Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Giatkan Ekonomi Warga, Pemkot Serang Resmikan Pasar Lebak Wangi

Published

on

SERANG – Setelah ‘mati suri’ selama 2 tahun, akhirnya Pasar Lebak Wangi, Kecamatan Walantaka Kota Serang diresmikan oleh Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin, Rabu (3/7/2019).

Disaksikan perangkat Desa Lebak Wangi dan Kecamatan Walantaka, Polsek Walantaka Danramil dan ratusan warga sekitar, peresmia Pasar Lebak Wangi berjalan sederhana dan singkat.

Subadri dalam sambutannya mengatakan menurut UU no.7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan, Definisi Pasar Tradisional dirubah menjadi Pasar Rakyat adalah tempat usaha yang dibangun, ditata dan dikelola oleh pemerintah, swasta, BUMN dan BUMD dapat juga berupa toko, kios, dan los.

“Begitu juga dalam Peraturan Presiden No.112 Tahun 2007 Tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern dan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dituntut untuk lebih mandiri dalam mengelola daerahnya. Tiap-tiap daerah mempunyai hak dan kewajiban dalam mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahannya guba meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat,” terang Subadri.

Sementara itu Kepala Dinas Perdaginkop & UKM Kota Serang yang diwakili oleh sekretaris dinas Agus Hendrawan mengatakan pasar Lebak Wangi saat ini dihuni oleh sekitar 69 pedagang dengan 27 kios

dan 42 los yang terdiri dari makanan, pakaian, ikan, daging, sayur, sembako dan mainan anak.

“Maksud dan tujuan dari hadirnya pasar ini adalah sebagai sarana transaksi jual beli yang akan beroperasi setiap hari. Pasar ini diperuntukan pedagang pasar, industri kreatif dan pangan di sekitar Kecamatan Walantaka. Kaminjuga berharap para pedagang bisa mengisi kios yang pinjamkan secara gratis, bila tidak, maka akan diisi dengan pedagang yang lain,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Pasar Lebak Wangi Walantaka sebenarnya sudah berdiri sejak 2017 lalu. Hal ini ditandai dengan adanya prasasti pembangunan pasar dari APBD Kota Serang Tahun 2017 yang diresmikan oleh walikota saat itu Haerul Jaman.

Namun entah kenapa, selama 2 tahun pergerakan ekonomi di Pasar Lebak Wangi ini tidak berkembang. Menurut salah satu warga Lebak Wangi yang enggan disebutkan namanya, Pasar Lebak Wangi selama ini sepi karena warga lebih senang berbelanja ke Pasar Ciruas bahkan Pasar Rau dikarenakan lebih lengkap.

“Meskipun jauh, kami biasa belanja ke Rau dan Ciruas karena murah. Mudah-mudahan dengan adanya Pasar Lebak Wangi ini, para pedagang lokal bisa kembali ramai dan warga bisa belanja lebih dekat dan lengkap,” katanya. (yogi)

EVENT-EXHIBITION

FFAC 2020 Resmi Diluncurkan

Published

on

SERANG – Bekerjasama dengan PAS Media Group, Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Rabu (26/2/2020), secara resmi meluncurkan Festival Film Pendek Anyer-Cinangka 2020. Ajang ini terbuka untuk umum mulai dari pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum termasuk wisatawan yang tengah berkunjung ke Anyer-Cinangka.

“Tujuannya memang menggairahkan kembali pariwisata Anyer-Cinangka. Karenan itu salah satu syarat utamanya adalah seting lokasi film pendek peserta harus di Anyer-Cinangka,” papar Ketua PHRI Kab. Serang Suherman.Untuk itulah PHRI Kab. Serang membuka akses syuting di sejumlah hotel dan destinasi wisata sepanjang Anyer-Cinangka.

“Langkah ini untuk kemudahan para peserta mendapatkan lokasi syuting sekaligus promosi bagi hotel yang dijadikan lokasi syuting,” tambah Suherman.

Dengan pola seperti ini pula Suherman berharap imej dan citra bahwa kondisi Anyer-Cinangka aman bisa kembali terangkat ke publik secara luas.Pendiri PAS Media Group Helldy Agustian menyatakan hal senada. Menurutnya upaya membangkitkan kembali geliat industri pariwisata Anyer adalah tanggung jawab bersama.

“Dampak dari lesunya pariwisata di Anyer itu sangat luas. Bukan hanya pihak hotel dan ribuan pegawainya yang merugi, tapi banyak lagi pihak yang terkait langsung maupun tidak langsung. Pedagang makanan, minuman, dan oleh-oleh, nelayan, jasa angkutan, jasa boga, jasa penyelenggara acara, bahkan hingga unit terkecil seperti tukang parkir ikut terpuruk,” jelas Helldy.

Melalui FFPAC 2020 yang kemasan kegiatan dan pemberitaannya akan dibuat massif, Helldy meyakini imej Anyer-Cinangka sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Serang bahkan Banten tersebut berangsur pulih.

“Nanti kami akan memproduksi program tayangan dan kegiatan penunjangnya. Misalnya program My Trip My Movie. Kemudian ada pula kegiatan roadshow FFPAC ke sekolah-sekolah dan kampus. Jadi FFPAC 2020 itu bungkusnya, sementara sebetulnya inti isinya adalah pemberitaan berkelanjutan tentang kondisi Anyer dan Cinangka yang aman. Jika kemudian FFPAC 2020 pun mencatat jumlah peserta yang banyak dan film-filmnya banyak yang berkualitas, itu bonus bagi kami,” pungkas Helldy.

Diluncurkan Rabu (26/2/2020), FFPAC 2020 akan berlangsung hingga pertengahan Juni 2020. Ajang ini menyediakan hadiah uang tunai senilai total 20 juta rupiah dan voucher kamar senilai total 30 juta rupiah. Keterangan lengkap FFPAC 2020 bisa diperoleh melalui WA di nomor ini: 085963127610. (*/bey/yogi)

Continue Reading

CONFERENCE

1.511 RW di Kabupaten Serang Berkompetisi Jadi Kampung Bersih

Published

on

SERANG – Semangat gotong royong dan kebersamaan antar masyarakat di Kabupaten Serang, terus dibangkitkan secara masif. Salah satunya melalui lomba Kampung Bersih dan Aman yang diikuti oleh 1.511 rukun warga (RW) dari 29 kecamatan dan 326 desa.Lomba ini digelar atas sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Polda Banten, dan Korem 064/Maulana Yusuf, dan salah satu media harian di Banten. “Lomba Kampung Bersih dan Aman ini digelar untuk membangkitkan semangat gotong royong dan sinergi antara pemda dengan TNI-Polri,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat roadshow Kampung Bersih dan Aman 2020 di Kecamatan Waringinkurung, Selasa (25/2/2020).Menurut Tatu, untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan sehat, harus dimulai dari dan oleh masyarakat. Jika lingkungan bersih, maka masyarakat telah melakukan pola hidup sehat yang baik. Selain itu bisa menciptakan persatuan di tengah-tengah masyarakat. “Lomba ini sekadar motivasi, agar warga kembali menggiatkan gotong royong sebagai budaya bangsa Indonesia,” ujarnya.Lomba Kampung Bersih dan Aman ini digelar untuk tahun kedua. Pada 2019, diikuti oleh 276 RW dan telah sukses membuat ratusan kampung menjadi bersih, asri, dan aman. Bahkan ada beberapa yang menjadi desa wisata seperti Desa Cikolelet di Kecamatan Cinangka dan Desa Sukaratu di Kecamatan Cikeusal. Tahun ini lomba ini lebih banyak lagi yang mengikuti, sebanyak 1.511 RW.Menurut Tatu, dalam lomba ini seluruh camat bersama kepala desa harus terlibat serta mengajak masyarakat untuk aktif dan berinovasi dalam mengikuti lomba. “Terima kasih kami sampaikan kepada jajaran kepolisian dan TNI yang turut serta mengajak masyarakat untuk aktif bergotong royong serta menciptakan kampung bersih dan aman,” ujarnya.Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Serang Rudi Suhartanto mengatakan, lomba ini mendapat apresiasi dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. “Membangun Indonesia harus dimulai dari desa, dan lebih luas dan khusus dilakukan oleh setiap RW. Maka lomba ini sesuai dengan semangat Bapak Presiden bahwa membangun Indonesia dari desa,” ujarnya.(*)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Kapolda Banten Dampingi Yusuf Kalla, Lantik Pengurus PW DMI Provinsi Banten

Published

on

SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso S.H.,M.H di dampingi Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K, M.H dan Dir Binmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, S.Sos.I., S.H., M.Si. hadiri kegiatan Pelantikan dan pengukuhan pimpinan wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Prov. Banten masa khidmat 2019-2024, Rabu (26/2/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut mantan Wakil Presiden RI Ke-10 dan Ke-12 sekaligus selaku Ketua Umum PP DMI Pusat Dr. (H.C) H. M Jusuf Kalla, Gubernur Banten Dr. H. Wahidin Halim, M.Si, Ketua Umum MUI Prov. Banten Dr. KH. A.M. Romly, M.Hum, Ketua PW DMI Prov. Banten Drs. H.M Rasna Dahlan,M.Ag, Kejati Banten, Ketua Pengadilan Agama Serang dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan Ke-12 sekaligus selaku Ketua Umum PP DMI Pusat Dr. (H.C) H. M Jusuf Kalla menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus daerah DMI atas pelantikan yang saat ini telah di laksanakan dan di harapkan dapat bekerja dan bertanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Kita selaku umat muslim harus dapat memakmurkan masjid dan masjid dapat memakmurkan jamaahnya sesuai dengan tema yang di usung saat ini mantapkan akselerasi kemakmuran dan dimakmurkan Masjid,” ucap Ketua Umum PP DMI Pusat Jusuf Kalla.

Di lokasi yang berbeda Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan bahwa kegiatan Pelantikan dan pengukuhan Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Prov. Banten masa khidmat 2019-2024 dipimpin langsung oleh Mantan Wakil Presiden RI Ke-10 dan Ke-12 yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PP DMI Pusat Dr. (H.C) H. M Jusuf Kalla.

“Ya, kami dari pihak Kepolisian Polda Banten dan jajaran bersama dengan pihak TNI mengerahkan personel untuk melakukan pengamanan VIP/VVIP dalam kegiatan pelantikan tersebut, dan Alhamdulillah semua kegiatan berjalan dengan lancar, aman dan kondusif,” tutup Edy. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending