Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Festival Katuran Rawuh Hingga Geger Cilegon Jadi Program Kegiatan DKC

Published

on

CILEGON– Sejak dikukuhkan pada Selasa, 28 Agustus 2018, Dewan Kesenian Cilegon (DKC) yang diketuai oleh Ahdi Zukhruf Amri, terus berbenah diri untuk terus bergerak melaksanakan program untuk memajukan kesenian di wilayah Kota Cilegon.

Mulai dari melaksanakan rapat kecil untuk evaluasi hal-hal penting di tubuh DKC, hingga merencanakan agenda kegiatan yang rencananya akan dihelat pada April 2019 mendatang, bertepatan dengan pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Cilegon.

Ditemui disela-sela aktifitasnya, Ahdi Zukhruf Amri atau yang biasa disapa Kang Ahdi, memaparkan konsep kegiatan yang akan dilaksanakan DKC dalam waktu dekat, Minggu (3/2/2019).

“Alhamdulillah, selama lima bulan sejak dikukuhkan, kami terus melakukan evaluasi dan mempersiapkan beberapa program yang akan kami laksanakan di April dan Juli nanti. Untuk April, Insya Allah masuk kedalam rangkaian HUT Kota Cilegon ke-20, DKC akan menggelar kegiatan ‘Festival Katuran Rawuh’, yang akan diisi dengan berbagai macam kegiatan yang menampilkan berbagai kesenian yang ada di komite DKC,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, untuk tema yang diusung dalam kegiatan tersebut adalah ‘Cilegon di Matamu’ yang mewakili makna, tentang persepsi perkembangan Cilegon dulu, kini, dan nanti, berdasarkan dari kacamata pelajar sebagai generasi yang akan tumbuh menjadi generasi ‘totalitas’ dari generasi sebelumnya.

“Kegiatannya ada lomba melukis di komite seni rupa, untuk komite teater rencana akan menggelar festival pantomim atau cilegon mime teater, di komite musik ada festival patingtung pelajat, dan lomba cipta baca puisi sastra jawa di komite sastra,” jelasnya.

Untuk komite film sendiri, lanjut Ahdi, rencananya akan ikut terlibat dalam mendukung konten promo visual kegiatan.

“Tentunya untuk menjaga DKC sesuai dengan tujuan awal pembentukannya, dalam kegiatan ini, setiap komite menunjuk komunitas atau sanggar sesuai jenis keseniannya masing-masing untuk menjadi pelaksana dalam kegiatan Festival Katuran Rawuh,” tambahnya.

Ditempat berbeda, Bahroni Ketua Bidang Program DKC memaparkan, selain agenda Festival Katuran Rawuh (Festival Selamat Datang Cilegon) yang akan dilaksanakan bertepatan dengan rangkaian HUT Kota Cilegon ke-20, pihaknya juga sudah mempersiapkan beberapa program seperti, Festival Geger Cilegon, Kegiatan Penguatan Seni Budaya, dan Seminar Nasional di kegiatan Golok Day Internasional Festival 2019.

“Hasil rapat yang kami laksanakan semalam, ada beberapa agenda yang dibahas mulai dari perkembangan atau progres di setiap bidang atau komite, agenda kegiatan HUT Kota Cilegon, dan Festival Geger Cilegon. Untuk Festival Geger Cilegon sendiri rencana akan dilaksanakan pada Juli 2019 mendatang yang akan diisi dengan kegiatan Khaul Geger Cilegon, Napak Tilas, Teatrikal Peristiwa Perang Geger Cilegin, Seminar Sejarah atau Kajian Museum, dan Pagelaran Seni Budaya,” terangnya.

Untuk itu, sambungnya, agar semua program dapat direalisasikan dengan baik dan maksimal, pihaknya sudah bergerak jauh-jauh hari sebelum mendekati hari pelaksanaan dengan berkoordinasi dengan beberapa pihak seperti Bantenologi dan pihak lain baik kelompok maupun perseorangan.

“Sementara untuk kegiatan Golok Day, Alhamdulillah DKC dipercaya untuk ikut terlibat di salah satu rangkaian kegiatan Golok Day, yakni Seminar Nasional,” pungkasnya.

Diketahui, pada Sabtu (2/2/2019) malam, DKC telah melaksanakan rapat di Komplek Jerang Baru Permai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Hadir dalam kesempatan tersebut, perwakilan Komite Musik Ade, Ketua Komite Teater Ikhwan Hadi Susanto dan beberapa anggota lain yang mewakili komite dan bidang yang ada di badan pengurus DKC. (*/Rizal)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EVENT-EXHIBITION

Lapas Serang Beri Napi Pelatihan Produksi Jahe Merah Instan

Published

on

SERANG – Ditengah pandemi Covid-19, jahe merah menjadi salah satu tanaman rimpang yang dapat menjaga daya tahan tubuh dari virus. Melihat peluang ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang memberikan pelatihan kepada para warga binaan untuk melakukan produksi jahe merah.

Pada dasarnya, Jahe Merah di Lapas Serang sudah diproduksi sejak lama, dan kali ini dengan memberikan Label JAIL (Jahe merah instan Lapas Serang), para warga binaan memproduksi secara langsung dengan menggunakan alat-alat yang steril.

Kabid Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Serang, Yossi mengatakan jahe yang diproduksi adalah jahe yang ditanam langsung di lahan pertanian Lapas Serang.

“Saya berharap, produksi jahe merah dapat membawa dampak positif bagi warga binaan,” ujarnya, Sabtu (26/9/2020).

Adapun berbagai bahan untuk membuat Jahe Merah Instan yaitu dengan menggunakan Sereh dengan jahe yang digiling menjadi satu, kemudian takaran air sebanyak 500 Ml, 1 Kg gula pasir, gula aren 1. Sedangkan untuk proses masaknya sekitar 40-45 menit.

Sementara itu, Kepala Lapas Serang Heri Kusrita menambahkan bahwa produksi Jahe Instan di Lapas Serang memiliki 3 kemasan.

“Harganya kisaran 30,35 sampai 50 ribu,” kata Kalapas.

Kalapas juga menjelaskan bahwa pihaknya Sudah melakukan pengajuan ke dinas kesehatan kota serang Dan juga MUI Provinsi Banten terkait sertifikat halal.

“Alhamdulilah, Tiap hari kita memproduksi dan ada beberapa pesenan juga. Karna jahe instan lapas serang dijual keluar juga dan sudah ada pembeli dari luar, dan tidak hanya itu, Jahe Merah instan Lapas Serang juga di jual ke berbagai toko ataupun warung seperti pusat oleh-oleh,” lanjut Kalapas.

Kalapas berharap, jika para napi ini keluar kelak dapat menggunakan keterampilannya menjadi peluang usaha.

Dalam prosesnya, sejumlah napi dibagi tugas. Ada yang menggiling, memasak, membersihkan, menanam hingga menyiram pohon jahe yang sudah dipisahkan ke polybag.

Salah satu warga binaan, mengaku produksi jahe merah cukup mudah dan sangat bermanfaat. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Tingkatkan Iman & Takwa, Petugas beserta Napi Lapas Serang Rutin Gelar Pengajian

Published

on

SERANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) menjadi salahsatu rumah singgah untuk masyarakat yang melakukan pelanggaran Hukum, selama menjalani masa pidana, tentunya para napi diberikan berbagai pembinaan di dalam Lapas, salah satunya Pembinaan Kerohanian.

Seperti yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang, ratusan warga binaan yang tergabung di dalam Blok F, dengan jumlah 12 kamar dan diisi oleh 132 napi rutin menggelar pengajian yang dilakukan secara berjamaah, serta didampingi para petugas Lapas Serang, Jumat (25/9/2020).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membentuk kepribadiannya menjadi lebih baik.

Begitu pula yang dikatakan Kasi Binadik Lapas Serang Rudi Hartono, “jadi di dalam pengajian terdapat manfaat positif yang begitu besar seperti meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, mempererat silahturahmi, menambah dan mengoreksi ilmu serta membentuk kesadaran pada warga binaan pemasyarakatan agar melakukan hal-hal baik,” ujarnya.

“Dengan rutinnya kegiatan ini diharapkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Serang dapat menjadi insan yang membawa perubahan bagi diri sendiri dan juga lingkungannya,” harap Rudi.

Sementara itu, salah satu warga binaan Lapas Serang yang mengikuti kegiatan pembinaan kerohanian Joko, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangatlah bermanfaat bagi kami, disisi lain peran petugas dalam memberikan pembinaan sangat membuat kami merasa nyaman.

“Kita berterimakasih kepada para petugas lapas serang yang terus berupaya memberikan kita pembinaan untuk menjadikan diri kita lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Disisi lain, Kepala Lapas Serang Heri Kusrita menyampaikan bahwa untuk blok pesantren harus ada nilai lebih, khususnya kepada para petugas, saya ucapkan terimakasih sudah dengan sepenuh hati memberikan pembinaan kepada WBP.

“Mudah mudahan kedepannya bisa menjalankan kegiatan keagaamaan, semoga keluarga yang diluar bisa terhindar dari virus Covid-19. Tentunya kita harus terus menerapkan protokol kesehatan. Insyaallah nanti para warga binaan bisa berhadapan dengan para keluarga yang berkunjung, tapi ada pembatas, Tanpa kontak fisik, tapi bisa komunikasi melalui telepon dan itu sudah kita siapkan,” kata Kalapas.

Masih kata Kalapas, “sasya harapkan pada semua warga binaan untuk selalu mematuhi aturan yang ada di Lapas Kelas IIA Serang. Dan jangan punya pemikiran yang macam-macam. Kita berusaha memberikan pelayanan yang terbaik. Untuk warga binaan maupun untuk keluarga warga binaan yang diluar,” harap Kalapas. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Kapolda Banten Tinjau Pelaksanaan Ujian Test Psikologi Bintara Polri TA.2020

Published

on

SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar didampingi Karo Sdm Polda Banten Kombes Pol Tommy Wibisono, S. I. K dan Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi moninjau pelaksanaan tes Psikologi Seleksi Penerimaan Calon Bintara Polri T.A. 2020 di Gedung Aspirasi KP3B, Kamis (24/9/2020).

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar mengatakan bahwa pelaksanaan tes psikologi ini untuk Mendapatkan Personil Polri yang Berkompeten serta memiliki kesehatan Psikologi yang baik, dan guna mendukung tercapainya Polri yang Promoter

“Hari ini kita melaksanakan pengecekan tes pemeriksaan psikologi , tes ini dilaksanakan untuk mendapatkan calon anggota Polri yang berkompeten dan memenuhi syarat dalam hal kesehatan Psikologi serta dengan mengedepankan protokol kesehatan, ” kata Fiandar.

Fiandar menjelaskan dalam pelaksanaan tes psikologi dan penerimaan Polri tahun anggaran 2020 mengambil prinsip BETAH.

“Pelaksanaan tes penerimaan calon Bintara Polri ini kita memiliki prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis. Dimana tujuannya untuk mewujudkan Polri yang promoter,” ujar Fiandar.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi berharap lewat pemerikasaan psikologi ini didapatkan Para peserta yang nantinya memenuhi syarat dan kriteria untuk menjadi anggota Polri.

“tes yang dilaksanakan secara transparan ini juga bertujuan mendapatkan dan diharapkan putra putri terbaik daerah , dapat memberikan pengertian kepada masyarakat diluar sana bahwa rekruitmen Polri bebas dan tidak dipungut biaya,” ujar Edy Sumardi.

Edy sumardi juga mengajak kepada seluruh calon siswa Bintara Polri agar mengikuti test dengan sungguh-sungguh.

“Ayo ikut tes dengan sungguh-sungguh, Jadi jangan percaya dengan adanya calo yang bisa membantu untuk meloloskan, kami sangat transparan terkait rekrutmen Polri ini, tidak ada celah untuk KKN,” tutup Edy Sumardi (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending