Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Berbagi Cinta Kasih, Opick Dukung Penuh Legalitas MPL

Published

on

CILEGON – Menindaklanjuti program Mengetuk Pintu Langit (MPL), para penggagas yang terdiri dari Ustadz Opick Tombo Ati, Buya Subakir, dan Deden Sunandar atau Kang Aden, sepakat melegalkan program tersebut menjadi nama sebuah yayasan dan juga perusahaan yang namanya sesuai dengan program yang dijalankan.

“Alhamdulillah untuk legalitasnya hari ini sudah ditandatangani dan konser amal Mengetuk Pintu Langit, akan kembali dilaksanakan pada awal Mei 2019 di Kota Cilegon,” ucap Opick saat menggelar konferensi pers di kediaman Kang Aden di kawasan Jerang, Cibeber, Kota Cilegon, Kamis (4/4/2019).

Dalam agenda tersebut Opick memaparkan, bahwasanya Mengetuk Pintu Langit merupakan program kegiatan sosial yang mengajak masyarakat luas untuk ikut berbagi dengan penuh cinta dan kasih kepada siapa saja yang membutuhkan.

“Mengetuk Pintu Langit adalah suatu ikhtiar yang bergerak dalam banyak acara, untuk menggalang dan menyalurkan apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat, mulai dari musholla, klinik gratis, rumah tahfidz, santunan, dan sebagainya. Mengetuk pintu langit merupakan wadah untuk kita semua berburu kebaikan, mebantu orang lain, mengajak orang lain untuk beramal sholeh, untuk merawat ummat,” jelasnya.

“Jika Allah SWT memilihmu dan tenagamu terpakai untuk kebaikan, berarti Allah SWT menghendaki kamu selamat. Setelah berbuat lupakan, harus selalu berbuat baik. Haus berbuat baik, sesuai dengan harapan dan kekuatan,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Buya Subakir.

“Sebagaimana yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, kita sebagai ummatnya harus ikut mewarisi kebaikannya. Jika kamu menolong orang lain, lakukanlah seperti kamu menolong anakmu sendiri, menolong orang yang kamu sayangi. Mengetuk pintu langit, membangun agama, membangun diri kita masing-masing lewat kebaikan,” terangnya.

Lewat kegiatan Mengetuk Pintu Langit, lanjut Buya Subakir, pihaknya mengajak seluruh ummat untuk sama-sama menggapai ridho Allah SWT.

“Berusaha mencuri perhatian Allah SWT, malaikat, agar bisa selalu bersama Rasulullah SAW. Mengetuk Pintu Langit, berbagi dengan cinta dan kasih bersama. Berbuat baik tidak bisa dilakukan sendirian, untuk itu kita perlu berkoalisi dengan alam, dengan manusia lainnya, untuk menuju kasih Allah SWT,” ungkap Buya.

Sementara itu, Deden Sunandar menambahkan, kegiatan konser amal mengetuk pintu langit sebelumnya telah dilaksanakan dalam rangkaian acara Tangerang Expo 2019.

“Kemarin sudah dilaksanakan di Kota Tangerang, pada Februari lalu. Insya Allah akan dilaksanakan kembali dalam kegiatan Golok Day Festival 2019 di Kota Cilegon. Sejauh ini yang sudah dilaksanakan kita salurkan dana yang terkumpul untuk pembangunan musholla di Panimbang yang kemarin hancur terkena tsunami. Insya Allah April ini akan selesai dibangun dan segera diresmikan. Target kami lewat kegiatan mengetuk pintu langit ingin membangun 100 musholla, 100 sumur bor, 100 rumah tahfidz, dan 10 ribu santunan yatim dan dhuafa untuk tahun ini. Target jangka panjangnya, ingin membangun rumah sakit bagi masyarakat kurang mampu, dan membantu kegiatan seni budaya yang selama ini kurang diperhatikan,” paparnya.

Selain di Kota Tangerang dan Cilegon, lanjut Aden, tahun ini konser amal mengetuk pintu langit juga akan dilaksanakan di bulan Ramadhan.

“Untuk lokasinya masih kami pertimbangkan, kemungkinan di luar Banten, antara Jakarta atau Kota besar lainnya. Insya Allah tahun ini akan dilaksanakan di 10 Kota/Kabupaten,” tandasnya. (yogi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EVENT-EXHIBITION

Lapas Kelas IIA Serang Lakukan Sidak di Setiap Blok dan Kamar Warga Binaan

Published

on

SERANG – Usai melaksanakan apel pagi, Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang melakukan penggeledahan ke dalam blok dan kamar hunian Warga Binaan Lapas Serang.

Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Heri Kusrita menyampaikan sidak ini sebagai bentuk komitmen dan jajarannya untuk mencegah dan menekan masuknya barang-barang terlarang masuk kedalam Blok hunian agar Lapas Serang bebas dari peredaran barang terlarang utamanya narkoba dan handphone.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Heri Kusrita dan diikuti oleh Seluruh Jajaran Petugas dan Tim SATOPS PATNAL Lapas Kelas IIA Serang. Sabtu (19/09/2020).

“Sidak ini juga sesuai arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam hal pencegahan dan penindakan terhadap pelaku narkoba. Untuk menindaklanjutinya, kami lakukan sidak pagi ini, Sidak ini menyasar warga binaan yang menyimpan handphone, narkoba, dan benda terlarang lainnya ke blok Lapas ” ungkapnya.

Ia juga meminta kepada petugasnya untuk melakukan penggeledahan dengan penuh tanggung jawab dan mengedapankan kesopanan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan.

“saya minta kepada seluruh petugas untuk melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan tetap sopan kepada Warga Binaan” Pinta Kalapas sebelum kegiatan penggeledahan berlangsung.

Sementara itu, Ka.KPLP Lapas Serang, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah mengatakan selama penggeledahan, ada 2 Blok Hunian dan 1 Sel Warga Binaan yang digeledah. Sebelumnya para WBP diperiksa terlebih dulu oleh petugas sebelum para petugas menggeledah kamar mereka seperti kamar mandi, ventilasi, dan kolong kamar. Tidak ditemukan narkoba dalam penggeledahan itu, namun petugas berhasil mengamankan benda yang dilarang beredar di Lapas seperti Handphone, senjata tajam, gelas kaca, cutter dan lain sebagainya.

“Meski tidak menemukan obat-obat terlarang namun, kami berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang seperti kabel, handphone dan charger, serta gulungan kabel. Semua barang temuan hasil razia tersebut selanjutnya akan didata dan akan segera dimusnahkan.” tegas Ka.KPLP Raja Muhammad Ismael Novadiansyah sesaat setelah penggeledahan di laksanakan..

Selanjutnya, hasil penggeledahan tersebut dituangkan dalam berita acara hasil penggeledahan dan rencananya akan langsung dimusnahkan.

Lapas Kelas IIA Serang, merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kanwil Kemenkumham Banten yang diusulkan dan sedang berproses menuju Zona Integritas mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dengan adanya sidak secara berkala, juga sebagai salah satu upaya untuk memastikan UPT yang diusulkan WBK ini memang benar-benar berproses melakukan perbaikan. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

HUT Ke 19 Tahun, Demokrat Lounching Kampung Sehat Demi Putus Mata Rantai Covid-19

Published

on

SERANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Banten rayakan hari ulang tahun (HUT) Partai ke-19 tahun di Lapangan Futsal Baros. Serang, Sabtu (19/9/2020).

Ketua Majelis Partai Daerah (MPD) Demokrat Banten Wahidin Halim mengatakan Partai Demokrat pada usia ke-19 tahun ini banyak kemajuan yang dirasanya, baik dari kapasitas dan kapabilitas kader serta memberikan dampak positif terhadap masyarakat.

WH yang juga menjabat sebagai Gubernur Banten itu mengaku tidak akan meninggalkan partai kebanggaannya ini, karena telah membesarkan serta mengantarkan dirinya menjadi orang nomor satu di Banten.

“Ada sesuatu yang menggembirakan, Demokrat Banten semakin moderen, dengan teknologi saya bisa hadir, karena bagaimanapun saya tidak akan meninggalkan Partai Demokrat, saya bisa merasakan bagaimana sepak terjang Demokrat dan dedikasi para kader Demokrat,” katanya dalam sambutannya melalui virtual.

Dirinya juga meminta agar seluruh kader partai demokrat Banten bisa menjaga dan mendukung kebijakan Pemeritah dalam memutus mata rantai pemyebaran Covid-19.

“Demokrat banten menjaga dan mendukung agar civid bisa hilang, dengan menjalankan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Ketua Dewan Pimpian Daerah (DPD) Demokrat Banten Iti Oktavia Jayabaya mengatakan setiap kegiatan yang diselenggarakan partai demokrat harus sesuai dengan protokol Covid-19.

“Setiap kegiatan Harus sesuai dengan protokol kesehatan, tadi Harus rapid Test dan juga sebelum masuk kita harus,” kata Iti dalam sambutannya.

Iti juga mengatakan dalam mendukung pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Demokrat membuat kampung sehat di seluruh Banten.

“Dalam hari jadi ke 19, kita melonching kampung sehat ini bukti hadir ditengah masyarakat, sejak Februari baik yang mewakili di DRPD untuk terus bergerak memberikan bantuan Ditengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Diketahui, Kampung sehat diririkan oleh setiap anggota dewan dari partai demokrat yang berjumlah 52 anggota di seluruh Banten, setiap anggota wajib mendirikan 10 tempat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPD Demokrat Banten Iti Oktavia Jayabaya, Sekjen DPD Demokrat Banten Eko Susilo, Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang Nasrul Ulum – Eki Baihaki, Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Iye-Awab beserta seluruh anggota DPRD dari partai Demokrat se-Banten.

Pantauan lokasi, panitia terus menyampaikan himbauan agar para tamu undangan yang hadir dapat mematuhi protokol kesehatan. Bahkan dalam acara tersebut juga terlihat petugas Covid-19 Provinsi Banten yang melakukan rapid Test kepada para tamu undangan. (*/bey/ygi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Cegah Peredaran Narkoba, Sebanyak 42 Petugas Lapas Kelas IIA Serang Ikutin Tes Urine

Published

on

SERANG – Sebagai upaya mencegah adanya peredaran gelap narkotika di kalangan lapas, sebanyak 42 orang yang meliputi seluruh Anggota Regu Jaga Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang dilakukan pemeriksan tes urine, Sabtu (19/9/2020).

Bertempat Ruang Kunjungan Lapas Serang, Tim Dokter dan Perawat Lapas Kelas IIA Serang melalukan pemeriksaan test urine kepada Petugas Regu Jaga Pengamanan Alpha, Bravo, Charlie dan Delta secara bergiliran.

Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Heri Kusrita mengatakan, adanya tes urine dimaksudkan untuk mencegah dan mendeteksi dini manakala terjadi peredaran gelap narkotika di wilayah lapas. Terutama bagi Petugas Lapas Serang. Ia juga menyebut bahwa dirinya bertanggungjawab penuh atas pegawainya bila ada yang terindikasi menggunakan atau membantu menjadi kurir narkoba.

“Saya tidak akan main-main dan mentorelir apabila ada petugas lapas yang bermain-main dengan narkoba. Saya akan langsung pecat dan saya ajukan secara proses hukum yang berlaku,” tegas Kalapas.

Setelah beberapa jam, diketahui hasil 42 orang Anggota Regu Jaga Pengamanan Lapas Serang yang telah menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif narkotika. Pihak Lapas Serang pun tetap akan melakukan sejumlah antisipasi sebagaimana yang diinteruksikan oleh pusat. Meliputi pencegahan Covid-19, maupun gangguan lainnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reynhard Silitonga menegaskan, tiga kunci untuk Pemasyarakatan maju, yakni deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berantas narkoba, dan sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lain. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending