Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Diikuti Puluhan ATPM, BAE 2019 Targetkan Rp 50 Miliar

Published

on

SERANG – Perhelatan pameran otomotif pertama dan terbesar di Serang Banten Automotive Exhibition (BAE) 2019 akhirnya digelar di Mall of Serang. Jumat (18/10/2019). Dibuka oleh kepala Bapenda Banten Opar Sohari, BAE 2019 dihadiri oleh seluruh penggiat otomotif yang tergabung dalam Asosiasi Otomotif Banten (AOB).

Opar dalam sambutannya memaparkan saat ini Pemerintah Provinsi Banten pada APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2019 terdapat struktur pendapatan daerah dengan target pendapatan Rp 11,8 triliun. Yang mana kontribusi dari PAD Provinsi Banten sebesar Rp 7,3 triliun atau 62,08 persen dari penerimaan pajak daerah sebesar 6,9 triliun 94,7 persen memberikan kontribusi terhadap PAD Banten.

Pada saat ini, lanjut Opar, berdasarkan data periode Januari 2014 – 31 Desember 2018 potensi kendaraan bermotor di Banten mencapai 5,04 juta unit kendaraaan, dimana sebagian besar kendaraan roda dua mencapai 4,14 juta unit.

“Kendaraan yang belom daftar ulang 2,1 juta termasuk kendaraan bermotor Roda dua sebanyak 1.9 juta unit.Potensi kendaraan di Provinsi Banten, pada wilayah hukum Polda Banten potensi 2,1 juta unit terdiri roda dua 1,8 juta unit dan roda empat sebanyak 278.000 unit. Serta banyak kendaraan bermotor yang belom daftar ulang sebanyak 1,1 juta unit terdiri dari roda dua 1,02 unit dan roda empat 74 ribu unit,” jelas Opar.

Oleh karena itu, pihaknya berharap dapat meraih angka hingga Rp 50 miliar dalam gelaran BAE 2019 ini. Selain dari sisi penjualan, dari berbagai biaya pajak baik dari mobil baru maupun dari mobil lama konsumen yang datang bisa terkumpul dalam waktu 10 hari acara ini.

“Kami memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat Banten yang ingin membayar pajak kendaraan bermotornya baik roda dua maupun roda empat. Di sini kami siapkan layanan mobil pajak di area pameran BAE 2019 setiap harinya,” jelasnya.

Berbicara target, Opar optimis angka penjualan di BAE 2019 ini bisa mencapai 5000 unit. “ya namanya juga target harus tinggi dan optimis. Kalau dihitung dengan nilai target antara Rp 40 miliar hingga Rp 50 miliar,” katanya.

Sementara itu, Tb Samsul Ma’arif selaku ketua AOB mengatakan berterima kasih kepada semua pihak terutama Bapenda Provinsi Banten, peserta pameran dan anggota AOB telah ikut serta mensukseskan BAE 2019.

“Pameran ini adalah yang ketiga kalinya yang diadakan AOB, AOB didirikan tahun 2009 dengan berjumlah 41 angoota yang terdiri dari diler roda empat 18 diler, roda dua 7 diler, leasing 13 brand dan asuransi 3 brand. Yang semuanya tersebar di Serang, Cilegon, Pandeglang, dan Lebak,” jelas Iip.

Nantinya ajang ini akan dijadikan agenda rutin Provinsi Banten untuk menjalin sinergitas seluruh penggiat otomotif dengan pemerintah Provinsi Banten. Event ini juga akan menjadi daya tarik pelaku bisnis otomotif atau bisnis lain, yang nantinya akan menggerakan roda perekonomian di Banten.

“Kami sebagai pelaku bisnis otomotif dan asosisasi merasa bertanggung jawab bersama-sama membangun Banten lebih maju,” tutup Iip. (yogi)

EVENT-EXHIBITION

BP Jamsostek Serang Punya Pimpinan Baru

Published

on

SERANG – Didin Haryono dilantik menjadi kepala cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Serang. Pria kelahiran Muncang, Kabupaten Lebak ini sebelumnya menjabat Asisten Deputi Direktur Wilayah Bidang Kepesertaan BP Jamsostek Banten.

Didin dilantik oleh Deputi Direktur Wilayah BP Jamsostek Banten Eko Nugriyanto bersama Didi Sumardi (Asisten Deputi Direktur Wilayah Bidang Kepesertaan), Tri Astuti Lestari (Kepala Bidang Umum dan SDM Cabang Cikupa) dan Jailanih (Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus Cabang Cikupa).

Bagi Didin, menjadi pimpinan merupakan tantangan yang luar biasa dan menjadi penyemangat menuju Kacab Serang menjadi lebih baik. Salah satu langkah awal yang akan dilalukan selama dua bulan yaitu memberikan semangat juang pada tim agar menjadi yang terbaik.

“Dalam waktu yang singkat di akhir tahun 2019 ini supaya tim lebih semangat dalam bertempur, berjuang, dan tidak berpikir pada hal lain yang bukan menjadi tugasnya,” kata Didin usai pelantikan di kantor Kanwil Banten, Serang, Rabu (6/11/2019).

Kemudian pada tahun 2020, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan pemda dan pimpinan serikat pekerja, buruh, dan perusahaan untuk meningkatkan kepesertaan.

Deputi Direktur Wilayah BP Jamsostek Banten Eko Nugriyanto mengatakan, empat pejabat tersebut dipindahtugaskan karena dianggap layak untuk bisa mendorong kinerja di masing-masing tempat. Mereka diharapkan bisa menjadi pemimpin untuk membawa anggotanya secara bergandengan menuju yang lebih baik. “Semuanya ini adalah pemimpin yang bisa menjadi role model, sehingga dapat memajukan BP Jamsostek ke arah yang lebih baik,” katanya.

Eko meminta kepada empat pejabat tersebut untuk bisa berakselerasi dan menyesuaikan dengan rekan-rekan lainnya di tempat yang baru. “Saya ucapkan selamat. Kita sudah memasuki bulan kesebelas tahun anggaran 2019, tersisa dua bulan lagi, dan ini yang menjadi tantangan,” ujarnya. (*/ist/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Bupati Serang: Kampanye PHBS Harus Masif

Published

on

SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta warga senantiasa menjaga lingkungan dan kesehatan. Bahkan Tatu meminta jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) warga hingga pemerintah desa lebih memasifkan atau memaksimalkan kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Menurut Tatu, ajakan secara masif dilakukan agar masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan dimulai dari PHBS.

“Jangan bosan disampaikan tentang perilaku hidup bersih dan sehat, supaya capaian pelayanan kesehatan dimulainya dari bawah masyarakat sendiri,“ ungkap Tatu usai membuka kegiatan Bakti Sosial yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) di Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Senin (4/11/2019).

Ia berkomitmen, Pemkab Serang akan terus mengawal agar seluruh warga bisa melakukan PHBS secara rutin dan bisa menjaga kesehatan keluarga serta lingkungannya. “Jadi dengan masyarakat sadar tentang kesehatan mereka sendiri, pola hidup sehat mereka sendiri ini yang terus digaungkan oleh pemerintah daerah sampai ke tingkat desa,” tegasnya.

Dalam Kegiatan tersebut, diadakan juga khitanan massal dengan melibatkan 60 anak kurang mampu, pengobatan gratis, dan pembagian sembako gratis sebanyak 520 paket untuk masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi. “Seperti kegiatan saat ini, masyarakat terlihat antusias untuk berobat gratis, dan memang kegiatan ini ditunggu oleh masyarakat,” terang Tatu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Sri Nurhayati mengatakan, bakti sosial dalam rangka Hari Kesehatan Nasional yang ke 55 Tahun jatuh pada tanggal 12 November rutin dilaksanakan. Sedangkan untuk HKN tahun 2019 yang bertemakan ‘Generasi sehat Indoensia unggul’, dirangkaikan baksos pemeriksaan untuk pencegahan penyakit tidak menular pada kelompok tertentu.

“Pemeriksaan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabet, penyakit gula atau kencing manis yang paling banyak dialami. Penyebabnya, banyak faktor diantaranya pola makan, buruknya PHBS faktor paling utama,” ujarnya. (*/lusi/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Atasi Kekeringan, Pemkab Serang Salurkan 1,25 Juta Liter Air Bersih

Published

on

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga saat ini terus mengirimkan bantuan air bersih untuk warga yang dilanda kekeringan. Tercatat, BPBD Kabupaten Serang sudah menyalurkan 1.255.000 liter air bersih ke 15 kecamatan yang dilanda kekeringan.

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana, terdapat 57 desa di 15 kecamatan yang mengalami kekeringan dan rutin dikirimkan bantuan air bersih. “Bantuan air bersih terus disalurkan bagi warga yang membutuhkan. Kami juga berterima kasih karena banyak pihak yang juga menyalurkan bantuan air bersih kepada warga,” kata Nana kepada wartawan, Senin (4/11/2019).

Kata dia, BPBD Kabupaten Serang senantiasa siaga 24 jam dalam mengantisipasi berbagai bencana, baik saat musim kemarau maupun musim hujan. “ Kami selalu siap siaga untuk menjaga warga agar tetap aman,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa berpesan agar masyarakat meningkatkan waspada memasuki musim masa pancaroba. Menurutnya, pada November sudah memasuki musim pergantian cuaca yang diprediksi daya tahan tubuh akan menurun.

“Makanya, kewaspadaan sifatnya ganda, kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya kekurangan air bersih dan kekeringan,” tutur usai apel pagi.

Diketahui, Perubahan cuaca yang sangat cepat akan menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Selain itu, cuaca yang berubah dengan cepat akan mengubah tekanan udara, suhu, serta komposisi udara.

Kondisi tersebut akan menciptakan lingkungan yang sempurna untuk berkembangnya kuman dan virus penyakit. “Perbanyak makanan gizi, jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan juga diperhatikan agar tidak mudah terkena penyakit,” tegas Pandji. (*/lusi/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending