Connect with us

INCENTIVE

Pemerintah Provinsi Banten Sukseskan Ritual Adat Seba Baduy 2019

Published

on

LEBAK – Seba Baduy merupakan upacara tradisi sakral Urang Baduy yang tinggal di desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak yang telah dilaksanakan secara turun temurun sejak zaman kesultanan Banten.

Selama ini masyarakat Baduy tinggal di kawasan Hutan Gunung Kendeng dan masih menjaga kelestarian hutannya. Kegiatan Seba Baduy dilakukan setelah warga Baduy menjalani ritual Kawalu selama tiga bulan. Ritual Kawalu berlangsung selama tiga bulan dan pada kurun waktu tersebut kawasan wisata Baduy Dalam tertutup bagi wisatawan.

Kabupaten Lebak memiliki suguhan destinasi yang sudah diketahui oleh khalayak banyak tentang keindahannya terlihat dari alam serta keunikan dari budaya yang dimilikinya. Kekayaan akan nilai-nilai budaya lokal masyarakat setempat hingga saat ini masih terjaga pada keelokan masyarakat Suku Baduy yang tinggal di wilayah tersebut. Namun, lokasi tempat tinggal mereka cukup jauh dari keramaian.

Seba Baduy pada tahun ini merupakan tahun ke-6, di tahun ini pula Dinas Pariwisata Banten serta Dinas Pariwisata Lebak memberikan sebuah gagasan berupa kemeriahan ritual adat Suku Baduy dengan nama Exciting Banten On Seba Baduy dan masuk di tahun ke-2 Calender Of Event Nasional.

Sebanyak 1037 Warga Baduy melakukan ritual Seba untuk mengunjungi Bapak Gede, guna menyerahkan hasil Bumi yang mereka peroleh. Kegiatan Seba Baduy ini hanya dilakukan oleh Laki-laki warga Baduy, baik Baduy Luar maupun Baduy Dalam.

Exciting Banten On Seba Baduy diselenggarakan pada 29 April – 5 Mei 2019, selama satu pekan penuh acara ini berlangsung di Kabupaten Lebak, dan puncaknya pada 5 Mei ritual Seba digelar di Museum Negeri Banten, Serang.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan Tradisi Seba Baduy sudah dikenal di dunia sebagai daya tarik wisata.

“Ada yang tidak bisa ditinggalkan yaitu Exciting Banten. Akan tetapi budaya Baduy tidak bisa dihilangkan, bagaimana dari event ini dapat mendatangkan wisawatan baik lokal maupun mancanegara,” tuturnya lagi.

Yang menjadi daya tarik dari acara ini berupa ritual pada saat menyerahkan hasil bumi masyarakat Baduy dengan dikawal oleh pasukan Kuda, pasukan pembawa bambu, dan Goong kecil.

“Kemenpar sangat mendukung acara ini, apalagi event yang datang dari masyarakat, dan masuk dalam Calender of Event, dari Kemenpar sendiri membantu lewat promosi baik Elektronik maupun Cetak,” ujar Ibu Komang dari Kementrian Pariwisata.

“Event sekarang dikemas sebagai atraksi wisata, semoga tetap menjadi Calender of Event dan semakin menambah jumlah wisatawan dan pendapatan daerah,” tambahnya.

“Acara Seba Baduy sudah menjadi acara rutinitas. Dengan adanya event ini diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke lebak, dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tutur Bupati Lebak. (*/Hendri/ygi)

EVENT-EXHIBITION

LPP Tangerang Didik Ratusan Napi Dengan Pelatihan Keterampilan Mumpuni

Published

on

TANGERANG – Kanwil Kemenkumham Banten melalui Divisi Pemasyarakatan menggelar Pres Tour Kemenkumham Banten 2020 dengan mengusung tema “Pemasyarakatan Dimata Media”.

Press Tour yang dilakukan di wilayah Tangerang Raya ini meliputi 5 Upt Pemasyarakatan, Salah satunya Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP), Rabu (2/9/2020).

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) menjadi salahsatu Cagar Budaya di Kota Tangerang. saat berkunjung ke LPP, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten Marselina Budiningsih didampingi Kepala LPP Tangerang Rafni Trikohariaty Irianta mengajak para insan media untuk mengunjungi Ruangan Bimbingan Kerja Warga Binaan.

Kepala LPP Tangerang Rafni Trikohariaty Irianta menjelaskan bahwa Ada 83 orang yang bekerja di Bimker LPP Tangerang. Dan para warga binaan disini diberikan keahlian ataupun keterampilan dalam kegiatan pembinaan selama menjalani masa pidana.

Kalapas menyampaikan bahwa warga binaan Lapas Perempuan Tangerang yang berjumlah 368 orang, dibagi menjadi beberapa kelompok kegiatan. Semua mendapat pembekalan dengan tenaga pengajar bersetifikat maupun praktisi berpengalaman di bidangnya.

Beragam pembekalan diberikan kepada warga binaannya. Mulai dari pelatihan tata rias, tata boga, menjahit, serta pembuatan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer, hand soap, dan masker kain yang menyesuaikan pemintaan pasar.

“Adapun beberapa bentuk kerajinan yang dihasilkan oleh warga binaan seperti keset kaki, tas jeans sulam pita, digital sablon, macreme bags, sulam benang, rajut, batik dan juga snail,” ungkapnya.

Lanjut Kalapas, “Dengan Berbagai pembinaan keterampilan yang produktif, kita berharap setelah mereka selesai menjalani masa pidana disini, mereka akan kembali ke lingkungan masyarakat dengan mempunyai keterampilan ataupun skill yang bermanfaat untuk masyarakat ataupun dirinya sendiri,” lanjutnya. (*/yogi)

Continue Reading

INCENTIVE

Hari Pelanggan, PLN Luncurkan Layanan Super Merdeka UMKM/IKM

Published

on

JAKARTA – Merayakan Hari Pelanggan Nasional tahun 2020 dan masih dalam rangkaian memeriahkan HUT RI Ke-75 PLN memberikan keringanan Biaya Penyambungan (BP) Tambah Daya sebesar 75% untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan ekonomi bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menegah (IKM) dengan mengeluarkan Program “Super Merdeka UMKM / IKM”. Layanan ini berlaku sejak 4 September 2020 hingga 3 Oktober 2020.

Program ini memberikan keringanan bagi pelanggan golongan tarif Bisnis dan Industri tegangan rendah mulai dari daya 450 VA sampai dengan daya 13.200 VA dengan pilihan daya akhir sampai dengan daya 16.500 VA.

“Ini sebagai wujud PLN hadir ditengah masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM dan IKM. Hal ini dilakukan untuk memberikan keringanan biaya tambah daya yang SUPER ekonomis demi membantu dalam meningkatkan produktivitas UMKM dan IKM ditengah pandemi,” ungkap Direktur Niaga dan Pelayanan Pelanggan Bob Saril.

Mengingat UMKM/IKM adalah backbone kegiatan ekonomi pada saat ini, layanan Super Merdeka merupakan kepekaan PLN kepada pelanggan UMKM/IKM yang membutuhkan listrik untuk kegiatan bisnisnya.

“Kami ingin memberikan ruang lebih besar kepada para pelanggan UMKM/IKM dari Sabang sampai Merauke untuk bisa meningkatkan bisnisnya dengan layanan yang super murah ini,” tambah Bob.

Bagi pelanggan yang ingin menikmati promo “Super Merdeka UMKM / IKM” dapat menghubungi PLN melalui Contact Center PLN 123, yang dapat diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, e-mail pln123@pln.co.id, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, Instagram @pln123_official, website www.pln.co.id, aplikasi PLN MOBILE, serta melalui Kantor Unit Layanan Pelanggan PLN terdekat.

Tidak hanya mengeluarkan Layanan Super Merdeka UMKM/IKM, dihari special bagi pelanggan ini, PLN juga mengadakan sejumlah kegiatan diantaranya Webinar Listrik dan Produktivitas Usaha Tani serta Webinar Kompor induksi dan Launching Kampung Listrik.

Dalam kesempatan Webinar ini, PLN juga meluncurkan layanan Electrifying Agriculture. Layanan  yang awalnya lahir di Jawa Timur ini menghadirkan kemudahkan akses listrik bagi pelaku usaha sektor pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan. Penggunaan listrik di  khususnya pada pompanisasi sawah, penggilingan padi, budi daya buah naga, pengusir hama, pembibitan ikan, ternak dan lainnya. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Lapas Kelas IIA Tangerang Miliki Museum Pemasyarakatan Hingga Sarana Asimilasi & Edukasi

Published

on

KOTA TANGERANG – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten Marselina Budiningsih mengajak para insan pers melihat suasana museum pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang, Rabu (2/9/2020).

Rombongan mendapat penjelasan tentang sejarah Museum Pemasyarakatan.

Mendampingi Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten, Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang Prihartati menjelaskan berbagai benda yang ada di museum serta asal usulnya.

Hal yang menarik di Museum Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Tangerang ialah benda-benda yang klasik seperti senjata tajam ataupun senapan, dan foto-foto sejarah pemasyarakatan mulai dari tahun 1872 sampai seterusnya.

Kalapas menjelaskan bahwa Museum Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Tangerang saat itu diresmikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laolly pada 17 Agustus 2017.

Usai meninjau museum pemasyarakatan. Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang kembali memperlihatkan layanan kunjungan kepada para wartawan.

Kalapas menjelaskan bahwa di Lapas Kelas IIA Tangerang, kunjungan sudah bisa dilakukan secara tatap muka, tetapi dibatasi jendela jadi tidak ada kontak fisik.

Rombongan melihat proses pemotongan plastik Roti Tanggo Bakery.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan meninjau sarana asimilasi edukasi dan juga tempat produksi roti Tanggo Bakery.

“Disisi lain, kami juga bekerjasama dengan PT. Innapack. Untuk memproduksi plastik. Sehari produksi bisa sampai 1 ton plastik,” ungkapnya.

Kalapas menegaskan bahwa selama menjalani masa pidana, para warga binaan diberikan pembinaan serta keterampilan sesuai bidangnya masing-masing, tentunya yang positif untuk bekal setelah mereka selesai menjalani masa pidana.

Di Lapas Kelas IIA Tangerang ada juga hasil produksi kegiatan kerja para warga binaan seperti bantal sofa, bantal duduk, kerajinan rajut, tas kanvas, sandal, pouch tidsur, tas diamond painting, pin pillow dan set cover hias.

Pada kesempatan tersebut, mewakili insan pers yang ikut dalam kegiatan tersebut, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra menerima cinderamata dari Presiden Direktur Innapack, Hendrik. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending