Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Penjualan BAE 2019 Lampaui Target

Published

on

SERANG – Perhelatan Banten Automotive Exhibiton (BAE) 2019 usai digelar pada Minggu (27/10/2019) malam. Ajang otomotif terbesar kedua di Banten setelah GIIAS ini rupanya melampaui target awal yang ditetapkan oleh Badan Pendapatan Daerah selaku penyelenggara BAE 2019 yaitu Rp 50 miliar.

Dikatakan Kepala Bapenda Provinsi Banten Opar Sohari, kali ini angka penjualan di BAE 2019 mencapai angka Rp 109.973.738.009 atau Rp 50 miliar lebih dari target awal. Ini belum ditambah oleh beberapa transaksi yang belum diinput di atas pukul 6 sore.

“Kalau dari target tercapai, lebih dari 50 persen. Perolehan pajaknya juga sudah masuk, sekitar Rp 16 miliar. Pajak dari kendaraan baru kan 14,25 persen dengan rincian BBN 12,5 persen dan PKB 1,75 persen. Ini kan event perdana, awalnya kami ingin edukasi, ternyata animo masyarakat luar biasa,” kata Opar.

Meski begitu, lanjut opar, pendapatan pajak Banten merupakan urutan 5 nasional sedangkan dari faktor kemandirian, Banten merupakan urutan kedua dari DKI secara nasional.

“Kami optimis perolehan pajak Provinsi Banten tahun 2019 ini yang ditargetkan Rp 13 triliun bisa tercapai. Karena masih ada sisa 2 bulan, dimana otomotif menyumbang 68 persen dengan rincian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang mencapai Rp 6,9 triliun,” papar Opar.

Sementara itu Tb Samsul Ma’arif selaku ketua Asosiasi Otomotif Banten (AOB) mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapenda Provinsi Banten yang telah menyelenggarakan acara BAE 2019.

“Saya yakin sinergitas AOB dan Bapenda Bapenda tidak bisa dipisahkan, dimana kalau jualannya banyak, pajak pendapatanya juga banyak,” jelas pria yang akrab disapa Iip ini.

Iip mengatakan, bukan hanya Banten saja, di bulan Oktober ini Jabodetabek jualannya turunnya 50 persen, otomotif sedang lesu. “Bisa dibayangkan Banten kalau tidak ada acara ini, pasti akan menurun juga,” tegasnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah Provinsi Banten, khususnya Bapenda Banten bisa secara konsisten menggelar event seperti ini dimana salah satu tujuannya adalah untuk ikut membantu meningkatkan pendapatan pajak daerah.

“Kami berharap Bapenda bisa terus mengadakan acara ini setiap tahunnya. Tidak harus selalu di mall ini, bisa dimana saja dengan harapan masyarakat semakin teredukasi soal otomotif dan tentunya tentang pajak,” imbuh Iip.

Dari data yang diperoleh, Mitsubishi dan Suzuki Motor meraih predikat diler terbaik dari masing-masing kategori Mitsubishi meraih 102 SPK dan Suzuki 38 SPK. (yogi)

CONFERENCE

PLN Teratas di Asia Selatan dan Tenggara Dalam Mendukung Transisi Menuju Ekonomi Rendah Karbon

Published

on

SERANG – PLN berhasil menjadi perusahaan dengan peringkat teratas di Asia Selatan dan Tenggara sebagai perusahaan kunci yang akan menentukan kesuksesan tranformasi sistem energi dan dekarbonisasi, berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh World Benchmarking Alliance (WBA). Hasil tersebut disampaikan pada acara launching the Electric Utilities Benchmark yang dilaksanakan secara daring, Senin (6/7/2020).

PLN terpilih menjadi satu dari 50 perusahaan kelistrikan di dunia. Kelimapuluh perusahaan tersebut terpilih dari 450 perusahaan energi dunia yang dinilai, dan dianggap memiliki pengaruh terhadap pencapaian target Perjanjian Paris untuk memperlambat perubahan iklim.

“Ini menjadi salah satu bukti komitmen kami untuk terus mendorong penggunaan energi baru terbarukan dalam penyediaan listrik di Indonesia di Indonesia,” tutur Executive Vice President Corporate Communcation, Agung Murdifi.

Pemeringkatan WBA Climate and Energy Benchmark dilakukan dengan menggunakan metodologi Assessing low-Carbon Transition (ACT) yang menilai kesiapan suatu organisasi dalam transisi ke ekonomi rendah karbon dilihat dari aspek strategi pengelolaan perubahan iklim, model bisnis, investasi, operasi, dan pengelolaan emisi gas rumah kaca. Metodologi ini sendiri merupakan produk dari ACT initiative yang merupakan program kerjasama dari ADEME dan CDP.

Perusahaan-perusahaan listrik dianggap memiliki peran penting sebagai pendukung tercapainya energi rendah karbon, dimana dekarbonisasi perusahaan listrik sangat sentral untuk mendorong transisi ke ekonomi rendah karbon. WBA Climate and Energy Benchmark menilai bahwa perusahaan-perusahaan terpilih dapat berkontribusi terhadap tujuan pembangungan berkelanjutan (Sustainable Development Goal/SDG) 13 dan SDG 7 serta memberikan insentif untuk menyelaraskan strategi mereka dengan tujuan pembatasan pemanasan global di bawah 2˚C sesuai dengan Perjanjian Paris.

Dengan kapasitas pembangkit terpasang sebesar 43,85 Gigawatt (GW), PLN berkomitmen untuk meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) dari 12 persen di tahun 2018 menjadi 23 persen di tahun 2025. PLN telah memiliki kebijakan dan strategi terkait mitigasi perubahan iklim serta telah membentuk unit organisasi khusus untuk pengelolaan mitigasi dan adaptasi iklim. Hingga bulan Mei 2020, kapasitas pembangkit EBT di Indonesia mencapai 7.963 Megawatt.

Saat ini, dalam program green transformation, PLN memperkenalkan model-model bisnis baru (green boosters) yang mendukung strategi PLN untuk pemenuhan target EBT dan mitigasi perubahan iklim. PLN juga rutin melaporkan hasil inventarisasi emisi gas rumah kaca melalui Laporan Kerberlanjutan.

Secara keseluruhan, PLN meraih peringkat 28 dunia mengungguli Tenaga Nasional Berhad, Malaysia (#29), Chubu Electric Pouwer, Jepang (#32), Tokyo Electric Power Company, Jepang (#37), Taiwan Power Company (#38), Korea Electric Power Corporation (#39) dan Eskom Holdings, Afrika Selatan (#41). Sementara itu, perusahaan listrik Ørsted yang berkantor di Denmark meraih rangking pertama dan menjadi benchmark bagi perusahaan-perusahaan listrik lain di seluruh dunia. Perusahaan ini memiliki target carbon neutrality di tahun 2040 yang melingkupi seluruh rantai bisnisnya.

Hasil penilaian WBA Climate and Energy Benchmark juga dipublikasikan di laman World Benchmarking Alliance. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

BNN Provinsi Banten Ungkap Jaringan Sindikat Ganja Seberat 298 Kg

Published

on

SERANG – BNNP banten telah mengungkap jaringan sindikat narkotika jenis ganja sebanyak 298 bungkus seberat 298kg.kepala badan narkotika nasional provinsi Banten menjelaskan uraian singkat dari kejadin, pada Selasa 30 Juni 2020 pukul 00.30 WIB di jl.raya merak tepatny jl.re martadinata depan pul. Laju Prima Provinsi Banten telah terjadi tindak pidana narkotika.

Tersangka GS (kurir) usia 27 tahun pekerjaan supir alamat Bandar Lampung, tersangka kedua NP (kurir) 26 tahun pekerjaan supir alamat Bandar Lampung dengan barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak 298 bungkus dengan seberat 298 kilogram disertai barang bukti lain 3 unit hp beserta sim card, 1 unit mobil merk Hino bernomor pol F 8830 UK, 1 buah sim B atas nama GS.

Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa akan adanya mobil yang membawa narkotika jenis ganja dari Aceh menuju Banten melalui jalur Bakauheni – Merak.

Kepala BNN Provinsi Banten Brigjen pol Tantan Sulistyana menjelaskan, petugas BNNP Banten melakukan penyelidikan di Pelabuhan Merak dan pada akhirnya Selasa, 30 juni 2020 pukul 00.30 wib tepatnya di jl.RE Martadinata depan pol Laju Prima melintas satu unit mobil truk merk Hino berwarna putih dengan no polisi F 8830 UK, kendaraan datang dari arah keluar Pelabuhan Merak.

“Melihat mobil tersebut melintas, BNNP Banten langsung menghentikan mobil tersebut dan mengamankan 4 orang yang dimana salah satu sebagai supir berinisial GS dan satu orang sebagai kernek berinisial NP dan dua lainnya adalah teman dari supir yang menumpang untuk ke pulau Jawa, kemudian petugas membawa mobil tersebut menuju kantor Bea Cukai Merak dan melakukan penggeledahan serta menemukan barang bukti 6 karung warna putih yang di dalamnya terdapat narkotika jenis ganja sebanyak 298 bungkus dengan berat 298 kilo gram,” jelasnya saat ekspose di kantor BNN Banten, Selasa (2/7/2020).

Tantan menjelaskan, pasal yang dilanggar adalah pasal 114 ayat 2 atau pasal 111 ayat 2 JO pasal 132 ayat 1 UU RI NO 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dari pengungkapan barang bukti jenis ganja tersebut sebanyak 298 bungkus dengan berat 298 Kilo Gram telah menyelamatkan kurang lebih 1.920.000 orang generasi penerus bangsa,” ucap Kabid P2M Akbp Abdul Majid. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Aksi Nyata Tokoh Pendeka dan Jawara Banten dalam Rangka Bakri Sosial Sukses Fase New Normal

Published

on

SERANG – Ratusan orang pendekar dan jawara banten pada hari Selasa,30 Juni 2020 melakukan seremoni kegiatan mendukung suksesi kebijakan Pemerintah memasuki fase New Normal dengan menggelar pedistribusian bantuan sembako kepada masyarakat.

Kegiatan seremoni pendistribusian bansos di gelar di kediaman tokoh masyarakat Banten sekaligus pendiri ormas Jaringan Laskar Nusantara Banten (JLNB).

Dalam perjalanan sejarahnya, JLNB didirikan untuk aktifitas sosial membantu masyarakat yang kurang mampu. contohnya dengan Bakti sosial, menggelar pengobatan gratis yang dilakukan rutin tiap bulannya di kab/ kota yang berada di provinsi Banten. JLNB merupakan gabungan dari 3 perguruan besar di Provinsi Banten diantaranya TTKKDH, Perguruan pencak silat Bandrong, Perguruan Pencak Silat Trumbu, dan belakangan bergabung dalam baksos Perguruan Nur Wally Albantani Banten.

Pendistribusian bantuan sosial sembako kepada warga masyarakat sebagai bentuk kepedulian tokoh pendekar dan jawara Banten, dalam membantu meringankan beban masyarakat akibat dampak wabah Covid-19.

Dalam keterangan persnya kepada awak media, H. Embay Mulyasarif menitipkan pesan agar masyarakat tetap menerapkan protokoler kesehatan, dan menghimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang mengarah pada terganggunya stabilitas kamtibmas di Provinsi Banten, H. Embay juga meminta agar pemerintah provinsi hingga tingkat Kab/Kota untuk terus aktif menggelar Rapid Test, penyemprotan disinfektan di fasilitas publik guna meminimlisir potensi penyebaran Covid-19 demi suksesi fase new normal.

“Mari kita bersatu untuk menjaga masyarakat banten terhindar dari penyebaran wabah Covid-19, dan mari kita bersatu menjaga lingkungan Banten dari provokasi yang bertujuan mengganggu stabilitas keamanan, Banten wajib kondusif,” ajaknya.

Dalam kegiatan sosial ini, turut dihadiri oleh Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar, Kabid Humas Kombes Pol Edy Sumardi dan Kapolres Serang Kota. Kehadiran Kapolda Banten Merupakan wujud nyata dalam membangun Sinergitas Polisional dengan tokoh tokoh masyarakat Banten serta bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan membangun kepedulian masyarakat akan nya Harkamtibmasy khususnya juga dalam peringati hari Bhayangkara ke-74.

Fiandar menyampaikan apresiasinya terhadap acara silaturahmi Polri bersama tokoh masyarakat Banten, dalam keikutsertaan dalam memelihara persatuan dan kesatuan serta menjaga kemajemukan dan pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending