Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Usai Diruwat, Banten Resmi Miliki Al Madad Terbesar di Dunia

Published

on

SERANG – Sejak zaman dahulu Banten memiliki berbagai kebudayaan dan kesenian tradisional yang sudah melegenda dan mendunia.

Bahkan beberapa diantaranya kini sudah menjadi ikon budaya dan tujuan pariwisata nasional hingga internasional seperti seni silat tradisional dan beladiri Debus.

Namun diluar itu semua, masih banyak masyarakat yang tidak tahu, tentang senjata tradisional asli Banten yang menjadi tolak ukur berdirinya Kerajaan Banten yang tersohor hingga daratan Eropa pada zaman dulu.

Tim BantenEvent beruntung diajak oleh H Tb Syarif Hidayat selaku penggagas dan pembuat senjata tradisonal Banten yang bernama Al Madad di kawasan Banten Lama, Jumat (16/11/2018).

Dalam sejarah disebutkan, Al Madad merupakan sejarah yang dibawa dari Timur Tengah.

Al Madad adalah senjata berupa tombak yang dipakai Sultan Banten untuk syiar Islam dan perang menghadapi musuh di masa penjajahan.

“Kami membuat Al Madad tujuannya untuk memotivasi agar masyarakat khususnya generasi muda mengetahui bahwa Al Madad adalah salah satu bagian dari sejarah berdirinya Banten. Semoga Al Madad ini bisa terus dilestarikan oleh generasi penerus, khususnya generasi muda,” beber Arif ke BantenEvent.

Arif pun sedikit bercerita tentang awalnya ide pembuatan Al Madad ini, yang awalnya berupa mimpi yang datang kepadanya beberapa kali.

“Setelah saya meminta saran, ijin dan do’a kepada para Kesepuhan, akhirnya pengerjaan Al Madad ini saya mulai,” lanjutnya.

Al Madad yang dinamakan Banla 75 ini dikerjakan selama 1 bulan oleh 6 orang pekerja dan dibantu sekitar belasan pemuda asli Banten yang dikerjakan di kawasan Graha Asri, Kota Serang.

Banla singkatan dari Banten Lama diambil nama tersebut sesuai dengan isyarat/petunjuk yang kami dapat.

Dengan diameter 2 meter, panjang 5 meter dan bobot total 1 ton (berikut pemukulnya-red), Arif ingin Al Madad ini menjadi rekor MURI bahkan Rekor Dunia dalam pemecahan rekor Al Madad terbesar dan terberat di dunia.

“Kami ingin nama Banten bisa mendunia lewat Al Madad ini dan menjadi kebanggaan bagi kami masyarakat Banten khususnya para jawara dan pesilat, bahwa salah satu alat perang tradisional Sultan bisa mendunia,” harap Arif.

Sementara itu, H TB Abbas Wasse Ketua Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten menyambut baik dan apresiasi adanya pembuatan Al Madad yang diprakarsai oleh para jawara khususnya Arif yang menggagas pembuatan Al Madad ini.

“Al Madad ini, berharap bisa tercatat di rekor MURI. Karena ini lambang kesenian khas Banten, syiar dan dakwahnya para sultan dan kyai di Banten menggunakan media, salah satunya lewat debus Banten,” harap pria yang akrab disapa Abah ini.

Menurutnya, tidak mudah mengenalkan dakwah Islam kepada masyarakat pada jaman dulu.

“Tidak mudah, makanya diciptakanlah Debus oleh Syehk Al Madad, makanya benda ini juga dinamakan Al Madad sesuai pencipta Debus,” jelas Abah.

Prosesi Penyerahan

Prosesi penyerahan Al Madad dari pembuat ke Kesultanan Banten pun dilalui berbagai proses.

Setelah dibuat, Al Madad dinaikan di atas sebuah mobil jip modifikasi yang mampu menahan beban Al Madad yang mencapai 1 Ton.

Diarak dengan pengawalan puluhan para pendekar perguruan Silat TTKDH dari kawasan Lontar Kota Serang, menuju ke Museum Negeri Provinsi Banten (ex-pendopo Gubernur Banten) untuk dipamerkan di Festival Pencak Silat 2018 bersanding dengan Golok Raksasa Ciomas yaitu Nyi Gede dengan panjang 7 meter dan berat 2 ton.

Setelah itu, Al Madad yang juga dikawal oleh petugas Patwal Polda Banten ini melintas di tengah Kota Serang dengan iringan puluhan mobil dan motor yang dikendarai oleh pesilat dan jawara Banten menuju kawasan Banten.

Di beberapa titik sengaja dibikin macet oleh panitia agar masyrakat Banten, khususnya Kota Serang tahu bahkan penasaran senjata tradisional apa dengan ukuran raksasa dan dibawa oleh mobil khusus ini.

“Dikirain pawai apa, tahunya ada mobil bawa Al Madad Raksasa. Saya tahu ini Al Madad senjata khas Banten. Tapi tidak tahu kalau ada yang sebesar ini,” tutur Juhri warga Royal salah satu pengendara yang sempat menepi karena macetnya jalan akibat iring-iringan Al Madad ini.

Usai sholat Jum’at, rombongan pembawa Al Madad tiba di rumah Kasepuhan Banten Lama H tb Abbas Wasse.

Diawali dengan prosesi ziarah dan dzikir di makam Sultan, rombongan dilanjutkan melakukan ruwatan.

Ruwatan adalah tradisi setiap sesuatu hal yang baru dibuat pasti dibawa ziarah ke makam Sultan.

“Apalagi ini benda sejarah dan ruwatan ini sesuai ajaran Islam yang isinya salah satuya berupa bacaan shalawat terhadap Nabi Muhammad SAW,” jelas Abah.

Abah berharap, mudah-mudahan ruwatan tadi bisa manfaat bagi semua pihak.

Terutama akan keberlangsungan dan manfaat benda sejarah Al Madad ini di Banten, di Indonesia dan dunia.

“Ke depannya, Al Madad akan dibawa dan dipamerkan di berbagai festival budaya, kesenian, dan berbagai kegiatan kebudayaan dan kesenian lainnya baik di tingkat Banten maupun nasional. (yogi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EVENT-EXHIBITION

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Pasar Modal, CMSE 2020 Digelar Virtual

Published

on

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), menyelenggarakan acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2020 secara virtual. Diselenggarakan pada Senin (19/10) hingga Sabtu (24/10), CMSE 2020 diadakan sebagai rangkaian dari peringatan 43 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia.

Sejalan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi serta inklusi masyarakat terhadap Pasar Modal Indonesia, CMSE 2020 dikemas dalam format serangkaian kegiatan seminar (Summit) dan pameran (Expo) Pasar Modal Indonesia, sebagai sarana untuk menampilkan peran dan fungsi dari seluruh lembaga, profesi, produk, dan layanan di Pasar Modal Indonesia kepada para stakeholders dan publik.

Acara ini dibuka dengan laporan kegiatan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, yang dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pada Opening Ceremony CMSE 2020.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada CMSE 2020 kali ini kegiatan pameran para stakeholders pasar modal, seminar, dan kegiatan edukasi serta sosialisasi pasar modal seluruhnya dilakukan dengan sistem daring alias virtual, selama 6 hari berturut-turut. Dalam CMSE 2020, setiap harinya akan dilaksanakan 2 sampai 3 sesi kegiatan seminar dan talk show menghadirkan narasumber di bidang pasar modal. Seiring dengan usaha meningkatkan literasi dan inklusi Pasar Modal Indonesia, penyelenggaraan CMSE 2020 bertujuan untuk menumbuhkan jumlah investor di Pasar Modal Indonesia.

Tujuan lain dari diadakannya CMSE 2020 ini adalah guna mendukung pencapaian target penambahan jumlah Perusahaan Tercatat baru maupun nilai penggalangan dana di Pasar Modal Indonesia. CMSE 2020 ini ditargetkan akan diikuti oleh 10.000 orang peserta yang terdiri dari calon investor, investor, Perusahaan Tercatat, dan calon Perusahaan Tercatat, serta menjadi ajang bertemunya seluruh stakeholders di pasar modal dan masyarakat umum secara virtual.

CMSE 2020 menggunakan aplikasi berbasis website, pada alamat cmse.id, yang dibangun khusus sesuai dengan kebutuhan pengunjung yang akan menghadiri acara ini. Pengunjung dapat mengakses booth/expo secara virtual dan menyaksikan seminar yang sedang berlangsung, melalui alamat website cmse.id tersebut.

Konsep Acara

CMSE 2020 kali ini menghadirkan beberapa kegiatan yang dapat diikuti oleh para pengunjung. Kegiatan pertama adalah seminar utama pada hari pertama yang akan mengambil tema “Perkembangan Ekonomi Terkini dan Ketahanan Sektor Keuangan”, dengan pembicara Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Dewan Komisioner OJK.

Sedangkan seminar utama pada hari kedua akan mengambil tema “Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional dan Ketahanan Sektor Riil” yang akan disampaikan oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Menteri Perindustrian.

Selain seminar utama, pada acara CMSE 2020 juga terdapat kegiatan seminar dan talk show lainnya terkait investasi di pasar modal. Seminar dan talk show CMSE 2020 menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang, antara lain tokoh dari Perusahaan Tercatat dan investor yang inspiratif, perencana keuangan, profesional, praktisi, dan/atau figur publik di industri pasar modal. Dalam CMSE 2020 juga terdapat pameran (expo) virtual dari para stakeholders di pasar modal seperti dari Perusahaan Sekuritas, Perusahaan Tercatat, Manajer Investasi, asosiasi, dan regulator. Pameran ini juga memudahkan para pengunjung untuk dapat membuka rekening saham dan reksa dana secara langsung.

Selain itu juga diadakan Workshop Go Public, yakni kegiatan sosialisasi pasar modal kepada calon-calon Perusahaan Tercatat. Workshop Go Public ini juga didukung oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Salah satu kegiatan CMSE 2020 lainnya adalah pemberian apresiasi dalam bentuk penghargaan kepada pihak-pihak yang berjasa dalam pengembangan Pasar Modal Indonesia. Beberapa pihak yang akan diberikan penghargaan pada CMSE 2020 ini adalah Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia, atas dukungannya yang konsisten dalam meningkatkan jumlah Perusahaan Tercatat di BEI. J

Selain itu diberikan juga & kepada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi terhadap terciptanya mekanisme Single Investor Identification (SID) dalam pendataan investor pasar modal sejak 2012 serta dukungannya atas upaya Simplifikasi Pembukaan Rekening Efek yang dilakukan oleh Perusahaan Efek Anggota Bursa. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Kapolda Banten Membuka Pelatihan Pengambilan Rapid Swab Anti Gen Covid-19 di Lingkungan Polri

Published

on

SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar membuka Pelatihan Pengambilan Rapid Swab Antigen Covid-19 Bagi Personel Biddokes, RS. Bhayangkara dan Urkes Jajaran Polda Banten yang dipimpin oleh Kabid Dokes Polda Banten Kombes Pol dr. I Gusty Gede M. Andika, Kamis (15/10/2020).

Mengingat masa pandemi Covid-19, untuk jumlah peserta pelatihan dibatasi sebanyak 25 personil dari jajaran Biddokes Polda Banten dan seluruh rangkaian acara ini tetap mengikuti Protokol Kesehatan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Pandemi Covid-19 mengalami penyebaran secara masif diseluruh wilayah Indonesia dan di wilayah Provinsi Banten sendiri berdasarkan data sebaran Covid-19 sampai dengan tanggal 13 Oktober 2020 jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2.697 orang, dirawat sebanyak 771 orang, telah sembuh sebanyak 1.842 orang, dan meninggal dunia 84 orang. Sedangkan untuk personel Polda Banten yang terkonfirmasi positif sebanyak 38 orang dan yang sedang dirawat atau di isolasi mandiri sebanyak 17 orang,” ujar Fiandar.

Pelatihan ini memiliki makna yang sangat strategis, selain sebagai perwujudan asta siap, juga merupakan sarana untuk memastikan bahwa personel yang terlibat dalam kegiatan, siap secara fisik dan mental, serta memiliki kemampuan dan keterampilan yang mumpuni.

“Oleh karena itu, Saya perintahkan kepada seluruh peserta agar ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, manfaatkan pelatihan dalam waktu singkat ini untuk mengasah kompetensi dan keterampilan saudara,” kata Fiandar.

“Dengan demikian, saya yakin dan percaya, seluruh peserta pelatihan akan mampu menjadi Personil Dokes Polri yang profesional dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tambah Fiandar.

Kabiddokes Polda Banten juga menambahkan penekanan pencegahan virus Covid-19 yang sampai saat ini belum ditemukannya vaksin untuk pasien Covid-19.

“Agar jaga kesehatan diri dan keluarga dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, gunakan masker setiap beraktivitas, sering mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, jaga jarak aman saat berinteraksi langsung, mengajak masyarkat untuk berperan aktif melakukan penyuluhan tentang kewajiban mematuhi Protokol Kesehatan,” ujar I Gusty Gede.

“Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada para Narasumber, semoga pelatihan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai target yang ditentukan,” tutup I Gusty Gede (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Danrem 064/MY Dapat Kejutan di HUT TNI Ke-75

Published

on

SERANG – Spesial surprise kue ulang tahun Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar kepada Danrem 064/MY dalam rangka HUT TNI ke 75 tahun di kediaman Danrem 064/MY Jalan Alun-alun Kota Serang, Senin (05/10/2020).

Pantauan awak media Polda Banten di lapangan, terlihat Kapolda Banten yang dalam hal ini diwakili oleh Wakapolda Banten, Brigjen Pol Drs. Wirdhan Dhanny, M.H. M.M beserta PJU mendatangi kediaman Danrem 064/MY Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko, S.E., M.B.A dengan membawa kue ulang tahun sekaligus memberikan ucapan selamat HUT TNI ke-75.

“Selamat Ulang Tahun TNI Ke-75 tahun, TNI Profesional Kebanggaan Rakyat, Selalu Sinergi Untuk Negeri,” ujar Wirdhan.

Kedatangan Wakapolda Banten beserta PJU Polda Banten disambut langsung oleh Danrem 064/MY, dengan haru dan suka cita serta bahagia.

Setelah itu menyanyikan lagu selamat ulang tahun sembari Danrem 064/MY meniup lilin kue ulang tahun tersebut, sangat terlihat suasana akrab penuh kehangatan dan haru dalam pemberian surprise HUT TNI Ke 75 di kediaman Danrem.

Sementara itu Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi berharap sinergitas dan solidaritas TNI-POLRI terus meningkat untuk bumi Pertiwi, NKRI Tercinta.

”Dalam menjaga dan memelihara kesatuan serta persatuan NKRI, sinergitas dan solidaritas antara TNl-POLRI berharap dapat terus terjaga dan meningkat. Hingga tak bisa digoyahkan,” imbuh Edy Sumardi.

Sinergi hubungan baik antara TNl-POLRI dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Provinsi Banten, Bangsa dan Negara. Dirgahayu TNI Ke 75. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending