Connect with us

INCENTIVE

Mau ke Ujung Kulon? Ini Panduannya!

Published

on

SERANG – Paket wisata Pantai Tanjung Lesung bisa menjadi alternatif berlibur bagi kamu warga Banten dan sekitarnya. Tanjung Lesung merupakan pantai yang terletak di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kawasan Tanjung Lesung dikembangkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus sejak tahun 2012 dan resmi beroperasi sejak 23 Febuari 2015. Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung memiliki luas area 1.500 Ha dengan potensi pariwisata yang beragam, antara lain keindahan alam pantai, keragaman flora dan fauna serta kekayaan budaya yang eksotis.

Potensialnya Tanjung Lesung sebagai kawasan wisata membuat banyak pihak menawarkan paket wisata Pantai Tanjung Lesung. Selain itu, Tanjung Lesung juga menjadi titik masuk bagi wisatawan yang akan mengunjungi Taman Nasional Ujung Kulon dan Pulau Krakatau.

Paket wisata Pantai Tanjung Lesung yang ditawarkan pun beragam, mulai dari harga, kegiatan, hingga destinasi. Memilih paket wisata Pantai Tanjung Lesung bisa menjadi pilihan tepat bagi kamu yang berencana liburan dengan waktu dan dana terencana.

Paket wisata Pantai Tanjung Lesung biasanya berisi akomodasi dari titik pertemuan, transportasi, makanan, penginapan, hingga tiket masuk objek wisata. Bukan hanya menawarkan destinasi di Pantai Tanjung Lesung, melainkan wisata di sekitarnya seperti Ujung Kulon dan Krakatau sangat menarik untuk dikunjungi.

Berikut paket wisata Pantai Tanjung Lesung yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (25/1/2020):

Mengenal Wisata Pantai Tanjung Lesung

Paket Wisata Pantai Tanjung Lesung
Wisata Pantai Tanjung Lesung merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung yang memiliki luas area 1.500 hektar dengan potensi pariwisata yang beragam. Mulai dari keindahan alam pantai, keragaman floran dan fauna, serta kekayaan budaya eksotis,

Sesuai dengan namanya, Pantai Tanjung Lesung memiliki bentuk dataran pantai wilayah yang menjorok ke laut mirip lesung. Pantai Tanjung Lesung menawarkan keindahan pantai pasir putih dengan hamparan laut biru menenangkan.

Menurut, Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus RI, selama tahun 2016 tercatat jumlah kunjungan wisatawan mencapai 570.000 orang dan ditargetkan meningkat hingga 6,1 juta wisatawan saat beroperasi penuh pada 2020.

Ada banyak aktivitas yang dapat dilakukan di kawasan Pantai Tanjung Lesung yang pastinya menyengangkan. Selain itu, fasilitasnya juga sangat lengkap mulai dari hotel, beach club, diving centre, pusat kebudayaan Mongolia dan lapangan golf yang dibangun oleh sebuah perusahaan swasta.

Keunggulan Wisata Pantai Tanjung Lesung
Paket wisata pantai Tanjung Lesung wajib kamu kunjungi ketika sedang ke Banten dan sekitarnya. Tanjung Lesung merupakan salah satu pantai yang ada di Banten yang menduduki peringkat kedua di antara sepuluh negara teratas dengan pantai terpanjang di dunia.

Tak heran, ada banyak tempat wisata yang wajib kamu kunjungi saat di sini. Berikut beberapa keunggulan yang ada di Pantai Tanjung Lesung:

Pasir Pantai Sangat Lembut
Layaknya pantai-pantai di kawasan Banten lainnya, pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang mewah. Kamu dapat menemukan karakter pasir yang bersih dengan hiasan sempurna dari air laut yang terlihat jernih.

Pemandangannya Sangat Indah
Pantai ini memiliki luas sekitar 1.500 hektar dengan lokasi yang cukup tersembunyi, menjadikan pantai ini sangat memukau dan istimewa. Salah satu kondisi pantai yang bakal kamu rasakan di pantai ini adalah ketenangan dan kedamaian. Tak heran kalau Pantai Tanjung Lesung mendapat julukan sebagai surga yang tersembunyi.

Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Tanjung Lesung

Snorkeling dan Menyelam
Paket wisata Pantai Tanjung Lesung menawarkan pemandangan laut yang tak kalah menakjubkan dengan jajaran pantai lain di Indonesia. Dengan kegiatan snorkeling, kamu dapat menikmati keindahan biota laut yang beraneka ragam.

Selain itu, kamu juga bisa menyaksikan kapal Belanda yang karam di wilayah ini. Aktivitas menyelam ini tersedia bagi pemula maupun penyelam profesional.

Menikmati Atraksi Kebudayaan
Jika beruntung, kamu juga dapat menikmati aksi pertunjukkan kebudayaan setempat. Salah satu pertunjukkan yang paling fenomenal adalah atraksi tarian api. Masih banyak atraksi dan acara lainnya untuk menarik pengunjung berlibur ke Pantai Tanjung Lesung.

Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Tanjung Lesung

Mengunjungi Pusat Kebudayaan Mongolia
Paket wisata Pantai Tanjung Lesung selanjutnya yang bisa dinikmati adalah mengunjungi pusat kebudayaan Mongolia. Pusat Kebudayaan Mongolia resmi dibuka di KEK Tanjung Lesung sejak April 2017.

Pusat Kebudayaan Mongolia didesain langsung oleh arsitek asal Mongol. Di sini kamu dapat merasakan kehidupan ala Mongol yang sebenarnya. Terdapat GER, tenda khas Mongol yang identik dengan kehidupan nomadik yang diimpor khusus dari negeri asalnya.

Selain dapat merasakan sensasi bermukim di dalam GER, di sini kamu juga bisa menikmati dan mempelajari kebudayaan unik Mongol, mulai dari berkuda, memanah, bermain ankle bones games yang disebut Shagai, hingga mencicipi kuliner otentik.

Mengunjungi Kampung Baduy
Paket wisata Pantai Tanjung Lesung selanjutnya adalah mengunjungi Kampung Baduy. Suku Baduy merupakan kelompok etnis masyarakat adat suku Banten di wilayah Kabupaten Lebak, Banten.

Populasi mereka sekitar 26.000 orang, dan Suku Baduy merupakan salah satu suku yang mengisolasi diri mereka dari dunia luar. Mengunjungi Kampung Baduy akan memberi pengalaman liburan tak terlupakan. Suasana di kampung ini begitu alami dan jauh dari pengaruh modernisasi.

Perjalanan ke Krakatau
Tak cuma menikmati Pantai Tanjung Lesung, pengunjung juga bisa melanjutkan petualangan ke Krakatau. Di sini tersedia tur perjalanan mendaki puncak anak Krakatau yang eksotis. Kamu akan dibawa merasakan pengalaman menuruni gunung menembus hutan alami hingga mencapai pantai dan menikmati santap siang di Legon Cabe.

Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Tanjung Lesung

Berkunjung ke Ujung Kulon
Ujung Kulon merupakan taman nasional tertua di Indonesia yang sudah diresmikan sebagai salah satu Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO pada tahun 1991. Di sini kamu dapat menikmati pengalaman menyusuri hutan lindung yang sangat luas.

Salah satu yang menjadi ikon Ujung Kulon adalah badak yang hidup di habitat ini. Terdapat berbagai spesies flora dan fauna yang dilindungi di tempat ini.

Mengunjungi Pulau Panaitan
Panaitan merupakan sebuah pulau yang terletak di sebelah barat Laut Jawa, dekat Ujung Kulon. Garis pantai Pulau Panaitan yang dihiasi dengan pantai pasir yang luas secara alami menciptakan beberapa lokasi wisata seperti scubadiving untuk menikmati terumbu karang dan menciptakan gelombang ombak yang hebat untuk para peselancar. Ombak di sekitar pulau ini juga cocok untuk berselancar.

EVENT-EXHIBITION

Gowes Nusantara Menuju Pilkada Serentak Diikuti 1500 Goweser

Published

on

SERANG – Satgas Nusantara Polres Serang Kota Polda Banten, adakan ‘Gowes Nusantara Menuju Pilkada Serentak’ tahun 2020 yang Aman, Damai dan Sejuk berlangsung di Alun-alun Kota Serang, Minggu (8/3/2020).

Acara dilepas oleh Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono, didampingi Wakapolres Serang Kota Kompol Mi’rodin. Ketua Bawaslu Kabupaten Serang, Ketua KPU Kabupaten Serang, PJU Polres Serang Kota, Kapolsek jajaran Polres Serang Kota, personel Polres Serang Kota dan Polsek jajaran, serta komunitas gowes yang tergabung dalam Goweser Nusantara sejumlah 1500 orang.

Ribuan peserta Gowes Nusantara mengayuh sepedanya dengan penuh semangat. Start dari alun-alun Kota Serang menempuh rute, Gunung Mas Taktakan dan kembali finish di Alun-alun Kota Serang.”

“Kita melaksanakan Gowes Nusantara menuju Pilkada Serentak 2020, yang aman damai dan sejuk. Menuju Indonesia maju dan sejahtera,” katanya.

Lebih lanjut Kapolres menghimbau, agar dalam pelaksanaan Pilkada nanti berjalan aman dan sejuk bagi masyarakat, khususnya Kota Serang.

“Agar dalam pelaksanaan Gowes ini seluruh peserta mengikuti kegiatan sesuai kemampuannya masing masing dan menjaga keselamatan di jalan,” tukasnya.

Oman peserta dari Komunitas Gowes yang tergabung dalam Goweser Nusantara mengatakan, kegiatan yang digelar Satgas Nusantara Polres Serang Kota merupakan kegiatan yang dinantikan oleh dirinya maupun anggota komunitasnya.

“Apalagi rutenya sangat seru dan menantang. Kegiatan ini perlu dilaksanakan untuk mengisi kegiatan bagi komunitas kami,” ucapnya.

Gowes Nusantara dirangkai dengan deklarasi. Dilanjutkan dengan penandatanganan pernyataan sikap Pilkada Serentak 2020. yang aman damai dan sejuk oleh peserta Gowes Nusantara. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

200 Tahun Multatuli, Lebak Adakan Nobar ‘Setelah Multatuli Pergi’

Published

on

LEBAK – Dalam rangka memperingati 200 tahun kelahiran Eduard Douwes Dekker atau yang lebih dikenal dengan Multatuli, Pemkab Lebak melalui Kepala Museum Multatuli adakan Nonton Bareng (Nobar) Film Dokumenter Setelah Multatuli Pergi. Bertempat di Pendopo Museum Multatuli, Sabtu (7/3/2020).

Bupati Lebak menjelaskan, dua tahun lalu museum yang mengusung tema antikolonialisme ini diresmikan, sebagai apresiasi terhadap warisan pengarang besar Belanda yang membawa spirit antikolonialisme lewat novelnya Max Haveelar.
Bupati juga menyampaikan setelah multatuli pergi berbagai capaian dapat dilihat dan dirasakan ditanah tercinta Lebak. Sarana dan prasarana yang memadai, akses dan konektivitas antarkecamatan terhubung dengan baik, serta pembangunan yang terus dilaksanakan semata-mata demi kesejahteraan dan kebaikan warga Lebak.

“Setelah Multatuli pergi berbagai kemudahan dapat kita saksikan, saat ini perempuan tidak lagi dibatasi geraknya dalam menduduki posisi-posisi penting, maka saya ingin mengajak perempuan-perempuan yang ada di Lebak ini untuk bersama-sama membangun Kabupaten Lebak menjadi lebih baik lagi,” ucap Bupati.

Sementara itu sejarawan Bonnie Triyana yang juga sebagai produser eksekutif film dokumenter Setelah Multatuli Pergi mengatakan, film ini dibuat sebagai ikhtiar mencari jawaban atas sederet pertanyaan seperti; apakah novel Max Haveelar ditulis berdasarkan fakta atau fiksi belaka, kemudian apakah benar kehidupan rakyat mengalami perubahan yang drastis dan substansial dua abad setelah multatuli pergi dan 75 tahun Indonesia Merdeka, atau apakah yang tersisa dari masa kolonial dalam kehidupan sehari-hari.

“Setelah diputar perdana malam ini, Film Dokumenter ini juga akan diputar keliling eropa, mulai dari Amsterdam, Brussel, Paris, Berlin dan Hamburg,” ungkap Bonnie,

Ia juga mengatakan film ini sengaja diputar perdana di Rangkasbitung karena Lebak lah tempat dimana Multatuli terinspirasi untuk menulis kisah-kisah penderitaan rakyat jajahan yang terwakili dalam cerita Saidjah dan Adinda dari desa Badur.

Bupati berharap film ini dapat membawa Kabupaten Lebak ke pentas dunia. “Saya harap film ini bisa menginspirasi semua lapisan masyarakat terutama anak muda di Kabupaten Lebak agar lebih menghargai sejarah,” tutupnya. (hendri/yogi)

Continue Reading

CONFERENCE

Tangkal Pemberitaan Negatif, PHRI Siap Gelar FFPAC

Published

on

ANYER – Untuk menangkal dampak negatif pemberitaan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) terhadap pariwisata Anyer dan Cinangka, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPC Kabupaten Serang siap menggelar ajang Festival Film Pendek Anyer-Cinangka (FFPAC) 2020.

Rencana tersebut dicetuskan dan dimatangkan dalam rapat bulanan pengurus PHRI Kab. Serang di Hotel Aston Anyer, Jumat (14/2/2020). Rapat juga diisi presentasi MW Fauzi dari Pas Media Group selaku event organizer FFPAC 2020.

Menurut Fauzi, sejak musibah runtuhnya tebing GAK yang mengakibatkan tsunami di beberapa daerah di pesisir Selat Sunda Desember 2018, industri pariwisata Anyer dan Cinangka belum pulih sepenuhnya. Hal itu ditandai dengan masih rendahnya tingkat hunian hotel maupun tingkat kunjungan wisatawan, terutama di hari-hari biasa.

“Apalagi setiap kali ada berita aktivitas GAK tayang di berbagai media massa, masyarakat terlihat betul traumatiknya. Saya mencermati hal itu antara lain melalui share berita di grup-grup WA dan status netizen di medsos . Ternyata banyak warga, bahkan termasuk warga Banten sendiri, yang merasa trauma tsunami kembali terjadi,” papar Fauzi.

Padahal menurut Fauzi, selain Anyer tak terdampak langsung oleh tsunami Desember 2018 lalu, aktivitas vulkanik GAK pun kini telah jauh mereda. “Jadi yang harus digaungkan kepada masyarakat adalah bahwa Anyer-Cinangka kondisinya aman. Ayo berwisata lagi ke Anyer-Cinangka. Pesan inilah yang kami usung di ajang FFPAC 2020,” ujar Ketua Bidang Seni Budaya & Pariwisata PWI Banten tersebut.

PHRI Kab. Serang menyambut baik rencana ajang FFPAC 2020 tersebut. Seperti dituturkan ketuanya, Suherman, pemberitaan beragam kegiatan dalam tahapan pelaksanaan FFPAC 2020 diharapkan mampu menangkal dampak negatif dari pemberitaan aktivitas vulkanik GAK.

“Apalagi ajang FFPAC 2020 ini dilaksanakan dalam durasi yang cukup panjang. Selain itu sasaran peserta dan penontonnya pun nanti lintas daerah dan lintas kalangan,” ujar Suherman.

FFPAC direncanakan akan diluncurkan awal Maret 2020. Yang unik, dalam ajang ini peserta bisa syuting atau mengambil gambar di hotel-hotel sepanjang Anyer-Cinangka yang menjadi pendukung acara. Film bergenre bebas mulai dari komedi, drama, inspirasi, hingga dokumenter. Film berdurasi 5 hingga 10 menit. Hadiah yang disiapkan cukup menggiurkan yakni uang tunai senilai total 20 juta rupiah dan voucher kamar hotel senilai total 30 juta rupiah. (*/bey/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending