Connect with us

MEETING

Ditlantas Polda Banten Gelar Lat Pra Ops Zebra Kalimaya 2019

Published

on

SERANG – Menjelang digelarnya Operasi Zebra Kalimaya tahun 2019 yang akan dimulai besok, Rabu 23 Oktober 2019 sampai 5 November 2019, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten Melakukan Latihan Pra Opresi (Lat pra ops) Zebra Kalimaya Tahun 2019 di Aula Mapolda Banten, Selasa (22/10/2019).

Kegiatan Lat pra ops tersebut dibuka langsung oleh Wakapolda Banten Brigjend Pol Drs. Tomex Korniawan dengan tema “Melalui Pelatihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat, Polri Siap Meningkatkan Kesadaran Dan Kepatuhan Masyarakat Di Bidang Kamseltibcar Lantas”

Dalam sambutannya Wakapolda Banten mengatakan bahwa Polda Banten dan jajarannya akan melaksanakan operasi zebra 2019 selama 14 hari yang akan dimulai dari tanggal 23 Oktober sampai 05 November 2019

“Polda Banten dan Jajaran akan melaksanakan operasi dengan sandi ‘Zebra Kalimaya Tahun 2019’ Yang akan dilaksanakan selama 14 hari mulai dari tanggal 23 Oktober sampai dengan 5 November 2019, guna cipta kondisi menjelang hari natal Tahun 2019 dan perayaan Tahun baru 1 Jauniari 2020,” ujarnya

Lebih lanjut wakapolda Banten mengatakan bahwa pelatihan tersebut memiliki makna yang sangat strategis sebagai perwujudan asta siap (8 Acuan Polri) yang juga merupakan sarana untuk memastikan kesiapan personil yang terlibat serta untuk membentuk pola tindak yang satu persepsi dalam tugas.

“Pelatihan ini memiliki makna yang sangat strategis selain sebagai perwujudan asta siap pelatihan ini juga merupakan sarana untuk memastikan, bahwa personel yang terlibat dalam operasi, siap secara fisik dan mental, Memiliki kemampuan dan keterampilan yang mumpuni, serta untuk membentuk pola tindak yang satu persepsi dalam pelaksanaan operasi,” ucapnya

Sementara itu Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo, S.I.K.,M.Hum mengatkaan kegiatan ini diikuti oleh 388 personel terdiri atas Satgas Polda Banten dan Satgas Jajaran Polda Banten, mereka mendapatkan arahan tentang tata cara melakukan operasi, seperti cara memberhentikan kendaraan dan langkah anggota dalam memberikan sanksi kepada para pelanggar lalu lintas, ucapby

Ia menghimbau kepada masyarakat yang ada di wilayah hukum Polda Banten agar selalu tertib dalam berlalu lintas. “Tertib dalam berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari Operasi yang digelar petugas, namun untuk keselamatan diri dan kenyamanan saat berkendara sehingga tercapainya ketertiban berlalu lintas,” papar Wibowo.

Selain itu, Wibowo pun mengimbau hal-hal berikut: pengendara agar melengkapi administrasi pengemudi dan kendaraan berupa STNK, STUK, dan Ijin Trayek serta SIM, melengkapi dan menstandartkan kendaraan sesuai laik jalan serta mengenakan helm bagi pengendara dan penumpang kendaraan roda dua.

Sementara bagi pengendara roda empat, Dirlantas Polda mengimbau agar pengendara tidak mengangkut muatan yang melebihi tonase dan kapasitas serta bagi kendaraan bak terbuka dilarang mengangkut orang.

Larangan lainnya adalah, para pengendara juga agar tidak menggunakan trotatoar, tidak menyalakan lampu sirine bagi kendaraan yang tidak peruntukannya, tidak melanggar ketentuan parkir dan berhenti, tidak berkendara melawan arah dan setiap kendaraan wajib memasang Plat nomor (TNKB) sesuai ketentuan. (*/yogi)

EVENT-EXHIBITION

Polsek Waringinkurung Laksanakan Pengamanan Kunker Menteri Desa, PTT RI

Published

on

SERANG – Polsek Waringinkurung Polres Serang Kota Polda Banten gelar Pengamanan Kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PTT) Republik Indonesia Drs. Abdul Halim Iskandar, M.Pd., bertempat di Kantor Desa Waringinkurung Kecamatan Waringinkurung Kab.Serang, Sabtu (30/5/2020).

Tampak dalam kegiatan Anggota Komisi 5 DPRD Provinsi Banten H.Umar Barmawi, MM., Kapolsek Waringinkurung AKP Nasir Eming, SH., Kepala Desa se-kecamatan Waringinkurung, Pendamping Desa, Ketua MUI Kec. Waringinkurung, personel Polsek Waringinkurung.

Kapolsek Waringinkurung turut menyambut kedatangan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Kapolsek Waringinkurung AKP Nasir Eming, SH., mengatakan kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam rangka tatap muka dengan seluruh kepala Desa se-kecamatan Waringinkurung dan menyerap aspirasi dari kepala Desa terkait penggunaan dana desa,” katanya.

“Personel melaksanakan Pengamanan sesuai dengan SOP, yang berlaku,” tuturnya.

“Selain itu, kami juga menghimbau kepada semua pihak yang hadir agar menggunakan protokol kesehatan, gunakan masker dan menjaga jarak untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

“Alhamdulillah, selama kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini berjalan dengan lancar, aman dan kondusif,” pungkasnya. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Pemkab Serang Genjot Program Peningkatan IPM

Published

on

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus fokus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam proses pelaksanaan pembangunan. Indeks ini dinilai bisa menjadi daya ukur kesejahteraan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, dalam mendorong peningkatan IPM, Pemkab Serang rutin berkoordinasi dengan Badan Pusat Statitistik (BPS). ”Selama ini setiap kegiatan yang Pemkab Serang lakukan, harus berkaitan dengan data-data yang dihasilkan oleh BPS,” kata Tatu usai Rapat Paripurna Penyampaikan Rekomendasi LKPJ Tahun 2019 di gedung DPRD Kabupaten Serang, Jumat (29/5/2020).

Dalam penyusunan LKPJ, menurutnya, memuat input dan output. Sedangkan outcome, benefit dan impact per kegiatan tidak bisa diukur pada waktu yang singkat. “Oleh karena itu, kami setiap tahun melakukan survey kepuasan masyarakat untuk dapat mengetahui dampak yang dihasilkan dari setiap program yang dilaksanakan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, IPM Kabupaten Serang pada tahun 2019 ditargetkan 67,27 poin. Sampai dengan akhir 2019, realisasi sebesar 66.38 poin atau naik sebesar 0,45 poin bila dibandingkan dengan capaian tahun 2018 sebesar 65,93 poin.

Kemudian angka kemiskinan makro pada 2019 sebesar 4,08 %, atau turun 0,22 % dibandingkan capaian tahun 2018 sebesar 4,30 %. Sementara pertumbuhan ekonomi di pada tahun 2019 ditargetkan 5,21 %. Pada akhir tahun 2019, prediksi sementara indikator ini baru mencapai sebesar 5,08 %.

Selanjutnya, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2019 ditargetkan tidak melebihi 13,45 %, pada akhir tahun 2019 mencapai target sebesar 10.65 %. Terakhir, indeks kepuasan masyarakat pada tahun 2019 tercapai pada kategori B.

Tatu mengungkapkan, pemantauan dan evaluasi atas capaian program punya tolok ukur melalui inovasi aplikasi sistem monitoring dan evaluasi kegiatan (simolek), aplikasi Simral, dan aplikasi e-Sakip. “Sehingga tingkat akurasi capaian hasil kegiatan dapat lebih akurat,” ujarnya. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Bantuan Tahap Ketiga, Pemkab Serang Tetap Fokus Kebutuhan Pokok

Published

on

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan dalam waktu dekat segera menuntaskan penyaluran bantuan tahap ketiga untuk warga terdampak Covid-19. Bantuan yang diturunkan akan tetap fokus pada kebutuhan pokok masyarakat.

Sekda Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah telah mengintruksikan Sekretariat Daerah dan beberapa organisasi perangkat daerah untuk membantu Dinas Sosial (Dinsos) dalam proses penyaluran bantuan tahap ketiga. “Kami diminta support Dinsos, supaya penyaluran bantuan berjalan sesuai aturan,” kata Entus usai rapat di aula Kantor Dinsos Kabupaten Serang, Jumat (29/05/2020).

Sekadar diketahui, pada tahap pertama sebelum Ramadan, Pemkab Serang sudah menurunkan bantuan kebutuhan pokok untuk 20.000 keluarga. Tahap pertama menyasar keluarga lansia dan dhuafa. Kemudian tahap kedua, sebelum Idul Fitri diturunkan bantuan kebutuhan pokok untuk 12.600 keluarga yang menyasar keluarga sangat miskin, tetapi tidak menerima bantuan pemerintah pusat.

Pada tahap ketiga, akan diturunkan bantuan yang tetap fokus pada kebutuhan pokok untuk 16.200 keluarga. Entus mengatakan, Pemkab Serang berupaya agar bantuan yang diturunkan tepat sasaran, serta pendataan pun dilakukan bersama Disdukcapil Kabupaten Serang.

“Kami meyakinkan bahwa Dinsos tidak sendirian, mereka kita support agar tidak ada masalah hukum di kemudian hari. Kami pun sudah berkoordinasi dengan KPK terkait proses pengadaan bantuan untuk masyarakat. Mudah-mudahan untuk masalah data penerima pun segera teratasi dengan dibantu pegawai Disdukcapil,” ujarnya.

Kepala Dinsos Kabupaten Serang Ahmad Saefudin, berharap tidak ada lagi kendala dalam percepatan penyaluran. “Penyaluran bantuan untuk barangnya sudah ada, proses packing. Kita akan langsung turun ke masyarakat menyalurkan bantuan. Tentu dengan koordinasi pemerintah kecamatan dan desa,” ujarnya. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending