Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Mengusung Tema Jawara Muda, P2STRATEGIK 2019 Diikuti 1.373 Calon Mahasiswa Baru

Published

on

SERANG – Sebanyak 1.373 Mahasiswa Baru Universitas Serang Raya (UNSERA) mengikuti Program Pengenalan Studi Tata tertib dan Kegiatan Kampus (P2STRATEGIK), kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari dimulai sejak Kamis-Sabtu 19-21 September 2019. Pembukaan dilaksanakan di Gedung C Rachmatoellah Convention Hall Kampus Terpadu UNSERA, Kamis (19/9/2019).

Pengenalan Studi Tata tertib dan Kegiatan Kampus (P2STRATEGIK) mengusung tema ‘Meneguhkan Nilai-nilai Kebangsaan, dari UNSERA untuk Indonesia’. Di era generasi milenial saat ini wawasan kebangsaan makin terpuruk, dikarenakan generasi muda saat ini memiliki sikap acuh tak acuh terhadap pilar-pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tema meneguhkan nilai-nilai kebangsaan dari UNSERA untuk Indonesia itu bermaksud untuk menanamkan nilai serta wawasan kebangsaan, dari mulai pengetahuan nasionalisme, patriotisme, semangat bela negara dan cinta tanah air demi menjaga kedaulatan bangsa dari perpecah belahan.

Panitia P2STRATEGIK Universitas Serang Raya membuat julukan untuk mahasiswa baru di

kampus ini sebagai “Jawara Muda” sebuah panggilan yang menggambarkan seseorang yang

tidak gentar atau tidak takut untuk menghadapi apapun. Seseorang yang memiliki akademisi yang baik akan disebut cendekiawan.

Maka dari itu, diharapkan mahasiswa baru tidak mudah menyerah dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan menjadi akademisi yang baik.

Kegiatan ini dibuka Ketua Yayasan Pendidikan

Informatika (YPI) H. Mulya R. Racmatoellah, Le., M.Hum dan Rektor Universitas Serang Raya (UNSERA) Dr. H. Hamdan, MM yang ditandai dengan pukulan bedug.

Kegiatan P2STRATEGIK turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi Dr. H. Abdul Malik, M.Si, Wakil Rektor Bidang Non Akademik dan Kreatif H.M. Kamil Husain, Le,. M.SI,

Para Dekan, Kabiro, Ketua Lembaga serta seluruh civitas akademika UNSERA. Dengan adanya P2STRATEGIK ini diharapkan calon mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan universitas

untuk menunjang kepercayaan diri mahasiswa.

Dalam sambutannya Mulya mengatakan P2STRATEGIK ini merupakan migrasi dari perpeloncoan ke pendewasaan. “Kami harap dengan P2STRATEGIK ini tidak ada lagi perpeloncoan di dunia kampus. Bahkan sebaliknya kegiatan ini bisa memicu naluri mahasiswa baru kepada pendewasaan diri dan pembentukan karakter agar menjadi manusia yang berguna di manapun,” tega Mulya.

Sementara itu Hamdan menambahkan penyebutan mahasiswa barusan sebagai Jawara Muda adalah sebagian bentuk bahwa mahasiswa jaman non harus bisa menjadi Jawara bagi diri sendiri maupun lingkungan.

“Bisa memecahkan masalah yang ada di dirinya maupun masyarakat dengan otak bukan otot,” tegas Hamdan.

Pelaksanaan P2STRATEGIK dilaksanakan selama 3 hari. Hari Pertama merupakan Kegiatan Ke-

UNSERA-an, hari kedua adalah pengenalan Fakultas yang ada di UNSERA dan Hari ketiga,

pengenalan kegiatan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) sekaligus penutupan kegiatan

P2STRATEGIK 2019.

Selain itu, P2STRATEGIK panitia juga jadi ajang ‘pamer’ prestasi Unsera lewat berbagai booth Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berbaris tepat di depan pintu masuk Convention Hall Gedung C.

“Tujuannya agar mahasiswa baru juga bisa mengetahui di Unsera bukan hanya menjadi mahasiswa yang unggul dalam akademik saja, tapi juga dalam kegiatan baik di tingkat lokal, nasional bahkan internasional lewat UKM yang tersebar di sini,” tutup Kamil Husain. (*/yogi)

EVENT-EXHIBITION

Kapolda Banten : Selamat dan Sukses Atas Terlaksananya Rakernas SMSI

Published

on

SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke 1 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Hotel Marbella, Anyer, Minggu (27/09/2020).

Saat ditemui, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar memberikan apresiasi atas terlaksananya Rakernas ke 1 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

“Saya atas nama Kepala Kepolisian Daerah Banten mengucapkan selamat dan sukses kepada Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) atas terlaksananya Rapat Kerja Nasional yang ke 1, yang dimana Rakernas kali ini Provinsi Banten terpilih menjadi tuan rumahnya,” ujar Fiandar.

“Dan saya mohon maaf tidak bisa hadir di hari yang spesial ini, tapi kami dari Polda Banten siap bersinergi dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI),” lanjutnya.

Fiandar menambahkan bahwa peran media sangat besar dalam menjaga Kambtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Banten.

“Menurut saya peran media cukup besar dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan juga sangat berperan besar dalam menjaga Kambtibmas di wilayah hukum Polda Banten,” tambah Fiandar.

Masih kata Fiandar, “Dan di tengah pandemi covid-19 ini, saya juga mengajak kepada teman-teman SMSI agar mematuhi protokol kesehatan dimana pun berada. Selalu menggunakan masker saat diluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun atau Handsanitizer dan selalu menerapkan Physical Distancing, supaya kita terhindar dari penularan virus Covid-19 ini,” imbuhnya.

Fiandar berharap dengan dilaksanakannya Rakernas ke 1 SMSI tersebut dapat memberikan manfaat yang terbaik bagi kemajuan organisasi.

“Saya berharap melalui Rakernas ini dapat memberikan ide-ide yang terbaik demi kemajuan organisasi SMSI ini, dan saya juga berharap dengan adanya SMSI di Provinsi Banten dapat berkontribusi dalam kemajuan Provinsi Banten,” harapnya. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

WBP Lapas Serang Ikuti Pembinaan Pramuka

Published

on

SERANG – Gugus Depan Gerakan Pramuka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang melakukan kegiatan Pembinaan kepada Warga Binaan yang bertempat di Lapangan Upacara Lapas Kelas IIA Serang, Sabtu (26/9/2020).

Kasi Binadik Lapas Serang, Rudi menjelaskan bahwa kegiatan Pramuka kepada warga binaan lapas adalah dalam wajud fungsi pembinaan yang efektif, dan juga kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) juga mendapat nilai positif atas pembinaan yang diberikan.

“Kegiatan kepramukaan ini rutin kita lakukan dalam mewujudkan fungsi pembinaan yang efektif untuk para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama menjalani masa pidana di dalam Lapas,  baik kegiatan olah raga maupun kepramukaan yang harapannya WBP memiliki perubahan pola pikir yang berkarakter baik dan memiliki rasa cinta tanah air dan memiliki rasa tanggung jawab,” ungkapnya.

Lanjutnya, Rudi menambahkan bahwa Kegiatan Napi pramuka melakukan pelatihan seperti baris berbaris, samapur, dan ada teori di kelas juga.

“Kebetulan diinstrukturi oleh warga binaan yang berpengalaman dalam bidang pramuka dan ada petugas juga yang ikut membina warga binaan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Serang Heri Kusrita menyampaikan bahwa yang ikut pramuka kurang lebih 30 orang dan ada kamar khusus untuk kegiatan pramuka.

“Napi Pramuka di Lapas Serang sebelumnya sudah pernah mengikuti kegiatan jambore kemanusiaan di Garut tentang banjir,” kata Kalapas.

Gerakan pramuka ini untuk membentuk kaum muda beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada NKRI serta sekembalinya nanti kepada masyarakat setelah menjalani Pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan, dapat menjadi anggota Masyarakat yang baik, berguna serta yang paling utama mencegah mereka untuk mengulangi tindak pidana. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Lapas Serang Beri Napi Pelatihan Produksi Jahe Merah Instan

Published

on

SERANG – Ditengah pandemi Covid-19, jahe merah menjadi salah satu tanaman rimpang yang dapat menjaga daya tahan tubuh dari virus. Melihat peluang ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang memberikan pelatihan kepada para warga binaan untuk melakukan produksi jahe merah.

Pada dasarnya, Jahe Merah di Lapas Serang sudah diproduksi sejak lama, dan kali ini dengan memberikan Label JAIL (Jahe merah instan Lapas Serang), para warga binaan memproduksi secara langsung dengan menggunakan alat-alat yang steril.

Kabid Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Serang, Yossi mengatakan jahe yang diproduksi adalah jahe yang ditanam langsung di lahan pertanian Lapas Serang.

“Saya berharap, produksi jahe merah dapat membawa dampak positif bagi warga binaan,” ujarnya, Sabtu (26/9/2020).

Adapun berbagai bahan untuk membuat Jahe Merah Instan yaitu dengan menggunakan Sereh dengan jahe yang digiling menjadi satu, kemudian takaran air sebanyak 500 Ml, 1 Kg gula pasir, gula aren 1. Sedangkan untuk proses masaknya sekitar 40-45 menit.

Sementara itu, Kepala Lapas Serang Heri Kusrita menambahkan bahwa produksi Jahe Instan di Lapas Serang memiliki 3 kemasan.

“Harganya kisaran 30,35 sampai 50 ribu,” kata Kalapas.

Kalapas juga menjelaskan bahwa pihaknya Sudah melakukan pengajuan ke dinas kesehatan kota serang Dan juga MUI Provinsi Banten terkait sertifikat halal.

“Alhamdulilah, Tiap hari kita memproduksi dan ada beberapa pesenan juga. Karna jahe instan lapas serang dijual keluar juga dan sudah ada pembeli dari luar, dan tidak hanya itu, Jahe Merah instan Lapas Serang juga di jual ke berbagai toko ataupun warung seperti pusat oleh-oleh,” lanjut Kalapas.

Kalapas berharap, jika para napi ini keluar kelak dapat menggunakan keterampilannya menjadi peluang usaha.

Dalam prosesnya, sejumlah napi dibagi tugas. Ada yang menggiling, memasak, membersihkan, menanam hingga menyiram pohon jahe yang sudah dipisahkan ke polybag.

Salah satu warga binaan, mengaku produksi jahe merah cukup mudah dan sangat bermanfaat. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending