Connect with us

MEETING

Gubernur Banten Kunjungi SMA Boarding School CMBBS

Published

on

PANDEGLANG – Gubernur Banten Wahidin Halim meminta agar Dinas Pendidikan dalam waktu secepatnya membuat konsep dan kajian yang jelas dengan disesuaikan regulasi tentang keberadaan status sekolah boarding school ini. “Jika memang sekolah khusus yaa sekolah khusus seperti apa yang bisa membedakan hasil dan kualitas lulusanya dari sekolah umum”, tegas Gubernur. Selain meluluskan siswa unggulan yang berprestasi, kalau perlu diteruskan dengan pemberian bea siswa sampai ke Perguruan Tinggi.

Demikian dikatakan Gubernur Banten Wahidin Halim saat sidak ke Sekolah Boarding School, SMAN Cahaya Madani Banten (CMB Boarding School) atau CMBBS Pandeglang, Selasa, (2/4/2019).

Selanjutnya Gubernur memberikan beberapa opsi agar kajian tersebut benar-benar dapat dikonsepkan dengan baik agar dapat dijadikan kebijakan ke depan untuk CMBBS. Pertama, sekolah seperti ini memang harus memiliki metode pendekatan khusus yang terkonsep dengan baik sehingga benar-benar dapat menciptakan anak-anak unggulan di Banten, kedua jika dari sisi regulasi tidak memungkinkan daoat saja disamakan dengan sekolah negeri pada umumnya dan beroperasi seperti biasanya, atau ketiga jika tidak ada konsep yang jelas dari Dinas Pendidikan bisa saja ditutup.

“Kalau sudah ada kajiannya, selain kita tingkatkan fasilitasnya dan jika memang sekolah ini juga penghasil para tahfidz kan bisa mengembangkan ilmunya dengan magang di kampung Quran yang tengah di bangun Pemprov di kawasan Banten Lama. Jadi setiap program saling menunjang”, ungkap WH.

Gubernur Banten Sidak SMA Boarding School CMBBSSelanjutnya dikatakan, Pemprov juga punya program bea siswa dan dapat diprioritaskan bagi siswa siswi disini agar dapat meneruskan sampai perguruan tinggi dan setelah lulus dapat kembali untuk memajukan daerahnya. “Kembalikan pada tujuan semula dari pendirian sekolah ini, tetap prioritas bagi orang yang tidak mampu tapi pintar dan berbakat, Jika tidak ada konsep yang jelas, tutup saja,” tegas Gubernur.

Sebagai sekolah yang dibentuk dan dibiayai Pemerintah Provinsi Banten, SMAN Cahaya Madani Banten (CMB Boarding School) atau CMBBS dituntut untuk dapat menghasilkan lulusan-lulusan terbaik dan berkualitas tinggi.

Usai shalat berjamaah dengan para Guru dan Siswa. Gubernur Banten terus memberikan instruksi kepada Kepala Dindikbud Banten Engkos Kosasih Samanhudi, Kabid SMA dan Kepala Sekolah SMAN CMBBS beserta jajarannya.

Gubernur Banten mempertanyakan awal mula konsep pembentukan SMAN CMBBS, pembiayaan, fasilitas, hingga prestasi-prestasi yang telah diraih hingga saat ini.

Gubernur Banten Sidak SMA Boarding School CMBBSKepala Dindikbud Provinsi Banten Engkos Kosasih Samanhudi menjelaskan bahwa SMAN CMBBS merupakan sekolah milik Pemprov Banten yang ide pembentukan dan pembiayaannya ditanggung oleh Pemprov. Keberadaannya diperuntukkan bagi masyarakat Banten yang kurang mampu tapi memiliki prestasi dan kemampuan sebagai penghafal (tahfidz) al-qur’an. Namun, sesuai Undang-undang nomor 23 Tahun 2014, posisi boarding school saat ini sama seperti sekolah negeri lainnya yang dibiayai pemerintah daerah dengan konsep boarding school. Untuk penganggaran, dalam setahun CMBBS dialokasikan sebesar kurang lebih Rp 5.5 M dan tidak mendapatkan tambahan lagi dari BOSDA maupun BOSNAS.

“Anggaran tersebut untuk biaya operasional sekolah, honor guru, rekening bulanan spt Listrik, Internet serta keg kesiswaan khususnya 14 ekstrakurikuler baik OR dan Kesenian. Yang paling besar biayanya untuk biaya makan 3 kali dalam sehari, dan masih dirasakan kurang anggarannya.

Usai sidak di CMBBS, Gubernur Banten meneruskan sidak di UPT Samsat Pandeglang. Dan yang menjadi perhatian Gubernur lebih pada penataan dan ruang penyimpanan arsip yang dirasa kurang besar serta melihat2 setiap ruangan kerja pegawai dan keluar melalui pintu belakang dan memeriksa kebersihan setiap sudut kantor Samsat secara cermat. Selain itu Gubernur Banten juga sempat berdialog dengan beberapa orang wajib pajak yang berada di ruang tunggu dan bertanya seputar pelayanan samsat pandeglang. Untuk Samsat Pandeglang sendiri sudah menerapkan pelayanan jemput bola dan pemberitahuan langsung kepada masyarakat.

EVENT-EXHIBITION

Tingkatkan Kemampuan Personel, Ditbinmas Polda Banten Gelar Latkatpuan Capacity Building

Published

on

SERANG – Guna meningkatkan kemampuan personel, Ditbinmas Polda Banten melaksanakan kegiatan latihan keterampilan dan kemampuan (Latkatpuan) Capacity Building Bhabinkamtibmas di Rupatama Polda Banten, Kamis (10/9/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubditbhabinkamtibmas Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Nasrun Fahmi, S. H., M. Si, Dirbinmas Polda Banten Riki Yanuarfi, S. H., M. Si., Wadirbinmas Polda Banten AKBP Zaenudin, Kasibinlat Subditbhabinkamtibmas Korbinmas Baharkam Polri AKBP Suryani, Kasubditbhabinkamtibmas Polda Banten Drs. Andrianus Nabu, M. H., M. M., Kabagbinopsnal Ditbinmas Polda Banten Andaryoso, S.Pd., Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Banten AKBP H. Ahmad F Hidayanto, S. Pd., M. Si, Kabagbinopsnal Ditreskrimum Polda Banten AKBP Meryadi, S. P, 4 Kasatbinmas Jajaran Polda Banten, 12 Kapolsek, 12 Kanitbinmas, 12 Bhabinkamtibmas dan 9 Narasumber.

Dalam sambutannya, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi mengucapkan terimakasih atas kedatangan Tim supervisi Korbinmas Baharkam Polri dalam melaksanakan pelatihan kepada personel Ditbinmas Polda Banten.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kedatangan Tim supervisi Korbinmas Baharkam Polri di Polda Banten, dimana kedatangan teman-teman dari Tim supervisi Korbinmas Baharkam Polri bertujuan untuk menyalurkan ilmunya kepada kami personel Ditbinmas Polda Banten,” ujar Riki Yanuarfi.

“Untuk itu kami telah menyiapkan tempat dan personel peserta pelatihan Capacity Building sebanyak 40 personel terdiri dari 4 Kasatbinmas, 12 Kapolsek, 12 Kanitbinmas dan 12 Bhabinkamtibmas,” lanjut Riki Yanuarfi.

Riki Yanuarfi berharap dengan dilaksanakannya pelatihan Capacity Building dapat meningkatkan kemampuan personel.

“Saya berharap dengan diadakannya kegiatan pelatihan seperti ini dapat meningkatkan kemampuan personel, dan saya juga berharap kepada teman-teman yang mengikuti pelatihan ini agar benar-benar fokus untuk mengikutinya,” harap Riki Yanuarfi.

Sementara itu, Kasubditbhabinkamtibmas Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Nasrun Fahmi juga mengajak peserta pelatihan agar bisa mengikuti pelatihan dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Dan terkait pelatihan ini saya sangat berharap agar teman-teman bisa mengikuti pelatihan Capacity Building ini dengan setulus hati dan penuh tanggung jawab. Karena pelatihan ini sangat penting sekali, dimana akan membantu kita dalam bertugas. Mengingat tugas kita sebagai Bhabinkamtibmas harus selalu aktif dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat di desa binaannya, selalu berusaha menambah pengetahuannya dan mengikuti tren perkembangan Sikon saat ini,” ujar Nasrun Fahmi.

“Adapun materi Capacity Building yang akan disampaikan ialah terkait Communikasi Efektif, Communikasi Engagement, Deteksi Dini, Tehnik Kunjungan, Pemecahan masalah dan Sistem kendali tugas. (*/yogi)

Continue Reading

CONFERENCE

Wakapolda Banten Buka Acara FGD Jelang Pilkada Serentak Yang Aman dan Damai

Published

on

SERANG – Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif jelang pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 di wilayah hukum Polda Banten, Ditbinmas Polda Banten melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat (Ormas).

Dan pelaksana Forum Group Discussion (FGD) tersebut dibuka langsung oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Wirdhan Denny, M.M.,M.H,.

Dalam sambutannya, Waka Polda Banten Brigjen Pol Drs. Wirdhan Denny, M.M.,M.H,. Mengatakan bahwa Pilkada serentak tahun 2020 ini di wilayah hukum Polda Banten diikuti oleh tiga daerah. Namun Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mengingat Negara kita dilanda permasalahan pandemi covid-19.

“Pada tahun 2020 ini di wilayah hukum Polda Banten yang menyelenggarakan Pilkada Serentak ada tiga daerah, yaitu Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon. Dan Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mengingat pemilihan kepala daerah tahun ini syarat akan kerawanan Kamtibmasnya. Di samping persaingan politik yang begitu sengit, kondisi pandemi covid-19 yang rawan akan penyebaran secara masif pada setiap tahapan Pilkada,” ujar Wirdhan Denny di Ballroom Grand Horison. Rabu, (09/09/2020).

Dan terkait situasi pandemi covid-19 tersebut, Wirdhan Denny menghimbau kepada penyelenggara pemilu dan masyarakat agar memperhatikan protokol kesehatan.

“Untuk itu saya menghimbau kepada pihak penyelenggara pemilu dan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak aman. Sehingga kita bisa terhindar dari penularan Covid-19,” imbuh Wirdhan Denny.

Masih kata Wirdhan Denny, “Tantangan Pilkada serentak tahun 2020 ini begitu kompleks, tidak akan bisa dihadapi secara parsial, namun diperlukan keterpaduan antar seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak bersama ke arah satu tujuan, yakni menciptakan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,”.

Wirdhan Denny berharap melalui Fokus Group Discussion tersebut dapat memperkuat sinergi sehingga menciptakan pilkada serentak yang aman dan damai.

“Oleh karena itu, mari kita jadikan Fokus Group Discussion ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi, yang dilandasi dengan komitmen dan integritas yang tinggi. Saya juga berharap, agar forum ini dapat kita manfaatkan untuk menginventarisir berbagai potensi permasalahan, sehingga kita dapat merumuskan solusi yang tepat dan menyusun cara bertindak yang cepat, dalam menanggulangi setiap permasalahan pada tahapan pilkada tahun ini,” harap Wirdhan Denny.

Sementara itu, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi menjelaskan bahwa kegiatan Forum Group Discussion (FGD) bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat (Ormas) sudah direncanakan dan dimana tujuannya untuk mendukung Pilkada serentak agar berjalan dengan damai.

“Kegiatan ini sudah kita rencanakan, mengingat bentar lagi kita menghadapi Pilkada serentak. Sehingga kita menggandeng para tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas untuk menyatukan persepsi agar Pemilukada yang dihasilkan berkualitas,” ujar Riki Yanuarfi.

Dan Riki Yanuarfi menjelaskan dengan menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas diharapkan dapat menciptakan pilkada yang damai serta dapat memberikan himbauan terkait penerapan protokol kesehatan.

“Dengan menggandeng para tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas kita harapkan dapat menciptakan pilkada yang damai, apalagi di masa pandemi covid-19 ini kita dari TNI Polri maupun Pemerintah Daerah sudah melakukan himbauan, namun itu saja tidak cukup, kita harus pakai orang lain, pakai figur-figur lain agar penerapan protokol kesehatan di masyarakat bisa terjaga. Karena figur-figur ini yang memiliki masa,” jelas Riki Yanuarfi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama mematuhi protokol kesehatan.

“Terkait pandemi covid-19, mari kita memperhatikan protokol kesehatan, ikuti anjuran dari pemerintah agar kita terhindar dari penularan Covid-19 ini. Apalagi ketika jelang pelaksanaan pilkada serentak, banyak tahapan yang akan kita lalui, ada masa kampanye dan juga masa pemilihan. Sehingga saya harapkan kita semua memperhatikan protokol kesehatannya. Selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujar Edy Sumardi. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Dukung Belajar Online, Telkomsel Donasi 57.000 Kartu untuk Kota Serang

Published

on

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menerima bantuan kuota internet dari Telkomsel untuk anak sekolah SD dan SMP termasuk guru sebanyak 57 ribu kartu perdana yang masing-masing isi 10 gigabyte (gb) untuk kepentingan belajar daring (online).

Walikota Serang Syafrudin menandatangani plakat kerjasama dengan Telkomsel dalam rangka belajar online, Rabu (9/9/2020).

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Serang Syafrudin di ruang kerjanya dan langsung diberikan kepada kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Wasis Dewanto untuk langsung disalurkan.

Wali Kota Serang Syafrudin menyampaikan bahwa, pemberian kuota internet ini secara cuma-cuma untuk belajar daring peserta didik dan para guru yang ada di Kota Serang. “Pemkot Serang merasa terbantu karena memang selama ini keluhan masyarakat atau orang tua murid dan anak murid itu kaitannya dengan kuota internet. Besok akan disalurkan,” ujar Wali Kota Serang kepada awak media.

Dengan bantuan kuota internet ini, Wali Kota Serang berpesan kepada anak didiknya untuk digunakan sebagaimana mestinya. Jangan sampai digunakan untuk bermain game online. “Pergunakan untuk belajar dirumah (daring) jangan untuk main game,” harapnya.

Ditempat sama, GM Consumer Sales Region Weestem Jabotabek, Kuntum Wahyudi menyampaikan bahwa, pihaknya akan menyalurkan bantuan tersebut esok hari dan bagi penerima hanya tinggal registrasi seperti biasanya. “Telkomsel tetap harus melakukan registrasi sesuai data yang betul. Setelah diregistrasi otomatis 10 gb itu langsung diterima oleh siswa,” ujarnya.

Selanjutnya, jika nomor itu didaftarkan ke Dapodik, otomatis akan mendapat bantuan setiap bulannya dari pemerintah setiap bulannya sampai akhir tahun. “Kalau ternyata bantuan dari pemerintah itu masih kurang, telkomsel ada kartu perdana merdeka belajar ini siswa bisa membeli paket dengan harga kompetitif, dengan Rp 5 ribu dapat 11 gb dan bisa dibeli berkali-kali,” katanya. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending