Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Tatu Ajak Generasi Muda Tangkal Narkoba Lewat Beladiri

Published

on

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengajak masyarakat memberikan kemampuan dan mengarahkan anak-anaknya agar mau belajar ilmu bela diri. Salah satu manfaat yang bisa didapat, mampu mendisiplinkan anak serta menjauhkan generasi muda dari bahaya narkoba.

“Bela diri tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga mendisiplinkan anak-anak kita, dan menjauhkan dari penyalanggunaan narkoba,” kata Tatu saat membuka Kejuaran BKC Banten Piala Bupati Serang di Gedung Catur, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Sabtu (30/11/2019).

Tatu menilai, persoalan narkoba sudah sangat mengkhawatirkan karena merusak masa depan anak bangsa. Tidak hanya itu, jika tanpa bimbingan dan pengawasan, media sosial juga bisa berdampak negatif.

“Melalui olahraga bela diri, salah satunya karate ini, tentu anak-anak kita akan digembleng soal kedisiplinan,” ujarnya.

Dalam ajang Kejuaraan BKC Banten ini, kata Tatu, peserta yang mayoritas anak-anak dan generasi muda, dituntut memiliki kejujuran dan berjiwa sportivitas. “Banyak anak-anak saya lihat berani berkompetisi, berani manggung di kejuaraan, punya keberanian yang luar biasa. Hal ini tentu positif untuk generasi bangsa ini,” ujarnya.

Tatu menegaskan, dirinya bersama pengurus BKC dan Forki akan terus melakukan sosialisasi ke setiap sekolah, agar bela diri menjadi ekstrakurikuler dan hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Semoga di semua sekolah di Kabupaten Serang bisa ada beladiri seperti karate. Tantangannya adalah pelatihan harus kita atur dan dibuat dalam kebijakan,” tegasnya.

Tatu berterima kasih karena Kabupaten Serang bisa dilibatkan sebagai tuan rumah, dan bisa meningkatkan prestasi atlet karate dari daerah. “Semoga kegiatan ini bisa rutin di Kabupaten Serang, ,” ujarnya.

Ketua Umum BKC Pengda Banten Lalu Atharussalam Rais menambahkan, Kejurprov BKC Banten piala Bupati Serang bertujuan mencari bibit unggul yang akan diseleksi untuk mengikuti Kejuaran Nasional di Tangerang. “Jumlah karateka di Banten sebanyak 16.000 atlet. Dengan potensi ini, sebetulnya sangat positif dan harus kita kembangkan,” ujarnya.Lalu membenarkan bahwa narkoba sudah banyak merenggut masa depan generasi Bangsa ini.

“Tentu pemerintah harus masuk atau sosialisasikan olahraga beladiri seperti karate ini menjadi ekstrakurikuler. Bagi orangtua, tidak salah memilih untuk pembinaan anak-anak ke hal yang positif,” ujarnya.

Ketua Harian BKC Pengda Banten Farhan Nugraha menyampaikan, kegiatan bertujuan mencari para atlet terbaik yang memiliki potensi dalam olahraga karate. “Pada kejuaran Piala Bupati Serang, diikut oleh 780 atlet, dengan mempertandingkan kategori festival dan kategori orestasi. Harapannya, kami bisa memiliki atlet yang berprestasi dan bisa membawa nama baik Banten,” pungkasnya. (*/yogi)

EVENT-EXHIBITION

Puji Program Infrastruktur, Tatu Direkomendasikan ke DPP Berkarya

Published

on

SERANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kabupaten Serang akan mengusulkan atau merekomendasikan Ratu Tatu Chasanah, menjadi salah satu nama bakal calon bupati Serang kepada DPP Partai Berkarya untuk Pilkada Kabupaten Serang. Tatu dinilai sebagai kepala daerah yang sukses membangun Kabupaten Serang bidang infrastruktur.

Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Serang Dedi Haryadi mengatakan, dirinya adalah warga pribumi Kabupaten Serang yang merasakan perubahan lebih baik dengan kinerja yang dilakukan oleh Tatu selama menjabat Bupati Serang. “Kita lihat kemajuan infrastruktur yang ada, dan ini perlu dilanjutkan,” kata Dedi dalam konfrensi pers usai menerima pengembalian formulir pendaftaran Tatu di Kantor DPD Partai Berkarya Kabupaten Serang, Kamis (23/1/2020).

Sekadar diketahui, selaku Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah punya program pembangunan infrastruktur jalan dengan betonisasi. Per tahun dibangun 100 kilometer jalan beton dengan target sepanjang 601,13 kilometer jalan kabupaten tuntas pada 2021. “Ibu Tatu memiliki niat yang baik untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur secara masif di Kabupaten Serang. Jadi harus didukung,” tegasnya.

Terkait penjaringan, Dedi menambahkan, saat ini baru dua bakal calon bupati dan satu bakal calon wakil bupati yang mengembalikan formulir kepada Partai Berkarya, yakni politisi PKS Najib Hamas dan politisi Partai Golkar Ratu Tatu Chasanah. Sedangkan, bakal calon wakil bupati Madroji. “Keputusan semua kita serahkan kepada DPP Berkarya untuk mempertimbangkan hasil rekomendasi kami,” katanya.

Sementara itu, Tatu mengaku optimistis akan mendapatkan dukungan dari Partai Berkarya dengan mekanisme yang sudah dilakukannya. “Komitmen kami, akan ikuti secara mekanismenya,” katanya. Tatu mengibaratkan Partai Berkarya adalah anak dari Partai Golkar. “Masa anak tidak mendukung ibunya,” ujar Ketua DPD Partai Golkar ini yang disambut tawa wartawan.

Diketahui, Ratu Tatu Chasanah sudah mengikuti pendaftaran di seluruh partai politik yang melakukan penjaringan. Saat ini, Tatu dipastikan akan diusung oleh Partai Golkar dan Partai Bulan Bintang. “Alhamdulillah, mayoritas sudah merekomendasikan, atau memasukkan nama saya ke masing-masing DPP, tinggal menunggu hasil,” ujarnya. (*/yogi )

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

PMI Kecamatan Malingping Bersama PT. BBM Adakan Aksi Donor Darah

Published

on

LEBAK – Palang Merah Indonesia Kecamatan Malingping bekerjasama dengan diler sepeda motor Honda PT. Banten Bakti Motor (BBM) mengadakan aksi donor darah. Yang dimulai pada pagi hari sampai dengan selesai. Diadakan Di Kampung Polotot Desa Malingping Selatan Kecamatan Malingping. Selain aksi donor darah, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh live musik DB kustik.

Ainul Hidayat Ihsar HUMAS PMI Kecamatan Malingping menjelaskan, tujuanya untuk membantu sesama yang membutuhkan stok darah dan untuk stok darah di UTD PMI Kabupaten Lebak.

“Acara ini sudah diadakan 3 bulan sekali, dan rutin di pendopo Kecamatan Malaingping, konsep yang berbeda kita pertama kali bekerja sama dengan intansi lain, dulu kita sendiri tidak ada sponsor, semoga bulan berikutnya semakin bertambah sport untuk kegiatan donor darah ini,” ungkapnya, Rabu (22/1/2020)

Kurang lebih sekitar 50 peserta. Kegiatan ini untuk umum, yang memenuhi persyaratan tertentu.

Ainul mengatakan tema itu karena pihaknya sedang melakukan aksi sosial di bidang donor darah dengan sukarela. ‘Berdonor darah penting untuk yang membutuhkan contoh untuk pasien, yang kekurangan darah, donor darah sehat untuk kesehatan, bisa mengetahui golongan darah kita juga,” jelasnya.

“Antusisnya sangat bagus, peserta dari siswa-siswa SMA 1 Malingping, SMAN 2 Malingping, SMKN 1 Malingping, masyarakat sekitar, relawan dari PMI, dan pegawai dari PT. Banten Bakti Motor, pihak Kecamatan Malingping,” imbuhnya.

Ia berharap, 3 bulan kedepan semakin bertambah peserta yang ingin mendonorkan darahnya. (lusi/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Warga dan Muspika Kramatwatu Gotong Royong Bersihkan SDN Pejaten Usai Terkena Banjir

Published

on

SERANG – Banjir yang menerjang Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa (21/1/2020) mengakibatkan beberapa rumah dan sekolah terendam hingga aktifitas terhambat.

Seperti halnya SDN Pejaten, sekolah dasar ini terpaksa diliburkan karena bangunan nya terendam banjir hingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi siswa-siswi untuk belajar dilokasi sekolah tersebut.

Untuk itu, warga bersama unsur Muspika Kramatwatu bahu membahu membersihkan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pejaten yang kotor akibat lumpur.

Kapolsek Kramatwatu Polres Serang Kota Polda Banten Kompol Raden Moch Sofyan mewakili unsur Muspika Kramatwatu mengatakan, kegiatan kerja bakti ini untuk kepentingan bersama agar siswa-siswi SDN Pejaten dapat kembali belajar seperti biasanya.

“Kita lakukan pembersihan saluran air dan bekas lumpur yang masih mengotori lokasi sekolahan ini,” kata Sofyan di lokasi, Jum’at (24/01/2020).

“Kalau kita tidak bergotong royong seperti ini maka akan menghambat siswa-siswi untuk belajar dengan nyaman dan tenang. Karena mereka ini merupakan masa depan bangsa,” terangnya.

Sofyan menjelaskan, ketika banjir yang menerjang Desa Pejaten hingga SDN Pejaten kemarin mengakibatkan tinggi air hingga 40 centimeter.

“Hujan lebat pada Selasa dini hari kemarin itu tinggi air disini (Desa Pejaten-Red) setinggi 40 centimeter, maka sekolah SDN Pejaten terpaksa diliburkan karena menghambat proses belajar murid-murid disini,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya gotong royong ini siswa-siswi dapat belajar kembali seperti biasa secepatnya.

“Mengingat anak kelas 6 kan sebentar lagi ujian, takut mereka ketinggalan pelajaran jika berlarut-larut seperti ini kondisi sekolahannya,” tukas Sofyan. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending