Connect with us

MEETING

UKM TRAS Untirta Gelar National Seminar and TOEFL Simulation 2019

Published

on

SERANG – Unit Kegiatan mahasiswa Tirtayasa Research and Academic Society (TRAS) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengadakan National Seminar and TOEFL Simulation 2019. Acara ini bertujuan untuk mengajak Mahasiswa lebih mendalami tips dan trik dalam mempersiapkan beasiswa. Acara ini dilangsungkan di Auditorium, Gedung B, Untirta Jalan Raya Jakarta Km.4 Panancangan, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang, Sabtu (19/10/2019).

Ahmad Naziullah penanggung jawab acara national seminar and toefl simulation tracival, menjelaskan, bahwa acara ini diadakan untuk mensosialisasikan kepada mahasiswa agar lebih mengetahui seputar beasiswa luar dan dalam negeri, mengajak Mahasiswa untuk lebih mempersiapkan penelitian, dan pengembangannya dalam mempersiapkan beasiswa, mengajak Mahasiswa untuk bergerak aktif dalam mendedikasikan diri melalui penelitian, mengajak mahasiswa melakukan penelitian, dan melahirkan karya-karya baru yang inovatif, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dan masa depan Indonesia.

“Berdasarkan tema kali, ini kita sebagai generasi muda yang menginginkan perubahan masa depan, kita dituntut untuk bisa berkembang lebih jauh, lebih berani untuk bisa menyatakan dan menggerakan ide kita, berani untuk menghadapi tantangan di masa depan. Serta menginspirasi dan mendedikasikan diri kita untuk kemajuan dimasing-masing bidangnya untuk kepentingan banyak orang, salah satunya dengan penelitian dan mempersiapkan diri jika ingin dibiayai beasiswa khususnya di luar negeri,” ujarnya.

Tamu-tamu yang hadir, yaitu ada pemateri seminar dari masyarakat ilmuan dan teknologi Indonesia.Diah Retno Yuniarni, dan alumni beasiswa luar negeri, Ahmad Firdaus, Tatang Sutisna.

Salah satu peserta R.J.Bladys Sultany Xyalam mengatakan, “menurut saya untuk seminar nya berjalan dengan sangat baik. Lalu ilmu yang diberikan sendiri sangat bermanfaat, apalagi terkait info beasiswa yang dipaparkan sangat detail. Seperti cara mendaftar, kapan pembukaan beasiswa.”

Ahmad menambahkan, seminar untuk umum, sekitar 104 orang, 41 orang dari peserta tracival. Sangat antusias, bisa dilihat dari peserta yang mendaftar dan peserta seminar yang datang, ditambah banyak yang ingin mencoba simulasi toefl.

“Sudah diadakan di tahun kemarin. Perbedaannya mengusung tema beasiswa dan ada simulasi toefl,” tutupnya. (lusi/yogi)

EVENT-EXHIBITION

Polsek Waringinkurung Laksanakan Pengamanan Kunker Menteri Desa, PTT RI

Published

on

SERANG – Polsek Waringinkurung Polres Serang Kota Polda Banten gelar Pengamanan Kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PTT) Republik Indonesia Drs. Abdul Halim Iskandar, M.Pd., bertempat di Kantor Desa Waringinkurung Kecamatan Waringinkurung Kab.Serang, Sabtu (30/5/2020).

Tampak dalam kegiatan Anggota Komisi 5 DPRD Provinsi Banten H.Umar Barmawi, MM., Kapolsek Waringinkurung AKP Nasir Eming, SH., Kepala Desa se-kecamatan Waringinkurung, Pendamping Desa, Ketua MUI Kec. Waringinkurung, personel Polsek Waringinkurung.

Kapolsek Waringinkurung turut menyambut kedatangan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Kapolsek Waringinkurung AKP Nasir Eming, SH., mengatakan kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam rangka tatap muka dengan seluruh kepala Desa se-kecamatan Waringinkurung dan menyerap aspirasi dari kepala Desa terkait penggunaan dana desa,” katanya.

“Personel melaksanakan Pengamanan sesuai dengan SOP, yang berlaku,” tuturnya.

“Selain itu, kami juga menghimbau kepada semua pihak yang hadir agar menggunakan protokol kesehatan, gunakan masker dan menjaga jarak untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

“Alhamdulillah, selama kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini berjalan dengan lancar, aman dan kondusif,” pungkasnya. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Pemkab Serang Genjot Program Peningkatan IPM

Published

on

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus fokus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam proses pelaksanaan pembangunan. Indeks ini dinilai bisa menjadi daya ukur kesejahteraan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, dalam mendorong peningkatan IPM, Pemkab Serang rutin berkoordinasi dengan Badan Pusat Statitistik (BPS). ”Selama ini setiap kegiatan yang Pemkab Serang lakukan, harus berkaitan dengan data-data yang dihasilkan oleh BPS,” kata Tatu usai Rapat Paripurna Penyampaikan Rekomendasi LKPJ Tahun 2019 di gedung DPRD Kabupaten Serang, Jumat (29/5/2020).

Dalam penyusunan LKPJ, menurutnya, memuat input dan output. Sedangkan outcome, benefit dan impact per kegiatan tidak bisa diukur pada waktu yang singkat. “Oleh karena itu, kami setiap tahun melakukan survey kepuasan masyarakat untuk dapat mengetahui dampak yang dihasilkan dari setiap program yang dilaksanakan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, IPM Kabupaten Serang pada tahun 2019 ditargetkan 67,27 poin. Sampai dengan akhir 2019, realisasi sebesar 66.38 poin atau naik sebesar 0,45 poin bila dibandingkan dengan capaian tahun 2018 sebesar 65,93 poin.

Kemudian angka kemiskinan makro pada 2019 sebesar 4,08 %, atau turun 0,22 % dibandingkan capaian tahun 2018 sebesar 4,30 %. Sementara pertumbuhan ekonomi di pada tahun 2019 ditargetkan 5,21 %. Pada akhir tahun 2019, prediksi sementara indikator ini baru mencapai sebesar 5,08 %.

Selanjutnya, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2019 ditargetkan tidak melebihi 13,45 %, pada akhir tahun 2019 mencapai target sebesar 10.65 %. Terakhir, indeks kepuasan masyarakat pada tahun 2019 tercapai pada kategori B.

Tatu mengungkapkan, pemantauan dan evaluasi atas capaian program punya tolok ukur melalui inovasi aplikasi sistem monitoring dan evaluasi kegiatan (simolek), aplikasi Simral, dan aplikasi e-Sakip. “Sehingga tingkat akurasi capaian hasil kegiatan dapat lebih akurat,” ujarnya. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Bantuan Tahap Ketiga, Pemkab Serang Tetap Fokus Kebutuhan Pokok

Published

on

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan dalam waktu dekat segera menuntaskan penyaluran bantuan tahap ketiga untuk warga terdampak Covid-19. Bantuan yang diturunkan akan tetap fokus pada kebutuhan pokok masyarakat.

Sekda Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah telah mengintruksikan Sekretariat Daerah dan beberapa organisasi perangkat daerah untuk membantu Dinas Sosial (Dinsos) dalam proses penyaluran bantuan tahap ketiga. “Kami diminta support Dinsos, supaya penyaluran bantuan berjalan sesuai aturan,” kata Entus usai rapat di aula Kantor Dinsos Kabupaten Serang, Jumat (29/05/2020).

Sekadar diketahui, pada tahap pertama sebelum Ramadan, Pemkab Serang sudah menurunkan bantuan kebutuhan pokok untuk 20.000 keluarga. Tahap pertama menyasar keluarga lansia dan dhuafa. Kemudian tahap kedua, sebelum Idul Fitri diturunkan bantuan kebutuhan pokok untuk 12.600 keluarga yang menyasar keluarga sangat miskin, tetapi tidak menerima bantuan pemerintah pusat.

Pada tahap ketiga, akan diturunkan bantuan yang tetap fokus pada kebutuhan pokok untuk 16.200 keluarga. Entus mengatakan, Pemkab Serang berupaya agar bantuan yang diturunkan tepat sasaran, serta pendataan pun dilakukan bersama Disdukcapil Kabupaten Serang.

“Kami meyakinkan bahwa Dinsos tidak sendirian, mereka kita support agar tidak ada masalah hukum di kemudian hari. Kami pun sudah berkoordinasi dengan KPK terkait proses pengadaan bantuan untuk masyarakat. Mudah-mudahan untuk masalah data penerima pun segera teratasi dengan dibantu pegawai Disdukcapil,” ujarnya.

Kepala Dinsos Kabupaten Serang Ahmad Saefudin, berharap tidak ada lagi kendala dalam percepatan penyaluran. “Penyaluran bantuan untuk barangnya sudah ada, proses packing. Kita akan langsung turun ke masyarakat menyalurkan bantuan. Tentu dengan koordinasi pemerintah kecamatan dan desa,” ujarnya. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending