Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Selama Pandemi Corona, Jumlah Merchant Pengguna QRIS di Banten Meningkat

Published

on

SERANG – Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS adalah standarisasi QR code yang digunakan untuk melaksanakan pembayaran yang diterbitkan oleh berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang akan menggunakan QR Code Pembayaran wajib menerapkan QRIS.

Dengan QRIS, satu QR Code dapat menerima pembayaran dari aplikasi manapun yang dimiliki masyarakat baik berupa mobile banking, e-wallet, atau e-money dari bank maupun non-bank seperti Go-Pay, Ovo, LinkAja, Shopee dan Dana. QRIS memberikan manfaat baik bagi masyarakat maupun merchant. QRIS memperlancar transaksi khususnya disaat berlakunya social distancing dan PSBB saat ini, mengingat penggunaan QRIS tidak hanya dilakukan melalui scan pada cetakan QRIS namun juga dapat dilakukan secara virtual.

Bank Indonesia terus berupaya mendorong penyerapan penggunaan QRIS sejak awal 2020, melalui edukasi dan sosialisasi ke millenials, merchant, rumah ibadah, pesantren serta mendorong penggunaan QRIS sebagai bagian dari eletronifikasi transaksi pemerintah daerah. Secara Nasional, saat ini telah terdaftar lebih dari 3 juta merchant yang menggunakan QRIS. Jumlah ini meningkat 15% sebelum adanya pekan QRIS Nasional bulan maret lalu yang tercatat 2,9 juta merchant.

Saat ini, dengan QRIS, seluruh aplikasi pembayaran dari Penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat. Merchant hanya perlu membuka rekening atau akun pada salah satu penyelenggara QRIS yang sudah berizin dari BI. Selanjutnya, merchant sudah dapat menerima pembayaran dari masyarakat menggunakan QR dari aplikasi manapun penyelenggaranya.

Untuk mempermudah merchant melakukan pendaftaran logo QRIS, Bank Indonesia menyiapkan laman di website BI yang memuat seluruh form pendaftaran Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) Bank maupun Non Bank sehingga para merchant dapat memilih mendaftar melalui PJSP yang diinginkan. Para merchant dapat mengakses https://www.bi.go.id/id/sistem-pembayaran/informasi-perizinan/PJSP-Berizin-QRIS/Contents/Default.aspx, untuk memperoleh form pendaftaran dimaksud.

Erry P. Suryanto, Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Satuan Layanan Administrasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten menyampaikan bahwa di Provinsi Banten, jumlah merchant yang telah berlogo QRIS mencapai 206.040 merchant meningkat 12,06% dibanding maret lalu yang tercatat 183.873 merchant. Jumlah pengguna QRIS di Banten menempati urutan ke 5 secara nasional. Peningkatan ini akan terus didorong guna memfasilitasi kelancaran pembayaran masyarakat Provinsi Banten dalam masa pandemi COVID-19.

“Penggunaan QRIS di Banten, mengalami peningkatan relatif pesat setelah pelaksanaan Pekan QRIS Nasional bulan Maret lalu, bukan hanya untuk keperluan berbelanja atau bertransaksi, namun QRIS juga telah digunakan untuk menerima donasi, zakat/infaq/sodaqoh atau persembahan di tempat ibadah seperti Masjid dan Gereja, Rumah Sakit, serta yayasan kemanusian. Saat ini terdapat 9 masjid dan gereja serta Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa Provinsi Banten (LAZ HARFA) telah menggunakan QRIS sebagai salah satu pilihan kanal pembayaran dalam rangka menerima dana dari masyarakat lebih cepat, aman dan efisien. Masih banyak masjid, gereja, rumah sakit dan berbagai badan/lembaga amal serta pedagang di Provinsi Banten yang saat ini dalam proses pengajuan pendaftaran QRIS. Disamping itu, penggunaan QRIS sebagai kanal pembayaran retribusi/penerimaan pemda terus dikoordinasikan dengan Pemda dan PJSP,” ujar Erry dalam siaran persnya, Kamis (7/5/2020)

Penggunaan QRIS di masa pandemi COVID-19 ini sangat bermanfaat untuk pengumpulan infaq dan sedekah di rumah ibadah. Sebagaimana dinyatakan Bapak Ali Sakti, Kesekretariatan masjid Ats Tsauroh, Serang, dengan pembatasan sosial dan berkurangnya jamaah masjid, namun infaq dan sedekah masjid tidak berhenti, dapat dilakukan menggunakan QRIS, QR Code yang sudah terstandarisasi nasional. Pembayaran lebih aman dan cepat, tanpa harus bertatap muka.

Hal yang sama disampaikan Indah Prihanande, Direktur LAZ HARFA, dengan adanya penggunaan logo QRIS, mempermudah masyarakat memberikan donasi dan tidak perlu bingung apapun dompet elektroniknya. Pengumpulan donasi untuk masyarakat yang terdampak COVID-19 juga lebih cepat terkumpul dan lebih cepat tersalurkan.

Yudi Tri Hatmojo, District Manager Link Aja Jakarta (Jabodetabek) mengharapkan Provinsi Banten menjadi semakin terdigitalisasi dengan pembayaran via QR Code agar memperlancar sistem pembayaran dan mendorong efisiensi perekonomian, mempercepat keuangan inklusif serta memajukan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Banten.

Bank Indonesia bersyukur penggunaan QRIS di Provinsi Banten terus meningkat semenjak dilauching awal tahun ini. Harapan ke depan, penggunaan QRIS terus meningkat, dalam rangka memberi kemudahan bagi masyarakat serta memberi manfaat terbesar untuk mendorong ekonomi di Banten pada masa pandemi COVID-19, dimana kita harus social distancing namun kebutuhan transaksi tetap perlu dilakukan. (*/yogi)

CONFERENCE

PLN Teratas di Asia Selatan dan Tenggara Dalam Mendukung Transisi Menuju Ekonomi Rendah Karbon

Published

on

SERANG – PLN berhasil menjadi perusahaan dengan peringkat teratas di Asia Selatan dan Tenggara sebagai perusahaan kunci yang akan menentukan kesuksesan tranformasi sistem energi dan dekarbonisasi, berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh World Benchmarking Alliance (WBA). Hasil tersebut disampaikan pada acara launching the Electric Utilities Benchmark yang dilaksanakan secara daring, Senin (6/7/2020).

PLN terpilih menjadi satu dari 50 perusahaan kelistrikan di dunia. Kelimapuluh perusahaan tersebut terpilih dari 450 perusahaan energi dunia yang dinilai, dan dianggap memiliki pengaruh terhadap pencapaian target Perjanjian Paris untuk memperlambat perubahan iklim.

“Ini menjadi salah satu bukti komitmen kami untuk terus mendorong penggunaan energi baru terbarukan dalam penyediaan listrik di Indonesia di Indonesia,” tutur Executive Vice President Corporate Communcation, Agung Murdifi.

Pemeringkatan WBA Climate and Energy Benchmark dilakukan dengan menggunakan metodologi Assessing low-Carbon Transition (ACT) yang menilai kesiapan suatu organisasi dalam transisi ke ekonomi rendah karbon dilihat dari aspek strategi pengelolaan perubahan iklim, model bisnis, investasi, operasi, dan pengelolaan emisi gas rumah kaca. Metodologi ini sendiri merupakan produk dari ACT initiative yang merupakan program kerjasama dari ADEME dan CDP.

Perusahaan-perusahaan listrik dianggap memiliki peran penting sebagai pendukung tercapainya energi rendah karbon, dimana dekarbonisasi perusahaan listrik sangat sentral untuk mendorong transisi ke ekonomi rendah karbon. WBA Climate and Energy Benchmark menilai bahwa perusahaan-perusahaan terpilih dapat berkontribusi terhadap tujuan pembangungan berkelanjutan (Sustainable Development Goal/SDG) 13 dan SDG 7 serta memberikan insentif untuk menyelaraskan strategi mereka dengan tujuan pembatasan pemanasan global di bawah 2˚C sesuai dengan Perjanjian Paris.

Dengan kapasitas pembangkit terpasang sebesar 43,85 Gigawatt (GW), PLN berkomitmen untuk meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) dari 12 persen di tahun 2018 menjadi 23 persen di tahun 2025. PLN telah memiliki kebijakan dan strategi terkait mitigasi perubahan iklim serta telah membentuk unit organisasi khusus untuk pengelolaan mitigasi dan adaptasi iklim. Hingga bulan Mei 2020, kapasitas pembangkit EBT di Indonesia mencapai 7.963 Megawatt.

Saat ini, dalam program green transformation, PLN memperkenalkan model-model bisnis baru (green boosters) yang mendukung strategi PLN untuk pemenuhan target EBT dan mitigasi perubahan iklim. PLN juga rutin melaporkan hasil inventarisasi emisi gas rumah kaca melalui Laporan Kerberlanjutan.

Secara keseluruhan, PLN meraih peringkat 28 dunia mengungguli Tenaga Nasional Berhad, Malaysia (#29), Chubu Electric Pouwer, Jepang (#32), Tokyo Electric Power Company, Jepang (#37), Taiwan Power Company (#38), Korea Electric Power Corporation (#39) dan Eskom Holdings, Afrika Selatan (#41). Sementara itu, perusahaan listrik Ørsted yang berkantor di Denmark meraih rangking pertama dan menjadi benchmark bagi perusahaan-perusahaan listrik lain di seluruh dunia. Perusahaan ini memiliki target carbon neutrality di tahun 2040 yang melingkupi seluruh rantai bisnisnya.

Hasil penilaian WBA Climate and Energy Benchmark juga dipublikasikan di laman World Benchmarking Alliance. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

BNN Provinsi Banten Ungkap Jaringan Sindikat Ganja Seberat 298 Kg

Published

on

SERANG – BNNP banten telah mengungkap jaringan sindikat narkotika jenis ganja sebanyak 298 bungkus seberat 298kg.kepala badan narkotika nasional provinsi Banten menjelaskan uraian singkat dari kejadin, pada Selasa 30 Juni 2020 pukul 00.30 WIB di jl.raya merak tepatny jl.re martadinata depan pul. Laju Prima Provinsi Banten telah terjadi tindak pidana narkotika.

Tersangka GS (kurir) usia 27 tahun pekerjaan supir alamat Bandar Lampung, tersangka kedua NP (kurir) 26 tahun pekerjaan supir alamat Bandar Lampung dengan barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak 298 bungkus dengan seberat 298 kilogram disertai barang bukti lain 3 unit hp beserta sim card, 1 unit mobil merk Hino bernomor pol F 8830 UK, 1 buah sim B atas nama GS.

Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa akan adanya mobil yang membawa narkotika jenis ganja dari Aceh menuju Banten melalui jalur Bakauheni – Merak.

Kepala BNN Provinsi Banten Brigjen pol Tantan Sulistyana menjelaskan, petugas BNNP Banten melakukan penyelidikan di Pelabuhan Merak dan pada akhirnya Selasa, 30 juni 2020 pukul 00.30 wib tepatnya di jl.RE Martadinata depan pol Laju Prima melintas satu unit mobil truk merk Hino berwarna putih dengan no polisi F 8830 UK, kendaraan datang dari arah keluar Pelabuhan Merak.

“Melihat mobil tersebut melintas, BNNP Banten langsung menghentikan mobil tersebut dan mengamankan 4 orang yang dimana salah satu sebagai supir berinisial GS dan satu orang sebagai kernek berinisial NP dan dua lainnya adalah teman dari supir yang menumpang untuk ke pulau Jawa, kemudian petugas membawa mobil tersebut menuju kantor Bea Cukai Merak dan melakukan penggeledahan serta menemukan barang bukti 6 karung warna putih yang di dalamnya terdapat narkotika jenis ganja sebanyak 298 bungkus dengan berat 298 kilo gram,” jelasnya saat ekspose di kantor BNN Banten, Selasa (2/7/2020).

Tantan menjelaskan, pasal yang dilanggar adalah pasal 114 ayat 2 atau pasal 111 ayat 2 JO pasal 132 ayat 1 UU RI NO 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dari pengungkapan barang bukti jenis ganja tersebut sebanyak 298 bungkus dengan berat 298 Kilo Gram telah menyelamatkan kurang lebih 1.920.000 orang generasi penerus bangsa,” ucap Kabid P2M Akbp Abdul Majid. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Aksi Nyata Tokoh Pendeka dan Jawara Banten dalam Rangka Bakri Sosial Sukses Fase New Normal

Published

on

SERANG – Ratusan orang pendekar dan jawara banten pada hari Selasa,30 Juni 2020 melakukan seremoni kegiatan mendukung suksesi kebijakan Pemerintah memasuki fase New Normal dengan menggelar pedistribusian bantuan sembako kepada masyarakat.

Kegiatan seremoni pendistribusian bansos di gelar di kediaman tokoh masyarakat Banten sekaligus pendiri ormas Jaringan Laskar Nusantara Banten (JLNB).

Dalam perjalanan sejarahnya, JLNB didirikan untuk aktifitas sosial membantu masyarakat yang kurang mampu. contohnya dengan Bakti sosial, menggelar pengobatan gratis yang dilakukan rutin tiap bulannya di kab/ kota yang berada di provinsi Banten. JLNB merupakan gabungan dari 3 perguruan besar di Provinsi Banten diantaranya TTKKDH, Perguruan pencak silat Bandrong, Perguruan Pencak Silat Trumbu, dan belakangan bergabung dalam baksos Perguruan Nur Wally Albantani Banten.

Pendistribusian bantuan sosial sembako kepada warga masyarakat sebagai bentuk kepedulian tokoh pendekar dan jawara Banten, dalam membantu meringankan beban masyarakat akibat dampak wabah Covid-19.

Dalam keterangan persnya kepada awak media, H. Embay Mulyasarif menitipkan pesan agar masyarakat tetap menerapkan protokoler kesehatan, dan menghimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang mengarah pada terganggunya stabilitas kamtibmas di Provinsi Banten, H. Embay juga meminta agar pemerintah provinsi hingga tingkat Kab/Kota untuk terus aktif menggelar Rapid Test, penyemprotan disinfektan di fasilitas publik guna meminimlisir potensi penyebaran Covid-19 demi suksesi fase new normal.

“Mari kita bersatu untuk menjaga masyarakat banten terhindar dari penyebaran wabah Covid-19, dan mari kita bersatu menjaga lingkungan Banten dari provokasi yang bertujuan mengganggu stabilitas keamanan, Banten wajib kondusif,” ajaknya.

Dalam kegiatan sosial ini, turut dihadiri oleh Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar, Kabid Humas Kombes Pol Edy Sumardi dan Kapolres Serang Kota. Kehadiran Kapolda Banten Merupakan wujud nyata dalam membangun Sinergitas Polisional dengan tokoh tokoh masyarakat Banten serta bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan membangun kepedulian masyarakat akan nya Harkamtibmasy khususnya juga dalam peringati hari Bhayangkara ke-74.

Fiandar menyampaikan apresiasinya terhadap acara silaturahmi Polri bersama tokoh masyarakat Banten, dalam keikutsertaan dalam memelihara persatuan dan kesatuan serta menjaga kemajemukan dan pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending