Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Hari ke-9 Operasi Zebra Kalimaya, 1.551 Pengendara Kena Tilang

Published

on

SERANG – Pada hari ke sembilan operasi zebra Kalimaya 2019, Satlantas Polda Banten dan jajarannya menilang sebanyak 1.551 pelanggar lalu lintas. Hal ini disampaikan oleh Kabagbinops Ditlantas Polda Banten AKBP Hamdani.

Dari 1.551 tilang tersebut dengan rincian diantarnya Ditlantas Polda Banten 249 tilang, Polres Serang 100 tilang, Polres Pandeglang 165 tilang, Polres Lebak 355 tilang, Polres Cilegon 143 tilang, Polres Tangerang 417 tilang, dan Polres Serang Kota 122 tilang.

Dikatakan oleh Kabagbinops Ditlantas Polda Banten, dari keseluruhan pelanggar lalu lintas yang ditilang, kebanyakan dari pengendara sepeda motor. Kesalahan yang dilakukan adalah tidak memakai helm dan juga kelengkapan sepeda motor lainnya.

“Hari ini hari ke sembilan kita menggelar Operasi Zebra Kalimaya 2019. Kesalahan yang banyak kita temukan adalah tidak memakai helm dan juga kelengkapan sepeda motor lainnya,” ujar Hamdani, Kamis (31/10/2019).

Hamdani juga mengatakan, razia ini akan terus digelar sampai tanggal 5 November 2019 mendatang. Ia berharap dengan adanya operasi zebra ini para pengendara baik mobil maupun sepeda motor agar dapat melengkapi kelengkapan kendaraannya.

“Kami berharap pengendara tidak hanya dalam masa Operasi Zebra ini saja melengkapi kelengkapan kendaraannya. Tapi untuk selamanya. Kelengkapan ini tujuannya juga untuk kebaikan pengendara itu sendiri,” pungkasnya. (*/yogi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EVENT-EXHIBITION

Tangkal Corona, Bank BJB Bantu Alkes Untuk Tangsel

Published

on

CIPUTAT – Kota Tangsel sudah menetapkan status tanggap darurat. Berbagai pihak memberikan atensi dan perhatiannya. Salah satunya Bank BJB yang memberikan bantuan beberapa alat kesehatan dan pencegahan. Bantuan tersebut saat ini sudah dimanfaatkan oleh Pemkot Tangsel dan dibagikan ke beberpa rumah sakit di daerah Tangsel.

Kepala Bank BJB Cabang Tangsel, Ockie Castrena, menjelaskan, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) sebagai bagian integral dari Pemerintah Kota Tangetang Selatan, menilai perlu adanya partisipasi untuk dapat membantu pihak-pihak terkait khususnya Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dalam penanganan penyebaran COVID-19.

“Penyaluran CSR juga sebagai bentuk komitmen bank bjb dimana dalam menjalankan usahanya, berpegang pada prinsip triple bottom line, disamping dituntut untuk mendapatkan keuntungan (profit), juga harus peduli terhadap pemberdayaan masyarakat (people) dan juga peduli terhadap kelestarian lingkungan (planet),”ungkapnya.

Adapun bentuk penyaluran CSR dalam upaya penanganan penyebaran COVID-19 berbentuk 3 Disinfectant Chamber and Gate (Ruang khusus semprot disinfectant otomatis), 200 Alat pelindung diri (APD), 200 Face Shield, 60 Alat Spray Disinfectant, dan 300 Liter Disinfectant.

“Ini adalah bentuk CSR dari BJB. Dalam rangka penanggulangan penyebaran Covid-19 ini di Kota Tangsel,” ujar Ockie.

Ockie menyampaikan bahwa BJB terus berupaya hadir dalam setiap situasi. Hal tersebut dibuktikan bukan hanya di Kota Tangsel melainkan daerah lain. Dimana BJB ikut berpartisipasi dalam memberikan bantuan untuk penanggulangan wabah ini.

“Daerah lain sudah ada juga yang mendapatkan bantuan dari BJB. Tapi di Tangsel merupakan salah satu cabang yang cepat tanggap,” kata dia.

Sampai saat ini, BJB terus berkoordinasi dengan pemerintah dan gugus tugas. Untuk mencaritahu apa saja yang dibutuhkan oleh mereka dalam rangka penangana Covid19 ini. Sehingga apaoun program dan barang csr yang BJB lakukan bisa bermanfaat.

“Jadi koordinasi itu kami juga upayakan apa saja yang dibutuhkan oleh pemerintah. Nanti kami upayakan,” tutupnya. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Polda Banten Lakukan Penyemprotan Desinfektan Cegah Covid-19

Published

on

SERANG – Guna mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) yang saat ini mewabah di Indonesia, Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso,S.H,M.H mengintruksikan personelnya untuk terus melakukan upaya-upaya preemtif dan preventif.

Upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 tersebut kali ini personel Polda Banten melakukan kegiatan penyemprotan desinfektan di beberapa titik yang diantaranya di seputaran pusat pemerintahan KP3B dan ruas jalan Palima Kota Serang, penyemprotan dilakukan dengan menggunakan 7 unit mobil AWC, Kamis (26/3/2020).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Banten Kombes Aminuddin Roemta’at di dampingi oleh Kasubdit Dalmas Ditsamapta Kompol Heri Fitriyono dan Kasipammat Subdit Gasum Kompol A. Zein serta personil yang terlibat dalam satgas 2 pencegahan Ops Kontijensi Aman Nusa II Covid-19.

Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Aminuddin Roemtaat S.I.K, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari keseriusan Polda Banten dalam membantu pemerintah menanggulangi penyebaran virus Covid-19 sekaligus implementasi dari maklumat Kapolri dan instruksi Kapolda Banten.

“Kegiatan ini adalah wujud keseriusan POLRI dalam menanggulangi pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah provinsi Banten,” terang Aminuddin Roemtaat.

Kabid humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata,S.I.K,M.H menambahkan kegiatan ini juga merupakan implementasi arahan Presiden RI Joko Widodo, maklumat Kapolri dan Instruksi Kapolda Banten dalam penanganan Covid-19 yang sudah berstatus pandemi.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan mampu mengatasi penyebaran virus Covid-19 di provinsi Banten, sehingga masyarakat Banten bisa merasa aman dan nyaman,” ucap Edy. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Kapolda Dampingi Kunker Mendagri di Banten

Published

on

SERANG – Dalam rangka membahas penanganan Covid-19 yang sedang mewabah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. Drs. H. Tito Karnavian M.A Ph.D., lakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polda Banten, Kamis (19/03/2020).

Kunjungan kerja Mendagri ke Banten ini dalam rangka rapat penanganan Covid-19 di daerah dengan pemerintah Provinsi Banten yang dilakukan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B.

Kedatangan Mendagri ke Pendopo Gubernur ini disambut oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, Kapolda Banten Irjen Pol Agung Sabar Santoso dan para PJU Polda Banten, Danrem 064/MY Kolonel Inf Windiyatno, Sekda Banten A. Muktabar, Bupati Kab Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, jajaran pejabat Kementerian Dalam Negeri RI, Jubir Gugus Tugas Covid 19 yang juga Kadinkes Pemprov Banten Ati Pramudji H, serta kepala OPD Pemprov Banten.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi langkah Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dalam kesiapsiagaan menghadapi virus corona (Covid 19). Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kabupaten/Kota telah melakukan sejumlah langkah melalui sosialisasi dan mitigasi warga yang terpapar Covid 19.

“Pak Gubernur sudah membentuk Command Center Covid 19. Koordinasi dengan kabupaten dan kota juga cukup baik,” ungkap Mendagri Tito di depan para wartawan usai Rapat Koordinasi Penanganan Wabah Virus Corona (Covid-19).

Mendagri juga mengatakan kalau saat ini telah memasuki fase penularan. Pada fase ini umumnya mengalami grafik eksponensial, pertumbuhan cepat. Pemerintah melakukan edukasi ke masyarakat berdasarkan hasil pengalaman Pemerintah Tiongkok yang telah dibukukan. Langkah-langkah untuk membuat kebijakan social distance dan kerumuan karena menunjang penularan. Kerumunan dalam kegiatan pariwisata, keagamaan, maupun olahraga dan seni kalaupun tetap dilaksanakan harus ada social distance.

“Selain upaya-upaya edukasi hingga tingkat terkecil, keluarga. Termasuk menggunakan jaringan Polda dan Korem. Upaya mitigasi, mempersiapkan sarana prasarana rumah sakit, laboratorium dan lain-lain agar masyarakat dapat melakukan pemeriksaan dan perawatan jika positif. Juga perawatan jika terjadi peningkatan pasien positif,” papar Mendagri Tito.

Menurutnya, penanganan Covid 19 perlu langkah-langkah yang memperhatikan dimensi kesehatan dan dimensi ekonomi. Karena langkah dan kebijakan yang diambil bisa berpengaruh pada dunia usaha, sehingga perlu menjaga kestabilan ekonomi. Persediaan sembako harus cukup. Memperkuat kapasitas sistem kesehatan, termasuk penyediaan desinfektan di ruang publik. Membantu masyarakat yang masuk kelompok ekonomi rentan.

Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan peraturan tentang Realokasi Anggaran Daerah. Peraturan itu bisa menjadi dasar hukum untuk realokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk peningkatan kapasitas isu Covid 19, penguatan alat yang diperlukan dalam mitigasi, memberikan bantuan rakyat ekonomi lemah, serta memberikan bantuan ke pengusaha.(*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending