Connect with us

MEETING

Bank Banten Jalin Kemitraan dengan BPR Baturaja dalam Melayani Pensiunan

Published

on

SERANG – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (Bank Banten) selaku Bank kebanggaan masyarakat Banten terus memperluas kemitraan dengan para mitra. Kali ini Bank Banten menjalin kemitraan dengan PT BPR Baturaja terkait Layanan Pembayaran Manfaat Pensiun dan Kredit Pensiun. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Palembang (25/4/2019).

Penandatanganan PKS tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa, dan Direktur Utama BPR Baturaja Kabupaten Oku Januar Hertanto. Ruang lingkup kerja sama dengan BPR Baturaja terkait dengan pembayaran manfaat pensiun BPR Batu Raja melalui Bank Banten serta pemberian kredit pensiun.

“Kerja sama ini berpotensi dalam pengembangan bisnis Bank Banten dari segi kredit maupun penempatan dana. Oleh Karena itu Bank Banten terus mengoptimalkan jaringan Kantor Cabang (KC) dan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Banten di seluruh Indonesia.” terang Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa.

Sinergi Bank Banten dengan BPR Baturaja merupakan salah satu perwujudan komitmen Bank Banten terhadap misi perusahaan, yaitu memberikan layanan perbankan terbaik yang selalu berorientasi kepada kepuasan nasabah, dan meningkatkan nilai manfaat secara berkesinambungan bagi semua pemangku kepentingan.

Kredit Pensiun yang dimiliki oleh Bank Banten bernama Kredit Purna Karya yang merupakan salah satu produk secured loan yaitu kredit kepada individu berpenghasilan tetap dan pensiunan. Selain itu masih terdapat produk kredit pensiun lainnya seperti kredit Pra Purna Karya yaitu kredit yang diberikan pada debitur yang akan menuju Batas Usia Pensiun (BUP) sehingga kredit tetap berjalan meskipun debitur tersebut sudah memasuki masa pensiun.

Sebelumnya, Bank Banten telah bekerja sama dengan PT Taspen dan bertindak sebagai Kantor Mitra Layanan Taspen, sebagai unit layanan yang merupakan perpanjangan tangan PT Taspen dalam melayani penerima pensiun.

“Kepercayaan yang diberikan oleh BPR Baturaja kepada Bank Banten ini merupakan bukti Bank Banten telah menjadi mitra terpercaya PT Taspen dalam mengelola Tabungan Pensiun.” jelas Fahmi.

Bank Banten terus berupaya untuk menjadi mitra terbaik bagi institusi dan lembaga pemerintah serta swasta dalam pembayaran gaji pegawai dan pensiunan. “Dengan terjalinnya kerja sama ini diharapkan akan mempermudah pensiunan untuk mendapatkan akses layanan perbankan.” tutup Fahmi. (*/yogi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EVENT-EXHIBITION

Kapolda Banten : Selamat dan Sukses Atas Terlaksananya Rakernas SMSI

Published

on

SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke 1 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Hotel Marbella, Anyer, Minggu (27/09/2020).

Saat ditemui, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar memberikan apresiasi atas terlaksananya Rakernas ke 1 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

“Saya atas nama Kepala Kepolisian Daerah Banten mengucapkan selamat dan sukses kepada Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) atas terlaksananya Rapat Kerja Nasional yang ke 1, yang dimana Rakernas kali ini Provinsi Banten terpilih menjadi tuan rumahnya,” ujar Fiandar.

“Dan saya mohon maaf tidak bisa hadir di hari yang spesial ini, tapi kami dari Polda Banten siap bersinergi dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI),” lanjutnya.

Fiandar menambahkan bahwa peran media sangat besar dalam menjaga Kambtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Banten.

“Menurut saya peran media cukup besar dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan juga sangat berperan besar dalam menjaga Kambtibmas di wilayah hukum Polda Banten,” tambah Fiandar.

Masih kata Fiandar, “Dan di tengah pandemi covid-19 ini, saya juga mengajak kepada teman-teman SMSI agar mematuhi protokol kesehatan dimana pun berada. Selalu menggunakan masker saat diluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun atau Handsanitizer dan selalu menerapkan Physical Distancing, supaya kita terhindar dari penularan virus Covid-19 ini,” imbuhnya.

Fiandar berharap dengan dilaksanakannya Rakernas ke 1 SMSI tersebut dapat memberikan manfaat yang terbaik bagi kemajuan organisasi.

“Saya berharap melalui Rakernas ini dapat memberikan ide-ide yang terbaik demi kemajuan organisasi SMSI ini, dan saya juga berharap dengan adanya SMSI di Provinsi Banten dapat berkontribusi dalam kemajuan Provinsi Banten,” harapnya. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Santri Majelis Badar Jalali Ingatkan Walikota Cilegon Untuk Tidak Menganakemaskan Usaha THM

Published

on

CILEGON – Keberadaan tempat hiburan malam di Kota Cilegon yang hampir 20 tahun berdiri sebagai Kota Madya hingga saat ini banyak menuai pro dan kontra. Di satu sisi, sebagai pusat bisnis, ekonomi dan perkantoran kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang tentunya menambah pendapatan daerah, di sisi lain menjadi pusat hiburan yang tentunya menjamur dan menjadi kontroversi dan keresahan bagi masyarakat sekitar yang berasal dari 4 kecamatan yaitu Cibeber, Cilegon, Kramatwatu, dan Waringinkurung.

Pengumpulan tanda tangan sebagai dukungan terhadap GEBRAK beberap waktu lalu.

Salah satunya adalah dari Majelis Badar Jalali yang menilai0 Pemerintah Kota Cilegon terkesan lembek soal penutupan tempat usaha berupa hiburan malam di kawasan Jalan Lingkar Selatan.

“Saya sebagai santri Majelis Badar Jalali mengamati Pemkot Cilegon terkesan lembek dan menganakemaskan usaha tersebut. Padahal keberadaannya mutlak melanggar Perwal No 300 Tahun 2014 tentang Penutupan Tempat Hiburan Malam (THM) di Cilegon dan utamanya melanggar nilai agama dan budaya,” tegas Andika salah satu santri Majelis Badar Jalali kepada sejumlah wartawan, Rabu (23/9/2020).

Andika mengatakan statement Walikota Cilegon pada Rapat KoordinasiTerbatas pada 23 September 2020, saat menyikapi Status Covid yang jadikan Cilegon sebagai Zona Merah, tidak ada ungkapan beliau bahwa THM sebagai cluster penularan Covid 19.

“Ini menjadi kekecewaan bagi kami masyarakat seolah-olah beliau menganakemaskan usaha tempat hiburan malam. Jelas-jelas di dalamnya sangat jauh dari unsur bersih dan sehat,” imbuhnya lagi.

GEBRAK bersama Santri Majelis Badar Jalali usai pengumpulan petisi.

Andika juga mengatakan pihaknya sepakat dengan Statement Ketua DPRD Cilegon di beberapa media saat Rapat Koordinasi Terbatas Tanggal 23 September 2020 menyikapi status Covid di Cilegon yang menjadikan Zona Merah. Dimana dewan menyoroti tempat hiburan yang bandel dan buka, padahal THM juga ada Indikasi berpotensi penularan Covid 19.

“Saya sebagai santri Majelis Badar Jalali sangat kecewa kepada pak Walikota Cilegon Edi Ariyadi, yang terkesan menganggap gampang persoalan THM di Kota Cilegon padahal saudara kami dari Aliansi GEBRAK (Gerakan Bersama Anti Kemaksiatan) Gabungan Wilayah Kab Serang dan Cilegon pada 17 September 2020 sudah mengirim surat dan petisi pada Pemkot Cilegon dan Pemkab Serang tembusan sampai Ke Gubernur Banten, Untuk menindak tegas THM yang ada di Wilayah Kota Cilegon dan Kab Serang. Alhasil sampai saat Ini Cilegon menjadi Zona Merah. Info yang Saya dapat dari teman-teman GEBRAK, Pemkot Cilegon belum berikan jawaban,” ungkap Andika.

Padahal, lanjut Andika, anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Demokrat M Ibrohim Aswadi pada 11 September 2020 pun menyoroti bandelnya THM di salah satu media online jauh sebelum Cilegon ditetapkan sebagai Zona Merah akan wabah Covid.

“Senin (21/9/2020) saya diminta teman GEBRAK untuk silaturrahmi ke kediaman pak dewan Ibrohim Aswadi. Beliau menitipkan aspirasi rakyat agar pak Walikota Cilegon segera menyikapi aspirasi dari teman-teman GEBRAK,” katanya.

Tidak hanya itu saja, Andika diminta mendampingi GEBRAK untuk menggali kepastian kepada Wakil Ketua DPRD Cilegon Hj Nurrotul Uyun pada 20 September 2020 di kediamannya, meminta agar Pemkot Cilegon segera menyikapi surat dan petisi GEBRAK yang sudah masuk.

Sementara itu, koordinator GEBRAK Ferdy Raymond mengungkapkan, pihaknya bersama Majelis Badar Jalali dan tentunya masyarakat akan terus mendesak pemkot Cilegon dan Kabupaten Serang unruk segera menyelasaikan masalah ini.

“Kami tidak ingin daerah kami tumbuh kemaksiatan dan itu dibiarkan saja oleh pemerintah. Yang kami khawatirkan adalah hancurnya generasi muda di masa akan datang dan tentunya image Provinsi Banten sebagai provinsi yang agamis dan mengutamakan akhlakul karimah,” tegas Ferdy.

Pihaknya juga akan mendesak provinsi dalam hal ini gubernur Banten dan instansi terkait untuk mengambil sikap tegas untuk menghapus kemaksiatan dari bumi Banten.

“Saya sebagai masyarakat merasa sangat resah dengan kondisi THM saat ini dimana sudah semakin menjamur dan sangat pesat pertumbuhannya.
Kadang kami sebagai masyarakat merasa seakan ijin THM ini dipermudah,” tutup Ferdy. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Sekda Banten Serahkan Secara Simbolis Bantuan Subsidi Upah Bagi Pekerja

Published

on

SERANG – Sekretaris Daerah Provinsi Banten Al Muktabar bersama Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Eko Nugriyanto menyerahkan secara simbolis bantuan pemerintah pusat terkait bantuan subsidi upah untuk para pekerja di Provinsi Banten.

Bantuan tersebut dalam rangka melindung, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja atau buruh di Provinsi Banten.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut ialah, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Al Muktabar, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Eko Nugriyanto, Ketua DPRD Banten Andra Soni, Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Al Hamidi, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi dan perwakilan pekerja yang menerima bantuan subsidi gaji tersebut.

Saat ditemui, Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan bahwa bantuan yang diberikan tersebut sesuai Permenaker 14 Tahun 2020.

“Hari ini kita mengikuti acara penyerahan secara simbolis bantuan subsidi gaji kepada pekerja yang berada di Provinsi Banten, dimana pemberian subsidi gaji tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 14 Tahun 2020,” katanya di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (23/09/2020).

Al Hamidi menambahkan bahwa bantuan tersebut diberikan sebesar 600.000 per bulan kepada pekerja untuk meningkatkan perekonomiannya akibat dampak pandemi covid-19.

“Dimana bantuan subsidi upah ini diberikan kepada pekerja di Banten sebesar 600.000 per bulan dan akan diberikan selama empat bulan,” tambahnya.

“Dan tujuan bantuan yang kita serahkan ini berupa subsidi gaji atau upah yang diberikan kepada buruh atau pekerja yang bertujuan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi buruh yang ada di Provinsi Banten dalam penanganan dampak Covid-19,” lanjutnya.

Al Hamidi menjelaskan bahwa untuk mendapatkan bantuan subsidi upah tersebut harus memenuhi kriteria.

“Adapun kriteria untuk mendapatkan upah subsidi ini ialah Warga Negara Indonesia, terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan, pekerja atau buruh penerima gaji atau upah, kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020 dan kriteria terakhir peserta aktif harus memiliki gaji dibawah 5.000.000 rupiah dan memiliki rekening sendiri. Karena bantuan tersebut akan di kirim langsung ke rekening masing-masing,” jelasnya.

Masih kata Al Hamidi, “Di Banten peserta aktif yang terdaftar di BPJAMSOSTEK Banten sebanyak 1.263.446 pekerja yang meliputi gaji diatas maupun dibawah 5.000.000. Dan dari hasil verifikasi, calon penerima bantuan subsidi upah di Provinsi Banten sebanyak 1.026.911. dan yang sudah menerima bantuan tersebut sebanyak 843.731 pekerja di Provinsi Banten,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Al Muktabar mengapresiasi bantuan subsidi upah dari pemerintah pusat.

“Kita pemerintah daerah Provinsi Banten mengucapkan terima kasih atas bantuan pemerintah pusat dalam bantuan subsidi upah nya kepada masyarakat Provinsi Banten. tentunya atas formulasi kebijakan bapak Presiden melalui BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Ketenagakerjaan bahwa masyarakat Banten yang bekerja dibawah gaji 5 juta tersebut bisa mendapatkan bantuan subsidi upah senilai 600.000 ribu selama 4 bulan. Dimana bantuan ini bagian dari upaya kita meringankan beban atas kondisi terdampak covid-19, dan tadi pak gubernur menugaskan saya untuk menyerahkan secara simbolis kepada para pekerja,” katanya.

Al Muktabar berharap agar bantuan subsidi upah tersebut dapat dipergunakan sebaik-baiknya.

“Saya berharap bantuan yang diberikan dari Pemerintah Pusat ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dan juga saya berharap pandemi covid-19 ini cepat berakhir,” harapnya.

Dan ditempat yang sama, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten Eko Nugriyanto mengungkapkan bahwa di masa pandemi covid-19 tersebut, Pemerintah hadir dalam memberikan bantuan kepada masyarakat khususnya bagi pekerja.

“Pemerintah hadir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak akibat Covid-19. Salah satunya adalah dengan Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang sebelumnya telah diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian BUMN, untuk memberikan BSU. Dan pemerintah menginginkan bantuan tersebut langsung diberikan kepada yang bersangkutan,” ungkapnya.

Eko Nugriyanto menambahkan dalam pemberian bantuan subsidi upah tersebut BPJS Ketenagakerjaan dilibatkan.

“Kenapa pemerintah bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan?, karena BPJS Ketenagakerjaan yang dianggap punya data tentang Ketenagakerjaan, sehingga kita dilibatkan dalam mengumpulkan nomor rekening seluruh pekerja yang memang berhak untuk dapat BSU tersebut,” tambahnya.

Masih kata Eko Nugriyanto, “Secara nasional beberapa waktu lalu, BSU ini sudah di Launching oleh Bapak Presiden di Istana Negara dan dalam kesempatan ini kita juga melakukan penyerahan secara simbolis kepada pekerja di Provinsi Banten untuk tahap yang keempat,” imbuhnya.

Dan Eko Nugriyanto juga menjelaskan bahwa kegiatan penyerahan bantuan subsidi upah tersebut dilakukan serentak di seluruh Cabang BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Banten.

“Dan kegiatan ini selain dilaksanakan di tingkat Provinsi Banten, juga dilaksanakan secara serentak di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di setiap Kabupaten dan kota di Provinsi Banten,” jelasnya. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending