Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Puji Program Infrastruktur, Tatu Direkomendasikan ke DPP Berkarya

Published

on

SERANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kabupaten Serang akan mengusulkan atau merekomendasikan Ratu Tatu Chasanah, menjadi salah satu nama bakal calon bupati Serang kepada DPP Partai Berkarya untuk Pilkada Kabupaten Serang. Tatu dinilai sebagai kepala daerah yang sukses membangun Kabupaten Serang bidang infrastruktur.

Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Serang Dedi Haryadi mengatakan, dirinya adalah warga pribumi Kabupaten Serang yang merasakan perubahan lebih baik dengan kinerja yang dilakukan oleh Tatu selama menjabat Bupati Serang. “Kita lihat kemajuan infrastruktur yang ada, dan ini perlu dilanjutkan,” kata Dedi dalam konfrensi pers usai menerima pengembalian formulir pendaftaran Tatu di Kantor DPD Partai Berkarya Kabupaten Serang, Kamis (23/1/2020).

Sekadar diketahui, selaku Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah punya program pembangunan infrastruktur jalan dengan betonisasi. Per tahun dibangun 100 kilometer jalan beton dengan target sepanjang 601,13 kilometer jalan kabupaten tuntas pada 2021. “Ibu Tatu memiliki niat yang baik untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur secara masif di Kabupaten Serang. Jadi harus didukung,” tegasnya.

Terkait penjaringan, Dedi menambahkan, saat ini baru dua bakal calon bupati dan satu bakal calon wakil bupati yang mengembalikan formulir kepada Partai Berkarya, yakni politisi PKS Najib Hamas dan politisi Partai Golkar Ratu Tatu Chasanah. Sedangkan, bakal calon wakil bupati Madroji. “Keputusan semua kita serahkan kepada DPP Berkarya untuk mempertimbangkan hasil rekomendasi kami,” katanya.

Sementara itu, Tatu mengaku optimistis akan mendapatkan dukungan dari Partai Berkarya dengan mekanisme yang sudah dilakukannya. “Komitmen kami, akan ikuti secara mekanismenya,” katanya. Tatu mengibaratkan Partai Berkarya adalah anak dari Partai Golkar. “Masa anak tidak mendukung ibunya,” ujar Ketua DPD Partai Golkar ini yang disambut tawa wartawan.

Diketahui, Ratu Tatu Chasanah sudah mengikuti pendaftaran di seluruh partai politik yang melakukan penjaringan. Saat ini, Tatu dipastikan akan diusung oleh Partai Golkar dan Partai Bulan Bintang. “Alhamdulillah, mayoritas sudah merekomendasikan, atau memasukkan nama saya ke masing-masing DPP, tinggal menunggu hasil,” ujarnya. (*/yogi )

EVENT-EXHIBITION

Tangkal Corona, Bank BJB Bantu Alkes Untuk Tangsel

Published

on

CIPUTAT – Kota Tangsel sudah menetapkan status tanggap darurat. Berbagai pihak memberikan atensi dan perhatiannya. Salah satunya Bank BJB yang memberikan bantuan beberapa alat kesehatan dan pencegahan. Bantuan tersebut saat ini sudah dimanfaatkan oleh Pemkot Tangsel dan dibagikan ke beberpa rumah sakit di daerah Tangsel.

Kepala Bank BJB Cabang Tangsel, Ockie Castrena, menjelaskan, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) sebagai bagian integral dari Pemerintah Kota Tangetang Selatan, menilai perlu adanya partisipasi untuk dapat membantu pihak-pihak terkait khususnya Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dalam penanganan penyebaran COVID-19.

“Penyaluran CSR juga sebagai bentuk komitmen bank bjb dimana dalam menjalankan usahanya, berpegang pada prinsip triple bottom line, disamping dituntut untuk mendapatkan keuntungan (profit), juga harus peduli terhadap pemberdayaan masyarakat (people) dan juga peduli terhadap kelestarian lingkungan (planet),”ungkapnya.

Adapun bentuk penyaluran CSR dalam upaya penanganan penyebaran COVID-19 berbentuk 3 Disinfectant Chamber and Gate (Ruang khusus semprot disinfectant otomatis), 200 Alat pelindung diri (APD), 200 Face Shield, 60 Alat Spray Disinfectant, dan 300 Liter Disinfectant.

“Ini adalah bentuk CSR dari BJB. Dalam rangka penanggulangan penyebaran Covid-19 ini di Kota Tangsel,” ujar Ockie.

Ockie menyampaikan bahwa BJB terus berupaya hadir dalam setiap situasi. Hal tersebut dibuktikan bukan hanya di Kota Tangsel melainkan daerah lain. Dimana BJB ikut berpartisipasi dalam memberikan bantuan untuk penanggulangan wabah ini.

“Daerah lain sudah ada juga yang mendapatkan bantuan dari BJB. Tapi di Tangsel merupakan salah satu cabang yang cepat tanggap,” kata dia.

Sampai saat ini, BJB terus berkoordinasi dengan pemerintah dan gugus tugas. Untuk mencaritahu apa saja yang dibutuhkan oleh mereka dalam rangka penangana Covid19 ini. Sehingga apaoun program dan barang csr yang BJB lakukan bisa bermanfaat.

“Jadi koordinasi itu kami juga upayakan apa saja yang dibutuhkan oleh pemerintah. Nanti kami upayakan,” tutupnya. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Polda Banten Lakukan Penyemprotan Desinfektan Cegah Covid-19

Published

on

SERANG – Guna mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) yang saat ini mewabah di Indonesia, Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso,S.H,M.H mengintruksikan personelnya untuk terus melakukan upaya-upaya preemtif dan preventif.

Upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 tersebut kali ini personel Polda Banten melakukan kegiatan penyemprotan desinfektan di beberapa titik yang diantaranya di seputaran pusat pemerintahan KP3B dan ruas jalan Palima Kota Serang, penyemprotan dilakukan dengan menggunakan 7 unit mobil AWC, Kamis (26/3/2020).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Banten Kombes Aminuddin Roemta’at di dampingi oleh Kasubdit Dalmas Ditsamapta Kompol Heri Fitriyono dan Kasipammat Subdit Gasum Kompol A. Zein serta personil yang terlibat dalam satgas 2 pencegahan Ops Kontijensi Aman Nusa II Covid-19.

Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Aminuddin Roemtaat S.I.K, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari keseriusan Polda Banten dalam membantu pemerintah menanggulangi penyebaran virus Covid-19 sekaligus implementasi dari maklumat Kapolri dan instruksi Kapolda Banten.

“Kegiatan ini adalah wujud keseriusan POLRI dalam menanggulangi pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah provinsi Banten,” terang Aminuddin Roemtaat.

Kabid humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata,S.I.K,M.H menambahkan kegiatan ini juga merupakan implementasi arahan Presiden RI Joko Widodo, maklumat Kapolri dan Instruksi Kapolda Banten dalam penanganan Covid-19 yang sudah berstatus pandemi.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan mampu mengatasi penyebaran virus Covid-19 di provinsi Banten, sehingga masyarakat Banten bisa merasa aman dan nyaman,” ucap Edy. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Kapolda Dampingi Kunker Mendagri di Banten

Published

on

SERANG – Dalam rangka membahas penanganan Covid-19 yang sedang mewabah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. Drs. H. Tito Karnavian M.A Ph.D., lakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polda Banten, Kamis (19/03/2020).

Kunjungan kerja Mendagri ke Banten ini dalam rangka rapat penanganan Covid-19 di daerah dengan pemerintah Provinsi Banten yang dilakukan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B.

Kedatangan Mendagri ke Pendopo Gubernur ini disambut oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, Kapolda Banten Irjen Pol Agung Sabar Santoso dan para PJU Polda Banten, Danrem 064/MY Kolonel Inf Windiyatno, Sekda Banten A. Muktabar, Bupati Kab Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, jajaran pejabat Kementerian Dalam Negeri RI, Jubir Gugus Tugas Covid 19 yang juga Kadinkes Pemprov Banten Ati Pramudji H, serta kepala OPD Pemprov Banten.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi langkah Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dalam kesiapsiagaan menghadapi virus corona (Covid 19). Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kabupaten/Kota telah melakukan sejumlah langkah melalui sosialisasi dan mitigasi warga yang terpapar Covid 19.

“Pak Gubernur sudah membentuk Command Center Covid 19. Koordinasi dengan kabupaten dan kota juga cukup baik,” ungkap Mendagri Tito di depan para wartawan usai Rapat Koordinasi Penanganan Wabah Virus Corona (Covid-19).

Mendagri juga mengatakan kalau saat ini telah memasuki fase penularan. Pada fase ini umumnya mengalami grafik eksponensial, pertumbuhan cepat. Pemerintah melakukan edukasi ke masyarakat berdasarkan hasil pengalaman Pemerintah Tiongkok yang telah dibukukan. Langkah-langkah untuk membuat kebijakan social distance dan kerumuan karena menunjang penularan. Kerumunan dalam kegiatan pariwisata, keagamaan, maupun olahraga dan seni kalaupun tetap dilaksanakan harus ada social distance.

“Selain upaya-upaya edukasi hingga tingkat terkecil, keluarga. Termasuk menggunakan jaringan Polda dan Korem. Upaya mitigasi, mempersiapkan sarana prasarana rumah sakit, laboratorium dan lain-lain agar masyarakat dapat melakukan pemeriksaan dan perawatan jika positif. Juga perawatan jika terjadi peningkatan pasien positif,” papar Mendagri Tito.

Menurutnya, penanganan Covid 19 perlu langkah-langkah yang memperhatikan dimensi kesehatan dan dimensi ekonomi. Karena langkah dan kebijakan yang diambil bisa berpengaruh pada dunia usaha, sehingga perlu menjaga kestabilan ekonomi. Persediaan sembako harus cukup. Memperkuat kapasitas sistem kesehatan, termasuk penyediaan desinfektan di ruang publik. Membantu masyarakat yang masuk kelompok ekonomi rentan.

Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan peraturan tentang Realokasi Anggaran Daerah. Peraturan itu bisa menjadi dasar hukum untuk realokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk peningkatan kapasitas isu Covid 19, penguatan alat yang diperlukan dalam mitigasi, memberikan bantuan rakyat ekonomi lemah, serta memberikan bantuan ke pengusaha.(*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending