Connect with us

MEETING

Bantu Perbaikan 43 RTLH, Bupati Serang Apresiasi Koperasi Syariah BMI

Published

on

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengapresiasi Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI) yang maksimal membantu program prioritas perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bahkan hingga saat ini, total sebanyak 43 RTLH yang diperbaiki di Kabupaten Serang.

Salah satu yang selesai diperbaiki adalah rumah Abdullah dan Marhamah di Kampung Lembur Jati, Desa Mekar Baru, Kecamatan Petir yang diresmikan, Kamis (31/10/2019).

Tangis haru bercampur bahagia ditunjukkan Marhamah setelah Tatu Chasanah menyerahkan kunci rumah miliknya yang sudah diperbaiki Koperasi Syariah BMI.

Atas tangis haru tersebut, Tatu secara spontan memeluk Marhamah dan mengajak agar Marhamah untuk rajin ibadah sholat wajib dan meningkatkan sunahnya. Saat dikonfirmasi setelah mendapatkan bantuan, Marhamah mengaku tidak bisa mengungkapkan kata lain selain ucapan rasa syukur. ”Tidak bisa bicara apa-apa,” ucap Marhmah yang memiliki tiga orang anak ini.

Suhenah, cucu dari Marhamah mengungkapkan, jika neneknya menangis bahagia sejak bulan lalu setelah mendengar akan mendapatkan bantuan perbaikan rumah. “Hampir setiap hari menangis, dengan kondisi rumahnya yang sebelumnya hanya rumah panggung yang terbuat dari bilik,” ujarnya.

Turut hadir, Presiden Direktur Koperasi Syariah BMI Kamaruddin Batubara, Asisten Deputi Perlindungan Usaha Kementrian Koperasi UKM RI Sutarmo, dan puluhan masyarakat. Tatu menjelaskan, bantuan perbaikan RTLH yang dibangun Koperasi Syariah BMI sebanyak ke 43 unit di Kabupaten Serang. Saat ini, terdapat dua rumah yang dibangun di Kecamatan Petir dan Pontang. ”Kehadiran koperasi syariah ini sangat membantu bagi program Pemda,” ujar Tatu usai peresmian.

Oleh karena itu, Tatu juga meminta agar masyarakat turut serta menjadi anggota Koperasi Syariah BMI yang menjadi koperasi terbaik di Banten dan sudah menggerakkan ekonomi serta sosial kepada masyarakat. ”Maka, saya mengajak masyarakat Kabupaten Serang untuk bergabung ke koperasi karena kalau bentuk usaha kulturnya Indonesia itu adalah koperasi,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan data terpadu Kemensos pada tahun 2016, jumlah RTLH di Kabupaten Serang 10.723 rumah. Sampai tahun 2019, telah diperbaiki sebanyak 4.490 rumah. Bahkah tahun ini karena menjadi program prioritas, Pemkab Serang mengalokasikan dana Rp16,4 miliar untuk perbaikan 822 RTLH.

Sementara itu, Presiden Direktur Koperasi Syariah BMI, Kamaruddin Batubara mengatakan, pada tahun 2019 pihaknya sudah memperbaiki 207 unit RLH di Banten. Sedangkan, wilayah Kabupaten Serang baru 43 unit. ”Untuk setiap rumah dana yang dihabiskan sebesar Rp 25 sampai Rp 50 juta,” ujarnya. (*/yogi)

EVENT-EXHIBITION

Kawal Non Tunai, BI Serang Adakan Forum Sistem Pembayaran

Published

on

SERANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Forum Sistem Pembayaran yang dihadiri oleh sekitar 180 peserta yang terdiri dari perbankan (14 bank), asosiasi retail, pemerintah daerah, dan pedagang/merchant yang meliputi toko bangunan, rumah sakit, pedagang kaki lima, toko baju, toko aksesoris, studio musik, kuliner, dan lainnya di Serang, Rabu (4/12/2019).

Dalam sambutannya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan mengenai 5 Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025 dan Pengenalan mengenai QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

“Tujuan dari visi dan program inisiatif Bank Indonesia dalam sistem pembayaran adalah 91,3 juta unbanked people dan 62,9 juta UMKM dapat masuk ke dalam ekonomi-keuangan digital, terus bertumbuh, dan berkontribusi untuk perekonomian nasional,” kata Erwin.

Hadir pula sebagai narasumber dalam kegiatan ini Bapak Chrisdian Adinata dari PT Visionet Internasional (Ovo), Bapak Achmad Agustiyatama (CIMB Niaga), dan Bapak Dilly Ramadhan Nurrahmat (PT Fintek Karya Nusantara/Linkaja).

Ketiga narasumber tersebut menyampaikan informasi mengenai kelebihan dari transaksi non tunai antara lain praktis, akses lebih luas, transparansi transaksi, efisiensi rupiah, less friction economy, dan perencanaan ekonomi lebih akurat, serta mendorong masyarakat untuk beralih dari transaksi tunai ke transaksi nontunai dengan segala kelebihannya tersebut di atas. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Helldy Diwawancara Gerindra Ungkit Kesehatan & Pendidikan

Published

on

CILEGON – Jumlah pengangguran di Kota Cilegon yang terus mengalami peningkatan menjadi salah satu topik bahasan yang diungkit Helldy Agustian saat diwawancara Tim Desk Pilkada Kota Cilegon 2020 dan Tim Desk Pilkada Provinsi Banten 2020 Partai Gerindra, di Graha Mahesa, Kantor DPD Partai Gerindra Provinsi Banten, Jln Raya Serang – Pandeglang, Km 4, Karundang, Kota Serang, Minggu (1/12/2019).

Selain masalah pengangguran, Helldy yang diundang sebagai bakal calon Walikota Cilegon, juga memaparkan sejumlah persoalan krusial di berbagai bidang lainnya di Kota Cilegon. Di antaranya persoalan pendidikan, kesehatan, serta persoalan hukum terutama kasus tipikor yang menjerat pejabat pemerintahan. Kepada tim pewancara Partai Gerindra, Helldy juga memaparkan sejumlah program yang dipersiapkan sebagai solusi bagi setiap persoalan tersebut.

Khusus untuk masalah pengangguran, Helldy menuturkan bahwa selama tiga tahun terakhir, Kota Cilegon tercatat sebagai daerah dengan jumlah pengangguran kedua terbanyak di Provinsi Banten.

“Tahun 2019 ini angka pengangguran di Kota Cilegon mencapai 9,68 persen. Sebuah ironi bagi Kota Cilegon yang merupakan kota industri,” ujar Helldy.

Sebagai upaya solusinya, Helldy menjelaskan program Rumah Siap Kerja yang merupakan bagian dari visi-misinya. Dalam praktiknya, program ini dilakukan secara tripartit yakni pemerintah daerah melalui Disnaker, kalangan industri, dan masyarakat.

“Nantinya kami fokus pada pendidikan industri. Ini untuk memenuhi kebutuhan SDM industri berkualitas di Kota Cilegon dan bahkan daerah lainnya di Provinsi Banten,” papar Helldy dalam sesi jumpa pers.

Rumah Siap Kerja juga siap menampung masyarakat yang masih menganggur melalui berbagai program pelatihan keahlian industri, seperti pengelasan dan perpipaan.

“Juga beragam keahlian hidup lainnya yang banyak dibutuhkan di tengah masyarakat seperti mencukur rambut, servis AC, dan menjahit. Ada pula BUMD berbasis UMKM yang fokus membina produk unggulan khas di setiap kecamatan. Begitu pula jenis kewirausahaan yang selama ini belum dieksploitasi seperti ternak lele, bebek, dan agrobisnis, akan dibantu pemerintah dalam permodalan, pengemasan, hingga promosi dan pemasarannya,” papar Helldy yang selama ini memang dikenal sebagai wirausahawan tangguh.

Di bidang pendidikan, Helldy menyatakan siap menciptakan pemerataan pendidikan di Kota Cilegon, khususnya di tingkat SLTP.

“Kota Cilegon ini usianya sudah 20 tahun, tapi kondisi pendidikannya masih begitu-begitu saja. Bahkan masih ada kecamatan yang tidak memiliki SMP Negeri. Idealnya nanti ada 18 SMP Negeri di Kota Cilegon. Semua tersebar merata, dimana minimal terdapat 2 SMP Negeri di tiap kecamatan,” ujar Helldy.

Sementara di bidang kesehatan, untuk terciptanya peningkatan pelayanan, Helldy menyatakan diperlukannya restrukturisasi infrastruktur mulai dari bangunan, akses jalan, ketersediaan obat, hingga tenaga medis seperti dokter ahli forensik.

“Untuk pencegahan kasus tipikor di kalangan pejabat, kami siap menciptakan sebuah model pemerintah yang sangat transparan berbasis teknologi informasi. Sistem ini tentu bisa diakses langsung oleh masyarakat, sekaligus sebagai sarana menyampaikan aduan maupun masukan,” jelas Helldy.

Ketika ditanya soal peluang terwujudnya koalisi antara Partai Berkarya dengan Partai Gerindra di Pilkada Kota Cilegon 2020, Helldy menyatakan peluang tersebut sangat dimungkinkan. Pasalnya, pada Pilpres 2019 lalu, Berkarya dan Gerindra tergabung dalam koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung paslon Prabowo-Sandiaga Uno.

“Cita-cita kami juga sama, ingin mewujudkan kondisi Kota Cilegon yang lebih baik,” pungkas Helldy.
Saat diwawancara, Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten ini didampingi Sekwil Partai Berkarya Banten Fauzi Salam dan beberapa pengurus Partai Berkarya lainnya.

Helldy diundang dalam sesi wawancara setelah menyerahkan formulir pendaftaran kepada Partai Gerindra dua pekan silam. Sementara formasi tim pewawancara di antaranya adalah Sadeli dari Tim Desk Pilkada Kota Cilegon 2020, serta Ali Mustofa, Tati Nurcahyana, Agus Supriatna, dan Nasir dari Tim Desk Pilkada Provinsi Banten 2020 Partai Gerindra.

Helldy diketahui telah mendapat mandat dari Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto untuk maju sebagai balon walikota di Pilkada Kota Cilegon 2020. Saat ini Helldy telah mengantongi modal 4 kursi di DPRD Kota Cilegon yang diraih Partai Berkarya di Pileg 2019 lalu. (*/yogi)

Continue Reading

MEETING

Ilir 7, Maisaka, dan Tiga Srigala Ikut Kampanyekan Anyer

Published

on

ANYER – Puncak Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2019 yang digelar Pemerintah Kabupaten Serang menghadirkan konser musik dengan menghadirkan band Ilir 7, serta artis dangdut Maisaka dan Tiga Srigala. Dalam kesempatan kegiatan di Kabupaten Serang tersebut, mereka turut serta mengkampanyekan Pantai Anyer.Vokalis Ilir Band, Ave mengatakan, Pantai Anyer merupakan aset pariwisata yang sangat indah serta masih banyak dikunjungi wisatawan. Menurutnya, Anyer bisa menjadi objek yang bisa dieksplor oleh musisi Indonesia. “Kami berharap bisa membuat video klip di Pantai Anyer. Saat ini pasca tsunami Selat Sunda, pantai Anyer sangat aman dikunjungi,” ujar Ave, Minggu (1/12/2019).

Senada dikatakan personel Trio Srigala, Lia Ladysta. Ia merasa senang bisa dilibatkan untuk meramaikan AKCF pada tahun ini. “Memang mau gak mau, banyak orang yang trauma pasca tsunami Selat Sunda. Tapi kita harus buktikan, kalau di Anyer ini aman-aman saja, dan nyaman-nyaman aja,” katanya.

Lia pun mengajak masyarakat atau wisatawan untuk mengunjungi Pantai Anyer. Menurutnya, Anyer merupakan objek wisata kebanggaan Kabupaten Serang khususnya, dan umumnya Provinsi Banten.

“Kami pun awalnya deg-degan datang ke Anyer, tapi terbukti, dan alhamdulillah aman. Kami mengajak masyarakat untuk datang ke Anyer,” ujarnya.

Sementara artis Maisaka sangat bangga bisa ikut mempromosikan Pantai Anyer dan Pantai Cinangka di Kabupaten Serang. Ia pun berharap bisa membuat video klip di Pantai Anyer. “Insya Allah jika ada kesempatan, kita bisa turut serta mempromosikan keindahan Pantai Anyer,” ujarnya.

Ketua Panitia AKCF Agus Erwana mengatakan, Pemkab Serang menggelar berbagai acara untuk membangkitkan pariwisata Anyer. Saat ini, kata dia, Pantai Anyer sudah ternilai mana dan sudah kembali banyak wisatawan yang berkunjung.Sementara rangkaian AKCF, ungkap Agus, antara lain Color Fun Run, Lomba Burung Berkicau, Lomba Mancing Selat Sunda, Ngagurah Dano, lomba surving, hingga Anyer Krakatau Adventure Destination.

“Dari kegiatan ini, kami sudah mampu mengundang wisatawan lokal, nasional, dan mancanegara,” ujarnya.(*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending