Connect with us

EVENT-EXHIBITION

UPH, Kampus Pertama Gunakan Software Turnitin Skala Massal

Published

on

TANGERANG – Universitas Pelita Harapan (UPH) satu-satunya institusi pendidikan di Indonesia yang menggunakan Software Turnitin secara massal baik di kalangan dosen maupun mahasiswa. Software Turnitin sendiri merupakan software yang dapat digunakan untuk melakukan uji similaritas, memastikan suatu karya tulis dapat dipertanggungjawabkan orisinalitasnya. Dikatakan Rijanto Purbojo – Director of Online Education, kebijakan ini diambil karena UPH melihat urgensi pemanfaatan teknologi untuk mencegah terjadinya plagiarisme dalam sebuah penulisan karya ilmiah maupun konten tulisan lainnya. Sehingga diperlukan suatu software uji similaritas semacam ini.

“Tendensi praktik copy-paste dari sumber informasi digital ditengarai semakin meningkat, termasuk di kalangan sivitas akademika, sehingga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya plagiarisme. Memang nyatanya tidak semua praktik tersebut dilakukan secara sengaja, sehingga butuh suatu solusi teknologi untuk memfasilitasi pencegahan tindakan ini, salah satunya Software Turnitin,” jelas Rijanto.

Secara teknis, menurut Rijanto sejak Oktober 2018 pemanfaatan software Turnitin ini sudah terimplementasi di LMS Moodle UPH, namun memang penggunaannya masih bertahap. Kemudian pemanfaatan diimplementasikan meluas sejak Januari 2019 terutama untuk proses pembimbingan tugas akhir, skripsi, tesis, dan disertasi.

“Tentu penggunaan Software Turnitin memerlukan sosialisasi agar pemanfaatannya maksimal. Sosialisasi dilakukan melalui program studi yang dijadikan target penggunaan Turnitin pada tahap pertama ini. Selain itu sosialisasi ini sudah rutin dilakukan bagi para dosen, ditambah lagi adanya pelatihan peningkatan literasi digital bagi mahasiswa dan dosen dari The Johannes Oentoro Library. Targetnya adalah dosen dan mahasiswa UPH. Fungsi utamanya yaitu untuk menguji kemiripan setiap dokumen yang dihasilkan mahasiswa dan dosen dengan berbagai sumber elektronik. Software ini tidak menguji apakah seseorang melakukan plagiarisme atau tidak, tetapi software ini menguji berapa persen kesamaan suatu tulisan dengan sumber-sumber elektronik lainnya. Uji kesamaan ini merupakan indikasi awal penentuan apakah seseorang secara sengaja melakukan plagiarisme atau tidak, sehingga yang bersangkutan bisa menerima umpan balik dan kesempatan untuk memperbaiki isi dokumennya,” papar Rijanto.

Rijanto turut menekankan bahwa mekanisme pencegahan plagiarisme tidak cukup hanya dengan software ini saja. Ia menyarankan bahwa dibutuhkan adanya pelatihan peningkatan literasi informasi, literasi digital, kemampuan penulisan ilmiah, dan dibutuhkan kesadaran baik mahasiswa juga dosen untuk mau sama-sama mencegah terjadinya praktik plagiarisme. Caranya dengan meningkatkan kemampuan literasi – kemampuan mencari dan mengutip sumber referensi dengan kaidah akademik.

Bicara mengenai kesiapan UPH sebagai kampus pertama yang memassalkan software Turnitin, tentu UPH mendukung dan berkomitmen dalam penggunaan software ini. Harapannya baik dosen maupun mahasiswa tidak merasa bahwa penggunaan software ini memberatkan terutama dari segi waktu kelulusan. Namun dengan software ini umpan balik dari dosen kepada mahasiswa terkait tugas akhir atau karya tulis lainnya ditargetkan menjadi lebih baik dan efektif. Secara khusus bagi dosen, software ini juga dapat mengarahkan dosen menghasilkan tulisan yang lebih berkualitas dan bisa dipertanggunjawabkan.

Selain bagi dosen dan mahasiswa, penggunaan software Turnitin ini juga tentu berdampak positif bagi UPH sebagai institusi Pendidikan, terutama dalam kontribusi penilaian akreditasi. Tidak hanya itu penggunaan Turnitin ini menjadi bukti UPH mendukung tren nasional dimana Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah lebih dahulu menggunakan software ini dalam pengujian penulisan publikasi ilmiah dosen untuk pengurusan jenjang jabatan akademik dosen.

Terkait dasar penggunaannya, Rijanto juga menjabarkan pemanfaatan Turnitin telah didukung melalui kebijakan pemerintah yang telah berlaku dan disepakati melalui beberapa undang-undang (UU). Diantaranya ada UU Republik Indonesia (RI) Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional; UU RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen; UU RI Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi; UU RI Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta; Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen; Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi; Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi; Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 152/E/T/2011 tanggal 27 Januari 2012 tentang Publikasi Tugas Akhir.

Ditambah lagi juga dengan kebijakan yang diberlakukan di UPH melalui peraturan tertulis yaitu Keputusan Senat Akademik Universitas Pelita Harapan Nomor 008/SK-Senat-UPH/II/2015 tentang Pembentukan Komite Etik Senat Akademik Universitas Pelita Harapan; Peraturan Rektor Nomor 008 Tahun 2016 tentang Kode Etik Dosen; Peraturan Rektor Nomor 006 Tahun 2017 tentang Kode Etik Mahasiswa.

Untuk semakin mengukuhkan kebijakan ini, UPH juga telah mengeluarkan peraturan Rektor UPH terbaru tentang uji similaritas yaitu Peraturan Rektor Nomor 001 Tahun 2019 yang mulai resmi diberlakukan pada Semester Genap 2018/2019.

Harapannya dengan pemanfaatan teknologi ini, UPH semakin menghasilkan karya tulis baik dari dosen maupun mahasiswa yang berkualitas, tidak menyalahi aturan, dan teruji orisinalitasnya. (*/haris/yogi)

EVENT-EXHIBITION

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Pasar Modal, CMSE 2020 Digelar Virtual

Published

on

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), menyelenggarakan acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2020 secara virtual. Diselenggarakan pada Senin (19/10) hingga Sabtu (24/10), CMSE 2020 diadakan sebagai rangkaian dari peringatan 43 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia.

Sejalan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi serta inklusi masyarakat terhadap Pasar Modal Indonesia, CMSE 2020 dikemas dalam format serangkaian kegiatan seminar (Summit) dan pameran (Expo) Pasar Modal Indonesia, sebagai sarana untuk menampilkan peran dan fungsi dari seluruh lembaga, profesi, produk, dan layanan di Pasar Modal Indonesia kepada para stakeholders dan publik.

Acara ini dibuka dengan laporan kegiatan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, yang dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pada Opening Ceremony CMSE 2020.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada CMSE 2020 kali ini kegiatan pameran para stakeholders pasar modal, seminar, dan kegiatan edukasi serta sosialisasi pasar modal seluruhnya dilakukan dengan sistem daring alias virtual, selama 6 hari berturut-turut. Dalam CMSE 2020, setiap harinya akan dilaksanakan 2 sampai 3 sesi kegiatan seminar dan talk show menghadirkan narasumber di bidang pasar modal. Seiring dengan usaha meningkatkan literasi dan inklusi Pasar Modal Indonesia, penyelenggaraan CMSE 2020 bertujuan untuk menumbuhkan jumlah investor di Pasar Modal Indonesia.

Tujuan lain dari diadakannya CMSE 2020 ini adalah guna mendukung pencapaian target penambahan jumlah Perusahaan Tercatat baru maupun nilai penggalangan dana di Pasar Modal Indonesia. CMSE 2020 ini ditargetkan akan diikuti oleh 10.000 orang peserta yang terdiri dari calon investor, investor, Perusahaan Tercatat, dan calon Perusahaan Tercatat, serta menjadi ajang bertemunya seluruh stakeholders di pasar modal dan masyarakat umum secara virtual.

CMSE 2020 menggunakan aplikasi berbasis website, pada alamat cmse.id, yang dibangun khusus sesuai dengan kebutuhan pengunjung yang akan menghadiri acara ini. Pengunjung dapat mengakses booth/expo secara virtual dan menyaksikan seminar yang sedang berlangsung, melalui alamat website cmse.id tersebut.

Konsep Acara

CMSE 2020 kali ini menghadirkan beberapa kegiatan yang dapat diikuti oleh para pengunjung. Kegiatan pertama adalah seminar utama pada hari pertama yang akan mengambil tema “Perkembangan Ekonomi Terkini dan Ketahanan Sektor Keuangan”, dengan pembicara Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Dewan Komisioner OJK.

Sedangkan seminar utama pada hari kedua akan mengambil tema “Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional dan Ketahanan Sektor Riil” yang akan disampaikan oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Menteri Perindustrian.

Selain seminar utama, pada acara CMSE 2020 juga terdapat kegiatan seminar dan talk show lainnya terkait investasi di pasar modal. Seminar dan talk show CMSE 2020 menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang, antara lain tokoh dari Perusahaan Tercatat dan investor yang inspiratif, perencana keuangan, profesional, praktisi, dan/atau figur publik di industri pasar modal. Dalam CMSE 2020 juga terdapat pameran (expo) virtual dari para stakeholders di pasar modal seperti dari Perusahaan Sekuritas, Perusahaan Tercatat, Manajer Investasi, asosiasi, dan regulator. Pameran ini juga memudahkan para pengunjung untuk dapat membuka rekening saham dan reksa dana secara langsung.

Selain itu juga diadakan Workshop Go Public, yakni kegiatan sosialisasi pasar modal kepada calon-calon Perusahaan Tercatat. Workshop Go Public ini juga didukung oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Salah satu kegiatan CMSE 2020 lainnya adalah pemberian apresiasi dalam bentuk penghargaan kepada pihak-pihak yang berjasa dalam pengembangan Pasar Modal Indonesia. Beberapa pihak yang akan diberikan penghargaan pada CMSE 2020 ini adalah Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia, atas dukungannya yang konsisten dalam meningkatkan jumlah Perusahaan Tercatat di BEI. J

Selain itu diberikan juga & kepada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi terhadap terciptanya mekanisme Single Investor Identification (SID) dalam pendataan investor pasar modal sejak 2012 serta dukungannya atas upaya Simplifikasi Pembukaan Rekening Efek yang dilakukan oleh Perusahaan Efek Anggota Bursa. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Kapolda Banten Membuka Pelatihan Pengambilan Rapid Swab Anti Gen Covid-19 di Lingkungan Polri

Published

on

SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar membuka Pelatihan Pengambilan Rapid Swab Antigen Covid-19 Bagi Personel Biddokes, RS. Bhayangkara dan Urkes Jajaran Polda Banten yang dipimpin oleh Kabid Dokes Polda Banten Kombes Pol dr. I Gusty Gede M. Andika, Kamis (15/10/2020).

Mengingat masa pandemi Covid-19, untuk jumlah peserta pelatihan dibatasi sebanyak 25 personil dari jajaran Biddokes Polda Banten dan seluruh rangkaian acara ini tetap mengikuti Protokol Kesehatan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Pandemi Covid-19 mengalami penyebaran secara masif diseluruh wilayah Indonesia dan di wilayah Provinsi Banten sendiri berdasarkan data sebaran Covid-19 sampai dengan tanggal 13 Oktober 2020 jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2.697 orang, dirawat sebanyak 771 orang, telah sembuh sebanyak 1.842 orang, dan meninggal dunia 84 orang. Sedangkan untuk personel Polda Banten yang terkonfirmasi positif sebanyak 38 orang dan yang sedang dirawat atau di isolasi mandiri sebanyak 17 orang,” ujar Fiandar.

Pelatihan ini memiliki makna yang sangat strategis, selain sebagai perwujudan asta siap, juga merupakan sarana untuk memastikan bahwa personel yang terlibat dalam kegiatan, siap secara fisik dan mental, serta memiliki kemampuan dan keterampilan yang mumpuni.

“Oleh karena itu, Saya perintahkan kepada seluruh peserta agar ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, manfaatkan pelatihan dalam waktu singkat ini untuk mengasah kompetensi dan keterampilan saudara,” kata Fiandar.

“Dengan demikian, saya yakin dan percaya, seluruh peserta pelatihan akan mampu menjadi Personil Dokes Polri yang profesional dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tambah Fiandar.

Kabiddokes Polda Banten juga menambahkan penekanan pencegahan virus Covid-19 yang sampai saat ini belum ditemukannya vaksin untuk pasien Covid-19.

“Agar jaga kesehatan diri dan keluarga dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, gunakan masker setiap beraktivitas, sering mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, jaga jarak aman saat berinteraksi langsung, mengajak masyarkat untuk berperan aktif melakukan penyuluhan tentang kewajiban mematuhi Protokol Kesehatan,” ujar I Gusty Gede.

“Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada para Narasumber, semoga pelatihan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai target yang ditentukan,” tutup I Gusty Gede (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Danrem 064/MY Dapat Kejutan di HUT TNI Ke-75

Published

on

SERANG – Spesial surprise kue ulang tahun Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar kepada Danrem 064/MY dalam rangka HUT TNI ke 75 tahun di kediaman Danrem 064/MY Jalan Alun-alun Kota Serang, Senin (05/10/2020).

Pantauan awak media Polda Banten di lapangan, terlihat Kapolda Banten yang dalam hal ini diwakili oleh Wakapolda Banten, Brigjen Pol Drs. Wirdhan Dhanny, M.H. M.M beserta PJU mendatangi kediaman Danrem 064/MY Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko, S.E., M.B.A dengan membawa kue ulang tahun sekaligus memberikan ucapan selamat HUT TNI ke-75.

“Selamat Ulang Tahun TNI Ke-75 tahun, TNI Profesional Kebanggaan Rakyat, Selalu Sinergi Untuk Negeri,” ujar Wirdhan.

Kedatangan Wakapolda Banten beserta PJU Polda Banten disambut langsung oleh Danrem 064/MY, dengan haru dan suka cita serta bahagia.

Setelah itu menyanyikan lagu selamat ulang tahun sembari Danrem 064/MY meniup lilin kue ulang tahun tersebut, sangat terlihat suasana akrab penuh kehangatan dan haru dalam pemberian surprise HUT TNI Ke 75 di kediaman Danrem.

Sementara itu Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi berharap sinergitas dan solidaritas TNI-POLRI terus meningkat untuk bumi Pertiwi, NKRI Tercinta.

”Dalam menjaga dan memelihara kesatuan serta persatuan NKRI, sinergitas dan solidaritas antara TNl-POLRI berharap dapat terus terjaga dan meningkat. Hingga tak bisa digoyahkan,” imbuh Edy Sumardi.

Sinergi hubungan baik antara TNl-POLRI dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Provinsi Banten, Bangsa dan Negara. Dirgahayu TNI Ke 75. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending