Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Sebanyak 5.215 Napi & Anak di Banten Dapat Remisi Kemerdakaan

Published

on

CILEGON – Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan puncak pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia. Gelora semangat untuk mengisi kemerdekaan tentunya harus menjadi milik segenap lapisan masyarakat, tak terkecuali bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan.

Rasa syukur dalam memperingati hari kemerdekaan ini tentunya menjadi milik bagi segenap lapisan masyarakat, demikian pula halnya para Waga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sedang menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan), sebab pada hari tersebut pemerintah memberikan apresiasi berupa pengurangan masa menjalani pidana (Remisi) bagi mereka yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, disiplin tinggi dalam mengikuti program pembinaan dari pemerintah, dan telah memenuhi persyaratan sesuai Undang-Undang.

Kali ini, penerima Remisi di lingkungan Kanwil Kemenkumham Banten sebanyak 5.215 narapidana dan anak yang mendapatkan Remisi Umum, terdiri dari penerima Remisi Sebagian (RU I) sebanyak 5,062 orang dan penerima Remisi Umum seluruhnya (RU II) sebanyak 153 orang.

Bertempat di Aula Utama Lapas Cilegon, Penyerahan Remisi 17 Agustus turut dihadiri Kakanwil Kemenkumham Banten R. Andika Dwi Prasetya, Wakil Gubernur Banten Andhika Hazrumy, Ketua Pengadilan Tinggi  Banten, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Banten Respatun Wisnu Wardoyo, Kapolda Banten dalam hal ini diwakili Kabid Hukum Polda Banten Kombes Achmad Yudi Suwarso, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten diwakili Aspidum Yudi Hendarto, Walikota Cilegon, para Pimpinan Tinggi Pratama dan jajaran Kanwil Hukum dan HAM Banten, para Kepala UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi wilayah Banten, serta para undangan dari Instansi/Lembaga Terkait.

Mengawali sambutannya, Kakanwil Kemenkumham Banten R. Andika Dwi Prasetya mengucapkan terimakasih kepada Jajaran Kanwil Kemenkumham Banten dan Para tamu undangan yang sudah bersedia menghadiri kegiatan penyerahan Remisi dan Rangka HUT RI Ke-75.

Kakanwil menyampaikan bahwa pemberian remisi umum bagi napi dan anak dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Penyerahan dilakukan oleh kepala daerah. Yang akan disaksikan oleh Menkumham secara virtual.

“Selain kegiatan pemberian remisi umum pada siang hari ini. Ada sesuatu yang menurut kami ini luar biasa, yaitu Banten punya relawan tidak lain adalah warga binaan dan pegawai yang siap merelakan dirinya untuk pengujian uji vaksin covid-19. Artinya, di Banten jajaran Kemenkumham itu yang pertama yang sudah mendata dan menyiapkan diri untuk menjadi relawan sebesar ini. Hal ini juga sudah mendapat dukungan dari keluarganya masing-masing,” ungkap Kakanwil.

Lanjutnya, Kemenkumham terus meningkatkan pelayanan yang terbaik. Baik untuk masyarakat ataupun untuk warga binaan.

“Kepada Pemerintah Provinsi Banten, Saya berharap kiranya berkenan memberikan bantuan dan dukungan. Terus bersinergi dan berkolaborasi dengan jajaran kami. Agar kami tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banten,” lanjut Kakanwil.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi mengapresiasi Kakanwil Kemenkumham Banten dengan memakai pakaian adat baduy. Berwarna putih yang mengartikan suku adat ini masih suci.

“Alhamdulilah pada hari ini kita bisa bersma sama hadir untuk memberikan remisi kepada narapidana anak, bulan ini kita sudah keluar dari epicentrum penyebaran covid. Ini berdasarkan data yang masuk per 16 agustus. Sekarang 8 kabupaten-kota menjadi zona kuning,” kata Andika.

Disisi Lain, Mentri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly dalam paparannya menjelaskan bahwa Remisi Ini adalah rekomendasi dari PBB, Komnas HAM dan beberapa lembaga pemerhati pemasyarakatan di seluruh dunia.

“Kebijakan ini bukan hanya dilakukan kemenkumham di indonesia. Tapi dilakukan juga di seluruh lapas/rutan seluruh dunia. Untuk itu saya mengingatkan kepada seluruh jajaran di lapas/Rutan untuk tidak melakukan penyimpangan dan tidak memanfaatkan overkapasitas untuk kepentingan pribadi,” ungkap Menkumham melalui Virtual.

Kemenkumham melalui Ditjenpas yang terus bersinergi dengan penegak hukum lainnya telah melakukan pemindahan kategori bandar Narkoba ke pulau Nusakambangan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EVENT-EXHIBITION

Lapas Kelas IIA Serang Lakukan Sidak di Setiap Blok dan Kamar Warga Binaan

Published

on

SERANG – Usai melaksanakan apel pagi, Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang melakukan penggeledahan ke dalam blok dan kamar hunian Warga Binaan Lapas Serang.

Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Heri Kusrita menyampaikan sidak ini sebagai bentuk komitmen dan jajarannya untuk mencegah dan menekan masuknya barang-barang terlarang masuk kedalam Blok hunian agar Lapas Serang bebas dari peredaran barang terlarang utamanya narkoba dan handphone.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Heri Kusrita dan diikuti oleh Seluruh Jajaran Petugas dan Tim SATOPS PATNAL Lapas Kelas IIA Serang. Sabtu (19/09/2020).

“Sidak ini juga sesuai arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam hal pencegahan dan penindakan terhadap pelaku narkoba. Untuk menindaklanjutinya, kami lakukan sidak pagi ini, Sidak ini menyasar warga binaan yang menyimpan handphone, narkoba, dan benda terlarang lainnya ke blok Lapas ” ungkapnya.

Ia juga meminta kepada petugasnya untuk melakukan penggeledahan dengan penuh tanggung jawab dan mengedapankan kesopanan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan.

“saya minta kepada seluruh petugas untuk melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan tetap sopan kepada Warga Binaan” Pinta Kalapas sebelum kegiatan penggeledahan berlangsung.

Sementara itu, Ka.KPLP Lapas Serang, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah mengatakan selama penggeledahan, ada 2 Blok Hunian dan 1 Sel Warga Binaan yang digeledah. Sebelumnya para WBP diperiksa terlebih dulu oleh petugas sebelum para petugas menggeledah kamar mereka seperti kamar mandi, ventilasi, dan kolong kamar. Tidak ditemukan narkoba dalam penggeledahan itu, namun petugas berhasil mengamankan benda yang dilarang beredar di Lapas seperti Handphone, senjata tajam, gelas kaca, cutter dan lain sebagainya.

“Meski tidak menemukan obat-obat terlarang namun, kami berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang seperti kabel, handphone dan charger, serta gulungan kabel. Semua barang temuan hasil razia tersebut selanjutnya akan didata dan akan segera dimusnahkan.” tegas Ka.KPLP Raja Muhammad Ismael Novadiansyah sesaat setelah penggeledahan di laksanakan..

Selanjutnya, hasil penggeledahan tersebut dituangkan dalam berita acara hasil penggeledahan dan rencananya akan langsung dimusnahkan.

Lapas Kelas IIA Serang, merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kanwil Kemenkumham Banten yang diusulkan dan sedang berproses menuju Zona Integritas mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dengan adanya sidak secara berkala, juga sebagai salah satu upaya untuk memastikan UPT yang diusulkan WBK ini memang benar-benar berproses melakukan perbaikan. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

HUT Ke 19 Tahun, Demokrat Lounching Kampung Sehat Demi Putus Mata Rantai Covid-19

Published

on

SERANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Banten rayakan hari ulang tahun (HUT) Partai ke-19 tahun di Lapangan Futsal Baros. Serang, Sabtu (19/9/2020).

Ketua Majelis Partai Daerah (MPD) Demokrat Banten Wahidin Halim mengatakan Partai Demokrat pada usia ke-19 tahun ini banyak kemajuan yang dirasanya, baik dari kapasitas dan kapabilitas kader serta memberikan dampak positif terhadap masyarakat.

WH yang juga menjabat sebagai Gubernur Banten itu mengaku tidak akan meninggalkan partai kebanggaannya ini, karena telah membesarkan serta mengantarkan dirinya menjadi orang nomor satu di Banten.

“Ada sesuatu yang menggembirakan, Demokrat Banten semakin moderen, dengan teknologi saya bisa hadir, karena bagaimanapun saya tidak akan meninggalkan Partai Demokrat, saya bisa merasakan bagaimana sepak terjang Demokrat dan dedikasi para kader Demokrat,” katanya dalam sambutannya melalui virtual.

Dirinya juga meminta agar seluruh kader partai demokrat Banten bisa menjaga dan mendukung kebijakan Pemeritah dalam memutus mata rantai pemyebaran Covid-19.

“Demokrat banten menjaga dan mendukung agar civid bisa hilang, dengan menjalankan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Ketua Dewan Pimpian Daerah (DPD) Demokrat Banten Iti Oktavia Jayabaya mengatakan setiap kegiatan yang diselenggarakan partai demokrat harus sesuai dengan protokol Covid-19.

“Setiap kegiatan Harus sesuai dengan protokol kesehatan, tadi Harus rapid Test dan juga sebelum masuk kita harus,” kata Iti dalam sambutannya.

Iti juga mengatakan dalam mendukung pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Demokrat membuat kampung sehat di seluruh Banten.

“Dalam hari jadi ke 19, kita melonching kampung sehat ini bukti hadir ditengah masyarakat, sejak Februari baik yang mewakili di DRPD untuk terus bergerak memberikan bantuan Ditengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Diketahui, Kampung sehat diririkan oleh setiap anggota dewan dari partai demokrat yang berjumlah 52 anggota di seluruh Banten, setiap anggota wajib mendirikan 10 tempat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPD Demokrat Banten Iti Oktavia Jayabaya, Sekjen DPD Demokrat Banten Eko Susilo, Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang Nasrul Ulum – Eki Baihaki, Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Iye-Awab beserta seluruh anggota DPRD dari partai Demokrat se-Banten.

Pantauan lokasi, panitia terus menyampaikan himbauan agar para tamu undangan yang hadir dapat mematuhi protokol kesehatan. Bahkan dalam acara tersebut juga terlihat petugas Covid-19 Provinsi Banten yang melakukan rapid Test kepada para tamu undangan. (*/bey/ygi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Cegah Peredaran Narkoba, Sebanyak 42 Petugas Lapas Kelas IIA Serang Ikutin Tes Urine

Published

on

SERANG – Sebagai upaya mencegah adanya peredaran gelap narkotika di kalangan lapas, sebanyak 42 orang yang meliputi seluruh Anggota Regu Jaga Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang dilakukan pemeriksan tes urine, Sabtu (19/9/2020).

Bertempat Ruang Kunjungan Lapas Serang, Tim Dokter dan Perawat Lapas Kelas IIA Serang melalukan pemeriksaan test urine kepada Petugas Regu Jaga Pengamanan Alpha, Bravo, Charlie dan Delta secara bergiliran.

Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Heri Kusrita mengatakan, adanya tes urine dimaksudkan untuk mencegah dan mendeteksi dini manakala terjadi peredaran gelap narkotika di wilayah lapas. Terutama bagi Petugas Lapas Serang. Ia juga menyebut bahwa dirinya bertanggungjawab penuh atas pegawainya bila ada yang terindikasi menggunakan atau membantu menjadi kurir narkoba.

“Saya tidak akan main-main dan mentorelir apabila ada petugas lapas yang bermain-main dengan narkoba. Saya akan langsung pecat dan saya ajukan secara proses hukum yang berlaku,” tegas Kalapas.

Setelah beberapa jam, diketahui hasil 42 orang Anggota Regu Jaga Pengamanan Lapas Serang yang telah menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif narkotika. Pihak Lapas Serang pun tetap akan melakukan sejumlah antisipasi sebagaimana yang diinteruksikan oleh pusat. Meliputi pencegahan Covid-19, maupun gangguan lainnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reynhard Silitonga menegaskan, tiga kunci untuk Pemasyarakatan maju, yakni deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berantas narkoba, dan sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lain. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending