Connect with us

MEETING

PLN UID Banten Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik Selama Ramadhan 1440 H

Published

on

TANGERANG – Kesiapan pasokan listrik selama bulan Ramadhan 1440 H menjadi hal penting dan krusial bagi seluruh masyarakat, upaya PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID telah disiapkan dan dijaganya mulai menyiapkan sahur sampai terawih bersama.

Eman selalu Manager Komunikasi PLN UID Banten mengatakan, adapun persiapan-persiapan yang telah PLN UID Banten lakukan untuk memastikan jaringan listrik tetap handal adalah sebagai berikut :
– Menyiapkan SOP kehandalan jaringan selama masa bulan Ramadhan 1440 H.
– Melakukan pemeliharaan instalasi gardu-gardu.
– Persiapan Material Cadang jika terjadi keadaan-keadaan yang membutuhkan. material maka sudah siap
– Melakukan gelar pasukan untuk memastikan pasukan beserta kelengkapan alat siap digunakan dan dalam keadaan baik.
– Mensimulasi Pasokan untuk memastikan ketika hari H pasokan berjalan dengan baik sesuai perencanaan.

“Sedangkan untuk mampu pasok Provinsi Banten disuplai dari 6 SubSistem yang menghasilkan daya mampu pasok 4.829 MW dengan Beban Puncak sebesar 3.361 MW dan didistribusikan melalui 40 Gardu Induk 150/220 kV sehingga masih ada ada reserve margin sebesar 1.468 MW,” tuturnya kepada sejumlah media, Senin (6/5/2019).

Secara keseluruhan PLN UID Banten menyiagakan 770 Petugas Pelayanan Teknik, 21 Petugas Deteksi, 148 Petugas Operasi Gardu Induk (GI), 75 Grup Petugas Cadangan, 133 Unit Kendaraan dan 287 Pegawai Siaga.

Dengan perencanaan, lanjut Eman, persiapan dan tindakan Nyata yang PLN UID Banten lakukan diharapkan Bulan Ramadhan 1440 H dapat berjalan dengan baik dan membawa barokah buat kita semua. (*/yogi)

MEETING

Divisi Humas Polri Gelar Workshop Penguatan Tim Media Sosial & Media Online

Published

on

CILEGON – Bertemakan “Penguatan Tim Media Sosial dan Media Online” Divisi Humas Polri menggelar workshop Wilayah Polda Banten, acara yang dihadiri ratusan personel humas Polda Banten dan polres jajaran digelar di The Royale Krakatau Hotel JL.KH. Yasin Beji No.4 Cilegon, Cilegon, Banten, Rabu (17/7/ 2019).

Kegiatan workshop dibuka oleh Kadiv Humas Polri yang diwakili Kombespol Heru Yulianto SIK , Kabag Diseminasi Div Humas Polri dan dihadiri pejabat Divisi Humas Polri, pejabat utama Polda Banten, para kasubbid Humas Polda Banten, sejumlah Kapolres jajaran yang diwakili Kabagops masing-masing Polres.

Pada kesempatan itu Kombes Pol Heru Yulianto SIK dalam sambutannya menyampaikan, dalam rangka penguatan tim media online dan media sosial di wilayah hukum Polda Banten, Divisi Humas Polri khususnya Biro Multimedia berperan penting dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi di dunia maya oleh karena itu penguatan tim media sosial dan media online di Polda Banten dan jajarannya sangat diperlukan untuk turut berpartisipasi dalam menciptakan sentimen positif dalam pemberitaan baik di media online maupun di media sosial.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa perkembangan teknologi informasi sangat cepat untuk itu Polri harus mampu mengikuti perkembangan yang ada baik di media online maupun media sosial yang saat ini dapat kita rasakan intensitas penggunaan media sosial dan media online selalu meningkat sebagai evaluasi menurut indeks kerawanan Pemilu tahun 2019 kemarin,” paparnya.

Lanjutnya, dalam kesempatan ini kami sangat mengapresiasi Polda Banten bahwa kondisi Polda Banten cukup aman di mana seluruh event-event besar yang diselenggarakan di wilayah hukum Polda Banten berlangsung dengan aman lancar dan sukses.

Maka untuk menjaga situasi Kamtibmas selalu dalam kondisi yang kondusif pasca pesta demokrasi yang sudah terlaksana, diperlukan identifikasi permasalahan dalam setiap tahapan Pemilu. Termasuk saat ini yang sudah memasuki pasca pemilu 2019 dengan melihat perkembangan real yang terjadi di masyarakat untuk merencanakan upaya kepolisian dalam rangka pengamanan dan memupuk kembali persaudaraan antar masyarakat.

“Hadirin peserta sekalian yang saya banggakan, awalnya media sosial digunakan sebagai sarana informasi silaturahmi aktivitas positif lainnya. namun belakangan ini di media sosial banyak disalahgunakan, multimedia harus melakukan monitoring dan juga polaris office media baik digital maupun elektronik, serta diseminasi digital media online maupun media sosial untuk menjadi saluran komunikasi dua arah yang efektif dan kreatif,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Kapolda Banten yang diwakili Dir Krimsus Polda Banten AKBP. Rudi Hananto dalam sambutannya mengatakan, pengguna media sosial pada tahun 2018 mencapai 130 juta orang, bagi Polri dinamika ini adalah peluang Polri melalui fungsi Humas, dapat menggunakan berbagai media khususnya media sosial untuk memperkuat kamtibmas. dengan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat serta membangun citra positif untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Sebaliknya dinamika ini juga menghadirkan tantangan tugas bagi Polri dengan masih adanya sebagian besar masyarakat yang cenderung menggunakan media sosial untuk membuat dan berbagi konten negatif, yang dapat memicu gangguan Kamtibmas dan konflik sosial seperti ujaran kebencian atau hatespeech provokasi berita bohong atau hoax dan penyebaran isu yang bernuansa Sara.

Berbagai dinamika tersebut memberi ikan gambaran bahwa fungsi humas Polri bukan hanya memainkan peran sebagai komunikator publik yang bertugas mengamankan kebijakan institusi dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Namun juga dituntut untuk mampu memelihara Kamtibmas di dunia siber dan mengelola berbagai isu yang berkembang di dunia maya.

Untuk itu Polda Banten benar-benar berkomitmen menjalankan kebijakan utama Kapolri salah satunya adalah manajemen media berbagai program telah kita gelar diantaranya pembentukan cybertroops dan di Polda Banten dan Polres jajaran.

Yang bertugas melakukan kontra opini terhadap maraknya konten atau pemberitaan negatif yang bersifat pokok maupun provokatif pada berbagai media online di media sosial.

Selain itu sebagai pendekatan terhadap nitizen juga terus kita intensifkan dengan membentuk channel interaksi antara Polri dan masyarakat di media sosial , yang diharapkan dapat menjadi sarana untuk menampung saran dan kritik masyarakat melakukan kontrol opini dan membentuk opini positif .
maupun melakukan desiminasi guna mencegah penyebaran berita bohong atau hoax ujaran kebencian dan isu Sara.

“Pada hari ini untuk lebih memperkuat manajemen media maka kita akan ikuti bersama workshop dalam rangka penguatan tim media sosial dan media online di wilayah hukum Polda Banten. Saya berharap sekali ini dapat menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk memperkuat soliditas dan Sinergi sekaligus untuk meningkatkan kompetensi dan pengembangan adaptasi diri terhadap perkembangan teknologi,” pintanya.

Rudi berpesan agar peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan implementasikan hasil pelatihan dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari, serta terus perkuat Sinergi harkamtibmas di antara Insan media online dan media sosial.

Rudi juga mengucapkan terima kasih kepada biro multimedia divhumas Polri, instruktur dan seluruh pihak yang telah turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Saya juga memberikan apresiasi pada di humas Polri yang telah menggelar kegiatan workshop di jajaran Polda Banten, semoga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan melahirkan manajemen media online dan media sosial yang dapat mendukung terwujudnya stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten,” tutupnya. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Tahun Ajaran Baru, 1.893 Siswa di Kabupaten Serang Terima Beasiswa

Published

on

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah secara simbolis menyalurkan beasiswa untuk 1.893 siswa sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) sederajat yang berasal dari Baznas Kabupaten Serang. Beasiswa ini merupakan pendukung dari program beasiswa yang juga telah digulirkan Pemkab Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang.

Tatu kembali menyampaikan komitmen untuk memberikan akses pendidikan kepada seluruh warga Kabupaten Serang. “Saya kembali tegaskan bahwa tidak boleh ada siswa putus sekolah di Kabupaten Serang. Program beasiswa telah Pemkab berikan, dan juga diberikan oleh Baznas,” kata Tatu usai simbolis menyerahkan beasiswa Baznas di Tennis Indoor Setda Pemkab Serang, Senin (15/7/2019).

Total anggaran dari Baznas untuk program beasiswa ini sebesar Rp 1,24 miliar. Dengan perincian, untuk siswa SD, madrasah diniyah (MD), dan madrasah ibtidaiyah (MI) masing-masing Rp 600.000. Kemudian untuk siswa SMP dan madrasah tsanawiyah (MTs) masing-masing Rp 720.000, serta SMA dan madrasah aliyah (MA) masing-masing Rp 1.200.000.

Menurut Tatu, pemerintah pusat sudah memberikan program bantuan operasional sekolah (BOS). Sementara beasiswa yang diberikan Baznas diharapkan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan perlengkapan sekolah, mulai dari seragam, buku, hingga sepatu. “Beasiswa ini diberikan kepada siswa yang tidak mampu secara ekonomi,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Pemkab juga memberikan beasiswa untuk siswa SD dan SMP. Total anggaran beasiswa SD Rp 1,65 miliar dengan perincian, 1.250 siswa miskin, 313 siswa berprestasi, dan 87 siswa penghafal Alquran. Sementara total anggaran beasiswa SMP sebesar Rp 1,71 miliar dengan perincian, 2.013 siswa miskin, 314 siswa berprestasi, dan 125 siswa penghafal Alquran.

“Camat dan kepala desa harus menyisir di daerahnya, jangan sampai ada siswa putus sekolah dengan alasan kesulitan biaya. Saya kembali tegaskan, tidak boleh ada siswa putus sekolah di Kabupaten Serang karena berbagai beasiswa kami berikan, bahkan hingga ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Kepala Baznas Kabupaten Serang Wardi Muslich mengungkapkan, baznas Kabupaten Serang sudah mendistribusikan dana sebesar Rp 5,9 miliar dari rencana Rp 11,26 miliar. “Sebesar 52,37 persen sudah didistribusikan kepada mustahik. Paling banyak untuk warga miskin, sebesar Rp 3,64 miliar,” ungkapnya.(*/lusi/ygi)

Continue Reading

MEETING

Hanya 2 Calon, Mubes ke-2 PWKS Dibuka Walikota

Published

on

SERANG – Puluhan media yang tergabung dalam Persatuan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kota Serang (PWKS) mengikuti kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) ke-II, untuk menentukan ketua baru periode 2019-2022.

Bursa pemilihan ketua PWKS ini hanya diikuti oleh dua calon yang maju seperti Muhammad Tohir dari media Banten Raya (Koran) dan Supriyono dari Radar Banten (koran).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Walikota Serang Syafrudin di aula Baznas Kota Serang, Jl Jendral Ahmad Yani No.8 Pisang Mas, Kota Serang, Sabtu (13/7/2019).

Syafrudin dalam sambutanya mengharapkan Musbes PWKS berjalan aman dan damai, mendapatkan ketua PWKS yang bisa mempersatukan. Karna selama ini peran wartawan sangatlah penting dalam mengabarkan pembangunan

“Peran wartawan dalam publikasi kegiatan walikota dan OPD sampai ke masyarakat ini sangatlah membantu. Saya berharap kedepan Pokja bisa kerja sama dengan Pemerintah membangun dan menyumbangkan pikirannya untuk membangun kota Serang bersama, Mari bangun kota Serang dengan ikhlas,” ujar Syafrudin dalam sambutanya sekaligus membuka Mubes II Kota Serang.

Lanjutnya ia meminta wartawan untuk melaksanakan Mubes dengan penuh demokrasi sehingga hasilnya memuaskan. “Kalau ada dua, tiga, empat pemenang satu inilah yang akan didukung sama sama dan jangan ada perselisihan ini, kalau ada calonya tiga dipilih satu tapi yang kalah memusuhi ini jangan sampai, karna ini harus sama sama dijalankan supaya berhasil,” tegasnya.

Di akhir sambutanya Syafrudin sedikit bercerita soal pemberitaan yang ia nilai sebagai keritikan di masa delapan bulan kepemimpinan Syafrudin-Subadri.

“Kemudian kritisi dari rekan-rekan juga perlu, karena mengekpose yang baik, yang buruk. Kami siap di kritik, contoh ada jalan ada yang rusak, atau gizi buruk. Karena bagaimana pun walikota serang ada satu dua mata, tanpa pokja tidak akan bisa jalan,” tutur Syafrudin.

Sementara itu Andi Suhandi ketua PWKS dalam sambutannya menjelaskan PWKS berdiri sejak tanggal 6 November 2010 yang di anggotai oleh 10 media cetak dan elektronik yang bekerja sebagai wartawan kota Serang.

“Saya terpilih secara aklamasi pada saat saya itu hanya anggota 10 orang mulai dari cetak sampai elektronik, dimana elektronik ini hanya ada radio dan TV belum ada online, sekitar 2013 sampai 2015 mulai ada banyak wartawan online bahkan lebih dari cetak,” ujar Andi di depan puluhan angota PWKS.

Andi mengharapkan dalam Mubes ini didapatkan ketua yang mampu merangkul seluruh anggota PWKS dan menjadi ajang silaturahmi antar anggota.

“Saya berharap lebih baik dan kompak lagi dari sebelumnya,” pungkasnya. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending