Connect with us

MEETING

Dua Bupati Wanita Ini Saling Bagi Ilmu & Pengalaman

Published

on

SERANG – Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Tetty Paruntu melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Serang, Senin (8/7/2019).

Bupati perempuan asal Provinsi Sulawesi Utara tersebut disambut langsung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah beserta sejumlah pejabat Pemkab Serang di Pendopo Bupati Serang.

Baik Christiany maupun Tatu, saling memaparkan kondisi dan potensi daerahnya masing-masing. Tidak banyak yang berbeda, Kabupaten Serang maupun Minsel punya potensi kelautan, perikanan, perkebunan, dan pertanian yang melimpah. Keduanya pun mengaku saling berbagi ilmu.

Saat pemaparan, Christiany mengatakan, mendapatkan banyak sumber tentang kemajuan Kabupaten Serang dari internet. Salah satunya, Bupati Ratu Tatu Chasanah dinilai berprestasi dan sukses membina BUMD sehingga pernah mendapat penghargaan sebagai Top Pembina BUMD 2019 dari Majalah Top Business April lalu. “Salah satunya, kami ingin belajar tentang BPR, yang sudah mendapatkan penghargaan. Ini yang kami ingin menggali lebih lanjut,” kata Christiany.

Ia mengungkapkan, belum mempunyai BUMD yang bergerak di bidang keuangan maupun badan perkreditan rakyat (BPR). “Kami ingin sesuatu yang baru. Mungkin nanti kami bisa buka cabang BPR ke desa. Selama ini kami kerja sama dengan bank,” ujarnya.

Christiany mengaku mendapatkan banyak pengetahuan serta saling berbagi ilmu dengan Tatu. “Kabupaten Serang di bawah kepemimpinan Ibu Tatu sangat sukses. Ibu Bupati Serang ini srikandi yang luar biasa,” ujarnya memuji.
Sementara Tatu menyatakan, seluruh pemerintah kabupaten yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) punya semangat dan komitmen yang sama dalam memajukan daerah masing-masing. “Kami punya potensi masing-masing daerah yang bagus. Kami saling bertukar ilmu dan pengalaman. Seperti kami Pemkab Serang pernah belajar ke Banyuwangi untuk dunia pariwisata,” ujarnya.

Tatu berharap, seluruh daerah yang tergabung dalam Apkasi bisa maju bersama untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat. “Kami di Apkasi, saling support, saling menopang, saling mendukung, dan saling berbagi program. Kami berharap, seluruh kabupaten di Indonesia, saling bagus bersama-sama, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

BPR Serang juga meraih prestasi di ajang tersebut, yakni dinobatkan sebagai Top CEO dan Top BPD KU II 2019. Ternilai sebagai BUMD Kabupaten Serang yang terus meningkatkan capaian kinerja sangat baik.

Capaian kinerja BPR Serang atau Bank Serang terus membanggakan dengan laba yang terus meningkat setiap tahun. Pada 2016 tercatat laba sebelum pajak Rp 14,14 miliar, 2018 sebesar Rp 16,66 miliar, dan pada 2019 sebesar Rp 19,56 miliar.(*/lusi/yogi)

EVENT-EXHIBITION

Menyambut Bursa yang Baru: Kuat dan Berkelanjutan

Published

on

JAKARTA – Pada hari ini, Senin, 13 Juli 2020, Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki usianya yang ke-28 tahun dalam berkontribusi memajukan industri pasar modal pada khususnya, dan perekonomian Indonesia pada umumnya. Merayakan 28 tahun swastanisasi, BEI menyelenggarakan acara mengusung konsep semi virtual dan terbatas dengan tetap memperhatikan protokol COVID-19 melalui Microsoft Teams, yang diikuti oleh seluruh karyawan BEI dan beberapa undangan stakeholders di bidang pasar modal, meliputi Komisaris dan Direksi BEI dari Periode 1992.

Di tengah kondisi pandemi COVID-19, salah satu agenda perayaan Hari Ulang Tahun ke-28 BEI adalah penyerahan hasil donasi rekan-rekan karyawan BEI berupa bantuan 1.500 kebutuhan bahan pokok untuk masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 di wilayah Jakarta dan Banten. Penyerahan donasi secara simbolis tersebut turut disaksikan oleh salah satu Perusahaan Tercatat, yaitu PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk, yang telah menyumbangkan 27.780 liter minyak goreng melalui program Pasar Modal Peduli Indonesia.

Bantuan kebutuhan pokok tersebut akan diberikan kepada beberapa pihak yang akan membantu pendistribusian bantuan tersebut ke masyarakat, yaitu Daarut Tauhiid Peduli Jakarta, Yayasan Ibnu Sina Peduli, LAZISNU Jakarta Pusat, Yayasan Yatim Mandiri Serang, KSPM Galeri Investasi Universitas Pamulang, Pemerintah Provinsi Banten, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Selama 28 tahun perjalanannya, BEI telah mencatatkan sejumlah pencapaian yang membanggakan untuk perkembangan Pasar Modal Indonesia. Milestone Bursa setelah diprivatisasi pada 13 Juli 1992 adalah diberlakukannya Otomasi Perdagangan dengan Jakarta Automated Trading System (JATS). Kemudian, penerapan Remote Trading di pasar modal berhasil diimplementasikan pada 28 Maret 2002. Menandai pencapaian berikutnya, pada 30 November 2007, Bursa Efek Surabaya bergabung dengan Bursa Efek Jakarta menjadi BEI.

Perkembangan JATS pada 2009 menciptakan milestone berikutnya, yaitu Implementasi JATS Next Generation (Next-G). Selain peluncuran eXtensible Business Reporting Language (XBRL) pada 22 Juni 2015, BEI juga mulai mensosialisasikan Kampanye Yuk Nabung Saham. Setelah dilakukan Margin Trading Regulation Easing pada 2017 dan Implementasi Penyelesaian Transaksi T+3 ke T+2 pada 2018, selama 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2017-2019, BEI menerima penghargaan HR Asia Best Companies to Work, dan pada 2019 BEI bergabung dengan Sustainable Stock Exchange. Selain itu, pada tahun yang sama BEI telah menambah papan baru perdagangan, yaitu Papan Akselerasi, meluncurkan Indeks IDX Value 30 dan IDX Growth 30, serta merelaksasi ETF.

Indeks Harga Saham Gabungan pada tahun ini mengalami perubahan sebesar 20,13 persen pada level 5.031 sampai dengan 10 Juli 2020 yang lalu. Meskipun demikian, aktivitas perdagangan di Bursa terlihat cukup baik tercermin dari rata-rata nilai transaksi di bulan Juni mencapai Rp9 triliun.

Memasuki fase new normal, sampai dengan 10 Juli 2020, rata-rata nilai transaksi harian sampai saat ini sebesar Rp7,65 triliun, dan rata- rata volume transaksi per hari sebesar 7,66 juta saham. Kemudian, peningkatan dialami oleh frekuensi transaksi harian sebesar 11,23 persen, menempati posisi pertama di ASEAN hingga 521 ribu kali transaksi.

Dengan target 46 pencatatan efek baru pada tahun 2020, BEI telah berhasil menorehkan 41 pencatatan efek baru yang terdiri dari 32 pencatatan efek saham, 1 obligasi baru, 7 ETF baru, dan 1 EBA. Data sampai dengan Juni 2020, jumlah investor telah mengalami peningkatan 18 persen menjadi 2,9 juta investor untuk total investor saham, obligasi, dan reksa dana berdasarkan Single Investor Identification (SID). Khusus untuk investor saham, peningkatan telah terjadi sebesar 12 persen menjadi 1,2 juta investor saham. Semua pencapaian ini tentunya merupakan kerja keras seluruh stakeholders yang tetap memberikan kontribusi dalam memajukan Pasar Modal Indonesia.

Selain membukukan berbagai pencapaian, BEI tidak berhenti mengembangkan program-program baru yang berkontribusi terhadap kemajuan Pasar Modal Indonesia. Selain implementasi serangkaian program strategis yang ditargetkan untuk rampung pada tahun ini, BEI masih melakukan pengembangan sistem e-IPO, e-Registration tahap II, peluncuran produk derivatif baru dan structured warrant, Implementasi Penyelenggara Pasar Alternatif (PPA) melalui peluncuran ETP Tahap II dan inovasi-inovasi lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan terhadap investor dan pendalaman di Pasar Modal Indonesia.

Melalui perayaan sederhana hari ini, BEI berharap untuk terus berkembang menjadi Bursa yang kompetitif dan mampu bersaing dengan bursa-bursa lain di dunia. Dengan harapan ke depannya, BEI juga semakin kuat, kokoh, serta berkelanjutan untuk menjadi pilar kemajuan perekonomian Indonesia. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Kapolda Banten Terima Kunjungan dari Pimpinan BRI Kantor Wilayah Jakarta 3

Published

on

SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar menerima kunjungan dari tim BRI kantor wilayah Jakarta 3 di ruang kerjanya.

Usai melakukan pertemuan tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar mengatakan pertemuan tersebut dalam rangka menjalin sinergitas.

“Hari ini saya menerima kunjungan dari teman-teman dari tim BRI kantor wilayah Jakarta 3 dipimpin oleh Sukardi, dimana pertemuan kali ini kami melakukan rapat koordinasi antara Polda Banten dengan Bank BRI,” kata Fiandar, Senin, (13/07/2020).

“Dan tidak hanya sekedar rapat saja, pertemuan hari ini merupakan ajang silaturahmi juga bagi kami antara Polda Banten dengan Bank BRI. Saya juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran teman-teman dari Bank BRI,” lanjut Fiandar.

Dalam pertemuan antara Polda Banten dengan Tim BRI kantor wilayah Jakarta 3, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar didampingi Kabid Keu Polda Banten Kombes Pol Endang Rukandi, S.E.,S.H.,M.H, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi P S.I.k M.H dan Kabid dokkes Polda Banten
Kombespol Dr. Nariyana, M.Kes. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Guna Percepatan Penanganan Covid-19, Polres Serang Kota Terima Bantuan APD

Published

on

SERANG – Polres Serang Kota menerima bantuan Masker, Alat Pelindung Diri (APD) dan Hand Sanitaizer dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Senin (13/7/2020).

Penyerahan bantuan yang terdiri Masker kain sebanyak 2300 Buah, APD 150 Buah, Sarung Tangan Karet 50 Box, Hand Sanitaizer 200 Botol, Thermogun 6 Unit, Helm dan Face Shield 150 Set, Alat Semprot Disinfektan 6 Unit, Sepatu Boot 80 Pasang tersebut berlangsung di Mapolres Serang Kota.

APD tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana dan diterima langsung oleh Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto, S.IK., M.Si, didampingi Wakapolres Serang Kota Kompol Mi’rodin, SH.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana mengatakan, kegiatan ini merupakan bantuan kerjasama BPBD Kabupaten Serang dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polres Serang Kota,” katanya.

“Dalam rangka Percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Serang yang masuk wilayah hukum Polres Serang Kota,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto, S.IK., menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada pihak BPBD Kabupaten Serang atas bantuan kerjasama terhadap pihak kepolisian yang juga menjadi garda depan dalam penanganan covid-19.

“Dukungan APD ini sangat membantu kami terutama dalam bertugas di lapangan pada situasi pandemi Covid-19,” kata Kapolres Serang Kota.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, APD ini sangat berguna untuk keperluan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan juga untuk penyemprotan disinfektan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Dan alat ini akan kami pergunakan semaksimal mungkin guna mendukung kegiatan gugus tugas penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Selain Kapolres Serang Kota, turut hadir Wakapolres Serang Kota, Kabagren Polres Serang Kota, Kasium Polres Serang Kota, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Seran, Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi, Kabid Damkar Kab.Serang, Sekretaris BPBD Kab.Serang. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending