Connect with us

MEETING

Francky Rinaldo jadi Bos Baru XL Axiata Regional Jabodetabek

Published

on

JAKARTA –  Sejalan dengan perkembangan industri telekomunikasi yang semakin dinamis, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berusaha menyesuaikan diri agar mampu memenuhi ekspektasi pelanggan dan sekaligus terus meningkatkan performa bisnis telekomunikasi dan data. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan rotasi pimpinan tertinggi di lingkup regional. Terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2019, Francky Rinaldo Pakpahan menjabat Region Group Head Jabodetabek menggantikan Bambang Parikesit yang telah menjabat sejak Maret 2016 dan mendapat tugas baru di Region East.

Francky Rinaldo Pakpahan mengatakan, “Saya bangga diberi kepercayaan untuk memimpin sebuah regional besar seperti Jabodetabek, regional yang memiliki kontribusi revenue terbesar dibandingkan regional lain. Lebih dari 30% pendapatan XL Axiata berasal dari Regional Jabodetabek. Penugasan saya ini sekaligus merupakan tantangan besar bagi saya. Semoga bersama tim Jabodetabek kami akan mampu tumbuh double digit seperti di Region West”.

Francky menambahkan, Selain berkontribusi besar dari sisi revenue, Regional Jabodetabek juga merupakan wilayah yang memiliki pasar yang besar, terdapat 6 provinsi besar yang juga menjadi fokus pemerintah dalam upaya peningkatan perekonomian daerah, di antaranya, Provinsi DKI Jakarta, Banten, sebagian wilayah Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Dia yakin, dalam wilayah yang demikian luas pasti masih tersedia potensi pasar yang masih bisa diraih XL Axiata, sekaligus menyelaraskannya dengan kebutuhan masyarakat dan program pembangunan nasional.

Teritori Regional Jabodetabek memiliki dua wilayah yang menjadi fokus pemerintah yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kedua wilayah tersebut adalah Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten dan Maloy Batuta Trans Kalimantan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Guna mendukung program KEK, XL Axiata turut serius membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi di kedua wilayah tersebut, hingga saat ini jaringan XL Axiata telah melayani kabupaten Pandeglang dengan didukung oleh lebih dari 900 BTS termasuk lebih dari 70% adalah BTS 3G/4G, sedangkan di Kabupaten Kutai Timur didukung oleh lebih dari 150 BTS termasuk lebih dari 75% adalah BTS 3G/4G.

Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur XL Axiata juga berfokus di Kalimantan Timur, wilayah yang pada 26 Agustus 2019 telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai lokasi Ibukota Republik Indonesia yang baru. Infrastruktur jaringan XL Axiata telah hadir di Provinsi Kalimantan Timur sejak tahun 2007 hingga pada tahun 2017 silam jaringan 4G LTE XL Axiata telah melayani masyarakat. Saat ini lebih dari 2.100 BTS XL Axiata termasuk lebih dari 78% adalah BTS 3G/4G telah tersebar dan menjangkau ke seluruh kota dan kabupaten di Kalimantan Timur. XL Axiata akan terus membangun infrastruktur jaringan sesuai dengan kebutuhan pemerintah dan masyarakat sejalan dengan persiapan pembangunan Ibukota baru di Kalimantan Timur.

Sementara itu, seluruh wilayah yang mencakup Regional Jabodetabek, Kalbar, Kaltim dan Kaltara lebih dari 95% populasi penduduknya telah terlayani jaringan XL Axiata. Hingga akhir September 2019, jumlah pelanggan XL Axiata di wilayah Regional Jabodetabek mencapai lebih dari 11 juta pelanggan atau sekitar 26% dari total pelanggan XL Axiata dengan lebih dari 80% merupakan pelanggan data aktif yang didukung oleh lebih dari 36 ribu BTS termasuk lebih dari 26 ribu adalah BTS data (4G & 3G) yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Kalbar, Kaltim, dan Kaltara. (*/yogi)

MEETING

Coffe Morning Bank Banten Ajak Media Kenali Strategi di Tahun 2020

Published

on

TANGERANG – Usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) guna meminta persetujuan untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas (PUT) di Bursa Efek Indonesia Jumat (26/2/2020) lalu, PT. Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) mengajak sejumlah media cetak, radio dan media online Coffe Morning di salah satu restoran di Kota Tangerang, Kamis (27/2/2020)

Dalam kesempatan ini Bank Banten diwakili oleh Komisaris Utama Media Warman, Komisaris Kemal Idris dan Direktur Utama Fahmi Bagus Mahesa memberikan paparan hasil RUPS dimana RUPS dihadiri oleh pemegang saham mewakili 67,57 persen dari seluruh saham yaitu 64.109.430.357 lembar saham yang dikeluarkan.

Fahmi mengatakan, RUPSLB Bank Banten menyetujui tiga agenda rapat yaitu Perubahan Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan pengeluaran saham Perseroan, Persetujuan Peningkatan Modal Dasar, mofsl ditempatkan dan modal disetor Perseroan dengan memberikan Hakemesan Efel Terlebih Dahulu, serta Perubahan Anggaran Dasar Pasal 3 untuk disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Tahun 2017.

Perseroan telah mendapatkan persetujuan dalam RUPSLN untuk melaksanakan Right Issue. Jumlah maksimum Saham Baru yang akan diterbitkan sebanyak-banyaknya sebesar 400 miliar lembar saham setara dengan 40% dari modal dasar dengan nilai nominal Rp 8 per lembar saham.

“Kami sudah mendapatkan ijin dari pemegang saham untuk melakukan aksi korporasi. Sehingga nantinya struktur modal Perseroan akan meningkat sebanyak-banyaknya Rp 3,2 triliun,” jelas Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa.

Penerbitan saham baru tersebut akan mlalui 2 tahap yaitu PUT VI dan PUT VII yang akan dilaksanakan setelah efektifnya Pernyataan Pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan selambatnya dalam kurun waktu 12 bukan sejak keputusan RUPSLB ditetapkan.

“Tujuan utama dilakukannya aksi korporasi guna meningkatkan modal inti perseroan. Sehingga penguatan modal tersebut nantinya akan digunakan oleh perseroan untuk melakukan pengembangan bisnis Bank Banten terutama di sektor penyaluran kredit serta penguatan struktur keuangan sesuai dengan ketentuan perbankan,” tutup Fahmi. (yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Kapolda Banten Dampingi Yusuf Kalla, Lantik Pengurus PW DMI Provinsi Banten

Published

on

SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso S.H.,M.H di dampingi Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K, M.H dan Dir Binmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, S.Sos.I., S.H., M.Si. hadiri kegiatan Pelantikan dan pengukuhan pimpinan wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Prov. Banten masa khidmat 2019-2024, Rabu (26/2/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut mantan Wakil Presiden RI Ke-10 dan Ke-12 sekaligus selaku Ketua Umum PP DMI Pusat Dr. (H.C) H. M Jusuf Kalla, Gubernur Banten Dr. H. Wahidin Halim, M.Si, Ketua Umum MUI Prov. Banten Dr. KH. A.M. Romly, M.Hum, Ketua PW DMI Prov. Banten Drs. H.M Rasna Dahlan,M.Ag, Kejati Banten, Ketua Pengadilan Agama Serang dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan Ke-12 sekaligus selaku Ketua Umum PP DMI Pusat Dr. (H.C) H. M Jusuf Kalla menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus daerah DMI atas pelantikan yang saat ini telah di laksanakan dan di harapkan dapat bekerja dan bertanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Kita selaku umat muslim harus dapat memakmurkan masjid dan masjid dapat memakmurkan jamaahnya sesuai dengan tema yang di usung saat ini mantapkan akselerasi kemakmuran dan dimakmurkan Masjid,” ucap Ketua Umum PP DMI Pusat Jusuf Kalla.

Di lokasi yang berbeda Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan bahwa kegiatan Pelantikan dan pengukuhan Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Prov. Banten masa khidmat 2019-2024 dipimpin langsung oleh Mantan Wakil Presiden RI Ke-10 dan Ke-12 yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PP DMI Pusat Dr. (H.C) H. M Jusuf Kalla.

“Ya, kami dari pihak Kepolisian Polda Banten dan jajaran bersama dengan pihak TNI mengerahkan personel untuk melakukan pengamanan VIP/VVIP dalam kegiatan pelantikan tersebut, dan Alhamdulillah semua kegiatan berjalan dengan lancar, aman dan kondusif,” tutup Edy. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Direskrimsus Polda Banten, Hadiri Acara Tax Gathering Wajib Pajak Prominen

Published

on

TANGERANG – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Banten gelar Tax Gathering bagi 100 wajib Pajak Prominen yang telah berkontribusi besar dalam pengamanan penerimaan Pajak Tahun 2019 di Black Swan Ballroom,3rd Floor Kino Tower, Alam Sutera, Kota Tangerang, Rabu (26/02/2020).

Kegiatan ini dipimpin oleh Ka Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Wilayah Banten Nuning Sri Rejeki Wulandari dan dihadiri oleh Dirkrimsus Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin, Direktur Ekstensifikasi dan penilaian Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak DR. Angin Prayitno, Sekda Provinsi Banten Dr. AL Muktabar, M.sc, Kasrem 064 Letkol arh Syafa Susanto, Ka Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Banten Drs. Jatnika, M.B.A, Koordinator Pidana Umum Kejati Mochamad Novel,SH ,MH, Kepala Pengadilan Tinggi Banten Haryanto, SH ,MH, Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni, Ka Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai M. Aflah Farobi, Ka Pelayanan Utama Bandara Soekarno Hatta Finari Fanan, Ka Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Banten Drs.Haryana. M.Soc, M.sc, Ka Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Ir. Nuning Sri Rejeki , M.B.A, Ka BPN Banten Andi Tanri Abeng.

Kapolda Banten yang diwakili oleh Kombes Pol Nunung Syarifuddin mengatakan kegiatan Tax Gathering ini merupakan penyampaian SPT kepada pejabat di lingkungan pemerintahan,TNI,POLRI dan perusahaan di Wilayah Banten agar penerimaan Pajak di Wilayah Banten tercapai dan sesuai harapan di Tahun 2020. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending