Connect with us

INCENTIVE

Dispar Lebak & GenPI se-Banten Ramaikan Nobar Film ‘Ambu’

Published

on

CILEGON – Dalam upayanya untuk terus mengembangkan dan memajukan pariwisata di Kabupaten Lebak, Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Dan GenPI se-Banten mengadakan acara nonton bareng film “Ambu” di Cilegon Central Mall XXI, Kamis (16/5/2019).

Film ‘Ambu’ merupakan salah satu representasi Kepariwisataan di Kabupaten Lebak yang memiliki banyak keragaman budaya dan keindahan alam.

Dalam film ‘Ambu’ mengangkat lingkungan Desa Wisata Suku Baduy, yang mana merupakan Salah satu wisata unggulan Kabupaten Lebak dan masuk kedalam 7 (seven) Wonders Destinasi Wisata di Propinsi Banten.

Dengan ikut dimeriahkannya film ‘Ambu’ ini diharapkan akan semakin mempopulerkan dan memikat banyak para wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk berkunjung dan mengenal lebih jauh tentang kebudayaan Baduy.

Karena dalam film ‘Ambu’ tersebut mempertontonkan keasrian Alam dan kearifan lokal Desa Wisata Suku Baduy yang masih memegang erat adat istiadat serta taat akan aturan dari para leluhurnya, itulah yang menjadikan suku Baduy menjadi menarik di mata para wisatawan.

Dan Skytree Pictures yang didirikan oleh Farid Dermawan, suami Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya ini mengemas film ‘Ambu’ ini dengan apik karena sarat akan nilai budaya dan konflik cerita yang sangat menguras emosi dan perasaan penonton.

‘AMBU’ yang dalam bahasa Sunda adalah panggilan untuk seorang ibu dengan bahasa yang halus dan santun menjadi tokoh sentral dalam alur cerita yang disuguhkan.

Nonton bareng film ‘Ambu’ ini juga turut diramaikan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, BPKAD dan sebagian staf Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak. (*/Hendri/ygi)

EVENT-EXHIBITION

Tutup Kukerta, Mahasiswa UIN Banten Suguhkan Pentas Seni

Published

on

PANDEGLANG – Dalam memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mengakhiri kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) , Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten gelar Pentas Seni bertajuk malam unjuk kreasi juga malam keakraban. Bertempat di Lapangan SDN Tunggaljaya 2, Rabu (21/8/2019).

Malam pentas seni dihadiri oleh Sekretaris Desa Tunggaljaya, Andi Suandi, S.Sos, Jajaran Kepala Dusun beserta pengurus kampung. Kegiatan berlangsung dari Siang hari hingga malam hari, diisi dengan perlombaan-perlombaan hingga penampilan bakat.

Lomba-lomba yang disajikan diantaranya Lomba makan kerupuk, balap karung, joget jeruk, pukul air, memasukan paku kedalam botol dan masih banyak lagi. Kegiatan ini di pelopori oleh 3 Kelompok KKN Desa Tunggaljaya, diantaranya kelompok 01 B, Kelompok 3 dan kelompok 4.

Dalam sambutannya, Andi Suandi selaku Sekretaris Desa mengungkap apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Kukerta UIN Banten. Menurutnya, selain meramaikan acara Desa, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk saling mengenal dan bersilaturahmi antara Mahasiswa dan Warga setempat.

Penampilan-penampilan yang disuguhkan diantaranya Qosidah dari Siswa SDN Tunggaljaya 2, Tari Jaipong, Pembacaan Sajak, Puisi Drama, Debus, dan ditutup dengan akustik bernyanyi bersama mahasiswa Kukerta dan warga setempat.

“Saya berharap, semoga setelah berakhirnya masa Kukerta ini, masyarakat bisa meneruskan langkah-langkah yang sudah dilakukan dan sesuai tema yang diusung yakni ‘Lamun hayang hirup akur kudu ngabaur’, artinya bisa terus membaur dengan masyarakat dimana pun berada,” tutupnya. (Hendri/yogi)

Continue Reading

CONFERENCE

Tanjung Lesung Bangkit! RHINO X-TRI 2019 Jadi Pembuka Experience Tanjung Lesung

Published

on

PANDEGLANG – Ajang kejuaraan terbuka triathlon lintas alam (Cross Triathlon) pertama di Indonesia yang terdiri dari lomba berenang, balap sepeda dan lari melintasi keindahan dan tantangan alam Tanjung Lesung yang akan dihelat pada 28 – 29 September 2019,

Rhino Cross Triathlon resmi diluncurkan bersamaan dengan Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun serta Kampanye Experience Tanjung Lesung sebagai bagian dari upaya bersama pemulihan Kawasan Tanjung Lesung pasca bencana alam yang terjadi di akhir tahun 2018 lalu.

Perhelatan akbar yang dikemas dalam sebuah acara bertajuk Pasar Kalitjaa akan menghelat Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih yang akan dilaksanakan secara serempak di darat (Pantai Kalicaa), laut dan udara oleh komunitas warga Badui, keluarga besar Tanjung Lesung, kelompok atlit kayak, paddle board, serta paramotor.

President Director Banten West Java, Poernomo Siswoprasetjo menyampaikan, Tanjung Lesung siap menggelar edisi ketiga Rhino Cross Triathlon pada hari Sabtu-Minggu, tanggal 28-29 September 2019 mendatang.

“Hari ini kami melaksanakan syukuran atas Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun, juga sekaligus persiapan pelaksanaan Rhino X-Tri 2019 serta momen pemulihan dan bangkitnya kawasan pasca bencana alam 2018 lalu. Di momen istimewa ini Tanjung Lesung menggelar Upacara Pengibaran Bendera di darat, laut dan udara serta Pasar Kalitjaa, pesta jajanan dan oleh-oleh khas Banten di area Kalicaa Beachfront Tanjung Lesung Beach Hotel,” ujarnya.

Lebih jauh Poernomo Siswoprasetjo mengajak seluruh masyarakat dan komunitas pegiat olahraga sepeda, lari dan berenang untuk meramaikan dan berpartisipasi di Rhino X-Tri tahun ini.

“Kami menyediakan hadiah total ratusan juta untuk para juara Rhino X-Tri dan Rhino MTB XCM (Mountain Bika Cross Country Marathon). Registrasi peserta sudah dibuka sejak 1 Agustus lalu melalui website event: www.rhinoxtriathlon.com. Ada promo harga khusus, early bird dan flash sale bagi peserta yang mendaftarkan diri hingga 31 Agustus 2019,” katanya.

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dihelat secara istimewa dengan melaksanakan pengibaran bendera di darat bersama warga Badui dan keluarga besar Tanjung Lesung, yaitu di lapangan area Kalicaa Beachfront, dan di laut bersama para atlit kayak dan paddle board serta di udara bersama atlit paramotor.

Setelah acara tersebut, Pasar Kalitjaa dibuka, menghadirkan beragam jajanan dan oleh-oleh khas Banten, antara lain berupa nasi gonjleng, jojorong, otak-otak Pandeglang, kerang lamis, urab dan gado-gado Pandeglang, pais burih, salad dan telur asin Panimbang, nasi timbel dan rangginang Cikadu, kripik sampeuk, wajik mayit, kripik bonggol pisang, madu odeng, abon ikan tuna, kopi tumbuk gula aren dan beragam cinderamata. Komunitas Badui dalam perhelatan ini menampilkan pertunjukan seni Angklung Buhun yang akan berkolaborasi dengan Patriot Bambu dan Akustik Senandung Nusantara.

Technical Manager Rhino X-Tri 2019, Taufik Hidayat menjelaskan, sesuai keinginan peserta tahun lalu, Rhino X-Tri 2019 akan menjadi kompetisi yang lebih menantang. Rhino X-Tri digelar dalam 2 kategori yaitu Kategori Rhino yang melombakan nomor renang 1000 meter, balap sepeda 20 kilometer dan lari 10 kilometer serta kategori Bull yang melombakan renang 500 meter, balap sepeda 10 kilometer dan lari 5 kilometer.

“Di ajang Rhino Mountain Bike XCM akan dipertandingkan kategori-kategori; Women Open, Men Open, Men Junior dan Men Master,” tuturnya. (*/yogi)

Continue Reading

INCENTIVE

Eneng Nurcahyati: Rhino X-Tri 2019 Jadi Andalan!

Published

on

PANDEGLANG – Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati menjelaskan bahwa Banten punya dua event utama; Exciting Banten Festival (Seba Baduy) dan Festival Tanjung Lesung Rhino Cross Triathlon yang menjadi andalannya.

Digagas oleh Banten West Java, perhelatan akbar ini bersama-sama dikembangkan dan diselenggarakan secara kolaboratif antara Kementerian Pariwisata, Pemda Provinsi Banten dan PT. Banten West Java sebagai pengelola KEK Pariwisata Tanjung Lesung.

“Untuk mensukseskannya, kami sangat membutuhkan dukungan media untuk dapat mengkomunikasikan event-event ini kepada masyarakat luas,” ungkapnya usai acara, Minggu (18/8/2019).

Kementerian Pariwisata RI mendukung penuh kedua perhelatan akbar ini dan sudah memasukkannya dalam Calendar of Event Program Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Lebih lanjut, dia pun berharap penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat mengundang minat para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk kembali berwisata menikmati keindahan alam di kawasan Tanjung Lesung.

“Pasca bencana tsunami tahun lalu, kegiatan Rhino Cross Triathlon ini menjadi salah satu event andalan kami yang diharapkan mampu membangkitkan kembali pariwisata di Tanjung Lesung. Selain banyak pesertanya, kami juga berharap lomba triatlon itu bisa menarik banyak pengunjung,” ujar Eneng. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending