Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Pospera Ultimatum Arya 3×24 Jam untuk Minta Maaf

Published

on

JAKARTA – Pada tanggal 5 November 2020 di Whatsapp Group MEMBANGUN NEGERI ada link berita yang isinya menuliskan PT TIMAH MERUGI. Arya Sinulingga mengkomentari link berita tersebut dengan kalimat “Banyak perusahaan yang komisarisnya Pospera selama lima tahun pada rugi semua, bikin pusing memang.”

Capture pernyataan Whatsapp Group tersebut kemudian beredar luas. Selanjutnya salah satu mantan Dewas Pengawas dari PENA 98 di salah satu Perum mencoba meminta klarifikasi dengan menanyakan hal pernyataan tersebut pada Arya Sinulingga Staf Khusus Menteri Erick Thohir.

Arya Sinulingga kemudian menyebut contoh salah satu yang merugi adalah Perum DAMRI.

“Pernyataan Arya Sinulingga menurut kami merupakan pernyataan yang tendensius, mengandung unsur kebencian, adu domba dan fitnah tanpa dasar yang bisa dibenarkan,” ujar Sarmanto Tambunan SH, Ketua LBH Pospera saat konfrensi pers di Jakarta, Senin ( 9/11/2020).

Kenapa demikian?Sarmanto pun membeberkan fakta-fakta yang ada :

Pertama, Pospera tidak memiliki Komisaris di PT Timah. Dengan demikian pernyataan Arya Sinulingga yang mengkaitkan kerugian PT Timah dengan keberadaan Komisaris dari Pospera adalah sesuatu yang TIDAK BENAR dan NYATA BERBENTUK FITNAH.

Kedua, Perum Damri dari yang selama ini diketahui sebagai perusahaan yang bertugas untuk melayani banyak trayek perintis pada kenyataannya sejak tahun 2015 hingga 2019 sudah mendapatkan Laba. Perincian hasil audit sebagai berikut :

Tahun 2015 laba Rp 2.912.077.968, Tahun 2016 laba Rp 40.643.751.811, Tahun 2017 laba Rp 7.143.689.850, Tahun 2018 laba Rp 21.562.478.886. Tahun 2019 laba Rp 43.262.415.205,-

Ke tiga, Komisaris yang berasal dari POSPERA sejak 2014 hingga 2019 hanya ada di 7 perusahaan yang diantaranya 2 Perusahaan BUMN dan 5 anak Perusahaan BUMN.

Ke empat, Tupoksi Komisaris dan Dewan Pengawas di UU 19 tahun 2003 pasal 31 dan PP nomor 45 tahun 2005 bahwa tugas dan kewenangan Komisaris / Dewan Pengawas hanya sebatas mengawasi Direksi dan memberi Nasehat bukan mengambil keputusan dan melakukan tindakan operasional perusahaan.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut di atas maka pernyataan Arya Sinulingga merupakan pernyataan yang mengandung kebohongan dan Fitnah serta secara terang benderang menyebarkan kebencian dan menyerang kehormatan organisasi yang sah secara hukum. Pernyataan Arya Sinulingga telah memenuhi seluruh unsur unsur tindak pidana dalam Pasal 27 jo pasal 28 UU no 11 tahun 2008 sebagaimana telah di rubah dalam UU no 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 310 jo pasal 311 KUHP.

“Berdasarkan uraian tersebut di atas maka kami dari Lembaga Bantuan Hukum POSPERA selaku kuasa hukum Organisasi menuntut pada Arya Sinulingga sebagai berikut, Meminta maaf secara terbuka melalui 3 media cetak Nasional, 3 media Televisi dan 10 Media Online Nasional. Dan melakukan klarifikasi dan penjelasan langsung kepada DPP POSPERA,” tegas Sarmanto.

Sarmanto juga berpesan, apabila dalam waktu 3 x 24 jam sejak jumpa pers ini digelar dan tuntutan pihak Pospera tersebut tidak dilakukan maka pihaknya akan melakukan langkah-langkah hukum dengan melaporkan secara serentak dan bersama-sama dugaan tindak pidana tersebut sesuai ketentuan hukum di 28 Polda se-Indonesia. (*/yogi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CONFERENCE

Gandeng Perhutani & PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT melalui Penggunaan Biomassa

Published

on

JAKARTA – Melalui pilar Green dalam transformasinya, PLN terus berupaya meningkatkan bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Komitmen tersebut kembali tercermin melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Perum Perhutani dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III tentang kerjasama penyediaan biomassa untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Jumat (22/1/2021).

Diselenggarakan secara virtual, agenda ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Dirjen EBTKE KESDM), Dadan Kusdiana, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, Direktur Utama Perhutani, Wahyu Kuncoro dan Direktur Utama PTPN III, Mohammad Abdul Ghani.

“Kerjasama ini merupakan agenda yang strategis, pengembangan biomassa sebagai sumber energi baru terbarukan dari sinergitas para perusahaan BUMN,” tutur Dadan Kusdiana. Dirinya mengatakan, Kementerian ESDM akan siap memfasilitasi inisiatif ini agar dapat berjalan baik dalam waktu dekat.

“Mewakili PLN, saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas dukungan dari Bapak Dirjen EBTKE tentang penggunaan co-firing biomassa sebagai upaya untuk memenuhi target bauran energi 23% pada tahun 2025, sehingga pada hari ini dapat ditanda tangani kerjasama PLN dengan Perum Perhutani dan PTPN III (Persero) dalam penyediaan Biomassa untuk PLTU Batubara,” tutur Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini.

Dirinya menambahkan, melalui kerjasama ini, maka upaya untuk memenuhi target bauran energi EBT 23% pada 2025 akan difokuskan pada inisiatif strategis green-booster berupa co-firing biomassa. Menurutnya, co-firing biomassa selain dapat memenuhi target bauran energi, juga dapat memenuhi keekonomian penyediaan tenaga listrik dan dilakukan dalam waktu yang relatif lebih cepat.

“Terimakasih atas inisiatif dari PLN dalam kerjasama ini, Kami akan menyambut baik aktivitas ini mengingat Perhutani memiliki potensi yang menunjang,” terang Direktur Utama Perhutani, Wahyu Kuncoro. Ia juga menyatakan, Perhutani sangat bersemangat dalam menyambut pasar baru bagi bidang kehutanan, yakni pasar energi.

“PTPN III siap mendukung PLN dalam memenuhi bauran EBT dengan beragam opsi tindak lanjut ke depannya,” terang Dirut PTPN III, Mohammad Abdul Ghani.

Perlu diketahui, inisiatif cofiring sudah PLN mulai sejak 2017 dengan ujicoba yang telah dilaksanakan pada 2019. Pada tahun 2020, PLN telah mengidentifikasi sebanyak 52 lokasi PLTU yang berpotensi untuk dilakukan co-firing dengan biomassa.

Secara bertahap, implementasi co-firing PLTU milik PLN akan berjalan sampai dengan 2024. Diprediksikan, kebutuhan biomasa yang berasal dari hutan tanaman energy dan sampah tersebut dapat mencapai 9 Juta Ton dalam setahun. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Sekjen Gebrak: 2 Jempol untuk Satpol PP Cilegon

Published

on

CILEGON – Jalan panjang kebersamaan GEBRAK dengan Muspimkot Cilegon akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan. Total, seluruh tempat hiburan malam yang ada di Kota Cilegon disegel secara permanen bahkan digembok dengan rantai.

“Ini merupakan hasil nyata adanya sinergi positif antara Ulama dan Umaro,” demikian dikatakan KH. Hafidin, selaku koordinator kepada sejumlah media, Jumat (22/1/2022).

Dilain pihak Sekdis Satpol PP H. Sukroni mengamini sinergitas tersebut. “Terima kasih GEBRAK yang telah memberikan informasi dan dukungan terhadap kegiatan Satpol PP selama ini,” imbuhnya.

Lika-liku kebersamaan GEBRAK dengan Pemkot Cilegon tidak semulus seperti jalan jalan yang terbangun di Kota Cilegon. Kecurigaan pihak-pihak tertentu kepada GEBRAK yang nota benenya sebagai ormas baru dalam pergerakan anti maksiat sempat menjadi tabir penghalang dalam menyatukan visi. Terlebih lahirnya GEBRAK bersamaan dengan waktunya pemilihan kepala daerah.
Disisi lain, GEBRAK yang merupakan gabungan belasan aliansi ormas, awalnya mencurigai bau anyir kongkalingkong antara Pemkot dan Pemilik THM. “Masa sih menutup diskotik yang jelas-jelas tidak berizin kok lama banget. Pastinya ada sesuatu di balik itu,” kata salah satu anggota aliansi kala itu.

Bukan itu saja, kasus penyanderaan santri oleh para pembacking hiburan malam juga mengisi warna-warni kebersamaan GEBRAK dengan Pemkot Cilegon, di samping kegiatan pemantauan yustisi miras di sepanjang trotar Jalan Aat-Rusli yg dilakukan oleh Satpol PP.

“Apapun historinya, izinkan saya mewakili para ulama, santri dan jama’ah masjid maupun majlis ta’lim menyampaikan banyak terima kasih sebesar-besarnya kepada Forkompimkot Cilegon khususnya kepada Wali Kota H. Edy Ariadi dan H. Juhadi Kadis Satpol PP kota Cilegon atas sinergitasnya bersama GEBRAK dalam menenggelamkan kemaksiatan di kota santri ini. PR kita tinggal mempertahankannya pada era kepemimpinan baru Kota Cilegon.
Pokoknya 2 jempol deh untuk Satpol PP Cilegon,” ungkap Sekjen GEBRAK Amali Azhar. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Nurani Astra Hadir Bantu Korban Gempa Sulbar

Published

on

JAKARTA – Astra dan perusahaan-perusahaan Grup Astra melalui program Nurani Astra telah menyalurkan berbagai bantuan tahap awal untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

Penyerahan bantuan secara simbolis kepada salah satu masyarakat korban bencana gempa Sulbar (19/1/2021).

Melalui Posko Nurani Astra yang telah didirikan di Mamuju dan dibantu oleh 26 tenaga sukarelawan dari Grup Astra, Nurani Astra sejak 16 Januari 2021 telah menyalurkan bantuan dan mengerahkan berbagai alat berat dan fasilitas transportasi lainnya guna membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan korban gempa.

“Kami tidak hanya menyalurkan berbagai bantuan melalui Posko Nurani Astra yang telah kami dirikan di  Mamuju, tetapi Grup Astra juga mengerahkan berbagai alat berat dan fasilitas transportasi lainnya agar dapat membantu pemerintah dalam
mempercepat penanganan korban gempa. Semoga berbagai bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan pemerintah,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.

Astra menyalurkan bantuan melalui Koordinator Wilayah Grup Astra Makassar berupa 1.500 paket sembako dan kebutuhan logistik untuk korban gempa berupa genset, terpal, selimut, sembako, obat-obatan, perlengkapan kebersihan serta kebutuhan anak.

Astra dan Yayasan Amaliah Astra juga menggalang donasi untuk membantu korban bencana Sulbar melalui rekening Nurani Astra. PT Astra Agro Lestari Tbk dan anak perusahaannya, yakni PT. Letawa, PT. Pasangkayu, PT Mamuang, dan PT. Suryaraya Lestari telah mengerahkan dua unit excavator PC200, dua unit dump truck, satu unit dozer D85, satu unit loader, satu
unit ambulance, satu unit minibus, dan genset. Persatuan Istri Karyawan Astra Agro Lestari (Periska) juga menyalurkan berbagai bantuan berupa paket sembako, obat, peralatan bayi, dan 400 nasi kotak.

PT United Tractors Tbk (UT) dan anak perusahaannya, yakni PT. Pamapersada Nusantara (Pama), bergerak cepat sesaat setelah bencana terjadi dengan menurunkan dua unit alat berat excavator untuk membantu proses evakuasi korban gempa. UT dan Pama juga telah menyalurkan berbagai bantuan berupa satu truk paket sembako berisi 150 paket yang berisi beras 5 kg, air mineral, mi instan, vitamin, selimut, sarung, dan terpal bagi korban bencana di Mamuju.

Astra Motor Sulsel juga menyalurkan bantuan yang bersifat darurat untuk warga yang terdampak bencana berupa sembako, genset, peralatan tidur, serta kebutuhan sehari-hari lainnya di posko pengungsian.

PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang dikoordinasi oleh FIFGROUP cabang Palu menyalurkan paket sembako untuk masyarakat sekitar yang terkena dampak gempa.

PT Serasi Logistik Indonesia juga menyediakan transportasi untuk mengangkut berbagai bantuan sembako ke Posko Nurani Astra.

Bencana di Daerah Lain
Selama sepekan terakhir, bencana alam juga melanda daerah lain di Indonesia, antara lain banjir di Kalimantan Selatan, tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat, banjir, dan tanah longsor di Manado.

Sejumlah paket sembako dan masker medis juga disiapkan oleh Koordinator Wilayah Grup Astra Banjarmasin dan Koordinator Wilayah Grup Astra lainnya.

Berbagai bantuan Astra untuk korban bencana alam tersebut sejalan dengan cita- cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan pilar kontribusi sosial berkelanjutan Astra. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending