Connect with us

CONFERENCE

Fahmi: Pengurus Siap Hadapi Gugatan Pemalsuan Laporan Bank Banten

Published

on

SERANG – Dewan Komisaris dan Direksi Bank Banten menampik dengan tegas tudingan kredit fiktif sekitar Rp150 miliar yang terdapat di Bank Banten. Pasalnya, semua laporan keuangan Bank Banten diaudit oleh Kantor Akuntan Publik yang terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Kredit Bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) yang setiap tahunnya mengalami perbaikan merupakan bukti hasil kinerja Bank Banten dalam mengatasi kredit bermasalah. Rasio kredit bermasalah Bank Banten tahun 2019 terus membaik seiring dengan penurunan portofolio kredit UMKM, dan ekspansi kredit konsumer yang memberikan kontribusi positif untuk meningkatkan pendapatan bunga perseroan semenjak bertransformasi menjadi Bank Pembangunan Daerah.

Adapun indikator perbaikan kinerja Bank Banten pasca akuisisi Bank Pundi terdiri atas NPL gross yang pada 2018 sebesar 5,90 persen turun pada 2019 menjadi 5,01 persen. Sedangkan NPL Net tercatat dari 4,92 persen pada 2018 menjadi 4,01 persen di 2019.

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa menjelaskan, bahwa sebagaimana perbankan lainnya yang berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Banten senantiasa patuh dan bergerak dalam kerangka tata kelola perusahaan yang baik, serta menerapkan manajemen risiko yang terintegrasi.

“Jadi kami menjamin dan memastikan bahwa kredit fiktif ataupun pemalsuan laporan kredit di Bank Banten itu tidak ada. Turunnya NPL Bank Banten 2019 murni dari hasil upaya manajemen dalam melakukan perbaikan kinerja Bank Banten pasca akuisisi dari Bank Pundi,” jelasnya.

Pelaksanaan Good Corporate Government (GCG) dalam setiap aktivitas Bank Banten adalah upaya dalam menjamin para pengambil keputusan untuk dapat mempertanggungjawabkan kepada pihak yang terperngaruh keputusan tersebut, dalam hal ini kewajaran transaksi serta keterbukaan informasi bagi para pemangku kepentingan. GCG merupakan suatu mekanisme tata kelola sumber daya organisasi. Mekanisme tersebut dilakukan secara efisien, efektif, ekonomis dengan prinsip-prinsip keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi, dan keadilan oleh Manajemen Bank Banten.

“Upaya-upaya perbaikan kinerja keuangan Bank Banten yang telah berhasil kami catatkan senantiasa patuh dan berlandaskan dengan kerangka tata kelola perusahaan yang baik serta menerapkan manajemen risiko yang terintegrasi,” lanjut Fahmi.

Sebelumnya, M Ojat Sudrajat telah melaporkan laporan keuangan Bank Banten tahun 2019 ke Bareskrim Mabes Polri akhir Juli lalu. “Saya mengadukan Laporan Keuangan Bank Banten tahun 2019 ke Bareskrim Mabes Polri pada 27 Juli. Hal tersebut lantaran rasio kredit bermasalah secara neto (Non Performing Loan/NPL net) Bank Banten sebesar 4,01 persen namun ditetapkan sebagai Bank Dalam Pengawasan Intensif (BDPI) oleh OJK pada 19 Juni 2019 lalu. Sedangkan pada saat NPL net Bank Banten tahun 2018 sebesar 4,92 persen, kondisi Bank Banten baik-baik saja.” Paparnya.
M Ojat Sudrajat mengatakan, selain kejanggalan laporan rasio kredit bermasalah secara neto atau non performing loan (NPL nett), pihaknya juga melakukan investigasi lebih lanjut terhadap Bank Banten. Hasilnya, diduga terdapat kredit fiktif yang nilainya di atas Rp150 miliar dari jenis kredit Komersial. Dia menyebut kredit itu diberikan oleh PT X sebagai inisialnya.

Menanggapi gugatan tersebut, Fahmi mengaku bahwa pihaknya siap menghadapi gugatan hukum yang dilayangkan oleh Ojat Sudrajat. “Kami siap hadapi gugatan hukum terkait pemalsuan laporan Ban Banten. Kami akan siapkan bukti-bukti yang dapat mendukung argumentasi kami saat memberikan keterangan. Kami akan ikuti alur prosesnya jika memang diperlukan,” pungkas Fahmi. (*/yogi)

CONFERENCE

Gandeng Perhutani & PTPN III, PLN Optimistis Tingkatkan Bauran EBT melalui Penggunaan Biomassa

Published

on

JAKARTA – Melalui pilar Green dalam transformasinya, PLN terus berupaya meningkatkan bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Komitmen tersebut kembali tercermin melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Perum Perhutani dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III tentang kerjasama penyediaan biomassa untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Jumat (22/1/2021).

Diselenggarakan secara virtual, agenda ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Dirjen EBTKE KESDM), Dadan Kusdiana, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, Direktur Utama Perhutani, Wahyu Kuncoro dan Direktur Utama PTPN III, Mohammad Abdul Ghani.

“Kerjasama ini merupakan agenda yang strategis, pengembangan biomassa sebagai sumber energi baru terbarukan dari sinergitas para perusahaan BUMN,” tutur Dadan Kusdiana. Dirinya mengatakan, Kementerian ESDM akan siap memfasilitasi inisiatif ini agar dapat berjalan baik dalam waktu dekat.

“Mewakili PLN, saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas dukungan dari Bapak Dirjen EBTKE tentang penggunaan co-firing biomassa sebagai upaya untuk memenuhi target bauran energi 23% pada tahun 2025, sehingga pada hari ini dapat ditanda tangani kerjasama PLN dengan Perum Perhutani dan PTPN III (Persero) dalam penyediaan Biomassa untuk PLTU Batubara,” tutur Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini.

Dirinya menambahkan, melalui kerjasama ini, maka upaya untuk memenuhi target bauran energi EBT 23% pada 2025 akan difokuskan pada inisiatif strategis green-booster berupa co-firing biomassa. Menurutnya, co-firing biomassa selain dapat memenuhi target bauran energi, juga dapat memenuhi keekonomian penyediaan tenaga listrik dan dilakukan dalam waktu yang relatif lebih cepat.

“Terimakasih atas inisiatif dari PLN dalam kerjasama ini, Kami akan menyambut baik aktivitas ini mengingat Perhutani memiliki potensi yang menunjang,” terang Direktur Utama Perhutani, Wahyu Kuncoro. Ia juga menyatakan, Perhutani sangat bersemangat dalam menyambut pasar baru bagi bidang kehutanan, yakni pasar energi.

“PTPN III siap mendukung PLN dalam memenuhi bauran EBT dengan beragam opsi tindak lanjut ke depannya,” terang Dirut PTPN III, Mohammad Abdul Ghani.

Perlu diketahui, inisiatif cofiring sudah PLN mulai sejak 2017 dengan ujicoba yang telah dilaksanakan pada 2019. Pada tahun 2020, PLN telah mengidentifikasi sebanyak 52 lokasi PLTU yang berpotensi untuk dilakukan co-firing dengan biomassa.

Secara bertahap, implementasi co-firing PLTU milik PLN akan berjalan sampai dengan 2024. Diprediksikan, kebutuhan biomasa yang berasal dari hutan tanaman energy dan sampah tersebut dapat mencapai 9 Juta Ton dalam setahun. (*/yogi)

Continue Reading

CONFERENCE

Polda Banten Gelar Press Release Akhir Tahun, Kapolda: Banten Masih Kondusif

Published

on

SERANG – Polda Banten gelar Press Release Akhir Tahun 2020 yang dibuka langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar di Aula Serbaguna Mapolda Banten, Rabu (23/12/2020).

Dalam Press Release tersebut, Kapolda Banten yang didampingi para PJU Polda Banten serta dihadiri para awak media Banten membahas tentang kegiatan yang dilakukan oleh Polda Banten selama satu tahun, yang salah satunya membahas tentang kegiatan Operasi Yustisi Aman Nusa II.

“Kegiatan Operasi Yustisi Aman Nusa merupakan bentuk pendisplinan dan penegakan hukum bagi masyarakat yang tidak patuh dan melanggar Potokol Kesehatan,” ujar Fiandar.

Operasi Yustisi ini dilaksanakan oleh personel gabungan diantaranya dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, serta Relawan

Polda Banten beserta unsur terkait berhasil menindak 447.781 pelanggar dengan rincian teguran lisan 326.849, tertulis 51.043, sanksi sosial 69.828, dan denda adminstrasi 61 orang dari tanggal 14 September 2020 hingga 21 Desember 2020.

“Kegiatan inipun tak hanya dilaksanakan oleh Polri akan tetapi juga sinergitas dari berbagai unsur diantaranya TNI, Satpol PP, Dishub dan juga Relawan dalam pendisiplinan Protokol Kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19,” tambah Fiandar.

Masih kata Fiandar, “Adapun untuk tempat pelaksanaan operasi yustisi tersebut berada di seluruh wilayah hukum Polda Banten,” ucap Fiandar.

Fiandar mengatakan agar masyarakat di Provinsi Banten patuh terhadap Protokol Kesehatan anjuran dari pemerintah yang mana virus Covid-19 ini penyebarannya masih meningkat.

“Untuk itu saya himbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Banten selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, dan hindari kerumanan,” lanjut Fiandar.

Sementara itu Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan pentingnya menerapkan Protokol Kesehatan 3M guna mencegah klaster baru “Mari kita sama-sama bantu pemerintah untuk putus mata rantai penyebaran Covid-19 di Wilayah Banten ini, kita terapkan Protokol Kesehatan 3M Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak dimanapun dan kapanpun,” tutup Edy Sumardi. (*/yogi).

Continue Reading

CONFERENCE

Bupati Serang Raih Moeslim Choice Award 2020

Published

on

SERANG – Penghargaan demi penghargaan terus diterima Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah pada akhir tahun ini. Terakhir, bupati perempuan pertama Kabupaten Serang ini meraih penghargaan Moeslim Choice Award kategori Good Governance dari Moeslim Choice Network yang digelar di Auditorium TVRI, Jakarta, Senin (21/12/2020) malam.

Penghargaan tersebut yang keempat di bulan ini, setelah sebelumnya meraih Baznas Award, penghargaan Kementerian Hukum dan HAM, dan Innovative Government Award (IGA) 2020. “Penghargaan Moeslim Choice Award insya Allah menjadi motivasi bagi kami Pemkab Serang, untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, membuat program untuk umat,” kata Tatu melalui keterangan tertulis, Selasa (22/12/2020).

Moeslim Choice Award diberikan kepada Tatu atas sejumlah prestasi dan program yang dijalankan di bidang keagamaan. Perhatian Pemkab Serang terhadap pembangunan bidang agama Islam dinilai sangat bermanfaat bagi umat.

Sejumlah program tersebut antara lain, insentif 6.190 guru madrasah diniyah, insentif 8.686 guru ngaji, insentif guru TPQ Rp 1,39 miliar, beasiswa bagi 212 penghafal Alquran, bantuan pembangunan pondok pesantren salafiah, dan program isbat nikah hingga fasilitasi pemberangkatan jemaah calon haji.

Atas semua program keagamaan tersebut, Ratu Tatu juga mendapatkan penghargaan dari Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia pada Februari tahun 2020. Terbaru, dua kali berturut-turut, mendapatkan penghargaan Baznas Award pada tahun 2019 dan tahun 2020 sebagai Kepala Daerah Pendukung Kebangkitan Zakat.

Tatu mengungkapkan, Pemkab Serang juga tengah merencanakan pembangunan Pusat Kajian Kitab Kuning Syeikh Nawawi Albantani sebagai bagian dari pengembangan dan syiar agama Islam. “Terima kasih kepada Moeslim Choice Network, dan semoga semua yang kita lakukan bersama bagian dari ladang pahala dan bermanfaat bagi umat,” ujar Tatu.

Moeslim Choice Award ke-3 telah memberikan penghargaan kepada tokoh muslim, tokoh nasional, kepala daerah hingga generasi muda yang menginspirasi. Antara lain, mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Ketua MPR Ahmad Bazarah, Wakil Ketua MUI KH Marsudi Syuhud, Ustadz Khalid Basalamah, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, dan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo. Kemudian ada juga artis Baim dan Dedy Corbuzier.

CEO Majalah Moeslim Choice Usman Rizal mengatakan, tahun ini adalah pemberian penghargaan yang ketiga yang diberikan kepada tokoh nasional dan daerah yang mampu memberikan inspirasi bagi negeri. “Ada beberapa tokoh muda yang diberikan penghargaan, mulai dari artis hingga tokoh muda di daerah, yang telah memberikan inspirasi bagi kaum milenial Tanah Air,” kata Usman. (*/yogi)

Continue Reading
Advertisement

PERSONA

Trending