Connect with us

EVENT-EXHIBITION

BNI Life Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Jakarta, Bekasi & Banten

Published

on

JAKARTA – Jakarta dan wilayah sekitarnya dilanda banjir pada tahun baru atau Rabu 1 Januari 2020. Bantuan pun mulai mengalir baik dari dari pemerintah, swasta maupun lainya.

BNI Life terus memberikan bantuan sejak tanggal 2 Januari 2020. Meskipun sudah memasuki pasca banjir, BNI Life bantuan dan posko di Villa Nusa Indah Jati Asih dan Perumahan Puri Nushapala Bekasi merupakan salah satu wilayah terparah akibat banjir.

Direktur Utama BNI Life Shadiq Akasya menjelaskan, BNI telah memberikan bantuan sembako, perlengkapan bayi, 4 Tanki Air Bersih dan 4 unit Mobil Damkar termasuk layanan kesehatan gratis serta obat-obatan untuk 637 Kepala Keluarga.

Bantuan tersebut disalurkan lewat 3 posko yakni Pejompongan (Rumah Aspirasi Serikat Pekerja BNI), Jatinegara (Kantor Cabang BNI), dan Bekasi (KCU BNI) dimana ketiga wilayah tersebut merupakan area banjir yang terkena dampak kebanjiran yang paling parah.

“Ketiga posko ini sudah disiagakan sejak tanggal 2 Januari 2019 dan berlangsung selama 3 hari untuk memberikan pelayanan dan bantuan gratis untuk warga yang terkena dampak banjir,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Jumat (10/1/2020).

Shadiq menjelaskan bahwa bencana banjir bandang yang menerjang Desa Sukajaya, Lebak, Banten yang diakibatkan oleh hujan yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya juga tidak luput dari perhatian BNI dan BNI Life.

Perusahaan memberikan bantuan cek kesehatan gratis dan obat gratis untuk warga Lebak-Banten melalui 3 Posko Bersama Tanggap Darurat Bencana Banjir yang terdiri dari 1 Posko untuk dapur umum dan 2 posko layanan kesehatan yang didukung tim dokter, relawan dan apoteker.

Di posko ini BNI dan BNI Life memberikan bantuan obat diare, flu, batuk demam,gatal-gatal, infeksi mata, maag, ISPA, luka ringan sedang untuk 1.720 warga setempat yang tinggal di Lebak. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Lebak tercatat 12 desa di tiga kecamatan di Lebak terdampak banjir bandang. (*/yogi)

EVENT-EXHIBITION

Berjamaah Lawan Corona, MBB Galang Dana dan Sembako

Published

on

SERANG – Wabah corona virus atau covid-19 berdampak luas secara kesehatan hingga perekonomian dan psikologi sosial masyarakat. Karenanya, butuh solidaritas sosial untuk saling membantu di tengah krisis akibat wabah tersebut.

Menyikapi masalah tersebut, elemen anak muda dari kalangan jurnalis, aktivis mahasiswa, dan pegiat komunitas di Provinsi Banten menghimpun diri dalam gerakan Milenial Banten Berbagi (MBB) berjamaah melawan Corona. Gerakan ini dilakukan dengan menggalang donasi berupa sumbangan uang dan sembako.

Koordinator gerakan Milenial Banten Berbagi Maskur Ridho mengatakan, gerakan MBB lahir dari keprihatinan bersama teman-teman muda atau milenial yang di Banten atas krisis akibat corona.

“Corona tidak hanya berdampak pada soal kesehatan, tapi juga ekonomi dan sosial,” katanya melalui siaran pers, Jum’at (3/3/2020).

Untuk itu, ucap Maskur, perlu ada gerakan solidaritas bersama dari semua elemen masyarakat. Tak terkecuali anak-anak muda yang punya energi besar. “Saatnya energi besar ini kita curahkan untuk gerakan yang memberi manfaat,” ucapnya.

Bantuan, masih kata Maskur, nantinya akan disalurkan secara langsung kepada warga terdampak wabah virus corona.

Salah satunya, lanjut Maskur, pekerja lepas harian seperti tukang ojek pangkalan dan online, tukang sapu taman, pedagang kecil yang tidak bisa berdagang, tukang parkir dan lainnya.

“Kita juga akan berkolaborasi dengan relawan lain dan lembaga sosial yang punya gerakan sama. Intinya kita turun tangan untuk ikut berkontribusi dan memberi manfaat secara langsung bagi warga terdampak secara ekonomi,” kata pegiat Journalist Lecture ini.

Hal senada dikatakan Ketua Umum HMI Cabang Serang Faisal Daduyef.

Menurutnya, gerakan ini menjadi kesadaran bersama untuk saling membantu. Selain memberikan bantuan, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak panik berlebihan.

“Gerakan ini butuh kolaborasi dari semua elemen sehingga kita bisa saling jaga dan berjamaah lawan corona. Kita berdoa dan ikhtiar masalah ini segera selesai,” kata mahasiswa Untirta ini.

Bantuan dapat disalurkan melalui melalui transfer via BRI, atas nama: Ahmad Hipni (No.Rek: 4847-01-015580-530). Atau dapat dijemput langsung di rumah para dermawan oleh tim Milenial Banten Berbagi. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Dukung Pencegahan Corona, PWI Cilegon Bagikan 1000 Masker

Published

on

CILEGON – Jajaran Pengurus dan Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon membagikan 1000 pcs masker gratis kepada warga. Hal ini dilakukan untuk membantu pencegahan pandemi Covid-19 yang makin meningkat, sekaligus sebagai rangkaian program kerja Hari Pers Nasional (HPN), Rabu (1/4/2020).

Dalam pembagian masker berbahan kain ini, puluhan wartawan membagikannya kepada warga yang melintas di kawasan Kantor PWI Cilegon seperti area Rumah Dinas Walikota Cilegon dan depan Masjid Agung. Tak sampai satu jam, warga mulai dari pengendara hingga pejalan kaki tampak begitu antusias meminta masker yang dibagikan wartawan di tepi jalan.

“Kegiatan ini inisiatif kita kawan-kawan PWI karena melihat masih banyaknya masyarakat Cilegon yang belum pakai masker, jadi kita prihatin di tengah ODP virus corona yang terus meningkat, tapi masker sulit didapat, ada juga harganya tidak wajar,” kata Sekretaris PWI Cilegon, Madsari di sela acara pembagian masker.

Lebih lanjut, Madsari juga menjelaskan masker kain ini didapat dengan memberdayakan beberapa penjahit di Cilegon untuk memproduksi masker yang sedang dibutuhkan masyarakat untuk mencegah penularan virus mematikan tersebut.

“Kita minta penjahit buat masker, kita beli 1000 pcs karena ini bisa membantu mereka yang sedang sepi order di tengah wabah ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Cilegon Adi Adam menegaskan dengan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian PWI untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Cilegon. Pihaknya juga mengajak masyarakat Cilegon untuk kompak melawan penyebarannya dengan menjaga kebersihan di rumah dan di lingkungannya masing-masing.

“Kita lawan bersama corona. Ini sangat urgent bagi masyarakat yang membutuhkannya, dan ini kebetulan bertepatan dengan HPN. Dengan membagikan masker ini kita ajak masyarakat Cilegon perang dengan corona,” tegasnya.

“Kita berharap, masker ini bisa mengantisipasi penyebaran paparan corona. Masyarakat juga perlu menjaga kesehatan, rajin cuci tangan, pakai hand sanitizer minimal dengan sabun,” tandasnya. (yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

JNE Serahkan 13 Ribu Vitamin Untuk Relawan PMI Cegah Penyebaran Virus Corona

Published

on

TANGERANG – Dalam menanggulangi penyebaran virus corona atau Covid-19, Palang Merah Indonesia (PMI) menjalankan berbagai langkah.

Salah satunya adalah menurunkan relawan untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara pencegahan, seperti penerapan pola hidup sehat dan bersih serta membantu menangani pasien yang terinfeksi virus corona.

JNE memberikan dukungan dan bantuan berupa 13 ribu butir vitamin agar relawan PMI yang terjun ke lapangan memiliki imun atau ketahanan tubuh yang kuat. Bantuan tersebut diserahkan pada Kamis (26/3/2020) di Markas PMI Jl. Pecenongan No. 82 Jakarta Pusat, oleh Edy Widianto dari HSE (Healthy & Safety Enviroment) Dept. JNE dan diterima oleh Ketua Markas PMI Jakarta Pusat Edward Bachtiar.

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi mengatakan, upaya memerangi virus corona harus dilakukan dengan kerja sama dan gotong royong. “Sebelumnya JNE melakukan beragam langkah pencegahan dengan diawali dari diri sendiri atau internal perusahaan yang sampai saat ini masih terus berjalan, selanjutnya adalah langkah yang bermanfaat juga untuk pihak eksternal, salah satunya PMI,” katanya dalam keterangan pers di Tangerang, Senin (30/3/2020).

Dalam menghadapi situasi wabah virus corona ini, JNE pun melakukan berbagai persiapan untuk mencegah penyebaran virus corona agar kebutuhan pengiriman paket masyarakat tetap terpenuhi dalam situasi saat ini.

Langkah pencegahan dimulai dengan pengetatan dalam penerapan menjaga kebersihan oleh karyawan dan peningkatan peralatan kesehatan serta kebersihan di area kerja.

Fasilitas kebersihan tersebut disediakan untuk karyawan, khususnya untuk para karyawan frontliner yang bertemu langsung dengan pelanggan mau pun tim yang menangani paket selama dalam proses pengiriman. Para karyawan tersebut, seperti kurir, petugas Sales Counter, receptionist, tim keamanan, dan yang lainnya dalam bidang operasional.

Feriadi pun terus mengimbau kepada seluruh pelanggan setia JNE agar mencuci atau membersihkan paket sebelum digunakan.

“Dengan meningkatkan kualitas kebersihan oleh setiap orang, diharapkan dapat mencegah penyebaran virus corona. Langkah ini juga diharapkan dapat membantu perjuangan dari para relawan PMI, tenaga medis, dan semua pihak yang terlibat langsung dalam upaya menanggulangi Covid-19,” katanya. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending