Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Baznas Tangsel Gelar Seminar Zakat 2019

Published

on

TANGERANG SELATAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan, mengadakan Seminar Zakat 2019 yang ditujukan kepada para Aparat Sipil Negara (ASN) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan juga kepada para Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se- Kota Tangsel.

Acara seminar tentang Zakat 2019 oleh Baznas Tangsel tersebut mengambil tema “Spirit Zakat Untuk Mewujudkan Tangsel Kota Religius” dan dibuka oleh Walikota Tangsel Hj. Airin Rachmi Diany. Bertempat di Resto Kampung Anggrek, Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (17/10/2019).

Ketua Baznas Kota Tangsel Drs KH Endang Saefuddin MM, mengatakan bahwa, kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan ilmu pengetahuan agama tentang syariat Zakat. “Walaupun masalah Zakat ini merupakan syariat rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam, akan tetapi masih cukup banyak sekali umat Islam yang masih sangat minim pengetahuannya tentang masalah kewajiban Zakat secara detail dan lengkap,” terang KH Endang.

Ditambahkan oleh KH Endang bahwa, dengan diadakanya seminar tentang kewajiban Zakat ini kepada para ASN dan UPZ se- Tangsel, diharapkan pengetahuan mereka akan kewajiban syariat agama bagi umat Islam tersebut akan makin meningkat dan bertambah. Dan dengan dibekali oleh pengetahuan yang mendalam tentang kewajiban Zakat tersebut, diharapkan kesadaran dari umat Islam untuk membayar Zakat itu akan makin baik dan meningkat.

Hal senada juga disampaikan oleh H Muhammad Salbini Lc MA selaku Wakil ketua II Baznas Tangsel Bidang Pendistribusian. Menurut H Salbini, kegiatan seminar tentang Zakat yang diselenggarakan oleh Baznas Tangsel bertujuan untuk memberikan pencerahan tentang kewajiban Zakat bagi umat Islam, khususnya kepada para pegawai ASN Pemkot Tangsel.

“Selama inikan dana para ASN Pemkot Tangsel dipotong dan diberikan kepada Baznas Tangsel. Dan setelah pihak Baznas Tangsel turun langsung kelapangan, ternyata para ASN Pemkot Tangsel itu sebagian besar belum membayar Zakat hartanya. Yang mereka berikan kepada pihak Baznas Tangsel selama ini hanya berupa Infaq dan Shodaqoh saja, karena yang dipotong itu baru dari TPP, belum Zakat hartanya. Karena Zakat harta itu adalah akumulasi penghasilan yang menyeluruh dan dipotong 2,5 Persen,” ungkap H Salbini.

Sementara itu, Walikota Tangerang Selatan Hj Airin Rachmi Diany, saat membuka acara kegiatan seminar tentang Zakat oleh Baznas Tangsel menyatakan bahwa guna membantu pihak Baznas Kota Tangsel dalam memberikan kemudahan dan pelayanan kepada warga masyarakat Kota Tangsel dalam membayar zakat, maka direncakan akhir bulan Oktober 2019, warga masyarakat Kota Tangsel dapat membayar Zakat melalui layanan Online Tangsel Pay.

“Saat ini layanan tersebut hanya baru bisa dipergunakan untuk layanan membayar pajak PBB dan BPHTB saja. InsyaAllah akhir bulan Oktober 2019 ini, layanan Online Tangsel Pay juga dapat digunakan untuk membayar zakat. Yang penting punya handphone dan ada saldonya direkening,” pungkas Airin disambut senyum peserta seminar Zakat. (*/haris/yogi)

EVENT-EXHIBITION

Aksi Simpatik Selamatkan Cisadane dalam Harmoni Sinergi Kolaborasi lintas Lembaga

Published

on

TANGERANG – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Tangerang Selatan bersama Yayasan Mengetuk Pintu Langit (YMPL), Bio Teknologi Indonesia, Satu Sinaro Sinergi dan Lintas Lembaga lainnya bersinergi dengan Dinas LH dan Damkar Kota Tangerang Selatan melakukan aksi simpatik menangani polusi udara dari sampah dan pencegahan pencemaran sungai di TPA Cipeucang, Kota Tangerang Selatan, Senin (1/6/2020).

Pada tanggal 22 Mei 2020 lalu, TPA Cipeucang terjadi longsor yang menyebabkan material sampah menutupi sebagian besar aliran sungai Cisadane.

Pada tanggal 23 Mei 2020, tim Sinergi Kolaborasi #SelamatkanCisadane #SelamatkanCipeucang, turun langsung melakukan survey dan observasi kondisi longsor.

Dari hasil pengamatan dan analisa tim bio teknologi Indonesia dalam hal ini turun langsung Rusdi CH selalu pimpinan, harus dilakukan langkah cepat penanganan sampah dan pencemaran sungai selain dari pada langkah penanganan longsor.

Pemerintah Tangerang Selatan sendiri, pasca kejadian longsor melalui dinas LH langsung menurunkan alat berat guna melakukan penanganan longsor sejak hari kedua terjadi longsor.

Sedangkan, untuk penanganan Polusi Pada sampah dan pencemaran sungai cisadane, prof Rusdi mewakili relawan yg melakukan aksi simpatik, menyampaikan, salah satu solusi penanganan bau dan pencemaran air adalah dengan menggunakan bakteri asam laktat dengan cara dilakukan penyemprotan.

“Kegiatan ini, harus dilakukan sinergi dengan penanganan longsor oleh alat berat dan tim DLH yang menerima sampah baru di TPA,” lanjutnya.

Rusdi menambahkan ada 3 titik penyemprotan yang harus dilakukan yaitu pertama sampah baru yang masuk ke TPA, kedua sampah yg dipindahkan dari longsoran ke tempat yang seharusnya dan ketiga sampah existing. Semuanya harus tersiram bakteri asam laktat.

Bakteri asam laktat itu sendiri selain mampu untuk menangani bau pada sampah, dipercaya juga mampu untuk menangani pencemaran sungai Cisadane, mengendalikan populasi lalat dan tidak berbahaya terhadap lingkungan.

Aden Sunandar, pimpinan Yayasan Mengetuk Pintu Langit sebagai salah satu tim relawan yang terlibat menambahkan, pihaknya telah melakukan aksi pertama pada hari Rabu, 27 Mei 2020. Sebanyak 6 unit damkar dan 1 unit truk tangki air DLH diturunkan untuk melakukan penanganan awal.

“Tahap kedua, kami turun aksi kembali pada hari Senin 1 Juni 2020. Kembali melakukan penanganan insyaalloh sampai 6 hari kedepan,” jelasnya kepada BantenEvent.

Aldrin Ramadian, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kota Tangsel, mengatakan bahwa aksi simpatik ini merupakan wujud nyata keterlibatan masyarakat membantu pemerintah. Sinergi dan kolaborasi menjadi kekuatan luar biasa di masa Covid 19 ini.

Kadis LH, Toto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Para relawan yg melakukan aksi simpatik sinergi kolaborasi bersama penanganan Longsor di TPA Cipeucang. Hal ini menjadi semangat dan motivasi bagi tim kami untuk secepatnya dapat menyelesaikan penanganan TPA Cipeucang. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Peringati Hari Lahir Pancasila, Ini yang Dilakukan Brimob Banten

Published

on

SERANG – Dalam rangka menyambut hari lahir Pancasila 1 Juni 2020, beragam cara dilakukan oleh seluruh warga
Indonesia.

Begitupun dengan personel Sat Brimob Polda Banten, mereka melakukan berbagai kegiatan di hari lahir Pancasila ini seperti mengibarkan bendera merah putih, memasang banner, memasang umbul-umbul, menonton siaran langsung kegiatan memperingati hari lahir Pancasila yang dilaksanakan di Istana Negara hingga melakukan kegiatan bakti sosial, Senin (01/06/2020).

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar melalui Komandan Satuan Brimob Polda Banten AKBP Dwi Yanto Nugroho mengatakan bahwa sebagai wujud kecintaan pasukan elit Polri (Brimob-red) terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seluruh personel Brimob Banten mengibarkan bendera merah putih di rumah masing-masing,

“Ya, hari ini, ada sekitar 348 personel Brimob Banten yang turut serta memperingati hari lahirnya Pancasila. Dengan tetap mengenakan baju dinas mereka mengibarkan bendera merah putih di halaman Mako dan juga di halaman rumah mereka masing-masing sebagai wujud penghormatan mereka terhadap lambang Negara ini,” ucap Dwi Yanto Nugroho.

Dwi Yanto Nugroho juga menjelaskan, tak hanya mengibarkan bendera merah putih, personel juga memasang banner dan umbul-umbul di sekeliling Mako Brimob Banten.

“Personel juga memasang banner dan umbul-umbul bermotif merah putih di sekeliling Mako Brimob Banten. Kegiatan ini sebagai salah satu bukti bahwa korps Brimob Polri setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan rela berjuang untuk persatuan dan kesatuan negara yang kita cintai ini,” tutur Dwi Yanto Nugroho.

“Dengan memperingati Hari kelahiran Pancasila, diharapkan sebagai pemersatu dan membentuk mental masyarakat yang nasionalis dan berideologi Pancasila. Dan sesuai dengan arahan Dankor Brimob Polri sebagai Pimpinan, kami Brimob Banten siap mengawal tegaknya Pancasila. Pancasila dalam Tindakan Melalui Gotong Royong menuju Indonesia Maju,” jelas Dwi Yanto Nugroho.

“Kami juga melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam menyambut hari lahir Pancasila ini, kegiatan yang kami laksanakan itu antara lain membagikan sembako kepada warga yang kurang mampu dan melaksanakan kerja bakti atau pembersihan di tempat ibadah dan fasilitas-fasilitas umum lainnya. Kegiatan ini sebagai wujud nyata dari Bhakti Brimob Banten untuk Indonesia,” tutup Dwi Yanto Nugroho.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan bahwa sebagai warga negara Indonesia, Pancasila adalah Ideologi yang wajib dimiliki setiap warganya ditengah tengah globalisasi yang saat terjadi di Indonesia.

“Dengan memperingati setiap hari besar kenegaraan kita bisa lebih mengenal apa itu Indonesia, apa itu Pancasila dan memaknainya sebagai landasan hidup bernegara dan bermasyarakat.” pungkas Edy Sumardi. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Kapolda Banten Tinjau Pos Pam Anyer dan Objek Wisata

Published

on

CILEGON – Kapolda Banten Irjen Pol. Fiandar didampingi Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Aminudin Roemtaat, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo, Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana dan para PJU jajaran Polres Cilegon meninjau langsung Pos pengamanan Ops Ketupat Kalimaya 2020 dan objek wisata Pantai Anyer, Senin (1/6/2020).

Peninjauan ini dalam rangka menghadapi fase baru dalam kehidupan saat ini ditengah pandemi Covid-19 yakni New Normal atau tatanan hidup baru sesuai adanya kebijakan pemerintah.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol. Fiandar menyampaikan bahwa Polri khususnya jajaran Polda Banten bersama unsur TNI telah mengerahkan personelnya untuk melakukan tugas pengamanan yang bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat agar dapat menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran wabah virus Corona.

“Personel jajaran Polda Banten bersama dengan personel TNI sudah kita ploting di tempat-tempat keramaian orang atau pengunjung untuk memberikan imbauan kepada masyarakat, mendisiplinkan masyarakat agar dalam menghadapi penerapan new normal ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Masih penjelasan Kapolda, terkait dengan jumlah pengunjung baik di objek wisata dan objek-objek yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat seperti pusat perbelanjaan dan lain sebagainya tetap dilakukan pembatasan agar tidak terjadi penumpukan massa.

“Kita imbau dan targetkan untuk lokasi-lokasi keramaian berkapasitas separuhnya atau 50 persen, bilamana di luar masih banyak warga yang ingin berkunjung, ya harus mengantri atau bergantian, misalkan menunggu 10 persen yang keluar dan 10 persen yang masuk,” tegasnya.

Dilokasi terpisah, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi saat menambahkan, bahwa New Normal ini adalah kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar protokol kesehatan.

“New Normal ini upaya menyelamatkan hidup masyarakat Banten, agar masyarakat yang memerlukan aktivitas di luar rumah dapat bekerja dengan menggunakan standar protokol kesehatan yang ditetapkan, maka dari itu kapolda Banten beserta PJU mengunjungi beberapa tempat keramaian di wilayah hukum Polda Banten untuk memastikan kesiapan New Normal tersebut,” pungkasnya. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending