Connect with us

EVENT-EXHIBITION

Bareng TNI, Pemkab Serang Buka Jalan Hutan Pamarayan

Published

on

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0602/Serang membuka akses jalan yang sebelumnya berupa belantara hutan di Desa Kebon Cau, Kecamatan Pamarayan. Kini, jalan sepanjang 1.850 kilometer sudah dilebarkan dan dilakukan pengerasan, serta telah diresmikan, Selasa (9/7/2019).

Pembukaan jalan tersebut dilakukan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan. Berupa pembukaan jalan sepanjang 1.850 meter dengan lebar 3 meter, jalan lingkungan 750 meter dengan lebar 1,5 meter, pembangunan 2 unit MCK, dan gorong-gorong sepanjang 750 meter. “Kami bersama Kodim melalui TMMD ini, membuka jalan yang medannya berat, jadi membuka jalan baru. Dari masyarakat sekitar juga bisa membangkitkan semangat gotong royong,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kepada wartawan.

Menurut Tatu, jalan yang dibangun merupakan kewenangan pemerintah desa, sehingga diperlukan sinergi bersama TNI. Dalam proses membangun jalan desa, Pemkab Serang telah meminta izin Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Secara aturan tidak boleh pemerintah daerah membangun yang bukan kewenangannya. BPK mencari solusi, dengan cara dihibahkan programnya,” ujarnya.

Tatu mengungkapkan, dari sekira 1.800 kilometer jalan desa, Pemkab Serang baru bisa membantu sekitar 15 persen. Sebab masih fokus melakukan pembangunan jalan kewenangan Pemkab Serang dengan betonisasi sepanjang 601,3 kilometer. “Kita harus tuntaskan dulu jalan kabupaten, kalau tidak, nanti BPK menegur kalau terlalu fokus kepada jalan desa,” ujarnya.

Setelah tuntas membangun jalan kabupaten yang ditargetkan selesai 2021, Pemkab Serang akan menaikkan status sepanjang 400 kilometer jalan desa, menjadi jalan kabupaten. “Mudah-mudahan kita dapat bantuan dari DAK (pemerintah pusat) dan bantuan gubernur bisa tinggi, jadi kita bisa ngebut memperbaiki jalan,” harapnya.

Saat proses peresmian jalan dan sejumlah program dalam TMMD Imbangan tersebut, semua rombongan mengeliling sejumlah jalan Desa Kebon Cau dan Desa Wirana dengan kendaraan motor. Termasuk Bupati Serang, Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, dan Dandim 0602/Serang Letkol Inf Erwin Agung TWA. Semua menikmati jalan desa yang masih bebatuan.

Dandim 0602/Serang Letkol Inf Erwin Agung TWA mengungkapkan, jalan yang dibangun awalnya jarang dilalui warga karena sudah tertutup dan menjadi area hutan. “Dulu jalannya ada, tetapi tertutup menjadi hutan, kini sudah kami buka. Kami laksanakan selama satu bulan,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Erwin, sudah dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang untuk dilakukan pembangunan tahap selanjutnya dengan minimal pengaspalan.

“Kami lakukan dengan masyarakat, pemerintah desa, TNI, dan Polri. Sesuai pesan Ibu Bupati Serang, kita harus terus menggali dan menciptakan gotong royong,” ujarnya.(*/lusi/ygi)

EVENT-EXHIBITION

Konsisten Terapkan GCG, PLN Raih Sertifikasi Anti Manajemen Penyuapan ISO 37001

Published

on

JAKARTA – PLN bersama anak usahanya yaitu Pembangkitan Jawa Bali (PJB) dan Indonesia Power (IP) secara konsisten menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan aktivitas perusahaan. Hal tersebut dibuktikan melalui raihan sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016.

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini saat menyampaikan sambutan pada acara penyerahan sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016. Foto: Humas PLN Banten

PLN memiliki lebih dari 54.000 pegawai dan aset mencapai Rp 1.570 Triliun tersebar di seluruh pelosok tanah air dengan cakupan bisnis dari pembangkitan di sisi hulu hingga ke layanan pelanggan di sisi hilir. Penerapan SMAP dan SNI ISO 37001:2016 ini memberikan panduan bagi PLN untuk mengimplementasikan dan terus meningkatkan program kepatuhan atau SMAP dengan tujuan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan mendeteksi penyuapan.

“Penerapan SNI ISO 37001:2016 ini juga bagian dari transformasi kami. Ini akan berdampak pada proses bisnis melaju semakin cepat dan efisien, menjadi lebih transparan, akuntabel dan bijaksana, serta meningkatkan kepercayaan stakeholder perusahaan,” tutur Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, Jumat (14/8/2020).

Sertifikasi ini juga menjadi wujud nyata dukungan PLN bersama anak usahanya terhadap upaya pencegahan korupsi, sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran Menteri BUMN tentang Pengelolaan BUMN yang Bersih melalui Implementasi Pencegahan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan Penanganan Benturan Kepentingan serta Penguatan Pengawasan Intern.

“Sertifikasi ini memperkuat pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme yang telah kami jalankan sebelumnya seperti seperti pencegahan gratifikasi dan benturan kepentingan, budaya Whistleblowing System juga Pengendalian Gratifikasi,” tutup Zulkifli.

Komisaris Utama PLN, Amien Sunaryadi menegaskan bahwa PLN juga menjalankan prinsip toleransi nol (zero tolerance) terhadap tindakan yang berkaitan dengan pelanggaran peraturan perundangan yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi dan prinsip 4 NO’s.

“Sebagai BUMN, kami menjalankan usaha di atas nilai integritas, berpedoman pada kode etik dan prinsip 4 NO’s yaitu No Bribery (tidak boleh ada suap-menyuap, sogok dan pemerasan), No Kickback (tidak boleh ada komisi, uang terima kasih dan uang bagi-bagi), No Gift (tidak boleh ada hadiah yang tidak wajar) dan No Luxurious Hospitality (tidak boleh ada jamuan-jamuan yang mewah atau berlebihan),” terang Amien Sunaryadi.

Untuk mendapatkan sertifikasi ini, PLN telah melakukan Fraud Risk Assessment, termasuk mitigasinya. Acuan identifikasi risiko ini dituangkan dalam Edaran Direksi No. 0009.E/Dir/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Fraud Risk Assessment Di Lingkungan PT PLN (Persero). Selain itu, PLN juga telah membangun sistem kepada seluruh karyawan untuk melaporlan potensi konflik kepentingan atau gratifikasi melalui aplikasi Compliance Online System (COS) setiap bulan.

Adapun sertikasi yang diperoleh oleh PLN dan anak usahanya dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi TUV Nord Indonesia untuk PLN, lembaga sertifikasi BSI Indonesia untuk PJB, dan lembaga sertifikasi Mutuagung Lestari untuk IP. (*/yogi)

Continue Reading

CONFERENCE

Sambut HUT RI Ke-75, Lapas Kelas I Tangerang Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Published

on

CILEGON – Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus mendatang, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang memantapkan rencana kegiatannya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-74.

Bertempat di Lapangan Lapas Olahraga Kelas I Tangerang, Kegiatan ini ditandai dengan upacara pmbukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (11/08/2020).

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas 1 Tangerang, Jumadi. Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon yang ke udara. Berbagai pertandingan dan perlombaan yang akan diselenggarakan, diantaranya futsal, basket, volly, tenis meja, catur, tarik tambang, balap karung, ngamen 17-an, melukis, dekorasi gapura dan kebersihan blok.
 
Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Jumadi menyampaikan bahwa pertandingan dan perlombaan untuk warga binaan ini sudah mulai digelar.

“Jadi kepada seluruh pegawai dimohon untuk saling bekerja sama menyukseskan acara ini sesuai dengan apa yang telah diperintahkan,” tutur Kalapas.

Kalapas juga berpesan kepada WBP untuk aktif berpartisipasi dan semangat dalam mengikuti kegiatan ini.

“Saatnya berpikir positif untuk memajukan pemasyarakatan, utamakan sportifitas serta jaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, utanakan kekompakan bukan hanya kemenangan,” tambahnya.
 
Usai pelaksanaan upacara, rangkaian pertandingan pun mulai dilakukan dengan menggelar pertandingan futsal antara Blok F melawan Blok C yang secara simbolis diawali dengan tendangan penalty dari Kalapas Kelas 1 Tangerang.

Pertandingan berlangsung penuh keseruan, ditonton oleh Kalapas dan Pegawai, serta Warga Binaan Lapas Kelas 1 Tangerang berakhir dengan skor 8-5 untuk kemenangan Blok F. Kemudian dilanjutkan dengan perlombaan yang lainnya. (*/yogi)

Continue Reading

EVENT-EXHIBITION

Published

on

Pemkot Serang Dapat Bantuan Uang Tunai Untuk Para Petani dan Nelayan Dari KKP RI dan Komisi IV DPR RI

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menerima kunjungan kerja (Kunker) dari tim Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (11/8/2020).

Dalam kunjungannya juga, mereka memberikan bantuan stimulus untuk para nelayan, petani dan lainnya.

“Alhamdulilah pada saat ini, disamping dari Kementrian RI dan Komisi IV DPR RI berupa uang tunai,” kata Syafrudin kepada awak media.

Sedangkan, adanya anspirasi para nelayan yang ingin memperlebar kawasan Pantai Gope, kata Syafrudin, sebetulnya Pemkot Serang sudah memiliki program tersebut karena pengunjungnya setiap hari Sabtu-Minggu membeludak.

“Kami sudah punya program perlebar kawasan itu, karena pada hari Sabtu-Minggu itu ramai pengunjung. Program pertamanya itu akan memperlebar Pantai Gope, kemudian memfungsikan Pantai Pasir Putih yang ada di Belakang Kelenteng yang akan membangun akses jalan,” katanya.

“Pantai Gope antara reklamasi atau pembelian lahan. Tapi akan dibahas dulu dengan dinas terkait,” tambahnya. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending