Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Tingkatkan Kemampuan Personel, Ditbinmas Polda Banten Gelar Latkatpuan Capacity Building

Published

on

SERANG – Guna meningkatkan kemampuan personel, Ditbinmas Polda Banten melaksanakan kegiatan latihan keterampilan dan kemampuan (Latkatpuan) Capacity Building Bhabinkamtibmas di Rupatama Polda Banten, Kamis (10/9/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubditbhabinkamtibmas Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Nasrun Fahmi, S. H., M. Si, Dirbinmas Polda Banten Riki Yanuarfi, S. H., M. Si., Wadirbinmas Polda Banten AKBP Zaenudin, Kasibinlat Subditbhabinkamtibmas Korbinmas Baharkam Polri AKBP Suryani, Kasubditbhabinkamtibmas Polda Banten Drs. Andrianus Nabu, M. H., M. M., Kabagbinopsnal Ditbinmas Polda Banten Andaryoso, S.Pd., Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Banten AKBP H. Ahmad F Hidayanto, S. Pd., M. Si, Kabagbinopsnal Ditreskrimum Polda Banten AKBP Meryadi, S. P, 4 Kasatbinmas Jajaran Polda Banten, 12 Kapolsek, 12 Kanitbinmas, 12 Bhabinkamtibmas dan 9 Narasumber.

Dalam sambutannya, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi mengucapkan terimakasih atas kedatangan Tim supervisi Korbinmas Baharkam Polri dalam melaksanakan pelatihan kepada personel Ditbinmas Polda Banten.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kedatangan Tim supervisi Korbinmas Baharkam Polri di Polda Banten, dimana kedatangan teman-teman dari Tim supervisi Korbinmas Baharkam Polri bertujuan untuk menyalurkan ilmunya kepada kami personel Ditbinmas Polda Banten,” ujar Riki Yanuarfi.

“Untuk itu kami telah menyiapkan tempat dan personel peserta pelatihan Capacity Building sebanyak 40 personel terdiri dari 4 Kasatbinmas, 12 Kapolsek, 12 Kanitbinmas dan 12 Bhabinkamtibmas,” lanjut Riki Yanuarfi.

Riki Yanuarfi berharap dengan dilaksanakannya pelatihan Capacity Building dapat meningkatkan kemampuan personel.

“Saya berharap dengan diadakannya kegiatan pelatihan seperti ini dapat meningkatkan kemampuan personel, dan saya juga berharap kepada teman-teman yang mengikuti pelatihan ini agar benar-benar fokus untuk mengikutinya,” harap Riki Yanuarfi.

Sementara itu, Kasubditbhabinkamtibmas Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Nasrun Fahmi juga mengajak peserta pelatihan agar bisa mengikuti pelatihan dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Dan terkait pelatihan ini saya sangat berharap agar teman-teman bisa mengikuti pelatihan Capacity Building ini dengan setulus hati dan penuh tanggung jawab. Karena pelatihan ini sangat penting sekali, dimana akan membantu kita dalam bertugas. Mengingat tugas kita sebagai Bhabinkamtibmas harus selalu aktif dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat di desa binaannya, selalu berusaha menambah pengetahuannya dan mengikuti tren perkembangan Sikon saat ini,” ujar Nasrun Fahmi.

“Adapun materi Capacity Building yang akan disampaikan ialah terkait Communikasi Efektif, Communikasi Engagement, Deteksi Dini, Tehnik Kunjungan, Pemecahan masalah dan Sistem kendali tugas. (*/yogi)

EVENT-EXHIBITION

Pemkab Serang Abaikan 11 THM Buka Kembali Setelah Disegel Berulang Kali

Published

on

CILEGON – Gerakan Bersama Anti Kemaksiatan (GEBRAK) yang merupakan gabungan masyarakat dari 78 DKM di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Kramatwatu, Kecamatan Waringinkurung, Kecamatan Cibeber, dan Kecamatan Cilegon kembali menyikapi kawasan Tempat Hiburan Malam (THM) di sepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS), Minggu (10/1/2021) dini hari.

Lewat rilis yang diterima BantenEvent.com Senij (11/1/2021) pagi, Gebrak yang merupakan aliansi gabungan masyarakat Cilegon dan Serang ini sangat menyayangkan sikap tidak tegas dan pilih-pilih pemkot Cilegon dan Kabupaten Serang dalam hal menutup THM di kawasan tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Dede John anggota Aliansi Gebrak, “Kami pada tanggal 10 Januari 2021, pukul 2 dini hari, saat itu kami mendapat informasi Satpol PP dan Polres Cilegon menggelar razia besar-besaran hingga ke Merak. Lalu saat kita melewati JLS jam 2 malam, ternyata di JLS masih ramai akan pengunjung.”

Dikatakan Dede, pada 9 Oktober 2020 lalu juga Pemkot Cilegon dan Polres Cilegon sudah menggelar razia besar-besaran dan terbukti mendagangkan miras dan menjajakan wanita malam.

“Pada waktu itu pak walikota menjanjikan akan digusur, ternyata hingga saat ini hingga adanya razia besar-besaran 9 Januari 2021 kemarin pun tidak membuat efek jera meskipun saat itu semua tempat hiburan malam kompak tutup. Namun saat petugas menuju Merak, pada 10 Januari 2021 jam 2 dini hari, trotoar sepanjang JLS ramai buka, artinya warung-warung PKL ada yang menjual miras. Seakan-akan menunggu petugas lengah/pergi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ust Andhika, anggota Gebrak lainnya menambahkan, pihaknya memiliki rekaman vidio dan foto bahwa beberapa tempat hiburan ada 11 THM yang pernah disegel oleh Pemkab Serang. Dimana saat itu pernah dirusak hingga disegel terakhir pada 13 November 2020.

“Saat ini ternyata di tanggal 10 Januari 2021 dini hari, kami dapati saat investigasi di lapangan, bahwa sepanjang 11 THM yang pernah disegel tersebut buka bebas. Kami menuntut keadilan dan kelanjutan penegakan hukum kepada Satpol PP dan Pemkab Serang. Kami juga mendapat dari Dinas Perijinin Kabupaten Serang bahwa 11 THM tersebut tidak memiliki ijin alias ilegal,” tambah Andhika anggota Gebrak Banten lainnya.

Dede pun menegaskan pihaknya bersama masyarakat Cilegon dan Kramatwatu Kabupaten Serang akan terus berupaya menuntut dan mendorong Pemkot Cilegon dan Pemkab Serang bahkan kepolisian Daerah Banten (Polda) untuk menegakkan keadilan dan menghilangkan kemaksiatan berkedok THM di JLS.

“Kami tunggu sikap Pemkot, Pemkab Satpol PP bahkan Kepolisian untuk segera menutup THM,” tegas Dede. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Tarif Listrik Triwulan 1 2021 Tidak Naik

Published

on

JAKARTA – PLN siap menjalankan penetapan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait tarif listrik non subsidi atau tariff adjustment untuk periode Januari hingga Maret 2021. Kementerian ESDM memutuskan 13 golongan pelanggan non subsidi tarifnya tetap atau tidak mengalami perubahan. Hal ini mengacu kepada tarif listrik Pada Triwulan 4 2020 mengalami penurunan setelah tidak ada perubahan tarif sejak tahun 2015.

“Kami selalu siap menjalankan apa yang telah diputuskan oleh regulator. Dengan tidak naiknya tarif listrik ini harapannya dapat menjaga stabilitas dan daya beli masyarakat serta mendukung pemulihan ekonomi nasional di situasi pandemi Covid-19 ini,” ucap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi.

Selain itu, pemerintah juga menyatakan tarif listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi lainnya tidak mengalami perubahan. Itu juga mencakup usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bisnis kecil, industri kecil, dan kegiatan sosial.

Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan oleh PT PLN (Persero) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2020, apabila terjadi perubahan terhadap realisasi indikator makro ekonomi yang dihitung secara tiga bulanan, maka akan dilakukan penyesuaian terhadap tarif tenaga listrik.

Mengutip siaran pers Kementerian ESDM, bahwa meskipun terjadi kenaikan pada 4 parameter ekonomi makro tersebut, tarif tenaga listrik untuk pelanggan non subsidi baik tegangan rendah, tegangan menengah maupun tegangan tinggi tetap mengacu pada tarif periode sebelumnya Oktober – Desember 2020 atau tarif tetap.

Tarif listrik pelanggan non subsidi untuk pelanggan Tegangan Rendah (TR) seperti pelanggan rumah tangga dengan daya 1.300 VA, 2.200 VA, 3.500 sd 5.500 VA, 6.600 VA ke atas, pelanggan bisnis dengan daya 6.600 sd 200 kVA, pelanggan pemerintah dengan daya 6.600 sd 200 kVA, dan penerangan jalan umum tarifnya tetap yakni Rp 1.444,70/kWh. Sedangkan khusus untuk pelanggan rumah tangga 900 VA Rumah Tangga Mampu (RTM) tarifnya tetap Rp 1.352/kWh.

Pelanggan Tegangan Menengah (TM) seperti pelanggan bisnis, industri, pemerintah dengan daya >200 kVA, dan layanan khusus tarifnya tetap, rerata Rp 1.114,74/kWh. Sedangkan bagi pelanggan Tegangan Tinggi (TT) yang digunakan oleh industri dengan daya >= 30.000 kVA ke atas tarifnya juga tidak mengalami perubahan yaitu Rp 996,74/kWh. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Pelari dan Pesepeda Galang Donasi, Lebih dari 8 Ribu Keluarga Pra Sejahtera Nikmati Sambungan Listrik Gratis

Published

on

JAKARTA – Donasi dari gelaran PLN Virtual Charity Run and Ride (VCRR) 2020 telah tersalurkan seluruhnya. Hal tersebut ditandai dengan penyambungkan listrik gratis bagi 600 Keluarga Pra Sejahtera senilai Rp 443.100.000 yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar).

Sebelum di Sulselrabar, penyambungan juga telah dilakukan di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Banten, Jawa Tengah, NTT, Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Jawa Timur. Secara keseluruhan, PLN telah sambungkan listrik gratis senilai Rp 6,1 Miliar untuk 8.417 keluarga pra sejahtera.

“Terimakasih PLN yang telah menyelenggarakan kegiatan PLN VCRR sekaligus bantuan sambungan listrik kepada kami. Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini, keluarga kami bisa menikmati listrik yang selama ini kami dambakan,” salah seorang warga Dusun Pangondoang, Desa Tadui, Kecamatan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Mastur.

Rasa terima kasih juga diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat, Amir. Dirinya berharap, kegiatan penyambungan listrik gratis ini bisa terus berkelanjutan kepada masyarakat pra sejahtera lainnya yang belum berkesempatan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta PLN VCRR 2020 yang sangat antusias. Hasil kegiatan yang rekan-rekan semua ikuti kini menjadi senyum benderang bagi saudara-saudara kita yang dapat langsung merasakan manfaat listrik bagi kehidupan sehari-harinya,” ujar Executive Corporate Communications & CSR, Agung Murdifi.

Dirinya menambahkan, semarak VCRR 2020 semoga dapat berlanjut pada tahun-tahun selanjutnya sehingga terangnya listrik dapat dinikmati pada oleh segenap masyarakat, khususnya masyarakat yang membutuhkan melalui penyambungan listrik secara gratis.

Merupakan rangkaian dari peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-75, PLN VCRR 2020 adalah ajang donasi melalui olahraga (berlari dan bersepeda) yang telah diselenggarakan pada 16 Oktober hingga 1 November 2020 lalu. Diselenggarakan secara virtual, ajang tersebut dapat diikuti dimana saja di seluruh nusantara.

Setiap kilometer dalam berlari dikonversikan ke dalam rupiah yaitu sebesar Rp 40.000,- dan sepeda sebesar Rp 35.000,-. Nominal tersebut digunakan untuk biaya penyambungan listrik rumah masyarakat Pra Sejahtera yang tersebar di seluruh Indonesia dengan daya 450 VA. Pemilihan penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima bantuan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending