Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Rayakan Anniv ke-1, GSB Gelar Konser Bareng

Published

on

SERANG – Grunge berkembang di pertengahan tahun 80-an di negara bagian Amerika Washington, khususnya di wilayah Seattle. Yup, genre musik ini sekali lagi adalah Grunge. Terinfluensi oleh berbagai aliran musik sebut saja punk rock, heavy metal dan indie rock, aliran musik ini termasuk ke dalam sub genre dari rock alternatif.

Musik Grunge diidentifikasi melalui suara distorsi gitarnya yang berat, lirik lagunya yang melankolis, dan apatis. Gaung musik grunge sendiri makin terdengar di era tahun 90-an, ketika beberapa band mengusung aliran musik Grunge.

Sebut saja Nirvana dan Pearl Jam, kedua band papan atas ini mampu membawa Grunge menjadi bentuk musik yang popular pada waktu itu.

Dan saat ini, berbagai komunitas Grunge tanah air terus berusaha mempertahankan scane ini dari gerusan jaman. Salah satunya adalah GSB atau Grunge Serang Banten, di bawah arahan Rian yang juga personil dari band Grunge Lost Theumaksa setia menggaungkan scena Grunge di Kota Serang.

Dalam rangka Anniversary Grunge Serang Banten ke#1, komunitas ini menggelar perhelatan perdananya, Sabtu (18/10/2019).

“Ini adalah anniversary komunitas kami yang bertujuan untuk mempersatukan semua Grunger di Kota Serang umumnya di tanah air,” ujar Rian.

Ada beberapa band malam nanti akan mengisi acara diantaranya Hajar, Svarga, Lonsay, Nominal Suck, Lost Theumaksa, Kemidin, Punkpet dan ada penampilan khusus dari Dekade, Rajah dan Nyamuk Besi.

Hingga saat ini, icon yang membawa music Grunge lekat diingatan para penggemarnya adalah Kurt Cobain. Sayang, pada saat pelantun lagu Smell Like Teen Spirit ini sedang di puncak popularitas di pertengahan tahun 1994 ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Rian menyatakan kedepannya event yang mereka gelar kadang kala dikhususkan untuk menggalang dana yang ditujukan sebagai bentuk aksi sosial. Bagi para calon member yang ingin gabung ke komunitas ini, akan disambut dengan tangan terbuka.

“Syaratnya enggak susah kok, yang pasti memang harus menyukai musik grunge dan mencintai kurt Cobain sebagai ikon Grunge itu sendiri,” tutupnya diakhir perbincangan. (bey/ygi)

EVENT-EXHIBITION

BP Jamsostek Serang Punya Pimpinan Baru

Published

on

SERANG – Didin Haryono dilantik menjadi kepala cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Serang. Pria kelahiran Muncang, Kabupaten Lebak ini sebelumnya menjabat Asisten Deputi Direktur Wilayah Bidang Kepesertaan BP Jamsostek Banten.

Didin dilantik oleh Deputi Direktur Wilayah BP Jamsostek Banten Eko Nugriyanto bersama Didi Sumardi (Asisten Deputi Direktur Wilayah Bidang Kepesertaan), Tri Astuti Lestari (Kepala Bidang Umum dan SDM Cabang Cikupa) dan Jailanih (Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus Cabang Cikupa).

Bagi Didin, menjadi pimpinan merupakan tantangan yang luar biasa dan menjadi penyemangat menuju Kacab Serang menjadi lebih baik. Salah satu langkah awal yang akan dilalukan selama dua bulan yaitu memberikan semangat juang pada tim agar menjadi yang terbaik.

“Dalam waktu yang singkat di akhir tahun 2019 ini supaya tim lebih semangat dalam bertempur, berjuang, dan tidak berpikir pada hal lain yang bukan menjadi tugasnya,” kata Didin usai pelantikan di kantor Kanwil Banten, Serang, Rabu (6/11/2019).

Kemudian pada tahun 2020, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan pemda dan pimpinan serikat pekerja, buruh, dan perusahaan untuk meningkatkan kepesertaan.

Deputi Direktur Wilayah BP Jamsostek Banten Eko Nugriyanto mengatakan, empat pejabat tersebut dipindahtugaskan karena dianggap layak untuk bisa mendorong kinerja di masing-masing tempat. Mereka diharapkan bisa menjadi pemimpin untuk membawa anggotanya secara bergandengan menuju yang lebih baik. “Semuanya ini adalah pemimpin yang bisa menjadi role model, sehingga dapat memajukan BP Jamsostek ke arah yang lebih baik,” katanya.

Eko meminta kepada empat pejabat tersebut untuk bisa berakselerasi dan menyesuaikan dengan rekan-rekan lainnya di tempat yang baru. “Saya ucapkan selamat. Kita sudah memasuki bulan kesebelas tahun anggaran 2019, tersisa dua bulan lagi, dan ini yang menjadi tantangan,” ujarnya. (*/ist/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Bupati Serang: Kampanye PHBS Harus Masif

Published

on

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta warga senantiasa menjaga lingkungan dan kesehatan. Bahkan Tatu meminta jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) warga hingga pemerintah desa lebih memasifkan atau memaksimalkan kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Menurut Tatu, ajakan secara masif dilakukan agar masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan dimulai dari PHBS.

“Jangan bosan disampaikan tentang perilaku hidup bersih dan sehat, supaya capaian pelayanan kesehatan dimulainya dari bawah masyarakat sendiri,“ ungkap Tatu usai membuka kegiatan Bakti Sosial yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) di Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Senin (4/11/2019).

Ia berkomitmen, Pemkab Serang akan terus mengawal agar seluruh warga bisa melakukan PHBS secara rutin dan bisa menjaga kesehatan keluarga serta lingkungannya. “Jadi dengan masyarakat sadar tentang kesehatan mereka sendiri, pola hidup sehat mereka sendiri ini yang terus digaungkan oleh pemerintah daerah sampai ke tingkat desa,” tegasnya.

Dalam Kegiatan tersebut, diadakan juga khitanan massal dengan melibatkan 60 anak kurang mampu, pengobatan gratis, dan pembagian sembako gratis sebanyak 520 paket untuk masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi. “Seperti kegiatan saat ini, masyarakat terlihat antusias untuk berobat gratis, dan memang kegiatan ini ditunggu oleh masyarakat,” terang Tatu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Sri Nurhayati mengatakan, bakti sosial dalam rangka Hari Kesehatan Nasional yang ke 55 Tahun jatuh pada tanggal 12 November rutin dilaksanakan. Sedangkan untuk HKN tahun 2019 yang bertemakan ‘Generasi sehat Indoensia unggul’, dirangkaikan baksos pemeriksaan untuk pencegahan penyakit tidak menular pada kelompok tertentu.

“Pemeriksaan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabet, penyakit gula atau kencing manis yang paling banyak dialami. Penyebabnya, banyak faktor diantaranya pola makan, buruknya PHBS faktor paling utama,” ujarnya. (*/lusi/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Atasi Kekeringan, Pemkab Serang Salurkan 1,25 Juta Liter Air Bersih

Published

on

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga saat ini terus mengirimkan bantuan air bersih untuk warga yang dilanda kekeringan. Tercatat, BPBD Kabupaten Serang sudah menyalurkan 1.255.000 liter air bersih ke 15 kecamatan yang dilanda kekeringan.

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana, terdapat 57 desa di 15 kecamatan yang mengalami kekeringan dan rutin dikirimkan bantuan air bersih. “Bantuan air bersih terus disalurkan bagi warga yang membutuhkan. Kami juga berterima kasih karena banyak pihak yang juga menyalurkan bantuan air bersih kepada warga,” kata Nana kepada wartawan, Senin (4/11/2019).

Kata dia, BPBD Kabupaten Serang senantiasa siaga 24 jam dalam mengantisipasi berbagai bencana, baik saat musim kemarau maupun musim hujan. “ Kami selalu siap siaga untuk menjaga warga agar tetap aman,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa berpesan agar masyarakat meningkatkan waspada memasuki musim masa pancaroba. Menurutnya, pada November sudah memasuki musim pergantian cuaca yang diprediksi daya tahan tubuh akan menurun.

“Makanya, kewaspadaan sifatnya ganda, kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya kekurangan air bersih dan kekeringan,” tutur usai apel pagi.

Diketahui, Perubahan cuaca yang sangat cepat akan menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Selain itu, cuaca yang berubah dengan cepat akan mengubah tekanan udara, suhu, serta komposisi udara.

Kondisi tersebut akan menciptakan lingkungan yang sempurna untuk berkembangnya kuman dan virus penyakit. “Perbanyak makanan gizi, jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan juga diperhatikan agar tidak mudah terkena penyakit,” tegas Pandji. (*/lusi/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending