Connect with us

MEETING

Dialog Publik Sebagai Pendalaman Sejarah dan Budaya Baduy

Published

on

SERANG – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah (Himadira) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengadakan dialog publik dengan tema menyelidik jejak peradaban masyarakat Baduy dalam menghadapi tantangan zaman, di Auditorium Gedung B Kampus A Untirta, Serang, Sabtu (26/10/2019).

Tamu-tamu yang hadir pada acara ini yaitu, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Drs. Ujang Rafiudin, M.Si., Sejarawan Banten Dr. Mufti Ali, Ph.D, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untirta Dr. Suherna, M.Si, Dekan FKIP UNTIRTA Dr. H. Aceng Hasani, M.Pd.

Sekitar 200 orang yang terdiri dari Mahasiswa, sekitar Banten dan 29 orang Mahasiswa peserta lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional yang merupakan Mahasiswa dari beberapa Universitas seluruh Indonesia.

Ogi Nurdiyana selaku ketua HIMADIRA menjelaskan, Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan history fair atau dies natalis pendidikan sejarah dan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah. Sebelumnya di hari Jumat, ada kegiatan lomba karya tulis Ilmiah tingkat nasional. Yang diadakan di Aula Sekretaris Daerah Kota Serang dan diikuti oleh 13 tim dari beberapa universitas di seluruh Indonesia.

Menurut Ogi, kegiatan ini untuk mengetahui lebih mendalam terkait sejarah dan perkembangan Baduy. “Mengingat Baduy sampai saat ini, masih konsisten memelihara alam dan berpegang teguh pada pikukuh Baduy. Nilai ketaatan itulah yang seharusnya dicontoh, sehingga tercipta kehidupan yang damai dan harmonis,” ungkapnya.

Hilma Rosdiana sebagai bendahara acara dialog publik menurutnya, acara ini bagus dan harus dikembangkan lebih lanjut, untuk membuka wawasan mengenai sejarah lokal Banten sendiri. “Dimana pada acara ini dihadiri oleh puluhan Mahasiswa yang berasal dari beberapa Universitas yang ada di Indonesia dan mendapat respon positif dari mereka,” ujarnya.

Ogi menambahkan, Baduy sebagai suku yang masih memegang teguh peraturan adat, patut dijadikan contoh bagaimana merawat dan hidup berdampingan pada alam. Manusia sangat bergantung pada alam, tetapi masih banyak yang merusaknya.

“Selain itu sejarah munculnya Baduy masih simpang siur, sehingga melalui dialog ini lah diharapkan terjawab asal-usul suku baduy,” tuturnya.

“Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini dibuktikan dengan banyaknya peserta yang daftar dan mengikuti acara ini. Tahun kemarin, konsepnya adalah seminar nasional, tentang sejarah maritim di Banten. Tahun ini mengangkat konsep dialog publik dengan tema menyelisik jejak peradaban masyarakat adat Baduy dalam menghadapi tantangan zaman,” ucapnya.

Ogi berharap, melalui acara ini, peserta dapat mengambil nilai dari sejarah dan kebudayaan, yang ada di Baduy.

EVENT-EXHIBITION

Kawal Non Tunai, BI Serang Adakan Forum Sistem Pembayaran

Published

on

SERANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Forum Sistem Pembayaran yang dihadiri oleh sekitar 180 peserta yang terdiri dari perbankan (14 bank), asosiasi retail, pemerintah daerah, dan pedagang/merchant yang meliputi toko bangunan, rumah sakit, pedagang kaki lima, toko baju, toko aksesoris, studio musik, kuliner, dan lainnya di Serang, Rabu (4/12/2019).

Dalam sambutannya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan mengenai 5 Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025 dan Pengenalan mengenai QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

“Tujuan dari visi dan program inisiatif Bank Indonesia dalam sistem pembayaran adalah 91,3 juta unbanked people dan 62,9 juta UMKM dapat masuk ke dalam ekonomi-keuangan digital, terus bertumbuh, dan berkontribusi untuk perekonomian nasional,” kata Erwin.

Hadir pula sebagai narasumber dalam kegiatan ini Bapak Chrisdian Adinata dari PT Visionet Internasional (Ovo), Bapak Achmad Agustiyatama (CIMB Niaga), dan Bapak Dilly Ramadhan Nurrahmat (PT Fintek Karya Nusantara/Linkaja).

Ketiga narasumber tersebut menyampaikan informasi mengenai kelebihan dari transaksi non tunai antara lain praktis, akses lebih luas, transparansi transaksi, efisiensi rupiah, less friction economy, dan perencanaan ekonomi lebih akurat, serta mendorong masyarakat untuk beralih dari transaksi tunai ke transaksi nontunai dengan segala kelebihannya tersebut di atas. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Helldy Diwawancara Gerindra Ungkit Kesehatan & Pendidikan

Published

on

CILEGON – Jumlah pengangguran di Kota Cilegon yang terus mengalami peningkatan menjadi salah satu topik bahasan yang diungkit Helldy Agustian saat diwawancara Tim Desk Pilkada Kota Cilegon 2020 dan Tim Desk Pilkada Provinsi Banten 2020 Partai Gerindra, di Graha Mahesa, Kantor DPD Partai Gerindra Provinsi Banten, Jln Raya Serang – Pandeglang, Km 4, Karundang, Kota Serang, Minggu (1/12/2019).

Selain masalah pengangguran, Helldy yang diundang sebagai bakal calon Walikota Cilegon, juga memaparkan sejumlah persoalan krusial di berbagai bidang lainnya di Kota Cilegon. Di antaranya persoalan pendidikan, kesehatan, serta persoalan hukum terutama kasus tipikor yang menjerat pejabat pemerintahan. Kepada tim pewancara Partai Gerindra, Helldy juga memaparkan sejumlah program yang dipersiapkan sebagai solusi bagi setiap persoalan tersebut.

Khusus untuk masalah pengangguran, Helldy menuturkan bahwa selama tiga tahun terakhir, Kota Cilegon tercatat sebagai daerah dengan jumlah pengangguran kedua terbanyak di Provinsi Banten.

“Tahun 2019 ini angka pengangguran di Kota Cilegon mencapai 9,68 persen. Sebuah ironi bagi Kota Cilegon yang merupakan kota industri,” ujar Helldy.

Sebagai upaya solusinya, Helldy menjelaskan program Rumah Siap Kerja yang merupakan bagian dari visi-misinya. Dalam praktiknya, program ini dilakukan secara tripartit yakni pemerintah daerah melalui Disnaker, kalangan industri, dan masyarakat.

“Nantinya kami fokus pada pendidikan industri. Ini untuk memenuhi kebutuhan SDM industri berkualitas di Kota Cilegon dan bahkan daerah lainnya di Provinsi Banten,” papar Helldy dalam sesi jumpa pers.

Rumah Siap Kerja juga siap menampung masyarakat yang masih menganggur melalui berbagai program pelatihan keahlian industri, seperti pengelasan dan perpipaan.

“Juga beragam keahlian hidup lainnya yang banyak dibutuhkan di tengah masyarakat seperti mencukur rambut, servis AC, dan menjahit. Ada pula BUMD berbasis UMKM yang fokus membina produk unggulan khas di setiap kecamatan. Begitu pula jenis kewirausahaan yang selama ini belum dieksploitasi seperti ternak lele, bebek, dan agrobisnis, akan dibantu pemerintah dalam permodalan, pengemasan, hingga promosi dan pemasarannya,” papar Helldy yang selama ini memang dikenal sebagai wirausahawan tangguh.

Di bidang pendidikan, Helldy menyatakan siap menciptakan pemerataan pendidikan di Kota Cilegon, khususnya di tingkat SLTP.

“Kota Cilegon ini usianya sudah 20 tahun, tapi kondisi pendidikannya masih begitu-begitu saja. Bahkan masih ada kecamatan yang tidak memiliki SMP Negeri. Idealnya nanti ada 18 SMP Negeri di Kota Cilegon. Semua tersebar merata, dimana minimal terdapat 2 SMP Negeri di tiap kecamatan,” ujar Helldy.

Sementara di bidang kesehatan, untuk terciptanya peningkatan pelayanan, Helldy menyatakan diperlukannya restrukturisasi infrastruktur mulai dari bangunan, akses jalan, ketersediaan obat, hingga tenaga medis seperti dokter ahli forensik.

“Untuk pencegahan kasus tipikor di kalangan pejabat, kami siap menciptakan sebuah model pemerintah yang sangat transparan berbasis teknologi informasi. Sistem ini tentu bisa diakses langsung oleh masyarakat, sekaligus sebagai sarana menyampaikan aduan maupun masukan,” jelas Helldy.

Ketika ditanya soal peluang terwujudnya koalisi antara Partai Berkarya dengan Partai Gerindra di Pilkada Kota Cilegon 2020, Helldy menyatakan peluang tersebut sangat dimungkinkan. Pasalnya, pada Pilpres 2019 lalu, Berkarya dan Gerindra tergabung dalam koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung paslon Prabowo-Sandiaga Uno.

“Cita-cita kami juga sama, ingin mewujudkan kondisi Kota Cilegon yang lebih baik,” pungkas Helldy.
Saat diwawancara, Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten ini didampingi Sekwil Partai Berkarya Banten Fauzi Salam dan beberapa pengurus Partai Berkarya lainnya.

Helldy diundang dalam sesi wawancara setelah menyerahkan formulir pendaftaran kepada Partai Gerindra dua pekan silam. Sementara formasi tim pewawancara di antaranya adalah Sadeli dari Tim Desk Pilkada Kota Cilegon 2020, serta Ali Mustofa, Tati Nurcahyana, Agus Supriatna, dan Nasir dari Tim Desk Pilkada Provinsi Banten 2020 Partai Gerindra.

Helldy diketahui telah mendapat mandat dari Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto untuk maju sebagai balon walikota di Pilkada Kota Cilegon 2020. Saat ini Helldy telah mengantongi modal 4 kursi di DPRD Kota Cilegon yang diraih Partai Berkarya di Pileg 2019 lalu. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Ilir 7, Maisaka, dan Tiga Srigala Ikut Kampanyekan Anyer

Published

on

ANYER – Puncak Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2019 yang digelar Pemerintah Kabupaten Serang menghadirkan konser musik dengan menghadirkan band Ilir 7, serta artis dangdut Maisaka dan Tiga Srigala. Dalam kesempatan kegiatan di Kabupaten Serang tersebut, mereka turut serta mengkampanyekan Pantai Anyer.Vokalis Ilir Band, Ave mengatakan, Pantai Anyer merupakan aset pariwisata yang sangat indah serta masih banyak dikunjungi wisatawan. Menurutnya, Anyer bisa menjadi objek yang bisa dieksplor oleh musisi Indonesia. “Kami berharap bisa membuat video klip di Pantai Anyer. Saat ini pasca tsunami Selat Sunda, pantai Anyer sangat aman dikunjungi,” ujar Ave, Minggu (1/12/2019).

Senada dikatakan personel Trio Srigala, Lia Ladysta. Ia merasa senang bisa dilibatkan untuk meramaikan AKCF pada tahun ini. “Memang mau gak mau, banyak orang yang trauma pasca tsunami Selat Sunda. Tapi kita harus buktikan, kalau di Anyer ini aman-aman saja, dan nyaman-nyaman aja,” katanya.

Lia pun mengajak masyarakat atau wisatawan untuk mengunjungi Pantai Anyer. Menurutnya, Anyer merupakan objek wisata kebanggaan Kabupaten Serang khususnya, dan umumnya Provinsi Banten.

“Kami pun awalnya deg-degan datang ke Anyer, tapi terbukti, dan alhamdulillah aman. Kami mengajak masyarakat untuk datang ke Anyer,” ujarnya.

Sementara artis Maisaka sangat bangga bisa ikut mempromosikan Pantai Anyer dan Pantai Cinangka di Kabupaten Serang. Ia pun berharap bisa membuat video klip di Pantai Anyer. “Insya Allah jika ada kesempatan, kita bisa turut serta mempromosikan keindahan Pantai Anyer,” ujarnya.

Ketua Panitia AKCF Agus Erwana mengatakan, Pemkab Serang menggelar berbagai acara untuk membangkitkan pariwisata Anyer. Saat ini, kata dia, Pantai Anyer sudah ternilai mana dan sudah kembali banyak wisatawan yang berkunjung.Sementara rangkaian AKCF, ungkap Agus, antara lain Color Fun Run, Lomba Burung Berkicau, Lomba Mancing Selat Sunda, Ngagurah Dano, lomba surving, hingga Anyer Krakatau Adventure Destination.

“Dari kegiatan ini, kami sudah mampu mengundang wisatawan lokal, nasional, dan mancanegara,” ujarnya.(*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending