Connect with us

INCENTIVE

Rangkaian Exciting Banten On Seba Baduy 2019 Sukses Digelar

Published

on

SERANG – Serangkaian Exciting On Seba Baduy sudah berakhir di 5 Mei 2019. Dalam berbagai event sudah disuguhkan berbagai pameran dengan produk-produk yang dibuat dengan kreatif. Dimulai dari Craft dan aneka kuliner. Diramaikan pula pelatihan Edukasi Generasi Milenial melalui pelatihan SDM pariwisata tingkat pelajar, bahkan fashion show sudah melibatkan desainer ternama dengan melibatkan pemerintah setempat serta peran Duta Wisata Saija Adinda di dalamnya.

Kegiatan Camping Adat pun turut meramaikan perhelatan Seba dengan melibatkan peserta pecinta alam, bahkan peserta luar Banten turut memeriahkan kegiatan ini.

Eco travel juga turut digaungkan dengan nama Munggahan Bari Seba yang diikuti dari luar Banten berkisar 76 orang dengan meetpoint di stasiun Rangkasbitung. Selain itu, tampilan festival kopi khas Lebak turut diluncurkan dengan membagikan 2019 cangkir kopi.

“Seba Baduy masuk tahun ke-6 dan pertama kali diadakan tahun 2013 dan ini pun jadi Calender of Event Kemenpar,” ujar Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.

Dalam setiap tahunnya, suku Baduy berpesan kepada ibu gede dan bapak gede untuk turut menjaga kelestarian alamnya.

“Dari segi aktifitasnya, persiapan Exciting Seba Baduy ini sudah melebihi 10 event yang sudah dipersiapkan dan ini sudah menjadi nilai yang positif untuk mempersiapkan event ini dengan baik dan acara ini pun sudah dimulai dengan adanya pameran, fashion dan lain sebagainya,” ujar Esty selaku ketua Calender On Event Kementrian Pariwisata.

“Puncak inti adalah Seba, tetapi tradisi ini sudah dilakukan setiap tahun, sebagai bentuk keikhlasan warga Baduy untuk berkunjung bertemu dengan bapak gede. Dan jiwa pariwisatanya suku Baduy sudah sangat cukup luar biasa, bahkan sudah masuk ke dalam 3P seperti People, Planet dan Profit,” pungkasnya lagi.

Seba dalam tradisi sebagai ungkapan rasa syukur dan terimakasih serta penghormatan kepada pimpinan di daerah atas hasil panen selama satu tahun. Dalam event berlangsung Esty menjelaskan bahwa, “Event ini harus disesuaikan dengan jadwal aturan adat masyarakat setempat. Bahkan, acara ini harus disiapkan sebelumnya agar kita pun bisa menyesuaikan kegiatan tersebut tanpa menimbulkan kekecewaan dari pihak manapun,” pungkasnya.

“Kerjasamanya pun sudah baik dan mau melibatkan opd-opd lain dan pihak stakeholder supaya bisa memeriahkan kegiatan ini,” tuturnya lagi.

Kadispar pun telah menambahkan paket-paket travel yang kedepannya supaya bisa ada penambahan kuota ke depannya supaya acara ini bisa lebih menarik. Kemasan dan promosi harus disiapkan dari sebelumnya supaya event ini terlihat ciamik dan menarik di mata wisatawan yang datang.

Dari segi 3A sudah cukup baik, dengan atraksi turut difokuskan ke beberapa destinasi serta kegiatan Ecotravel berbentuk wisata atau event-event bisa di inventariskan sebagai prioritas utama agar lebih besar serta peran penting stakeholder dan OPD,” jelasnya lagi.

Tetap saja sebagai wisatawatan yang datang berkunjung harus tetap menjaga kebersihan lingkungannya. Dan peran aksesibilitas jalur internasional lebih diatur kembali supaya bisa berkunjung ke beberapa titik destinasi seperti kota/Kabupaten di Banten. (*/Hendri/ygi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EVENT-EXHIBITION

LPP Tangerang Didik Ratusan Napi Dengan Pelatihan Keterampilan Mumpuni

Published

on

TANGERANG – Kanwil Kemenkumham Banten melalui Divisi Pemasyarakatan menggelar Pres Tour Kemenkumham Banten 2020 dengan mengusung tema “Pemasyarakatan Dimata Media”.

Press Tour yang dilakukan di wilayah Tangerang Raya ini meliputi 5 Upt Pemasyarakatan, Salah satunya Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP), Rabu (2/9/2020).

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) menjadi salahsatu Cagar Budaya di Kota Tangerang. saat berkunjung ke LPP, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten Marselina Budiningsih didampingi Kepala LPP Tangerang Rafni Trikohariaty Irianta mengajak para insan media untuk mengunjungi Ruangan Bimbingan Kerja Warga Binaan.

Kepala LPP Tangerang Rafni Trikohariaty Irianta menjelaskan bahwa Ada 83 orang yang bekerja di Bimker LPP Tangerang. Dan para warga binaan disini diberikan keahlian ataupun keterampilan dalam kegiatan pembinaan selama menjalani masa pidana.

Kalapas menyampaikan bahwa warga binaan Lapas Perempuan Tangerang yang berjumlah 368 orang, dibagi menjadi beberapa kelompok kegiatan. Semua mendapat pembekalan dengan tenaga pengajar bersetifikat maupun praktisi berpengalaman di bidangnya.

Beragam pembekalan diberikan kepada warga binaannya. Mulai dari pelatihan tata rias, tata boga, menjahit, serta pembuatan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer, hand soap, dan masker kain yang menyesuaikan pemintaan pasar.

“Adapun beberapa bentuk kerajinan yang dihasilkan oleh warga binaan seperti keset kaki, tas jeans sulam pita, digital sablon, macreme bags, sulam benang, rajut, batik dan juga snail,” ungkapnya.

Lanjut Kalapas, “Dengan Berbagai pembinaan keterampilan yang produktif, kita berharap setelah mereka selesai menjalani masa pidana disini, mereka akan kembali ke lingkungan masyarakat dengan mempunyai keterampilan ataupun skill yang bermanfaat untuk masyarakat ataupun dirinya sendiri,” lanjutnya. (*/yogi)

Continue Reading

INCENTIVE

Hari Pelanggan, PLN Luncurkan Layanan Super Merdeka UMKM/IKM

Published

on

JAKARTA – Merayakan Hari Pelanggan Nasional tahun 2020 dan masih dalam rangkaian memeriahkan HUT RI Ke-75 PLN memberikan keringanan Biaya Penyambungan (BP) Tambah Daya sebesar 75% untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan ekonomi bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menegah (IKM) dengan mengeluarkan Program “Super Merdeka UMKM / IKM”. Layanan ini berlaku sejak 4 September 2020 hingga 3 Oktober 2020.

Program ini memberikan keringanan bagi pelanggan golongan tarif Bisnis dan Industri tegangan rendah mulai dari daya 450 VA sampai dengan daya 13.200 VA dengan pilihan daya akhir sampai dengan daya 16.500 VA.

“Ini sebagai wujud PLN hadir ditengah masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM dan IKM. Hal ini dilakukan untuk memberikan keringanan biaya tambah daya yang SUPER ekonomis demi membantu dalam meningkatkan produktivitas UMKM dan IKM ditengah pandemi,” ungkap Direktur Niaga dan Pelayanan Pelanggan Bob Saril.

Mengingat UMKM/IKM adalah backbone kegiatan ekonomi pada saat ini, layanan Super Merdeka merupakan kepekaan PLN kepada pelanggan UMKM/IKM yang membutuhkan listrik untuk kegiatan bisnisnya.

“Kami ingin memberikan ruang lebih besar kepada para pelanggan UMKM/IKM dari Sabang sampai Merauke untuk bisa meningkatkan bisnisnya dengan layanan yang super murah ini,” tambah Bob.

Bagi pelanggan yang ingin menikmati promo “Super Merdeka UMKM / IKM” dapat menghubungi PLN melalui Contact Center PLN 123, yang dapat diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, e-mail pln123@pln.co.id, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, Instagram @pln123_official, website www.pln.co.id, aplikasi PLN MOBILE, serta melalui Kantor Unit Layanan Pelanggan PLN terdekat.

Tidak hanya mengeluarkan Layanan Super Merdeka UMKM/IKM, dihari special bagi pelanggan ini, PLN juga mengadakan sejumlah kegiatan diantaranya Webinar Listrik dan Produktivitas Usaha Tani serta Webinar Kompor induksi dan Launching Kampung Listrik.

Dalam kesempatan Webinar ini, PLN juga meluncurkan layanan Electrifying Agriculture. Layanan  yang awalnya lahir di Jawa Timur ini menghadirkan kemudahkan akses listrik bagi pelaku usaha sektor pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan. Penggunaan listrik di  khususnya pada pompanisasi sawah, penggilingan padi, budi daya buah naga, pengusir hama, pembibitan ikan, ternak dan lainnya. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Lapas Kelas IIA Tangerang Miliki Museum Pemasyarakatan Hingga Sarana Asimilasi & Edukasi

Published

on

KOTA TANGERANG – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten Marselina Budiningsih mengajak para insan pers melihat suasana museum pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang, Rabu (2/9/2020).

Rombongan mendapat penjelasan tentang sejarah Museum Pemasyarakatan.

Mendampingi Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten, Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang Prihartati menjelaskan berbagai benda yang ada di museum serta asal usulnya.

Hal yang menarik di Museum Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Tangerang ialah benda-benda yang klasik seperti senjata tajam ataupun senapan, dan foto-foto sejarah pemasyarakatan mulai dari tahun 1872 sampai seterusnya.

Kalapas menjelaskan bahwa Museum Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Tangerang saat itu diresmikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laolly pada 17 Agustus 2017.

Usai meninjau museum pemasyarakatan. Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang kembali memperlihatkan layanan kunjungan kepada para wartawan.

Kalapas menjelaskan bahwa di Lapas Kelas IIA Tangerang, kunjungan sudah bisa dilakukan secara tatap muka, tetapi dibatasi jendela jadi tidak ada kontak fisik.

Rombongan melihat proses pemotongan plastik Roti Tanggo Bakery.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan meninjau sarana asimilasi edukasi dan juga tempat produksi roti Tanggo Bakery.

“Disisi lain, kami juga bekerjasama dengan PT. Innapack. Untuk memproduksi plastik. Sehari produksi bisa sampai 1 ton plastik,” ungkapnya.

Kalapas menegaskan bahwa selama menjalani masa pidana, para warga binaan diberikan pembinaan serta keterampilan sesuai bidangnya masing-masing, tentunya yang positif untuk bekal setelah mereka selesai menjalani masa pidana.

Di Lapas Kelas IIA Tangerang ada juga hasil produksi kegiatan kerja para warga binaan seperti bantal sofa, bantal duduk, kerajinan rajut, tas kanvas, sandal, pouch tidsur, tas diamond painting, pin pillow dan set cover hias.

Pada kesempatan tersebut, mewakili insan pers yang ikut dalam kegiatan tersebut, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra menerima cinderamata dari Presiden Direktur Innapack, Hendrik. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending