Connect with us

CONFERENCE

Pertama di Banten, Lapas Pemuda Tangerang Miliki Kampus Kehidupan untuk Menunjang Pendidikan WBP

Published

on

KOTA TANGERANG – Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten melakukan kunjungan ke Lapas Kelas IIA Pemuda Tangerang bersama para awak media dalam rangka Press Tour 2020 yang mengusung tema “Pemasyarakatan di Mata Media”, Rabu (2/9/2020).

Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kanwil Banten, Marselina Budiningsih menunjukan hal yang menarik di Lapas Kelas IIA Pemuda Tangerang yaitu Kampus Kehidupan.

Dijelaskanya, bahwa di Kampus Kehidupan Lapas Pemuda Tangerang, ada sekitar 33 mahasiswa WBP yang sudah mendapatkan beasiswa.

“Para mahasiswa kampus kehidupan sudah menjalani perkuliahan semester 4. Dan saat ini kita menggunakan metode daring dalam proses belajar mengajar karena efek dari adanya pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Ditambahkannya, para mahasiswa di Kampus Kehidupan Lapas Pemuda Tangerang belajar mengenai ilmu Hukum Perdata dan Pidana.

Disisi lain, Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra memberi motivasi kepada mahasiswa jurusan hukum dan pendidikan agama Islam di kampus kehidupan lapas pemuda yang sedang berjalan semester 4.

“Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan Lapas Pemuda untuk memberikan pendidikan seperti ini kepada warga binaan selama menjalani masa pidana, dan ini sangat luar biasa,” katanya.

“Saya yakin teman-teman punya semangat yang sama untuk belajar memperbaiki diri, belajar menjadi pribadi yang berguna untuk bangsa dan negara,” imbuhnya.

Adapun untuk dosen pengajar mata kuliah Hukum Internasional berasal dari Universitas Islam Syeikh Yusuf Tangerang (UNIS). (*/yogi)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CONFERENCE

Polda Banten Gelar Press Release Akhir Tahun, Kapolda: Banten Masih Kondusif

Published

on

SERANG – Polda Banten gelar Press Release Akhir Tahun 2020 yang dibuka langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar di Aula Serbaguna Mapolda Banten, Rabu (23/12/2020).

Dalam Press Release tersebut, Kapolda Banten yang didampingi para PJU Polda Banten serta dihadiri para awak media Banten membahas tentang kegiatan yang dilakukan oleh Polda Banten selama satu tahun, yang salah satunya membahas tentang kegiatan Operasi Yustisi Aman Nusa II.

“Kegiatan Operasi Yustisi Aman Nusa merupakan bentuk pendisplinan dan penegakan hukum bagi masyarakat yang tidak patuh dan melanggar Potokol Kesehatan,” ujar Fiandar.

Operasi Yustisi ini dilaksanakan oleh personel gabungan diantaranya dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, serta Relawan

Polda Banten beserta unsur terkait berhasil menindak 447.781 pelanggar dengan rincian teguran lisan 326.849, tertulis 51.043, sanksi sosial 69.828, dan denda adminstrasi 61 orang dari tanggal 14 September 2020 hingga 21 Desember 2020.

“Kegiatan inipun tak hanya dilaksanakan oleh Polri akan tetapi juga sinergitas dari berbagai unsur diantaranya TNI, Satpol PP, Dishub dan juga Relawan dalam pendisiplinan Protokol Kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19,” tambah Fiandar.

Masih kata Fiandar, “Adapun untuk tempat pelaksanaan operasi yustisi tersebut berada di seluruh wilayah hukum Polda Banten,” ucap Fiandar.

Fiandar mengatakan agar masyarakat di Provinsi Banten patuh terhadap Protokol Kesehatan anjuran dari pemerintah yang mana virus Covid-19 ini penyebarannya masih meningkat.

“Untuk itu saya himbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Banten selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, dan hindari kerumanan,” lanjut Fiandar.

Sementara itu Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan pentingnya menerapkan Protokol Kesehatan 3M guna mencegah klaster baru “Mari kita sama-sama bantu pemerintah untuk putus mata rantai penyebaran Covid-19 di Wilayah Banten ini, kita terapkan Protokol Kesehatan 3M Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak dimanapun dan kapanpun,” tutup Edy Sumardi. (*/yogi).

Continue Reading

CONFERENCE

Bupati Serang Raih Moeslim Choice Award 2020

Published

on

SERANG – Penghargaan demi penghargaan terus diterima Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah pada akhir tahun ini. Terakhir, bupati perempuan pertama Kabupaten Serang ini meraih penghargaan Moeslim Choice Award kategori Good Governance dari Moeslim Choice Network yang digelar di Auditorium TVRI, Jakarta, Senin (21/12/2020) malam.

Penghargaan tersebut yang keempat di bulan ini, setelah sebelumnya meraih Baznas Award, penghargaan Kementerian Hukum dan HAM, dan Innovative Government Award (IGA) 2020. “Penghargaan Moeslim Choice Award insya Allah menjadi motivasi bagi kami Pemkab Serang, untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, membuat program untuk umat,” kata Tatu melalui keterangan tertulis, Selasa (22/12/2020).

Moeslim Choice Award diberikan kepada Tatu atas sejumlah prestasi dan program yang dijalankan di bidang keagamaan. Perhatian Pemkab Serang terhadap pembangunan bidang agama Islam dinilai sangat bermanfaat bagi umat.

Sejumlah program tersebut antara lain, insentif 6.190 guru madrasah diniyah, insentif 8.686 guru ngaji, insentif guru TPQ Rp 1,39 miliar, beasiswa bagi 212 penghafal Alquran, bantuan pembangunan pondok pesantren salafiah, dan program isbat nikah hingga fasilitasi pemberangkatan jemaah calon haji.

Atas semua program keagamaan tersebut, Ratu Tatu juga mendapatkan penghargaan dari Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia pada Februari tahun 2020. Terbaru, dua kali berturut-turut, mendapatkan penghargaan Baznas Award pada tahun 2019 dan tahun 2020 sebagai Kepala Daerah Pendukung Kebangkitan Zakat.

Tatu mengungkapkan, Pemkab Serang juga tengah merencanakan pembangunan Pusat Kajian Kitab Kuning Syeikh Nawawi Albantani sebagai bagian dari pengembangan dan syiar agama Islam. “Terima kasih kepada Moeslim Choice Network, dan semoga semua yang kita lakukan bersama bagian dari ladang pahala dan bermanfaat bagi umat,” ujar Tatu.

Moeslim Choice Award ke-3 telah memberikan penghargaan kepada tokoh muslim, tokoh nasional, kepala daerah hingga generasi muda yang menginspirasi. Antara lain, mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Ketua MPR Ahmad Bazarah, Wakil Ketua MUI KH Marsudi Syuhud, Ustadz Khalid Basalamah, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, dan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo. Kemudian ada juga artis Baim dan Dedy Corbuzier.

CEO Majalah Moeslim Choice Usman Rizal mengatakan, tahun ini adalah pemberian penghargaan yang ketiga yang diberikan kepada tokoh nasional dan daerah yang mampu memberikan inspirasi bagi negeri. “Ada beberapa tokoh muda yang diberikan penghargaan, mulai dari artis hingga tokoh muda di daerah, yang telah memberikan inspirasi bagi kaum milenial Tanah Air,” kata Usman. (*/yogi)

Continue Reading

CONFERENCE

Pembangkit PLN Raih 4 Proper Emas & 19 Proper Hijau dari KLHK

Published

on

JAKARTA – PLN melalui pilar “Green” dalam transformasinya terus berkomitmen untuk mengelola pembangkit yang ramah lingkungan. Hal tersebut dibuktikan dengan raihan 4 Proper Emas dalam ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) tahun 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Proper Emas untuk PLN diraih oleh PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Tanjung Jati B, Jepara yang dikelola langsung oleh PLN, PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap) Gresik yang dikelola oleh PT Pembangkitan Jawa Bali, serta PLTDG (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Gas) Pesanggaran, Denpasar dan PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) Kamojang Darajat, Kabupaten Bandung yang dikelola oleh PT Indonesia Power.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Auditorium Manggala Wanabakti, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2020).

“Hal ini untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang menerapkan dan mengelola lingkungan hidup dan kehutanan” ujar Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin dalam sambutannya.

Sementara, Menteri LHK, Siti Nurbaya mengatakan, penghargaan Proper merupakan penghargaan bagi dunia usaha yang menunjukkan kinerja luar biasa dalam pengelolaan lingkungan hidup dan kehadirannya bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Untuk tahun 2020 ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui penilaian PROPER menambahkan kriteria sensitifitas dan daya tanggap perusahaan terhadap kebencanaan dalam penilaian aspek pemberdayaan masyarakat. Kriteria ini pada dasarnya meminta komitmen pimpinan perusahaan untuk memberikan perlindungan kepada karyawannya sehingga tidak melakukan pemutusan hubungan kerja. Dunia usaha diharapkan mengingintegrasikan analisa resiko terhadap bencana, kerentanan sosial dan lingkungan untuk menyusun strategi keberlanjutan bisnisnya,” ungkap Siti Nurbaya.

Direktur Human Capital and Management PLN, Syofvi Felienty Roekman mengungkapkan bahwa prestasi yang diperoleh ini merupakan hasil dari upaya kolaborasi yang baik antara PLN dengan masyarakat.

“Penghargaan ini sangat penting bagi PLN. Raihan ini sekaligus menjadi bagian dari semangat transformasi PLN untuk menjalankan kegiatan usaha yang makin berwawasan lingkungan,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan bahwa sebagai korporasi, PLN berkomitmen untuk senantiasa menyelenggarakan bisnis pembangkitan tenaga listrik dengan aman, bersih, dan efisien serta memberdayakan masyarakat sekitar.

Proper Emas menjadi penghargaan tertinggi dari penilaian sebagai bukti upaya berkelanjutan perusahaan dalam bidang lingkungan, melakukan inovasi dalam aspek pemberdayaan sumber daya serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, yang artinya perusahaan telah menerapkan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Sedangkan, Proper Hijau artinya perusahaan tersebut tidak hanya taat, tetapi melebihi ketaatan terhadap peraturan perundangan baik dalam hal penerapan sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, pengurangan dan pemanfaatan limbah B3, penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) limbah padat non B3, pengurangan pencemaran udara dan emisi gas rumah kaca, efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan masyarakat.

Pembangkit – pembangkit PLN yang berhasil mendapatkan Proper Emas berhasil mengedepankan aspek perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dan inovasi dalam segala hal sehingga melebihi dari yang dipersyaratkan oleh pemerintah.

Tanjung Jati B, PLTU Ramah Lingkungan Tulang Punggung Kelistrikan Jawa Bali

Salah satu pembangkit yang meraih Proper Emas yaitu PLTU Tanjung Jati B. Pembangkit ini berhasil mempertahankan Proper Emas untuk kedua kalinya dan membuktikan diri tetap ramah lingkungan meski menggunakan batubara untuk menghasilkan listrik.

PLTU yang terletak di Jepara, Jawa Tengah, ini, berkapasitas 4×710 MW dan berkontribusi menyuplai 10-12 persen kebutuhan listrik sistem Jawa-Bali.

PLTU Tanjung Jati B menerapkan teknologi Flue Gas Desulfurization (FGD), yang digunakan untuk menghilangkan sulfur dioksida (SO2) dari emisi gas buang pembangkit listrik berbahan bakar fosil batubara. FGD merupakan proses pencampuran emisi gas hasil pembakaran batu bara dengan batu kapur basah agar kandungan SO2 yang dilepaskan ke atmosfer, sehingga tidak mencemari udara. Efektivitasnya mencapai 95 persen, sehingga SO2 yang dibuang melalui cerobong PLTU Tanjung Jati B hanya di kisaran 300 mg/Nm3 dari baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 550 mg/Nm3.

Dalam inovasinya di tahun ini, PLTU Tanjung Jati B berhasil memanfaatkan Artificial Intellegence di boiler sehingga menurunkan pemakaian energi hingga 17 juta Giga Joule (GJ). Selain itu, pemakaian adjuster flow dalam mengurangi coal spillage berhasil menurunkan emisi udara sebesar 2.500 Ton SO2, 4.400 Ton NOx, dan 1,3 juta Ton CO2eq. Juga dalam pemakaian kembali air sampling conductivity meter untuk service water mampu menurunkan beban pencemar sebesar 3,52 Ton. Dari berbagai inovasi tersebut PLN berhasil melakukan penghematan sebesar Rp 5,42 Triliun dalam satu tahun.

“Dengan penerapan teknologi dan inovasi pada PLTU, PLN mampu memanfaatkan keunggulan keekonomian energi fosil batubara sebagai penghasil energi listrik yang murah, namun tetap ramah bagi lingkungan,” jelas Zulkifli.

Tidak hanya memastikan operasionalnya ramah lingkungan, PLN juga memberdayakan masyarakat melalui berbagai program. Setahun terakhir, PLN telah melakukan berbagai adaptasi program pemberdayaan masyarakat. Di antaranya adalah program pemberdayaan kelompok difabel yang berhasil menciptakan pasar baru dari produksi hand sanitizer herbal dan masker ramah difabel.

Pada program pemberdayaan nelayan konservasi rajungan dan terumbu karang, PLN telah memastikan bahwa setiap tahun ada ratusan generasi muda yang tercetak menjadi kader lingkungan yang merupakan hasil implementasi kurikulum sekolah berbasis konservasi laut.

PLN juga aktif dalam mengembangkan program mitigasi kebencanaan alam maupun non-alam termasuk COVID 19. “Kami telah melaksanakan 112 kegiatan untuk menanggulangi bencana, dari skala kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional dengan menggandeng 72 mitra strategis,” tambah Syofvi.

Di bidang pelestarian keanekaragaman hayati, luasan wilayah konservasi laut PLN telah mencapai 5.400 m2 dengan keberhasilan memperkenalkan inovasi dalam desain terumbu karang buatan dan fish apartment.

PLN akan selalu berupaya menjaga keseimbangan dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, melestarikan lingkungan hidup secara berkelanjutan, serta bertanggung jawab sosial melalui pemberdayaan masyarakat. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending