Pembumian Pancasila ini terciptanya rasa cinta dan sikap perilaku berkehidupan berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan Ideologi Pancasila,” harap Wirdhan Denny.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan deklarasi Pembumian Pancasila di Bumi Banten.

“Kegiatan deklrasi Pembumian Pancasila di Bumi Banten tersebut merupakan kegiatan yang sangat positif, dan semoga dengan terlaksananya kegiatan ini dapat memberikan pemahaman mau pun pengetahuan bagi kita semua,” ujar Edy Sumardi. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending