Connect with us

CONFERENCE

Pertama Kalinya, Tatu Terima Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Published

on

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah untuk pertama kali meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Hotel Sheraton, Makassar, Selasa (23/7/2019) malam. Penghargaan ini diraih atas kerja keras serta berbagai program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dalam menjamin hak-hak anak di Kabupaten Serang.

Menurut Tatu, dengan penilaian yang begitu ketat dari Kementerian PPPA, Pemkab Serang sempat psimistis bisa mendapatkan penghargaan ini. “Kami merasa masih banyak yang kurang di sana-sini. Tetapi ternyata saat penilaian, banyak kriteria yang masuk untuk meraih penghargaan ini,” kata Tatu dalam siaran pers, Rabu (24/7/2019).

Salah satu nilai faktor yang menguatkan Kabupaten Serang mendapat penghargaan ini, karena sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak. Bukan hanya itu, telah terbentuk Forum Anak di seluruh kecamatan dan Gugus Tugas KLA di desa, serta terus dilakukan pembinaan oleh Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Serang.

Selain itu, Pemkab Serang juga punya perhatian khusus terhadap anak melalui program beasiswa SD dan SMP hingga 4.000 lebih siswa yang menerima. Tidak hanya itu, beasiswa dan insentif pun diberikan kepada pendidik pendidikan anak usia dini. Pemkab Serang pun rutin memperingati hari anak hingga menggelar Lebaran Anak Yatim.

Menurut Tatu, penghargaan yang diterimanya bukan hanya hasil kerja keras dirinya bersama Wakil Bupati Pandji Tirtayasa, tetapi seluruh jajaran Pemkab Serang. Ia pun yakin, jika jajaran Pemkab Serang kompak, maka berbagai masalah bisa terselesaikan dengan baik. “Saya ini hanya kebagian menerima penghargaan saja. Jadi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran OPD Pemkab Serang. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemkab Serang,” ujarnya.

Sekadar diketahui, KLA merupakan daerah yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan. Baik dalam kebijakan hingga program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Penilaian dilakukan dalam empat tahap. Pertama adalah penilaian mandiri terhadap 24 indikator oleh masing-masing kabupaten/kota secara daring. Selanjutnya, tim yang terdiri atas tim independen dan tim dari kementerian/lembaga terkait melakukan verifikasi administratif, verifikasi lapangan, hingga verifikasi final.

Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak terdiri atas lima predikat, yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Kabupaten/Kota Layak Anak. Belum ada kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil meraih predikat Kabupaten/Kota Layak Anak.

Sementara itu, sebanyak 135 kabupaten/kota di Indonesia berhasil meraih predikat Pratama, 86 kabupaten/kota meraih predikat Madya, dan 23 kabupaten/kota meraih predikat Nindya. Peraih penghargaan tahun ini bertambah sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2019 sebanyak 247 kabupaten/kota, sementara pada 2018 hanya 177 kabupaten/kota.

“Penghargaan itu adalah komitmen negara untuk menjamin pelindungan anak, termasuk kewajiban pemerintah daerah untuk melaksanakan pelindungan anak,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise. (*/lusi/ygi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CONFERENCE

Wakapolda Banten Buka Acara FGD Jelang Pilkada Serentak Yang Aman dan Damai

Published

on

SERANG – Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif jelang pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 di wilayah hukum Polda Banten, Ditbinmas Polda Banten melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat (Ormas).

Dan pelaksana Forum Group Discussion (FGD) tersebut dibuka langsung oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Wirdhan Denny, M.M.,M.H,.

Dalam sambutannya, Waka Polda Banten Brigjen Pol Drs. Wirdhan Denny, M.M.,M.H,. Mengatakan bahwa Pilkada serentak tahun 2020 ini di wilayah hukum Polda Banten diikuti oleh tiga daerah. Namun Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mengingat Negara kita dilanda permasalahan pandemi covid-19.

“Pada tahun 2020 ini di wilayah hukum Polda Banten yang menyelenggarakan Pilkada Serentak ada tiga daerah, yaitu Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon. Dan Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mengingat pemilihan kepala daerah tahun ini syarat akan kerawanan Kamtibmasnya. Di samping persaingan politik yang begitu sengit, kondisi pandemi covid-19 yang rawan akan penyebaran secara masif pada setiap tahapan Pilkada,” ujar Wirdhan Denny di Ballroom Grand Horison. Rabu, (09/09/2020).

Dan terkait situasi pandemi covid-19 tersebut, Wirdhan Denny menghimbau kepada penyelenggara pemilu dan masyarakat agar memperhatikan protokol kesehatan.

“Untuk itu saya menghimbau kepada pihak penyelenggara pemilu dan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak aman. Sehingga kita bisa terhindar dari penularan Covid-19,” imbuh Wirdhan Denny.

Masih kata Wirdhan Denny, “Tantangan Pilkada serentak tahun 2020 ini begitu kompleks, tidak akan bisa dihadapi secara parsial, namun diperlukan keterpaduan antar seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak bersama ke arah satu tujuan, yakni menciptakan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,”.

Wirdhan Denny berharap melalui Fokus Group Discussion tersebut dapat memperkuat sinergi sehingga menciptakan pilkada serentak yang aman dan damai.

“Oleh karena itu, mari kita jadikan Fokus Group Discussion ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi, yang dilandasi dengan komitmen dan integritas yang tinggi. Saya juga berharap, agar forum ini dapat kita manfaatkan untuk menginventarisir berbagai potensi permasalahan, sehingga kita dapat merumuskan solusi yang tepat dan menyusun cara bertindak yang cepat, dalam menanggulangi setiap permasalahan pada tahapan pilkada tahun ini,” harap Wirdhan Denny.

Sementara itu, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi menjelaskan bahwa kegiatan Forum Group Discussion (FGD) bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat (Ormas) sudah direncanakan dan dimana tujuannya untuk mendukung Pilkada serentak agar berjalan dengan damai.

“Kegiatan ini sudah kita rencanakan, mengingat bentar lagi kita menghadapi Pilkada serentak. Sehingga kita menggandeng para tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas untuk menyatukan persepsi agar Pemilukada yang dihasilkan berkualitas,” ujar Riki Yanuarfi.

Dan Riki Yanuarfi menjelaskan dengan menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas diharapkan dapat menciptakan pilkada yang damai serta dapat memberikan himbauan terkait penerapan protokol kesehatan.

“Dengan menggandeng para tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas kita harapkan dapat menciptakan pilkada yang damai, apalagi di masa pandemi covid-19 ini kita dari TNI Polri maupun Pemerintah Daerah sudah melakukan himbauan, namun itu saja tidak cukup, kita harus pakai orang lain, pakai figur-figur lain agar penerapan protokol kesehatan di masyarakat bisa terjaga. Karena figur-figur ini yang memiliki masa,” jelas Riki Yanuarfi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama mematuhi protokol kesehatan.

“Terkait pandemi covid-19, mari kita memperhatikan protokol kesehatan, ikuti anjuran dari pemerintah agar kita terhindar dari penularan Covid-19 ini. Apalagi ketika jelang pelaksanaan pilkada serentak, banyak tahapan yang akan kita lalui, ada masa kampanye dan juga masa pemilihan. Sehingga saya harapkan kita semua memperhatikan protokol kesehatannya. Selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujar Edy Sumardi. (*/yogi)

Continue Reading

CONFERENCE

Pertama di Banten, Lapas Pemuda Tangerang Miliki Kampus Kehidupan untuk Menunjang Pendidikan WBP

Published

on

KOTA TANGERANG – Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten melakukan kunjungan ke Lapas Kelas IIA Pemuda Tangerang bersama para awak media dalam rangka Press Tour 2020 yang mengusung tema “Pemasyarakatan di Mata Media”, Rabu (2/9/2020).

Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kanwil Banten, Marselina Budiningsih menunjukan hal yang menarik di Lapas Kelas IIA Pemuda Tangerang yaitu Kampus Kehidupan.

Dijelaskanya, bahwa di Kampus Kehidupan Lapas Pemuda Tangerang, ada sekitar 33 mahasiswa WBP yang sudah mendapatkan beasiswa.

“Para mahasiswa kampus kehidupan sudah menjalani perkuliahan semester 4. Dan saat ini kita menggunakan metode daring dalam proses belajar mengajar karena efek dari adanya pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Ditambahkannya, para mahasiswa di Kampus Kehidupan Lapas Pemuda Tangerang belajar mengenai ilmu Hukum Perdata dan Pidana.

Disisi lain, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra memberi motivasi kepada mahasiswa jurusan hukum dan pendidikan agama Islam di kampus kehidupan lapas pemuda yang sedang berjalan semester 4.

“Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan Lapas Pemuda untuk memberikan pendidikan seperti ini kepada warga binaan selama menjalani masa pidana, dan ini sangat luar biasa,” katanya.

“Saya yakin teman-teman punya semangat yang sama untuk belajar memperbaiki diri, belajar menjadi pribadi yang berguna untuk bangsa dan negara,” imbuhnya.

Adapun untuk dosen pengajar mata kuliah Hukum Internasional berasal dari Universitas Islam Syeikh Yusuf Tangerang (UNIS). (*/yogi)

Continue Reading

CONFERENCE

Ajak Insan Pers Lihat Aktivitas 5 Lapas, Kanwil Kemenkumham Banten Gelar Press Tour 2020

Published

on

SERANG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten melalui Divisi Pemasyarakatan menggelar Press Tour 2020, di Kota Tangerang, Rabu (2/9/2020).

Kakanwil Kemenkumham Banten R. Andika Dwi Prasetya saat membuka acara, Rabu (2/9/2020)

Press Tour 2020 tersebut dibuka langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Banten R. Andika Dwi Prasetya di Rumah Dinasnya. Acara Press Tour 2020 Kumham Banten tersebut diikuti oleh berbagai wartawan dari media cetak, elektronik dan online.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenkumham Banten R. Andika Dwi Prasetya, Kepala Divisi Pemasyarakatan Marselina Budiningsih, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan Ham Sri Kurniati Handayani Pane, para kepala Upt Jajaran Kemenkumham Banten, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra dan sekitar 20 insan pers di Banten.

Adapun Press Tour 2020 tersebut melaksanakan kegiatan untuk melihat secara langsung berbagai kegiatan pembinaan ataupun aktivitas warga binaan yang sedang menjalani masa pidana di Lapas-lapas yang berada di wilayah Tangerang.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten R. Andika Dwi Prasetya mengatakan kegiatan Press Tour 2020 tersebut merupakan bentuk sinergitas Kemenkumham wilayah Banten dengan media.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas kita dari Kementerian Hukum dan HAM Banten dengan teman-teman wartawan, Rabu, (02/09/2020).

Menurut Andika, banyak yang harus diketahui aktivitas warga binaan di dalam Lapas, dan kali ini pihaknya menggelar Press Tour dengan mengundang teman-teman wartawan untuk menyusuri 5 UPT di Tangerang Raya seperti Lapas Kelas IIA Tangerang, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP), Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, dan Lapas Pemuda Tangerang.

“Press Tour 2020 ini kita mengambil tema “Pemasyarakatan di Mata Media”, melalui tema ini kita ingin mengundang teman-teman media untuk melihat secara langsung kondisi Lapas-lapas yang berada di Tangerang,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra mengapresiasi langkah yang diambil oleh Kemenkumham Banten, Khususnya Divisi Pemasyarakatan yang telah menggelar kegiatan Pres Tour Bersama para wartawan lokal maupun nasional.

“Ini program yang di inisiasi Kanwilkumham Banten dan merupakan yang pertama kali dilakukan. Kami sangat mengapresiasi hal ini dan semoga dapat dicontoh oleh daerah lainya,” pungkas pria yang akrab disapa Opan ini. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending