Connect with us

MEETING

Himanura UNSERA Undang Faldo Maldini Bahas Isu Politik

Published

on

SERANG – Mengikuti perkembangan isu-isu politik yang beredar saat ini, Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (Himanura) Universitas Serang Raya (UNSERA) mengadakan Seminar Milenial Peka Politik dengan tema Menumbuhkan Jiwa Responsif Mahasiswa Milenial Terhadap Isu-Isu Politik yang digelar di aula Unsera, Selasa (22/10/2019).

Bukan hanya tema milenial yang diangkat, narasumber yang mengisi acara tersebut pun terbukti sedang hangat diperbincangkan oleh kaum millenial, yaitu Faldo Maldini.

Faldo Maldini adalah seorang politkus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Ketua BEM Universtas Indonesia.

Menurut Faldo, pemikiran kritis milenial khususnya mahasiswa diperlukan untuk membantu pengawasi pemerintahan. “Formula yang tepat untuk menjadi mahasiswa lebih responsif terhadap perkembangan isu politik adalah dengan menggunakan media sosial yang bijak, melek terhadap apa saja isu yang tengah berkembang, bukan hanya menajdi followers tapi mahasiswa memang dituntut untuk responsif tapi dengan sikap yang positif,” ujar Faldo Maldini.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Dekan Rahmi Mulyasih, M.Si beserta dosen Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Ilmu Hukum, Presma dan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA).

Selain menghadirkan narasumber milenial, Himanura turut mengundang Akademisi UNSERA Dr. Arif Nugroho, MAP.

Pembahasan keseluruhan yang disampaikan oleh narasumber memang mengenai hubungan antara milenial dengan politik dan pentingnya politik bagi millennial.

Ketua Umum Himanura menyampaikan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk menambah wawasan mahasiswa mengenai politik. “Memang negara demokrasi seperti kita, mau ngga mau harus paham politik secara utuh, makanya kami memfasilitasi acara ini untuk mahasiswa dengan harapan mahasiswa jadi lebih melek dengan politik dan kemudia merespon setiap isu dengan baik dan bijak,” ujar Ketua Umum Himanura, Ilmam Isrof. (*/yogi)

MEETING

51 Pekerja Perempuan di Lingkungan PT. KIEC Dapat Bantuan dari Kementerian PPA

Published

on

CILEGON – Sebanyak 51 pekerja perempuan di wilayah PT. KIEC Kota Cilegon mendapat bantuan dari program Bantuan Spesifik Perempuan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungn Anak (PPA) Republik Indonesia yang diberikan secara langsung oleh Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementrian PPA Aresi Army Nuksmono di Aula Setda Pemerintah Kota Cilegon, Kamis (28/5/2020) pagi.

Dalam kesempatan ini, turut hadir Manager Corporate Secretary PT. KIEC Saeful Rohman, Kabid PPA DP3AKB Provinsi Banten Erminiwati, dan Kepala DP3AKB Kota Cilegon Heni Asusila.

Dalam sambutannya, Aresi mengungkapkan di awal 2020 ini dunia termasuk Indonesia sedang menghadapi bencana besar berupa pandemi Covid-19 yang sangat mempengaruhi kehidupan manusia dan menimbulkan kepanikan. Ratusan bahkan ribuan korban du seluruh dunia sudah terinfeksi bahkan tidak sedikit juga yang meninggal.

“Dalam hal ini, pemerintah tidak tinggal diam dengan memberikan himbauan dan bantuan kepada masyarakat agar terhindar dari penyakit ini dan bisa bertahan di tengah pandemi ini. Masyarakat pun harus mengikuti anjuran pemerintah untuk bekerja di rumah. Namun tidak sedikit juga pekerja yang dirumahkan bahkan di PHK, sehingga dampak Covid-19 ini bukan hanya terdampak kepada perekonomian, sosial dan kesehatan saja tapi juga tenaga kerja terutama kaum perempuan,” ujarnya.

Sementara itu, kepala DP3AKB Kota Cilegon Heni Anita Susila menambahkan sebelumnya pihaknya diminta data pekerja perempuan yang di-PHK di kawasan industri karena pandemi Covid-19.

“Kami pemkot Cilegon melalui DP3AKB hanya mediator, antara Kementrian PPA sebagai fasilitator dengan PT. KIEC. Para pekerja ini adalah wanita yang di-PHK di lingkungan PT. KIEC diantara di Krakatau Water Sport (KCC), hotel dan Sport Centre,” jelas Heni.

PT. KIEC melalui Manager Corporate Secretary PT.KIEC Saeful Rohman mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Kementrian PPA, DP3AKB Kota Cilegon dan DP3AKB Provinsi Banten yang telah memperhatikan nasib para pekerja perempuan di lingkungan PT. KIEC.

“Kami berharap keadaan pandemi ini tidak lama dan para pekerja yang diberhentikan sementara ataupun di-PHK bisa kembali bekerja dan roda ekonomi di Kota Cilegon khususnya PT. KIEC bisa terus berjalan,” ungkap Saeful.

Dari pantauan BantenEvent, ada 2 gelombang pekerja perempuan penerima bantuan yaitu 28 orang pada pagi dan 23 orang pada siang harinya. Pembagian bantuan diserahkan langsung oleh tim Kementrian PPA.

“Bantuan ini berupa peralatan/perlengkapan kesehatan yang memang sangat dibutuhkan berupa susu, bantuan spesifik, disinfektan, vitamin, pembersih mulut, sabun cuci, pembalut dan lainnya,” tutup Erminiwati. (yogi)

Continue Reading

MEETING

Faris Fabregas Juara Lomba Tilawah & Tahfiz Tingkat Nasional Dapat Penghargaan dari Pemkot Serang

Published

on

SERANG – Pemerintah Kota Serang memberikan apresiasi kepada Muhammad Faris Fabregas Dhiaulhaq (5), murid TK Islam Jannah Qur’an ini berhasil mengukir prestasi sehingga mengharumkan nama Kota Serang lewat juara 1 lomba tilawah & juara 2 tahfiz al qur’an se-Indonesia, Rabu (27/5), di Puspemkot Serang. Apresiasi yang diberikan Pemkot Serang kepada Faris berupa uang pembinaan agar anak tersebut bisa lebih giat lagi dalam belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an.

Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin memberikan ucapan selamat kepada Faris yang ditemani orangtuanya, Rabu (27/5/2020).

Pemberian uang pembinaan diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin di ruang kerjanya. Disaksikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Serang W. Hari Pamungkas, Staf Ahli Walikota Bidang Kesejahteraan Masyarakat Imam Rana, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Hudori dan Miftahudin serta Mawar Sari selaku orang tua Faris.

“Kami (Pemkot Serang) sangat berbangga hati, sangat mengapresiasi dan bersyukur bahwa hari ini masih ada anak bangsa asal Kota Serang yang mempunyai prestasi yang benar-benar bagus. Apresiasi ini salah satu kewajiban Pemkot Serang untuk memotivasi dan memberikan alakadar atas prestasi yang sudah ditorehkan oleh ananda Faris,” ujar Subadri di ruang kerjanya.

Faris merupakan salah satu siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Jannah Qur’an Kota Serang, dinobatkan sebagai pemenang 1 lomba tilawah (baca) qur’an dan juara 2 untuk lomba tahfiz (hafal) qur’an pada Festival Ramadhan 1441 H yang diselenggarakan oleh lembaga haji dan umroh Wisata Pakem Perjalanan Nyata se-Indonesia, sejak 30 April-20 Mei 2020.

Oleh karena itu, Subadri berharap Faris bisa meningkatkan semangat belajar membaca & menghafal al-qur’an serta prestasi yang sudah diraih bisa ditularkan kepada anak-anak di Kota Serang lainnya. “Kami berharap prestasi yang sudah ditorehkan ananda Faris ini bisa memicu semangat untuk anak-anak Kota Serang lainnya. Sehingga Kota Serang bisa menjabarkan istilah sejuta santri seribu ulama,” ungkapnya.

Ia juga turut berpesan kepada seluruh orang tua yang ada di Kota Serang agar bisa mengikuti jejak orang tua Faris, bahwa ilmu yang baik bermula dari orang tua, yang bisa menuntun anak ke jalan keagamaan yang baik.

“Kami juga berpesan kepada seluruh orang tua yang ada di Kota Serang ini bisa mengikuti jejak yang sudah dilakukan orang tua ananda Faris. Bahwa memberikan pelajaran kepada anak diawali oleh kedua orang tuanya, menuntun anak ke jalan keagamaan yang bisa dijadikan rem,” tambahnya.

Walikota Serang Syafrudin pun turut mengapresiasi prestasi gemilang ananda Muhammad Faris Fabregas Dhiaulhaq, karena telah mengharumkan nama Kota Serang di kancah nasional.

“Pemkot Serang terutama mengapresiasi ananda Faris, yang telah mendapat juara 1 tilawah dan juara 2 tahfiz nasional. Mudah-mudahan prestasinya dapat ditingkatkan lagi, sehingga bisa meraih prestasi di tingkat internasional, dan membawa nama baik Kota Serang. Dan saya ucapkan banyak terima kasih kepada orangtuanya yang telah membina ananda Faris. Soal beasiswa nanti kita bicarakan dengan Asda I (Anthon),” kata Syafrudin, kepada awak media, di ruang kerjanya, Setda Puspemkot Serang, Rabu (27/5/2020).

Ia juga berpesan kepada para orang tua di Kota Serang agar dapat mendidik anak-anaknya, sehingga dapat mengikuti jejak prestasi yang ditorehkan ananda Faris.

“Pesan buat para orangtua jangan bosan-bosan membina putra-putrinya, yang sudah berprestasi karena tanpa dukungan orangtua juga mungkin akan lain lagi. Makanya dukungan penuh para orangtua, sangat menentukan untuk masa depan anak-anaknya,” ucap dia.

Sementara itu di tempat yang sama, Mawar Sari, ibunda Faris, mengaku tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur atas apa yang telah diterima hari ini, terlebih Pemkot Serang turut memberikan perhatian kepada anaknya.

“Alhamdulillah, tiada hentinya saya memanjatkan syukur kepada Allah. Saya tidak menyangka akan sejauh ini mendapatkan apresiasi dari Pemkot Serang. Padahal yang kami lakukan ini bukanlah apa-apa. Saya sangat berterima kasih kepada Pemkot Serang atas apresiasinya untuk anak kami Faris Fabregas Dhiaulhaq. Pemkot Serang sangat memperhatikan generasi para hafiz qur’an. Mohon doanya agar anak kami senantiasa semangat, istiqomah dalam menghafal al qur’an dan selalu tawaduh,” ujar Mawar. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Pakai Protokol Kesehatan, Pemkab Serang Batasi Halalbihalal

Published

on

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tetap menjaga tradisi halalbihalal pada awal masuk kerja setelah libur Idul Fitri. Silaturahmi yang dilakukan pun digelar secara sederhana dengan protokol kesehatan yang ketat di Pendopo Bupati Serang, Selasa (26/5/2020).

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Entus Mahmud Sahiri, halalbihalal bersama Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah digelar hanya melibatkan pejabat eselon II dan eselon III. “Silaturahmi halalbihalal berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini tidak melibatkan semua pegawai,” kata Entus.

Menurut Entus, sesuai peraturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (PAN-RB), pejabat tinggi hingga eselon III diwajibkan hadir setiap jam kerja, tidak melakukan work from home (WFH). “Setelah halalbihalal, para ASN kembali ke instansinya masing-masing,” ujarnya.

Halalbihalal ini juga, kata Entus, untuk memastikan para pejabat eselon II dan III, sudah masuk kerja pasca Idul Fitri. Sebab kebijakan Pemkab Serang, tidak boleh ada ASN yang mudik atau tidak boleh ada yang cuti.

Sementara itu, pada proses halalbihalal, sebelum memasuki Pendopo Bupati Serang, para pejabat diharuskan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh, dan memakai masker. Kemudian bersalaman dilakukan tidak berjabat tangan. “Protokol kesehatan dilakukan ketat, dan menjaga jarak,” ujar Entus. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending