Connect with us

CONFERENCE

Diikuti Seluruh Perbankan & Masyaraķat Umum, BI Banten Gelar FSPB

Published

on

SERANG – Dalam rangka memberikan update informasi mengenai perkembangan serta arah kebijakan BI ke depan di bidang Sistem Pembayaran, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Forum Sistem Pembayaran Banten dengan tema Kesiapan Operasional Perbankan dalam Menghadapi Era Digital, Sabtu (14/11/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan mengundang seluruh perbankan di Provinsi Banten serta bersifat terbuka untuk umum.

Kegiatan dibuka dengan opening remark oleh Erwin Soeriadimadja selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten. Erwin Soeriadimadja menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan satu keniscayaan sehingga kerangka kebijakan dan tataran implementasinya pun harus menuju ke arah digitalisasi agar dapat sejalan dengan tuntutan global, efisien, dan berdaya saing.

Sehubungan dengan hal tersebut, Bank Indonesia telah: 1) menyusun Blueprint Penelolaan Uang Rupiah (BPUR) 2019-2025 di bidang tunai, dan 2) meluncurkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 di bidang non tunai untuk memastikan arus digitalisasi berkembang dalam ekosistem dan keuangan digital yang kondusif.

Pada kesempatan ini, Erwin juga menyampaikan apresiasi kepada perbankan atas ketangguhan untuk tetap bertahan dan terus mengembangkan layanan mendorong pemulihan ekonomi di tengah pandemi covid-19, serta menjembatani digitalisasi baik dalam layanan maupun menghidupkan UMKM dalam rangka mengawal pertumbuhan ekonomi.

Kegiatan dilanjutkan dengan talkshow yang dimoderatori oleh Andrea Lee dengan narasumber dari Bank Indonesia menginformasikan mengenai kebijakan di bidang sistem pembayaran baik tunai maupun non tunai serta gambaran sistem pembayaran tunai dan non tunai di Provinsi Banten, sebagai berikut:

  1. Erna Wijayanti selaku Kepala Grup Perizinan dan Pendukung PUR Departemen Pengelolaan Uang (DPU) menyampaikan terkait dengan 6 siklus dalam pengelolaan uang rupiah, dasar hukum pengelolaan uang rupiah, kebijakan dalam pengelolaan uang rupiah termasuk kebijakan- kebijakan khusus di tengah pandemi covid-19 serta arah kebijakan pengelolaan uang rupiah ke depan. Salah satu hal yang beliau sampaikan adalah rencana kebijakan pada tahun 2022 yakni Bank hanya dapat melakukan penyetoran Uang Tidak Layak Edar (UTLE) kepada Bank Indonesia, sehingga pengelolaan cash management oleh masing-masing bank ke depan diharapkan dapat berlangsung dengan lebih baik.
  2. Ery Setiawan selaku Kepala Grup Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran (DPSP) menyampaikan mengenai kondisi sistem pembayaran non tunai saat ini dan rencana pengembangannya ke depan a.l. terkait dengan BI-FAST sebagai pengembangan dari SKNBI yang telah ada saat ini. Selain itu disampaikan mengenai rencana pengembangan SP ke depan yang tidak hanya dari segi infrastruktur namun juga dari segi SDM melalui sertifikasi SDM SPPUR baik tunai maupun non tunai.
  3. Erry P. Suryanto selaku Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten menyampaikan mengenai gambaran kondisi SP di Provinsi Banten saat ini. Dari sisi tunai, masih terdapat beberapa tantangan antara lain infrastruktur SP yang timpang antara wilayah Banten Utara dan Banten Selatan serta tingkat kepatuhan perbankan dalam pelaksanaan kegiatan setoran dan bayaran di kantor Bank Indonesia setempat dalam hal ini di KPw BI Prov. Banten.
    Masih terdapat kantor bank yang diketahui masih melakukan kegiatan setoran dan bayaran di DPU, sehingga data inflow dan outflow yang dimiliki oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov.Banten belum cukup riil menggambarkan kondisi di Provinsi Banten.
    Dari segi non tunai, disampaikan apresiasi atas dukungan perbankan dalam mendorong perluasan akseptasi QRIS dan pengembangan elektronifikasi di Provinsi Banten. Saat ini Provinsi Banten tecatat sebagai Provinsi dengan NMR QRIS terbesar ke-4 se-Indonesia. Tantangannya adalah mengatasi ketimpangan terkait dengan jumlah NMR QRIS antara wilayah Banten Utara dan Banten Selatan.

Pada closing statement, Erna dari DPU menyampaikan agar perbankan ke depan melakukan perbaikan di bidang cash management serta menaati ketentuan terkait dengan lokasi setoran dan bayaran perbankan. Sedangkan Ery dari DPU menyampaikan agar perbankan terus bersemangat dalam mendorong efektivitas dan efisiensi di bidang sistem pembayaran serta perlindungan konsumen.

Kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada Bank pelapor BI-SILK terbaik yakni PT Bank Pembangunan Daerah Banten, bank teraktif dalam kegiatan setoran-bayaran yakni PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk., serta bank penukar UPK paling banyak yakni PT Bank Mandiri Tbk. (*/yogi)

CONFERENCE

Gandeng Perhutani & PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT melalui Penggunaan Biomassa

Published

on

JAKARTA – Melalui pilar Green dalam transformasinya, PLN terus berupaya meningkatkan bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Komitmen tersebut kembali tercermin melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Perum Perhutani dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III tentang kerjasama penyediaan biomassa untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Jumat (22/1/2021).

Diselenggarakan secara virtual, agenda ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Dirjen EBTKE KESDM), Dadan Kusdiana, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, Direktur Utama Perhutani, Wahyu Kuncoro dan Direktur Utama PTPN III, Mohammad Abdul Ghani.

“Kerjasama ini merupakan agenda yang strategis, pengembangan biomassa sebagai sumber energi baru terbarukan dari sinergitas para perusahaan BUMN,” tutur Dadan Kusdiana. Dirinya mengatakan, Kementerian ESDM akan siap memfasilitasi inisiatif ini agar dapat berjalan baik dalam waktu dekat.

“Mewakili PLN, saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas dukungan dari Bapak Dirjen EBTKE tentang penggunaan co-firing biomassa sebagai upaya untuk memenuhi target bauran energi 23% pada tahun 2025, sehingga pada hari ini dapat ditanda tangani kerjasama PLN dengan Perum Perhutani dan PTPN III (Persero) dalam penyediaan Biomassa untuk PLTU Batubara,” tutur Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini.

Dirinya menambahkan, melalui kerjasama ini, maka upaya untuk memenuhi target bauran energi EBT 23% pada 2025 akan difokuskan pada inisiatif strategis green-booster berupa co-firing biomassa. Menurutnya, co-firing biomassa selain dapat memenuhi target bauran energi, juga dapat memenuhi keekonomian penyediaan tenaga listrik dan dilakukan dalam waktu yang relatif lebih cepat.

“Terimakasih atas inisiatif dari PLN dalam kerjasama ini, Kami akan menyambut baik aktivitas ini mengingat Perhutani memiliki potensi yang menunjang,” terang Direktur Utama Perhutani, Wahyu Kuncoro. Ia juga menyatakan, Perhutani sangat bersemangat dalam menyambut pasar baru bagi bidang kehutanan, yakni pasar energi.

“PTPN III siap mendukung PLN dalam memenuhi bauran EBT dengan beragam opsi tindak lanjut ke depannya,” terang Dirut PTPN III, Mohammad Abdul Ghani.

Perlu diketahui, inisiatif cofiring sudah PLN mulai sejak 2017 dengan ujicoba yang telah dilaksanakan pada 2019. Pada tahun 2020, PLN telah mengidentifikasi sebanyak 52 lokasi PLTU yang berpotensi untuk dilakukan co-firing dengan biomassa.

Secara bertahap, implementasi co-firing PLTU milik PLN akan berjalan sampai dengan 2024. Diprediksikan, kebutuhan biomasa yang berasal dari hutan tanaman energy dan sampah tersebut dapat mencapai 9 Juta Ton dalam setahun. (*/yogi)

Continue Reading

CONFERENCE

Polda Banten Gelar Press Release Akhir Tahun, Kapolda: Banten Masih Kondusif

Published

on

SERANG – Polda Banten gelar Press Release Akhir Tahun 2020 yang dibuka langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar di Aula Serbaguna Mapolda Banten, Rabu (23/12/2020).

Dalam Press Release tersebut, Kapolda Banten yang didampingi para PJU Polda Banten serta dihadiri para awak media Banten membahas tentang kegiatan yang dilakukan oleh Polda Banten selama satu tahun, yang salah satunya membahas tentang kegiatan Operasi Yustisi Aman Nusa II.

“Kegiatan Operasi Yustisi Aman Nusa merupakan bentuk pendisplinan dan penegakan hukum bagi masyarakat yang tidak patuh dan melanggar Potokol Kesehatan,” ujar Fiandar.

Operasi Yustisi ini dilaksanakan oleh personel gabungan diantaranya dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, serta Relawan

Polda Banten beserta unsur terkait berhasil menindak 447.781 pelanggar dengan rincian teguran lisan 326.849, tertulis 51.043, sanksi sosial 69.828, dan denda adminstrasi 61 orang dari tanggal 14 September 2020 hingga 21 Desember 2020.

“Kegiatan inipun tak hanya dilaksanakan oleh Polri akan tetapi juga sinergitas dari berbagai unsur diantaranya TNI, Satpol PP, Dishub dan juga Relawan dalam pendisiplinan Protokol Kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19,” tambah Fiandar.

Masih kata Fiandar, “Adapun untuk tempat pelaksanaan operasi yustisi tersebut berada di seluruh wilayah hukum Polda Banten,” ucap Fiandar.

Fiandar mengatakan agar masyarakat di Provinsi Banten patuh terhadap Protokol Kesehatan anjuran dari pemerintah yang mana virus Covid-19 ini penyebarannya masih meningkat.

“Untuk itu saya himbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Banten selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, dan hindari kerumanan,” lanjut Fiandar.

Sementara itu Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan pentingnya menerapkan Protokol Kesehatan 3M guna mencegah klaster baru “Mari kita sama-sama bantu pemerintah untuk putus mata rantai penyebaran Covid-19 di Wilayah Banten ini, kita terapkan Protokol Kesehatan 3M Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak dimanapun dan kapanpun,” tutup Edy Sumardi. (*/yogi).

Continue Reading

CONFERENCE

Bupati Serang Raih Moeslim Choice Award 2020

Published

on

SERANG – Penghargaan demi penghargaan terus diterima Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah pada akhir tahun ini. Terakhir, bupati perempuan pertama Kabupaten Serang ini meraih penghargaan Moeslim Choice Award kategori Good Governance dari Moeslim Choice Network yang digelar di Auditorium TVRI, Jakarta, Senin (21/12/2020) malam.

Penghargaan tersebut yang keempat di bulan ini, setelah sebelumnya meraih Baznas Award, penghargaan Kementerian Hukum dan HAM, dan Innovative Government Award (IGA) 2020. “Penghargaan Moeslim Choice Award insya Allah menjadi motivasi bagi kami Pemkab Serang, untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, membuat program untuk umat,” kata Tatu melalui keterangan tertulis, Selasa (22/12/2020).

Moeslim Choice Award diberikan kepada Tatu atas sejumlah prestasi dan program yang dijalankan di bidang keagamaan. Perhatian Pemkab Serang terhadap pembangunan bidang agama Islam dinilai sangat bermanfaat bagi umat.

Sejumlah program tersebut antara lain, insentif 6.190 guru madrasah diniyah, insentif 8.686 guru ngaji, insentif guru TPQ Rp 1,39 miliar, beasiswa bagi 212 penghafal Alquran, bantuan pembangunan pondok pesantren salafiah, dan program isbat nikah hingga fasilitasi pemberangkatan jemaah calon haji.

Atas semua program keagamaan tersebut, Ratu Tatu juga mendapatkan penghargaan dari Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia pada Februari tahun 2020. Terbaru, dua kali berturut-turut, mendapatkan penghargaan Baznas Award pada tahun 2019 dan tahun 2020 sebagai Kepala Daerah Pendukung Kebangkitan Zakat.

Tatu mengungkapkan, Pemkab Serang juga tengah merencanakan pembangunan Pusat Kajian Kitab Kuning Syeikh Nawawi Albantani sebagai bagian dari pengembangan dan syiar agama Islam. “Terima kasih kepada Moeslim Choice Network, dan semoga semua yang kita lakukan bersama bagian dari ladang pahala dan bermanfaat bagi umat,” ujar Tatu.

Moeslim Choice Award ke-3 telah memberikan penghargaan kepada tokoh muslim, tokoh nasional, kepala daerah hingga generasi muda yang menginspirasi. Antara lain, mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Ketua MPR Ahmad Bazarah, Wakil Ketua MUI KH Marsudi Syuhud, Ustadz Khalid Basalamah, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, dan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo. Kemudian ada juga artis Baim dan Dedy Corbuzier.

CEO Majalah Moeslim Choice Usman Rizal mengatakan, tahun ini adalah pemberian penghargaan yang ketiga yang diberikan kepada tokoh nasional dan daerah yang mampu memberikan inspirasi bagi negeri. “Ada beberapa tokoh muda yang diberikan penghargaan, mulai dari artis hingga tokoh muda di daerah, yang telah memberikan inspirasi bagi kaum milenial Tanah Air,” kata Usman. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending